Posts Tagged With: Park Shin Hye

FF Super Junior Island {Part 3}

FF  SUPER JUNIOR ISLAND Part 3

Author             : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre              : Adventure, Fantasy

Leght               : 10 Part + 1 Special Part

Rating              : SU

Cast:

Kyu Hyun         = Pengelana

Hangeng          = a Ladin

Eun Hyuk         = Om Jin

Kangin              = Bapak Tiri Cinderelli

Siwon               = Pangeran Won-won

Kibum               = Snow White

Ryeowook        = Wookie Potter

Lee Teuk          = Panterpan

Donghae          = Kapten Hooky

Sungmin           = Putra Duyung

Shindong         = Paman Kelinci

Heechul           = Pria Berkerudung Merah

Yesung            = Turtle Prince

+

Author             = Komentator

++

Cameo             = Kucing bersepatu boot

Yong Hwa as Penasihat Pangeran,

Park Shin Hye as Putri Aurora

____________________*****____________________

Super Junior Island adalah pulau impian semua orang. Konon siapapun yang dapat tinggal di pulau tersebut akan hidup bahagia. Tapi tak ada yang tahu dimana pulau itu berada, pulau tersebut pun tidak terdapat di Peta.

Mungkin orang menganggapnya sebagai legenda saja, tapi aku benar-benar percaya pulau itu memang ada. Impian terbesarku adalah pergi dari dunia ini dan  hidup bahagia di pulau tersebut.

————————-*****————————-

“Siapa juru kunci satu lagi?”

Aku terkejut saat kucing ini mengatakan disini bukanlah Super Junior Island yang ku tuju. Berarti aku telah memasuki pintu yang salah. Aku harus keluar dari sini dan menemui Om Jin lagi.

Tapi untuk keluar dari sini harus meminta bantuan juru kunci. Sedangkan juru kunci yang mungkin dapat membantuku, Cinderelli tidak diketahui keberadaannya.

Aku juga tidak dapat meminta bantuan juru kunci kedua, karena dia adalah bapak tiri Cinderelli, dia yang membuatku menjadi Cinderelli saat Cinderelli kabur.

Terakhir kucing ini mengatakan di pulau ini terdapat 1 orang lagi juru kunci. Tapi dia bilang sangat sulit untuk bertemu juru kunci itu.

“Juru kunci yang terakhir itu Pangeran negeri ini. Pangeran Won-won.”

“Seorang pangeran?? Apa sangat susah bertemu dengan seorang pangeran??”

“Iya. Pangeran jarang berada disini, ia sering berkelana ke negeri lain dan saat pulang dia banyak membawa harta. Kami percaya harta itu hasil kemenangan beliau saat bertempur dengan negeri lain. Makanya penduduk sini sangat makmur dan kami memberinya julukan Pangeran Won-Won atau Pangeran Kemenangan.”

(Bagi duitnya donk pangeran.. Oh, iya.. disana mah gak kenal duit, belanja aja gak pake bayar..)

“Tapi mungkin kau masih ada kesempatan bertemu dengannya.”

“Benarkah??”

“Mungkin. Pangeran sudah kembali kesini, nanti malam akan ada perayaan besar. Seluruh penduduk akan pergi ke perayaan tersebut, bapak tiri dan kakak tiri Cinderelli juga akan pergi keperayaan tersebut. Tapi mungkin kau tidak bisa kesana..”

“Kenapa??”

“Karena Pangeran ada di pesta VIP yang hanya dihadiri wanita-wanita bangsawan dan putri raja.”

(Berarti aku bisa pergi ke pesta donk.. bersyukur jadi cwe.. *langsung dandan*)

“Lalu aku harus bagaimana?”

“Aku punya rencana…”

————————-*****————————-

“Aku tidak mau memakai ini!!”

“Tapi ini cara satu-satunya agar kau dapat pergi ke pesta itu..”

Aku memandang muram bayangan diriku di cermin. Sebuah gaun panjang dengan renda-renda berwarna biru langit yang cantik terpasang dibadanku. Tidak hanya itu, sebuah wig panjang juga menempel dikepalaku. Lagi-lagi aku harus memakai pakaian wanita.

(Kyaaa.. Kyu cantik banget.. Aku kalah cantiknya.. *lindungin kepala dari serangan Kyu dan fansnya*)

“Ini baju Cinderelli. Bapak tiri Cinderelli sendiri yang membuatnya. Sangat bagus kan?? Tak kan ada yang mengira kau ini laki-laki.”

Bapak tiri, kak Henry, dan kak Zhoumi sudah pergi terlebih dahulu ke perayaan di alun-alun istana. Aku bersiap-siap setelah mereka pergi supaya merek tidak tahu aku akan pergi dari sini.

“Iya. Baju ini sangat cantik. Tapi masa aku harus memakai ini juga…”Aku menunjuk sepatu yang ku pakai.

“Maaf tuan. Tapi ukuran sepatu tuan dengan Cinderelli berbeda. Hanya sepatu boot itu yang cukup di kaki tuan. Lagipula tidak terlalu kelihatan, sepatunya tertutup gaun itu.”

(Aigooo.. Masa Kyu cantik-cantik dipakein sepatu boot sih.. Kyu, sini aku pinjemin sepatu hak punyaku.. *pasti Kyu lebih milih pake sepatu boot, daripada sepatu hak 10cm*)

————————-*****————————-

Ini memang negeri Fantasy. Aku pergi ke istana dengan menggunakan kereta labu yang dijalankan oleh tikus. Di sepanjang jalan semua sedang bersenang-senang dalam perayaan, tidak hanya manusia, tapi binatang pun ikut dalam perayaan tersebut. Benar-benar negeri yang bahagia.

Kereta pun memasuki halaman istana. Wah, baru pertama kali ini aku melihat istana asli. Bangunannya sangat megah, berarsitektur Eropa kuno dengan dinding yang berukiran bidadari. Halamannya sangat luas, terdapat taman dan kolam yang tertata sangat indah.

Iring-iringan kereta sudah banyak memenuhi halaman istana. Aku memasuki istana yang sangat besar dan menuju tempat diadakannya pesta. Ternyata disana telah berkumpul wanita-wanita berparas cantik dan berpakaian indah. Dari jauh dapat ku lihat seorang pria tampan sedang dikelilingi banyak wanita.

“Apa dia itu Pangeran Won-won??”

“Bukan, dia hanya Penasehat Pangeran.”

Aku tertenggun melihat pemilik suara merdu yang menyela perkataanku. Wanita ini sangat cantik dengan balutan gaun berwarna ungu hitamnya.

(Kyu.. jangan jatuh cinta disini.. inget tujuanmu kesini..)

“Perkenalkan, namaku Aurora. Siapa namamu??”

“A.. a.. aku.. Cinderelli..”

Aku bingung saat ditanya namaku. Reflex aku jawab Cinderelli untuk menutupi identitasku seorang pria.

(Kyu.. Cinderelli juga pria..)

“Jadi kau menunggu Pangeran Won-won juga. Sejak tadi pangeran belum menampakkan dirinya. Padahal pesta dansa sebentar lagi di mulai. Semua yang ada disini sudah menunggu untuk dapat berdansa bersama Pangeran.”

————————-*****————————-

Aku berjalan meninggalkan tempat pesta itu. Aku tak mengerti obrolan perempuan tentang baju, penampilan, pria. Putri Aurora yang sangat cantik ternyata sangat bawel. Dia mengomentari sepatu boot yang aku pakai. Anehnya dia merasa ini merupakan trend fasion terbaru. (Mana ada trend fasion gabungin gaun malam dengan sepatu boot pak tani.. babo..)

Aku berjalan menuju beranda lantai 2 yang terletak di belakang istana, tak jauh dari tempat pesta diadakan. Dari beranda ini bulan terlihat bulat sempurna dengan sangat indah. Di sini juga dapat melihat taman belakang istana yang di desain seperti labirin.

Walaupun pemandangan ini sangat indah, tapi hatiku masih resah. Apa aku dapat keluar dari sini? Apa aku dapat bertemu dengan pangeran Won-Won? Apa dia mau membantuku keluar dari sini?

“Kenapa dari tadi dia tidak muncul juga. Dimana Pangeran Won-won itu?”

“Siapa yang memanggil aku?”

Ternyata ada seorang pria yang duduk di pojok beranda. Aku perhatikan pria itu memakai pakaian seperti Pangeran di dongeng-dongeng. Apa dia itu..

“Kau Pangeran Won-won?”

“Iya.”

(Omo.. Pangerannya tampan banget.. Lebih tampan dari Om Jin.. Hwaaa.. Muuphhh Om Jin, aku gak akan mendua kok..)

“Ternyata kau disini.”

Aku langsung menghampirinya dan karena senang tanpa sadar aku memeluk Pangeran Won-won.

(Omo.. Kyu.. Masa kamu peluk-peluk cwo sih..)

“Ja.. jangan dekat-dekat aku..”

Aku segera melepas pelukanku.

“Maaf. Aku hanya sangat senang dapat bertemu denganmu..”

“Memangnya ada u… eh, Hei.. kau ini bukan wanita yah??”

(Kok Pangeran Won-won tau sih.. Apa Kyu kurang cantik??)

“Bagaimana kau tau aku pria?” tanyaku terkejut.

“Soalnya aku alergi sama wanita. Jika dekat-dekat dengan wanita, seluruh badanku pasti akan muncul bercak-bercak merah.”

(Klo aku yang deket-deket, gimana Pangeran?? *Pastinya Author bakal dilemparin sepatu hak cewek-cewek*)

“Aku berpakaian seperti ini demi mengikuti pesta ini untuk bertemu denganmu.”

“Aku memang alergi wanita. Tapi aku juga tidak mungkin suka dengan pria..”

“Aku ingin bertemu denganmu bukan karena cinta. Aku ingin kau membantuku keluar dari negeri ini..”

Aku menceritakan semua yang ku alami sampai akhirnya aku mencari Pangeran Won-won, karena dia satu-satunya Juru Kunci di negeri ini yang dapat mengeluarkanku dari sini.

“Aku akan membantumu jika kau mau membantuku..”

“Apa yang bisa ku bantu??”

————————-*****————————-

Aku kembali ke aula tempat pesta dansa diadakan. Semua mata memandangku dengan iri karena aku memasuki ruang ini dengan di gandeng Pangeran Won-won. Pangeran Won-won menuntunku sampai ke tempat dansa. Alunan music yang lembut mulai terdengar. Kami pun mulai berdansa.

Aku diminta menjadi Pasangan dansa Pangeran Won-won. Karena alerginya Pangeran Won-won tidak dapat berdansa dengan wanita. Pesta ini juga diselenggarakan oleh penasehatnya tanpa sepengetahuan Pangeran.

(Dansa sama aku aja Pangeran.. nanti aku nyamar jadi cwo.. *tetep aja alerginya bakal kambuh*)

Selesai berdansa Pangeran membawaku ke taman labirin di belakang istana. Labirin ini memiliki dinding yang terbuat dari akar-akar pohon seperti benteng yang kokoh, tetapi memiliki keindahan karena akar-akar itu ditumbuhi bunga kecil berwarna-warni. Jika masuk ke labirin ini sembarangan mungkin akan tersesat di dalamnya.

Kami sudah sampai di tengah-tengah labirin, disana terdapat kebun bunga tulip warna-warni dan air terjun mini dipinggirnya. Disamping air terjun itu terdapat pintu yang sama saat aku memasuki dunia ini. Pintu kayu dengan ukiran bidadari.

“Sekarang kau bisa kembali. Semoga kau dapat ke Super Junior Island”

Pangeran Won-won membukakan pintu itu. Aku sangat senang karena akan keluar dari sini dan tidak akan menjadi Cinderelli lagi. Aku pun berlari menuju pintu.

*Gubrakkkk…*

(ini Kyu loh yang jatoh gara-gara kesandung akar.. udah tau pake gaun masih lari-larian.. ancur banget tampangmu Kyu.. *Author kabur dulu takut ditimpukin pake sepatu boot Kyu*)

“Kau tidak apa-apa?”

“Tidak apa-apa.”

Malu banget bisa jatuh tadi. Aku segera berlari memasuki pintu tanpa menghiraukan perkataan Pangeran Won-won.

“Hei.. ini.. sepatu bootmu ketinggalan.”

Aku kembali ke lorong yang kanan kirinya terdapat berbagai macam pintu. Aku baru sadar gaunku kotor, sepatu boot ku yang kanan terlepas saat jatuh dan tertinggal disana. Tak apa lah, aku harus mencari Om Jin untuk membukakan pintu lagi untukku.

“Om Jin.. Om Jin.. Om Jin…”

Aku pun memanggil-manggil Om Jin. Tapi Om Jin tak kunjung datang.

(Kemana perginya Om Jin?? Apa Kyu dapat menemukan pintu menuju Super Junior Island?? ..*penasaran*.. Kyu akan terus hadir dengan petualangan-petualangannya.. tapi ceritanya bersambung ke part 4.. hehehe..)

____________________TBC____________________

Yang udah baca.. Jangan lupa Comment..

Karena Comment kalian sangat penting untuk Author lanjutin cerita..

Gamsahamnida.. ^^

Advertisements
Categories: Adventure, Chaptered, Fanfiction, Fantasy, Super Junior Island | Tags: , , , , , , , , | 9 Comments