Posts Tagged With: Leeteuk

FF Skandal, Oh No {Part 4}

Author     : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre       : Romance

Leght        : Chaptered

Rating       : PG15

Cast          :

Kim Hee Chul as Heechul (Super Junior)

Tira M. Petal as Hwang Tira

Disclamir    : Super Junior milik dirinya sendiri.. Hwang Tira dan cerita ini semua imajinasi Author..

yang belum baca part sebelumnya klik link dibawah ini..

Part 1

Part 2

Part 3

Yang mau tau tentang Hwang Tira klik disini..

About Hwang Tira

Hwang Tira Comeback

Continue reading

Advertisements
Categories: Chaptered, Fanfiction, Romance, Skandal, Oh No! | Tags: , , , , | 19 Comments

We Got Married EunCha Vers. {Part 4}

We Got Married EunCha Vers. {Part 4}

 

Author: Dina ‘minnikey’ Fivesjoliezt

Editor: Chajeong JewElf

Genre: Romance, Comedy

Cast : Shin Chajeong

Lee Hyuk Jae a.k.a Eunhyuk Super Junior

Comeo: Leeteuk Super Junior

FF ini yang bikin Dina, aq cuma sebagai editor aja.. Gomapseumnida buat Dina.. Nih FF udah selesai dibuat tapi baru aq edit sampe part 4.. hehehe..

Continue reading

Categories: Chaptered, Comedy, EunCha, Fanfiction, Romance | Tags: , , , | 3 Comments

FF Aku Bukan Captain Cho {OneShot}

FF Aku Bukan Captain Cho

Author            : Ratri Ismaniah aka Chajeong JewElf

Genre              : Family, Angst

Leght               : One Shot

Rating             : G

Cast                 :

Cho Kyuhyun as Cho/Park Kyuhyun

Park Jung Soo (Leeteuk) as Kyuhyun Appa

Cho Ah Ra as Kyuhyun Umma

Continue reading

Categories: Angst, Fanfiction, OneShot, Other | Tags: , , | 53 Comments

FF Super Junior Island {Special Part}

FF SUPER JUNIOR ISLAND Special Part

Author : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre : Adventure, Fantasy

Lenght : 10 Part + 1 Special Part

Rating : SU

Cast:

Kyu Hyun = Pengelana

Hangeng = a Ladin

Eun Hyuk = Om Jin

Kangin = Bapak Tiri Cinderelli

Siwon = Pangeran Won-won

Kibum = Snow White

Ryeowook = Wookie Potter

Lee Teuk = Panterpan

Donghae = Kapten Hooky

Sungmin = Putra Duyung

Shindong = Paman Kelinci

Heechul = Pria Berkerudung Merah

Yesung = Turtle Prince

Continue reading

Categories: Adventure, Chaptered, Fanfiction, Fantasy, Super Junior Island | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , | 20 Comments

FF Super Junior Island {Part 10-END}

FF SUPER JUNIOR ISLAND Part 10-END

Author : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre : Adventure, Fantasy

Lenght : 10 Part + 1 Special Part

Rating : SU

Cast:

Kyu Hyun = Pengelana

Hangeng = a Ladin

Eun Hyuk = Om Jin

Kangin = Bapak Tiri Cinderelli

Siwon = Pangeran Won-won

Kibum = Snow White

Ryeowook = Wookie Potter

Lee Teuk = Panterpan

Donghae = Kapten Hooky

Sungmin = Putra Duyung

Shindong = Paman Kelinci

Heechul = Pria Berkerudung Merah

Yesung = Turtle Prince

+ Author = Komentator

++ Cameo = Heebum

Continue reading

Categories: Adventure, Chaptered, Fanfiction, Fantasy, Super Junior Island | Tags: , , , , , , , , , , , , , | 20 Comments

FF Super Junior Island {Part 7}

FF SUPER JUNIOR ISLAND Part 7

Author : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre : Adventure, Fantasy

Leght : 10 Part + 1 Special Part

Rating : SU

Cast:

Kyu Hyun = Pengelana

Hangeng = a Ladin

Eun Hyuk = Om Jin

Kangin = Bapak Tiri Cinderelli

Siwon = Pangeran Won-won

Kibum = Snow White

Ryeowook = Wookie Potter

Lee Teuk = Panterpan

Donghae = Kapten Hooky

Sungmin = Putra Duyung

Shindong = Paman Kelinci

Heechul = Pria Berkerudung Merah

Yesung = Turtle Prince

+ Author = Komentator

++ Cameo = Yunho, BOA as Peri Hutan

____________________*****____________________

Super Junior Island adalah pulau impian semua orang. Konon siapapun yang dapat tinggal di pulau tersebut akan hidup bahagia. Tapi tak ada yang tahu dimana pulau itu berada, pulau tersebut pun tidak terdapat di Peta.

Mungkin orang menganggapnya sebagai legenda saja, tapi aku benar-benar percaya pulau itu memang ada. Impian terbesarku adalah pergi dari dunia ini dan hidup bahagia di pulau tersebut.

————————-*****————————-

“Kenapa kau ingin ke Super Junior Island?? Kebahagiaan seperti apa yang kau cari??”

Pertanyaan yang di keluarkan oleh Panterpan, seseorang yang umurnya lebih kecil dariku tepat menghujam jantungku. Aku tak pernah benar-benar berpikir Kebahagian seperti apa yang ku cari di Super Junior Island. Tiba-tiba Yunho membuka pintu dengan kasar dan berteriak.

“Keadaan Gawat!!! Dia Datang.. Kita Harus Bersiap Berperang!!!”

“APA!!! Dia datang lagi. Jangan biarkan dia menguasai pulau ini.”

Panterpan langsung mengambil pedang yang tergantung di dinding. Perang?? Siapa yang datang??  (Hwaaa.. Cepet berlindung Kyu.. *Author lari mondar-mandir*)

“Hei.. Kalian mau kemana?? Siapa yang datang??”

“Bajak laut Kapten Hooky datang, dia ingin mengambil alih pulau ini. Keadaan bahaya, kami akan berperang, Kau disini saja Kyu.”

“TIDAK!! aku ikut dengan kalian.”

(Kyaaa… Kyu, jangan cari masalah dech.. Aku bantuin kamu pake doa aja.. *Tugas Author kan harus ikutin Kyu terus* Hiks..)

————————-*****————————-

Suara riuh mulai terdengar memekakkan telinga. Di pantai pasir putih itu bertengger sebuah kapal kayu dengan berbendera tengkorak Bajak Laut Kapten Hooky. Aku, Panterpan, berserta Peri-peri yang lain segera menuju Pantai.

Bulu kudukku merinding melihat pasukan Bajak laut yang mengacungkan pedang. Untuk sesaat aku terdiam, bukan karena takut tapi takjub. Baru kali ini aku melihat tengkorak hidup, tepatnya pasukan tengkorak hidup. (Kyaaa.. aku benci setan-setanan.. Om Jin bantu aku keluar dari sini.. *Om Jinnya gak ada Author* Hiks..)

Adrenalinku bergejolak. Ini seperti game yang sering aku mainkan. Semangatku terkumpul, aku mulai menyerbu pasukan tengkorak. Pedang mengayun dari tanganku menebas tengkorak – tengkorak itu menjadi potongan tulang tak berbentuk. (Bagus Kyu.. Lanjutkan.. *Author ngintip-ngintip dari tempat persembunyian*)

Dek kapal bajak laut ini tempat aku bertarung dengan para tengkorak. Di atas tiang-tiang kapal, aku melihat Panterpan sedang bertarung dengan seorang yang memakai topi Bajak Laut. Tapi hanya dia yang berwujud manusia, bukan tengkorak. Mungkin dia itu Sang Kapten.

(Kapten Hooky ganteng gitu tapi kenapa anak buahnya tengkorak semua.. Jangan-jangan dia hantu yang nyamar jadi manusia.. *Plakkk*)

*Byuurrrr*

“PANTERPAN!!!”

Bunyi air yang keras dan ku dengar Yunho berteriak memanggil Panterpan. Aku tak melihat Panterpan dan Kapten Hooky di atas tiang. Aku segera belari ke pinggir kapal menghampiri Yunho yang terbang tak jauh dariku.

“Apa yang terjadi??”

“Panterpan dan Kapten Hooky jatuh ke laut.”

“Gawat, Peri tidak bisa terkena air. Kami tidak bisa menolongnya. Apa Panterpan akan mati??”, kata Peri BoA.

————————-*****————————-

Hempasan arus laut menerpaku, cukup keras. Walaupun masih di daerah pantai, laut ini dalam dan terdapat karang-karang batu. Tanpa berpikir panjang tadi aku langsung terjun ke laut untuk menolong Panterpan. Aku harus cepat menemukannya sebelum aku kehabisan nafas.

Samar-samar aku melihat seseorang berenang membawa tubuh yang tak berdaya. Ku tajamkan pandanganku, sekarang aku yakin dia Kapten Hooky, tubuh tak berdaya yang dibawanya itu Panterpan. Mau di bawa kemana Panterpan??

Aku berenang mengejar kapten Hooky yang menghilang di celah karang batuan. Disini sangat gelap, cahaya matahari tak sampai di celah karang ini. Aku terus berenang memasuki celah yang sempit ini.

Di penghujung celah ini bermuara sungai bawah tanah. Napasku masih memburu cepat. Akhirnya aku dapat menghirup oksigen dengan bebas. Sepertinya aku berada di dalam goa yang dialiri sungai bawah tanah. Udara lembab disini sangat menyengat, bahkan lumut tumbuh subur di dinding-dinding goa.

Tak jauh dari tempatku, aku melihat Panterpan yang tergeletak tak sadarkan diri berlumur darah dan Kapten Hooky yang memegang belati. (Kyaaa.. Kapten Hooky mau bunuh Panterpan?!)

“HENTIKAN!!!”

Tanpa pikir panjang aku menerjang tubuh kapten Hooky, pisau itu terlempar. Ku pukul dia sekali, hanya pukulan ringan karena aku masih kelelahan berenang tadi.

“Apa yang kau lakukan!!”

“Harusnya aku yang bertanya padamu, mau kau apakan Panterpan!!! Sebelum kau membunuhnya, kau harus berhadapan dulu denganku!!”

Aku mengumpulkan sisa-sisa tenagaku. Aku sudah berhutang banyak sama Panterpan, orang yang sangat baik hati yang mengizinkan orang asing sepertiku tinggal dengannya. Matipun tak apa, selama aku masih bernafas tak akan ku biarkan dia menyakiti Panterpan. (Kyu keren.. Tapi kayaknya kamu gak pernah bela Aku klo lagi ditimpukin fans kamu.. *coz Author yang selalu buat Kyu sengsara*)

“MEMBUNUH?! Kau salah paham..”

————————-*****————————-

Panterpan masih tak sadarkan diri. Bahu Panterpan terluka karena membentur karang batu saat terjatuh tadi. Sekarang bahu itu sudah di perban dengan sobekan baju.

“Apa dia baik-baik saja??”

“Tenang saja, dia sudah tidak apa-apa. Pendarahannya juga sudah berhenti. Kita tunggu dia sadar baru kita keluar dari goa ini.”

Aku salah paham. Ku kira Kapten Hooky yang membuat Panterpan terluka, ternyata dia mengeluarkan belati untuk menyobek bajunya yang sekarang menjadi perban Panterpan. (Omo.. Jadi aku salah paham juga tadi.. maapin aku yah kapten ganteng.. *Author mulai ngerayu*)

“Kenapa kau menolongnya?? Bukannya kau musuh Panterpan??”

“Musuh?? hahaha.. Apa kau pikir setiap orang yang bertengkar atau berkelahi mereka adalah musuh??”

“Maksudmu??”

“Kami hidup di sebuah pulau dan berteman dari kecil. Dia sudah seperti saudara dan juga rival sejatiku, perang ini seperti permainan. Aku tak benar-benar ingin menguasai pulaunya, diapun tahu itu. Walaupun kami berperang tapi kami tidak saling membunuh.”

Aku tidak terlalu paham maksudnya. Jika mereka seperti saudara tapi kenapa mereka berperang. Tiba-tiba hatiku merasa hampa, aku tidak tahu karena aku tak pernah merasa punya saudara. (Kyu.. Jangan sedih, kan ada aku yang selalu menemani..)

“Oh, iya. Aku baru sadar kau bukan peri kan?? Bagaimana kau bisa di pulau ini dan kenal Panterpan??”

Aku menceritakan perjalananku sampai kesini karena ingin ke Super Junior Island.

“Apa yang kau tau tentang Super Junior Island??”

“Aku hanya tau pulau itu akan memberikan kebahagiaan, tapi tidak ada yang tahu dimana letak pulau itu, bahkan pulau itu tidak tercatat di peta.”

“Apa kau tahu kisah tentang penghuni pulau itu??”

“Penghuninya?? Tidak tahu.”

“Tidak sembarang orang dapat pergi ke Super Junior Island dan tinggal disana. Super Junior Island ditinggali oleh 12 pemuda yang memiliki kekuataan super. Mereka dapat berpindah tempat dari suatu tempat ke tempat yang lain dalam waktu yang sangat singkat. Jika kau ingin tinggal di pulau tersebut kau harus mendapatkan persetujuan dari 12 orang itu.”

Aku baru mendengar kisah tentang 12 pemuda itu. Hebat sekali mereka dapat berpindah-pindah tempat. Aku jadi penasaran dengan 12 pemuda itu.(Wah.. enaknya 12 orang itu bisa keliling dunia gratis donk, gak pake ongkos..)

“Tapi.. Tidak mungkin lagi bagiku untuk ke Super Junior Island.”

“Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Tak ada tempat yang tidak aku ketahui. Aku tahu dimana Super Junior Island. Apa kau mau berlayar bersamaku??”

————————-*****————————-

Hembusan angin laut mengacak-acak rambutku. Sebatas mata memandang hanya ada laut dan laut. Kapal kayu Kapten Hooky dengan kokohnya menerjang hempasan ombak. Aku di dek kapal sendirian memandang laut, aku belum terbiasa suasana kapal ini yang semua awak kapalnya tengkorak hidup.(Apa lagi aku.. dari tadi merinding.. setan pergilah, jauh-jauh.. *Author ngumpet dipojokan*)

Aku mengenang kembali kejadian sesaat sebelum aku berlayar di kapal ini. Panterpan akhirnya kembali sadar. Lukanya dapat cepat sembuh berkat serbuk bunga yang di bawa para Peri.

“Benar kau akan pergi ke Super Junior Island bersama Kapten Hooky??”

“Ya.”

“Apa kau sudah tau kebahagian seperti apa yang kau cari??”

Panterpan menanyakan pertanyaan yang sama. Tapi aku sudah pada keputusanku.

“Aku tidak tahu kebahagian seperti apa yang aku cari. Tapi, jika aku tidak mencarinya maka aku tidak akan bahagia.”

Panterpan tersenyum padaku, memunculkan lesung pipitnya. (Aigooo.. Panterpan manis banget.. Lebih manis dari kopi yang aku minum.. *Ya, iyalah Black Coffee yang Author minum kan pait..*)

“Baiklah, kau pergilah. Temukan Super Junior Island. Ingat Kyu, kebahagianmu ada dalam dirimu sendiri. Terima kasih kau telah menolongku.”

Kata-kata Panterpan masih terngiang-ngiang di telingaku, Kebahagianku ada di dalam diriku sendiri. Apa maksudnya??

Suara deburan ombak yang keras membuyarkan lamunanku. Kulihat awan gelap menggantung dilangit, ombak menerjang semakin keras membuat kapal sidikit bergoyang. Apa yang terjadi??

“Kyu.. Cepat kesini..”

Kapten Hooky memanggil dari atas. Aku segera menuju ke tempatnya yang ada di ruang kendali kapal.

“Apa yang terjadi??”

“Kita akan memulai petualangan yang sebenarnya.”

“Apa maksudmu??”

“Kita akan memasuki daerah Segitiga Bermuda.”

“APA!!!”

Setahuku Segitiga Bermuda itu adalah tiga pulau yang membentuk segitiga. Kapal yang masuk ke daerah itu tak akan bisa pulang, menghilang bagai di telan bumi. Ada yang bilang daerah itu mempunyai gravitasi yang besar yang membuat kapal tenggelam, ada yang memprediksi kapal hancur karena badai, dan masih banyak prediksi lain, tapi tak satupun teori yang benar-benar membuktikan bagaimana kapal-kapal itu menghilang tak berbekas.

Apa benar kami akan memasuki daerah paling keramat di dunia itu?? Ku lihat Kapten Hooky menyeringai. Aku rasa dia benar-benar serius. Detak jantungku bertambah cepat. Kulihat awan semakin gelap, tak ada tanda-tanda sinar matahari masuk, ombak mulai meninggi. Pertanda badai besar akan datang.

(Dimana sebenarnya letak Super Junior Island?? Apa mereka akan selamat melewati Segitiga Bermuda??..*penasaran*.. Kyu akan terus hadir dengan petualangannya.. tapi ceritanya bersambung ke part 8.. hehehe…)

____________________TBC____________________

Ini bakal tetep jadi FF favorit aq.. Padahal ini karya kedua.. Tp di FF ini aq bisa bebas berimajinasi sepuasnya, ciptain duniaku sendiri.. Hahaha..

Dan part 7 ini paling aq suka pas adegan nyebur ke dalam laut.. Pokoknya itu adegan paling aq suka..

Nah, kalian udah baca kan? Udah donk.. Jangan lupa tinggalin comment juga..

Gamsahamnida.. 😀

Categories: Adventure, Chaptered, Fanfiction, Fantasy, Super Junior Island | Tags: , , , , , | 8 Comments

FF Super Junior Island {Part 6}

FF SUPER JUNIOR ISLAND Part 6

Author : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre : Adventure, Fantasy

Leght : 10 Part + 1 Special Part

Rating : SU

Cast:

Kyu Hyun = Pengelana

Hangeng = a Ladin

Eun Hyuk = Om Jin

Kangin = Bapak Tiri Cinderelli

Siwon = Pangeran Won-won

Kibum = Snow White

Ryeowook = Wookie Potter

Lee Teuk = Panterpan

Donghae = Kapten Hooky

Sungmin = Putra Duyung

Shindong = Paman Kelinci

Heechul = Pria Berkerudung Merah

Yesung = Turtle Prince

+ Author = Komentator

++ Cameo = Yunho as Peri Hutan

____________________*****____________________

Super Junior Island adalah pulau impian semua orang. Konon siapapun yang dapat tinggal di pulau tersebut akan hidup bahagia. Tapi tak ada yang tahu dimana pulau itu berada, pulau tersebut pun tidak terdapat di Peta.

Mungkin orang menganggapnya sebagai legenda saja, tapi aku benar-benar percaya pulau itu memang ada. Impian terbesarku adalah pergi dari dunia ini dan hidup bahagia di pulau tersebut.

————————-*****————————-

“Terima kasih Wookie. Kalau tidak ada kamu bisa-bisa aku mati.”

“Iya. Tapi jika tidak di beritahu Kyu, aku tidak akan kesini tepat waktu. Apa yang membuatmu seperti ini?? Aku tidak meracunimu.”

Wookie Potter yang di bilang penyihir jahat telah menyadarkan Snow White. Semuanya mengira Wookie Potter lah yang meracuni Snow White. Karena setelah memakan apel pemberian Wookie Potter, Snow White langsung membeku. Jadi sebenarnya apa yang menyebabkan Snow White membeku dan hampir mati??

“Saat aku memakan apel pemberianmu, apel itu tersangkut di tenggorokanku dan tidak dapat tertelan. Aku menjadi kesulitan bernapas, aku tidak dapat mengendalikan kekuantan ku, aku mulai hilang kesadaran dan membeku.”

(Jadi gara-gara keselek apel, Snow White hampir mati dan mengancam keselamatan dunia?? Aku baru tahu apel begitu menakutkan..)

“Lain kali aku tidak akan memberimu apel lagi.”

“Iya. Aku rasa mulai sekarang aku tidak mau memakan apel lagi. Oh, kamu yang menyelamatkanku. Namamu Kyu?? Sepertinya aku baru pertama kali melihatmu??”

Snow White memandangku. Terlihat dia seseorang yang dingin. Tetapi kebaikan hatinya terpancar saat dia tersenyum. (Omo.. Dewa Cupit memanah ribuan panah cinta kehati ku saat Prince Snow White tersenyum.. *Author lebay.. Inget, udah punya Om Jin..*)

“Iya, namaku Kyu. Aku pendatang baru disini.”

“Terima kasih Kyu. Bagaimana aku membalas kebaikanmu??”

“Aku memang sedang butuh bantuanmu. Aku dengar kau juru kunci disini. Aku ingin keluar dari tempat ini, karena aku ingin ke Super Junior Island.”

“Maaf, untuk saat ini aku tidak bisa membantumu. Kekuatanku masih belum pulih sepenuhnya, jadi aku tidak dapat membuka pintu untukmu. Tapi ada orang yang dapat menolongmu.”

————————-*****————————-

Puri Wookie Potter sangat ajaib. Sapu, kain pel, dan kemoceng melayang membersihkan puri ini sendiri. Seperti di taman, di dalam sini juga terdapat piano, biola, terompet, dan alat music lainnya tanpa ada orang yang memainkannya tetapi membuat alunan nada yang indah. Wookie Potter mungkin sangat menyukai music.

Aku kembali ke Puri ini bersama Wookie Potter. Di tempat ini tersembunyi pintu yang akan mengantarkanku kembali ke lorong pintu tempat Om Jin berada. Snow White memberitahuku ada juru kunci selain dia, orang itu adalah Wookie Potter. Dia juga tak keberatan membantuku keluar dari sini.

(Penyihir jaman sekarang baik-baik yah, ganteng lagi.. klo gtu mah aku gak takut lagi sama penyihir..)

“Kau juru kunci juga??”

“Ya, begitulah. Nah, disini pintunya.”

Kami telah menaiki tangga spiral sampai ke puncak puri ini dan terlihatlah Pintu berbentuk bintang yang sama saat aku akan memasuki dunia ini.

“Kau masuklah.”

“Terima kasih Wookie. Jika kau kesepian lagi, kau dapat memainkan ini.”

Aku membuka sorban yang menutupi kepalaku dan memberikan PS-P. (Omo.. Kyu kayak tukang sulap aja.. Lagi itu keluar teko dari balik rok, sekarang keluar PS-P dari balik sorban..)

“Apa ini??”

“Ini games. Begini cara mainnya.”

Aku memberikan contoh memainkannya. Muka Wookie Potter langsung bersinar, menatap takjub ke PS-P pemberianku.

“Ini.. Untukku.. Terima kasih Kyu.”

“Sama-sama. Kita berpisah disini sekarang. Sebaiknya kau menghapuskan sihir Pangeran Yesung.”

“Baiklah. Semoga kau sampai ke Super Junior Island. Kita akan bertemu lagi disana.”

Aku tak begitu mendengar perkataan terakhir Wookie Potter. Lorong penuh pintu dikanan kiri, aku kembali lagi ke sini. (asiiiikkkkk… gak sabar ketemu om jin lagi..)

————————-*****————————-

“Ini pintu terakhir yang bisa saya bukakan untuk tuan. Jika tuan salah memilih pintu lagi, saya tidak bisa membantu tuan untuk ke Super Junior Island lagi.”

(Om Jin.. Aku padamu.. Bogoshipeo.. *Mata Author bersinar-sinar liat Om Jin*)

Jangtungku berdegup kencang. Sesuai kata Om Jin ini kesempatan terakhirku menuju Super Junior Island. Aku telah 2 kali memilih pintu yang salah. Untuk ketiga kalinya aku memperhatikan pintu-pintu ini.

Pintu yang terbuat dari coklat, pintu dari akar, pintu berukirang tengkorang, pintu bamboo, pintu seukuran lubang tikus, atau pintu yang lainnya. Yang mana?? Yang mana pintu menuju Super Junior Island?? (Tenangin dirimu Kyu.. Ini kesempatan terakhir..)

Mataku menjelajahi setiap pintu. Kuambil nafas dalam-dalam dan menghembuskannya. Ku tunjuk sebuah pintu besar yang terbuat dari akar yang berwarna hijau. (Yakin itu pintu yang benar Kyu..)

“Baiklah saya akan membukakan pintu ini. Tugas saya sudah selesai, tuan bukan majikan saya lagi.”

            (Andweee.. baru ketemu sebentar, masa mau pisah lagi.. Sini buat aku aja teko Om Jin biar aku jadi majikan Om Jin yang baru.. *Plakkkk*)

“Terima kasih Om Jin. Tanpa Om Jin aku tak bisa merasakan begitu dekat dengan mimpiku. Apa ini pertemuan terakhir kita??”

“Jika tuan dapat ke Super Junior Island, tuan dapat bertemu dengan saya lagi. Terima kasih, teko pemberian tuan sangat nyaman. Sekarang tuan masuklah.”

             (Andweee.. aku gak mau pisah sama Om Jin.. nanti Om Jin harus sering-sering telpon aku.. *Emangnya Om Jin udah punya HP??*)

————————-*****————————-

Ku mantapkan kaki menginjak dunia di balik pintu besar berlilit akar hijau. Hal pertama yang langsung menarik perhatianku, aku melihat lagi paman bertelinga kelinci yang ku temui di pinggir hutan dekat desaku.

Kenapa Paman kelinci itu ada disini?? Mau pergi kemana lagi paman kelinci itu?? Aiiisshhh, Paman kelinci itu berlari cepat masuk ke Hutan. Aku segera mengejar paman kelinci itu.

“Paman.. Paman kelinci..!!!”

Paman kelinci itu segera berhenti mendengar panggilanku. Aku segera menyusul paman kelinci itu.

“Ada perlu apa?? Aku sedang terburu-buru.”

“Paman kenapa ada disini?? Aku melihat paman di dekat Hutan Keramat. Aku mencari-cari paman di Hutan Keramat, orang-orang desa tidak percaya aku melihat paman bertelinga kelinci.”

“Kau orang desa disana?? Bagaimana bisa orang biasa sepertimu sampai ke tempat ini??”

Aku menceritakan pertemuanku dengan a Ladin saat mencari paman kelinci hingga aku dapat ke tempat ini berkat bantuan Om Jin.

“Kau memasuki pintu yang salah. Disini bukan Super Junor Island. Ah, aku hampir terlambat.”

Paman kelinci segera pergi meninggalkanku sendiri. Tak dapat ku percaya, aku memasuki pintu yang salah lagi. Tempat apa ini?? Apa aku harus hidup selamanya disini?? (Uwaaaa.. Kyu terjebak di sini donk.. Klo Kyu gak bisa ke Super Junior Island, aku gak bisa ketemu sama Om Jin lagi.. *Author gak mikirin nasib Kyu, cuma mikirin Om Jin*)

————————-*****————————-

Pepohonan disini sangat besar, dahannya membentang seolah ingin menggapai langit. Akar besar yang muncul ke permukaan menjadi tempat dudukku. Sinar matahari mengintip melalui dedaunan. Kepalaku tertunduk memandang tanah berlumut yang lembab.

Apa yang harus aku lakukan sekarang?? Aku tak dapat kembali ke desa dan tak dapat ke Super Junior Island. Plek, seseorang menyetuh pundakku. Aku terkejut tanpa ku sadari tiba-tiba muncul sosok di depanku.

“Kenapa kau terlihat murung?? Siapa namamu??

“Namaku Kyu. Aku sedang bingung, tak tau mau kemana. Kau siapa??”

“Aku Panterpan. Jangan bersedih, aku tak suka melihat orang bersedih.Untuk sementara kau bisa tinggal di tempatku sampai kau punya tempat yang di tuju. Selamanya tinggal bersamaku juga tak apa.”

(Aku juga boleh ikut nginep juga donk.. Aku mau tidur bareng Panterpan aja, bosen sama Kyu terus.. *Plakkk*)

Panterpan ini kira-kira remaja, ku rasa lebih muda sedikit dari aku. Dia memakai pakaian serba hijau dengan topi dan sepatu yang berbentuk runcing. Dia memiliki senyum yang sangat ramah, orang yang sangat bersahabat.

“Ayo, aku akan mengantarkanmu berkeliling daerah sini.”

Aku mengikuti Panterpan, seseorang yang baru ku kenal. Aku tak bisa berpikir apa-apa lagi. Setidaknya ada seorang teman dapat mengengeyahkan perasaan gundah dihatiku.

Kami berjalan melewati padang bunga edelweiss. Sempat terpikir olehku, bunga edelweis, bunga lambang keabadian bukannya hanya tumbuh di puncak gunung. Kami mulai memasuki lagi hutan yang dikelilingi pohon-pohon besar.

“Ini adalah kediaman peri hutan. Disini tempat tinggalku. Dan rumah yang disana itu rumahku.”

Di padang rumput yang dikelilingi ketat pohon-pohon besar, Rumah-rumah melayang diatas kepalaku, dari dalam rumah keluar masuk orang-orang bersayap transparant, mungkin itu yang dimaksud peri-peri hutan.

Hanya ada satu rumah yang tak melayang. Sebuah pohon paling besar yang ku temui disini berdaun rimbun berwarna putih, pada batangnya yang berwarna hijau terlihat samar sebuah pintu, rumah Panterpan.

“Hei.. Yunho, kesini kau.”

Panterpan memanggil seorang peri yang sedang terbang. Peri itu langsung menuju tempat kami berdiri.

“Kau bawa siapa kesini??”

“Dia Kyu, dia akan tinggal disini. Kyu, kenalkan ini teman dekatku, Yunho. Nanti kau bisa berkenalan dengan peri-peri yang lain. tenang saja, mereka sangat ramah, kau pasti betah tinggal disini.”

“Selamat datang Kyu. Maaf aku tak bisa lama, aku ada urusan penting.”

Yunho terbang meninggalkan kami. Dia sama seperti peri yang lainnya, memiliki sayap transparant dipunggungnya. Aku rasa ada yang aneh disini. (Apa yang aneh Kyu??)

“Katamu disini tempat tinggal peri hutan. Semua peri bersayap, tetapi hanya kau saja yang tak memiliki sayap??”

           (Iya, yah.. Panterpan gak punya sayap..)

“Memang aku tak punya sayap, aku tak bisa terbang tapi aku bisa berlari sangat cepat.”

Panterpan langsung berlari seperti hembusan angin sampai aku tak dapat melihat sosoknya saat ia berlari. Dia sudah sampai di rumah pohonnya.

             (Ohh.. pantes namanya Panterpan, larinya secepat Panter.. Apa dia juga makan hewan mentah?? Aku mual bayanginnya.. *Makanya jangan bayangin yang macem-macem, Author*)

————————-*****————————-

Sudah seminggu aku tinggal disini. Di dalam pohon berdaun putih ini terdapat rumah Panterpan yang ku bilang cukup luas untuk ukuran di dalam pohon. Kehidupan disini sangat menyenangkan, aku diajak bermain tiap hari oleh Panterpan.

Aku juga sudah berkenalan dengan peri-peri yang tinggal di sini. Seperti kata Panterpan, mereka sangat ramah. Aku dengan mudah berbaur dengan mereka, walaupun aku berbeda dengan mereka. Tapi, jauh di lubuk hatiku tak bisa kulupakan mimpi ke Super Junior Island.

“Kenapa kau ingin ke Super Junior Island??”

Aku terkejut oleh pertanyaan Panterpan. Kami berdua sedang di rumah pohon, Panterpan menyadari aku sedang melamun. Aku menceritakan impianku ke Super Junior Island dan sampai aku di tempat ini. Tapi baru kali ini ada yang menanyakan alasan aku ingin pergi kesana.

“Aku.. Aku juga tidak tahu. Aku mendengar cerita tentang Super Junior Island dari orang tuaku sebelum mereka meninggal. Aku percaya pulau itu ada dan dapat memberikanku kebahagiaan seperti yang di ceritakan oleh orang tuaku.”

“Kebahagiaan itu apa?? Apa mempunyai harta yang melimpah, mempunyai kedudukan yang tinggi, atau dikelilingi bidadari?? Kebahagian seperti apa yang kau cari??”

Pertanyaan yang di keluarkan oleh seorang yang umurnya lebih kecil dariku tepat menghujam jantungku. Aku tak pernah memikirkan kebahagiaan itu seperti apa. Jadi selama ini apa yang ku kejar dari Super Junior Island??

Sebelum aku sempat menjawab pertanyaan Panterpan, tiba-tiba Yunho membuka pintu dengan kasar dan berteriak.

“Keadaan gawat!!! Dia datang.. Kita harus bersiap berperang!!!”

          (Siapa yang datang?? Apa Kyu akan ikut perang??..*penasaran*.. Kyu akan terus hadir dengan petualangannya.. tapi ceritanya bersambung ke part 7.. hehehe…)

____________________TBC____________________

Gak sabar pengen Publish part 7.. part 7 itu part yang paling aq suka.. FF ini aq publish lagi disini coz aq suka banget sama FF ini.. Aq paling suka FF Fantasy, tp sekarang2 malah bikin Romance.. hehehe..

Udah baca kan, Nah klo udah capek2 baca tinggalin comment juga donk.. Comment kalian itu penting banget buat aq.. ^^

Gamsahamnida.. 😀

Categories: Adventure, Chaptered, Fanfiction, Fantasy, Super Junior Island | Tags: , , , , , | 10 Comments

FF Skandal, Oh No! {Part 2}

FF Skandal, Oh No!!! Part 2

Author     : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre       : Romance

Leght        : Chaptered

Rating       : PG15

Cast          : Kim Hee Chul as Heechul (Super Junior)

                   Tira M. Petal as Hwang Tira

Disclamir    : Super Junior & F(x) milik dirinya sendiri.. Tira dan cerita ini semua imajinasi Author..

____________________*****____________________ 

*Author Pov*

#Misi Kedua: Konfrensi Pers#

Sebuah ruangan sudah di penuhi oleh orang-orang dengan wajah antusias yang memegang kamera video, kamera foto dan buku cacatan. Semua perhatian tertuju pada pintu di depan mereka yang terbuka. Kilatan lampu blitz menyinari setiap sudut ruangan.

Heechul yang memakai jas hitam berjalan memasuki ruangan konferensi pers bersama manajernya. Di belakang mereka, Tira yang memakai dress baby pink juga memasuki ruangan bersama manajernya. Ia adalah orang yang di gosipkan tengah berkencan dengan Heechul. Mereka duduk di belakang meja yang penuh dengan mic. Dari sebelah kanan terdapat menejer Super Junior, disampingnya Kim Hee Chul, Tira, dan paling kiri adalah manajer Tira. Manajer Super Junior mulai angkat bicara.

“Terima kasih untuk teman-teman wartawan yang sudah menyempatkan waktunya berkumpul disini. Sebelumnya, kami mohon maaf atas semua pemberitaan yang beredar selama ini dan membuat fans resah. Disini kami akan memberikan kejelasan tentang berita yang beredar. Silakan ajukan pertanyaan.”

Para wartawan mulai munujuk tangan. Dipilih satu satu wartawan. “Saya dari Daily News. Saya ingin bertanya, apakah benar foto yang beredar adalah foto Heechul-ssi dan Tira-ssi? Gamsahamnida.”

Heechul menjawab pertanyaan itu dengan wajah tenang, “Benar, yang di foto itu adalah saya dan Tira.”

Wartawan langsung sibuk merekam moment paling bersejarah. Mereka sudah mulai tak sabar memberi pertanyaan lagi. “Saya dari Korean Hallyu, Bisakah anda menjelaskan hubungan kalian berdua? Gamsahamnida.”

Heechul menarik nafas sebentar dan melirik Tira, Tira memberi anggukan kecil. Heechul kembali berkata, “Benar seperti kabar yang beredar. Saat ini kami memiliki hubungan khusus..”

Suasana ruangan langsung memanas, kilatan blitz menghujam kedua selebriti yang sedang mengumumkan hubungannya. Manajer kembali menenangkan keriuhan wartawan dan mempersilakan satu wartawan bertanya kembali. “Saya dari Newsen. Sejak kapan kalian mulai berkencan? Tolong jelaskan lebih detail mengenai hubungan kalian. Gamsahamnida.”

“Kami sudah saling mengenal sejak saya dan Tira masih menjadi Trainee. Tapi kami mulai berkencan kira-kira sejak akhir tahun lalu. Untuk saat ini hanya itu yang bisa saya jelaskan mengenai hubungan kami.”

Seorang wartawan kembali melontarkan pertanyaan, “Saya dari Seoul Post. Tira-ssi, bagaimana perasaan anda menjadi pacar seorang super star seperti Kim Hee Chul dan apakah anda tidak takut mendapat serangan dari fansnya? Gamsahamnida.”

Tira yang baru pertama kali menghadapi konferensi pers terlihat agak gugup, Heechul menggenggam tangannya dan membuat ia terlihat lebih santai. Moment itu tentu saja menjadi santapan nikmat para wartawan.

“Saya sangat senang bisa dekat dengan Heechul oppa. Saya sudah mengaguminya sejak pertama kali menjadi Trainee, Saya juga sangat terkejut saat mengetahui perasaanku tak bertepuk sebelah tangan. Tapi seorang Trainee sepertiku tidak boleh berpacaran, jadi kami baru benar-benar bisa berkencan saat saya akan mulai debut. Untuk semua fans Super Junior terutama Heechul oppa, saya mohon maaf tapi saya sungguh-sungguh mencintai Heechul oppa.”

Heechul menambahkan, “Untuk para Elf dan Petal, saya juga mohon dukungannya untuk hubungan kami. Saya sangat mencintai kalian, tapi saya juga memiliki kehidupan pribadi, jadi saya mohon fans dapat mengerti.”

Seorang wartawan kembali bertanya, “ Saya dari Super Hallyu Star. Apa alasan anda menggungkapkan hubungan kalian? Apakah ini untuk mengangkat popularitas Tira yang sedang debut bulan ini? Gamsahamnida.”

Heechul kembali menjawab, “Saya hanya ingin mengklarifikasi berita yang terlanjur beredar. Saya pikir sudah saatnya saya mengumumkan wanita pendamping saya mengingat umur saya yang cukup dewasa. Hahaha. Dan sebentar lagi saya juga akan menjalani wajib militer. Kami memang saling mencintai, tidak ada hubungannya dengan debut Tira.”

Manajer Super Junior langsung mengambil alih acara, “Saya kira cukup untuk hari ini. Sekali lagi terima kasih telah menyempatkan hadir ada hari ini.”

Wartawan langsung menyerbu Heechul dan Tira saat mereka akan meninggalkan ruangan konferensi pers. Pertanyaan-pertanyaan masih terlontar, tapi hanya ditanggapi senyuman oleh keduanya. Ini ada kejadian paling fenomenal, Kim Hee Chul yang sebelumnya terkenal tak pernah mengungkapkan wanita yang berkencan dengannya dan sebelumnya sempat ada berita bahwa ia gay, hari ini mengumumkan Pacarnya di depan public.

 *Author Pov End*

____________________*****____________________ 

Kami keluar dari gedung tempat konferensi pers. Ternyata sudah banyak sekali fans di luar. Body Guard melindungi kami dari para fans yang mengamuk. Hinaan demi hinaan berlomba-lomba masuk ke telingaku. Heechul oppa masih bisa tersenyum kepada fansnya, dengan mantap kami menuju Van.

Tapi kejadian yang tidak di duga terjadi, ada benda yang menghantam kepalaku, sebuah telur busuk. Heechul oppa terlihat marah, tapi kami langsung mempercepat langkah masuk ke dalam Van. Aku langsung memegang rambutku saat berada di dalam van. Mukaku langsung cemberut seketika.

“Tira, gwencahana?”

“Aisshhh. Rambutku. Keramas 7 hari 7 malam juga gak akan hilang baunya. Besok harus perform di Inkigayo lagi. Hwaaa, eottoke?”

“Hahahaha..”

Aku memandang sinis Heechul oppa, dia menertawakanku. Menyebalkan. Hyaaa~ rambutku. >.<

“Ini baru permulaan Tira. Yah, beginilah resiko jadi pacar Super Star Heechul.”

“Aku mengerti perasaan fansmu oppa. Tapi gimana nasib rambutku ini? Aku tak mau perform dengan rambut bau.”

“Hahaha. Saat seperti ini, kau malah lebih mementingkan rambut. Tapi, aku juga pasti marah jika rambutku terkena telur busuk seperti itu. Gimana kalau kita ke salon dulu?”

“Oppa. Kita disuruh langsung ke SM setelah acara ini.”

“Ke salon dulu baru ke SM. Memangnya kau mau menemui mereka dengan rambut bau seperti itu? Aku juga mau perawatan dulu, memikirkan masalah ini bisa-bisa bikin kerutan di wajah.”

“Araseo. Terserah oppa, aku juga tak tahan bau rambutku ini.”

Namja ini memang aneh. Jarang namja yang mau menghabiskan waktu di salon. Tapi dia itu Kim Hee Chul, namja yang berbeda dari namja-namja lain. Aku juga tak tau kenapa aku bisa suka sama namja ini. Sepertinya jaringan otakku rusak gara-gara telur busuk ini.

____________________*****____________________ 

at SM Entertaiment

Di lempar telur busuk tidak begitu buruk juga. Akhirnya aku bisa kencan dengan Heechul oppa. Sebenarnya ini bisa di sebut kencan gak yah? Kami menghabisan waktu 5 jam bersama di Salon. Dia itu cerewet, kami sempat berdebat gara-gara dia maksa menyuruhku mengecat rambut menjadi warna coklat kemerah-merahan. Tapi harus ku akui, hasilnya benar-benar daebakkk, wajahku jadi terlihat lebih cerah. 😀

Setiap bersamanya membuat jantungku selalu berdebar-debar. Tapi rasanya aku mulai terbiasa dengan dia, sudah tak canggung lagi. Awalnya ku pikir Heechul oppa orang yang dingin, setelah beberapa saat bersamanya ternyata dia orang yang menyenangkan walaupun moodnya gampang berubah. Seperti saat ini, tadi kami bisa bercanda tapi sekarang dia kembali dingin. Hah, emang namja aneh. Manajer kami marah-marah karena kami kabur setelah konferensi pers. Member Super Junior yang lain juga sudah berkumpul disini.

“Ya~ Tira-ssi. Dari mana saja kau? Tadi kau kena lemparan telur kan? Gwenchanayo? Aigooo, kau mengecat rambutmu? Tapi ini benar-benar bagus.”

Hyo Mi onnie manajerku langsung menanyakan ini itu kepadaku. Aku menceritakan ke Salon dulu sama Heechul oppa. Ada rasa sedikit bersalah sama manajerku ini, aku tak ada tentu saja yang paling di salahkan onnie, karena aku belum memiliki HP jadi tidak bisa dihubungi. Kata onnie, Hp Heechul oppa juga tadi tak bisa dihubungi.

“Hyung, kencan sama Tira kenapa gak ajak-ajak aku?”

 Wajahku memerah mendengar pertanyaan Kyuhyun sunbae. Heechul oppa langsung menjitak magnaenya itu dan menatapnya tajam. Omo, Heechul oppa klo marah serem, hawa pembunuh menyebar. Evil magnae juga bakal tunduk sama raja iblis sebenarnya.

“Hyung, kau masih masuk tranding topic urutan pertama selama tiga hari berturut-turut. Daebakkk. Selesai konferensi pers, #ChulRa juga langsung masuk tranding topic urutan ke dua. Tapi berita buruknya Anti Tira masuk tranding topic urutan ke 7.”

Ryeowook sunbae seperti pembawa berita. Tadi katanya ANTI TIRA masuk trading topic, Kyaaa~ bagaimana nasibku nanti di tangan para Antis.

“Tenang Tira-ssi. Ini hanya awalnya saja kau dapat kesulitan. Lama-lama juga antis bakal banyak berkurang dan fansmu akan meningkat. Asal kau mau kerja keras, tunjukkan kemampuan terbaikmu.”

Leeteuk sunbae memang seperti malaikat, dia bisa membaca pikiranku yang sedang galau. Benar-benar leader paling berkharisma. Aku tersenyum manis kearahnya.

“Gamsahamnida Leeteuk sunbae.”

“Jangan panggil kami sunbae. Sekarang kau pacar Heechul jadi panggil kami oppa saja.”

“Atau kau mau di panggil kakak ipar?”

Kyuhyun oppa langsung menyela obrolan ku dengan Leeteuk oppa. Lemparan bantal sofa langsung mengarah padanya. Si pelempar, Heechul tetap dengan tampang dinginnya sambil duduk dan bermain HP seakan-akan tidak pernah terjadi sesuatu.

____________________*****____________________ 

at Apartemen Tira

“Onnie. Hari ini jadwalku apa?”

Pagi ini Hyo Mi onnie sudah stand by di apartementku. Aku menyiapkan sarapan untuk kami. Beginilah penyanyi solo, hanya tinggal sendiri di Apartement, sangat sepi. Tapi dari kecil juga aku sudah terbiasa tinggal sendiri. Jadi terbiasa memasak dan mengerjakan pekerjaan rumah sendiri.

“Jam 11 ada latihan untuk fasion show minggu depan. Siangnya kau harus latihan vocal, nanti malam perform di Inkigayo. Pagi ini semua berita masih seputar skandal kalian. Kau tau, tadi malam aku tidak tidur harus mengatur jadwalmu dan banyak sekali job yang masuk. Nanti aku kirim semuanya di email, kau cek lagi jadwalnya jika ada yang tidak kau suka langsung bilang padaku.”

“Gamsahamnida, onnie.”

Manajerku ini sangat baik hati, hubungan kami seperti teman karena umurnya tak terlalu jauh beda denganku. Tapi dia sangat professional. Sebelum aku debut profesiku memang menjadi model, makanya banyak tawaran fasion show atau pemotretan. Tapi aku ingin semua orang mengenalku karena kemampuanku bernyanyi.

“Oh iya. High Cut Magazine susah meminta wawancara eksklusif denganmu dan Heechul. Ini benar-benar hebat. Skandal ini benar-benar membuatmu langsung terkenal. Perusahaan sedang membuat fans club resmimu, karena banyak permintaan dari Tiramisu. Sebentar lagi juga kau harus membuat Cyworld agar mudah berkomunikasi dengan fans. Omo, sudah jam 7. Aku harus pergi, ada rapat di SM. Kau harus siap-siap, nanti aku menjemputmu jam 10. Satu lagi, misi ketiga sedang berjalan.”

Hyo Mi onnie mengerling padaku sebelum meninggalkanku. Fans bertambah, job bertambah, popular. Tapi ada sesuatu yang mengganjal di hati. Ini semua impianku tapi kenapa tak ada rasa bahagia saat mencapainya. Onnie sudah bekerja sangat keras, perusahaan juga sudah mengusahakan yang terbaik, Super Junior terutama Heechul oppa juga sangat membantu banyak. Mana mungkin aku mengecewakan mereka. Hwaiting, Hwang Tira.

Sebelum bersiap-siap aku ingin melihat berita dulu. Komputer di kamar ku hidupkan. Aku jadi teringat perkataan Sulli, jika ingin mengetahui seberapa popular, klik namaku di mesin pencari. Jadi aku buka google, dan ku ketik Hwang Tira. Muncul, kebanyakan artikel tentang hubunganku dan Heechul. Tapi ada satu website yang mengugahku membukanya.

http://www.tiramisu.com/home.php

Tira Profile

Birth Name: Hwang Ti Ra (황 티라)

Stage Name: Tira (티라)

Nick Name: Angel Voice

Birthday: March 29, 1989

Height: 167 cm

Weight: 50 kg

Blood Type: O

19 Febuari 2011 [Pict] Konferensi pers Kim Heechul dan Hwang Tira (12 pict)

19 Febuari 2011 [News] Kim Heechul mengumumkan hubungannya dengan Hwang Tira, “Kami sudah berkencan sejak akhir tahun lalu”

18 Febuari 2011 [News] SME akan mengadakan konferensi pers menganai hubungan Heechul (Super Junior) dan Tira

16 Febuari 2011 [News] Kim Heechul (Super Junior) berkencan dengan Tira penyanyi baru SM Entertaiment

14 Febuari 2011 [Pict] Tira at Inkigayo 130211 (10 pict)

12 Febuari 2011 [Video] Tira – Love Me Not at Music Bank 090211

WOW. Aku sangat terkejut melihat website ini. Pendirinya fans-fans fanatikku yang diberi nama Tiramisu, bahkan website ini ada sebelum skandalku. Berarti dulu masih ada orang yang benar-benar menyukaiku. Rasanya senang sekali. Tapi setelah aku menjelajah ke website lain, ternyata banyak juga website anti fansku. Kata-kata kotor terlontar seperti manusia tak beradab, foto-fotoku di permak sedemikian rupa sampai tak bisa dikatakan sebagai manusia.

Komentar-komentar miring mereka bikin sesak, air mataku mengalir. Apa mereka tak punya hati, aku juga manusia biasa yang dapat sakit hati mendengar komentar mereka. Sebegitu bencinya kah aku dekat dengan Heechul? Ada yang bahkan terang-terangan keluat dari Petal dan menjadi anti fansku.

Jika mereka marah, marahlah padaku. Hal yang paling menyakitkan, mereka juga membuat anti fans Heechul. Dia tak ada hubungannya, dia hanya korban demi kepopuleranku. Sakit rasanya mengetahui orang yang kucintai dicaci maki karenaku. Perasaan bersalah ini medepakku ke jurang yang dalam.

____________________*****____________________  

at Inkigayo, Tira’s Room

“Oppa, sedang apa disini?”

“Tentu saja melihatmu perform sekaligus menjalankan misi ketiga.”

Hari ini aku perform di Inkigayo, acaranya sebentar lagi di mulai jadi aku bersiap di ruang tunggu dulu. Tak kusangka Heechul oppa juga disini. Padahal dia baru pulang dari Show di luar negeri, pasti lelah. Yah, tujuannya memang bukan melihatku perform tapi menjalankan misi ketiga. Rasa bersalahku makin timbul, aku hanya membuatnya lelah dan mendapat banyak masalah.

“Mianhamnida, oppa.”

Aku membungkukkan diri di hadapan Heechul oppa. Ia yang sejak tadi asik bermain dengan HPnya agak terkejut melihatku. Langsung aku jelaskan maksud permintaan maafku sebelum ia bertanya.

“Maaf, karena aku oppa jadi susah. Maaf, karena aku banyak fans oppa jadi kecewa. Maaf, karena aku antis oppa jadi makin banyak.”

“Aku melakukan semua ini karena pekerjaan. Aku dibayar untuk semua ini, jadi tak ada masalah buatku. Jangan memikirkan antis, itu hanya buat frustasi. Tidak semua fansku kecewa, fans yang sesungguhnya pasti akan mendukung idolanya. Aku percaya pada fans-fansku. Kesini, coba lihat ini.”

Aku berjalan mendekati Heechul oppa, ia memperlihatkan HP-nya yang sedang membuka twitter. Kulihat mentionnya.

‘@Heedictator Oppa, aku patah hati. Tapi karena oppa sudah jujur, aku dukung oppa. Yang penting oppa bahagia.’

‘Petal, biarkan @Heedictator berpacaran, dia juga punya kehidupan pribadi. Jangan membashing Tira. ChulRa Hwaiting.’

‘Tira beruntung dapat berpacaran dengan @Heedictator, oppa masih ada kesampatan buat jadi pacar kedua gak?’

‘@Heedictator Oppa aku sudah melihat video Tira onnie. Suaranya sangat indah sekali. Dia juga tak kalah cantik dari Soohee. Aq dukung ChulRa couple’

Masih banyak lagi dukungan buat kami. Yah, walaupun banyak juga komentar kekecewaan. Petal memang hebat, aku juga pasti akan melakukan hal serupa. Jika Heechul oppa menemukan seseorang yang ia cintai, aku akan melepaskannya, jelas patah hati tapi aku lebih bahagia melihatnya bahagia.

“Onnieee…”

Tiba-tiba pintu terbuka, Sulli masuk dan langsung memelukku. Sulli ini anggota F(x), saat menjadi Trainee aku sangat dekat dengannya. Dia sudah kuanggap seperti adik kandungku. Makanya sikapnya manja terhadapku, kami jarang bertemu karena kesibukan masing-masing, aku bisa menemuinya setiap aku perform di Inkigayo karena ia salah satu MC di acara ini.

“Ada Heechul oppa juga. HYA~ kalian jahat. Kenapa gak bilang kalau kalian berpacaran. Kapan kalian pacaran?”

“Baru kok pacarannya. Maaf yah, tidak bisa kasih tau dulu.”

Heechul oppa mengelus kepala Sulli. Oh iya, mereka kan dekat selama ini. Agak sedikit cemburu juga sih, Heechul oppa aja gak pernah mengelus kepalaku. >.<

“Baguslah kalian berpacaran. Oppa, onnie itu sudah menyukaimu sejak pertama kali dia jadi Trainee.”

“Jeongmal?”

“Ne, di apartemennya banyak foto Heechul oppa.”

Aku langsung membekap mulutnya. Heechul oppa langsung meledekku. Hyaa~ malu (>///<)

“Onnie, sebentar lagi acaranya mulai. Onnie jadi opening hari ini, jadi bersiaplah.”

Aku langsung menatap cermin dan mengecek penampilanku. Rambutku dikuncir tinggi dan dihiasi bunga-bunga kecil, bajuku memakai dress berwarna hijau lime di atas lutut, sepatuku flat berwarna senada. Konsep albumku ini adalah peri yang jatuh cinta ke manusia, tapi manusia tak bisa melihatnya sehingga peri itu hanya bisa memendam cintanya.

“Apa aku sudah cantik?”

“Masih cantikan aku.”

Aku langsung menoleh ke Heechul oppa yang berbicara tapi tetap menatap HPnya. Aisshhh, menyebalkan. Aku tak bisa membatah ucapannya, karena memang dia yang paling cantik. Aigooo, namja cantik sekaligus tampan.

“Onnie, oppa emang begitu jangan dihiraukan. Kau sangat cantik.”

Setelah itu kami berfoto-foto bertiga dan Sulli juga sempat memfoto kami berdua. Misi ketiga, Heechul mengupload foto-foto yang menunjukkan dukungannya terhadapku. Jika yang mentwit Raja Twitter seperti Kim Heechul pasti akan banyak menyita perhatian public dunia. Heechul oppa adalah jalanku memulai karir di dunia internasional.

Bukan maksudku ingin memanfaatkannya. Tapi lagi-lagi ini kehendak perusahaan yang hanya menginginkan kejayaan, apapun caranya. Pintu terbuka lagi, ku lihat Hyo Mi onnie bermuka pucat.

“Tira, ada yang berusaha sabotase acaramu. Kaset untuk backsound lagumu dirusak seseorang. Pihak Inkigayo sedang menelusuri masalah ini. Tapi kita tak punya waktu lagi, acara akan segera dimulai, tidak akan keburu meminta kaset candangan yang berada di perusahaan.”

____________________TBC____________________

Ini FF buat My Lovely Tira, reader setia aq dari awal bikin FF.. Jgn mikir Tira beneran artis yah, dy hanya seorang narsis yg slalu minta dibuatin FF ama Chulpa.. haxhaxhax..

Yg jadi manajernya Shu Las Tri alias Han Hyo Mi.. FF ini aq tujukan buat reader2 setia aq yg udah ngedukung aq dari awal buat FF..

Makanya sering2 comment, kasih masukan buat aq.. Aq orangnya suka tiba2 masukin nama reader aq di FF.. hehehe..

Aq seneng klo banyak yg RCL di sini.. I Love U all..

Gamsahamnida.. 😀

Categories: Chaptered, Fanfiction, Romance, Skandal, Oh No! | Tags: , , , , , | 19 Comments

FF Monkey Prince {Part 6-END}

FF MONKEY PRINCE Part 6-END

Author             : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong
Genre              : Comedy
Leght              : 6 Part
Rating             : General
Main Cast        : Eunhyuk, Siwon
Other Cast       : Super Junior
POV                : Author



Monkey Prince
____________________*****____________________

“Pertandingan berikutnya adalah beladiri yang akan dilaksanakan besok. Jenis beladiri yang dipertandingkan akan ditentukan besok melalui undian. Pertandingan besok adalah pertandingan penentu karena skor kalian seri, sama-sama telah memenangi 1 pertandingan. Jadi persiapkan diri kalian masing-masing. Selamat berjuang.” Kata King Lee Teuk setelah menyerahkan tanda pemenang pertandingan kedua kepada Eunhyuk.

Keesokan harinya, diputuskan kedua Prince harus melakukan pertandingan karate. Di ruang ganti, Siwon memberikan nasihat-nasihat kepada Eunhyuk agar menang.

“Ingat, pertahanan yang utama. Klo dia pandai karate kau harus banyak menghindar. Gunakan kelincahanmu untuk menghindari serangannya dan menyerang balik.”

“Tapi aku tidak pernah memukul orang, kata umma kekerasan itu hanya dilakukan orang jahat.”

“Maksudmu aku juga termasuk orang jahat karena sering memukulmu??”

“Iya. Tapi Siwon juga baik, banyak membantuku. Jadi kau itu jahat atau baik yah??” kata Eunhyuk sambil berpikir.

“Sudahlah, aku tidak akan memukulmu lagi, asalkan hari ini kau mau menjadi orang jahat, besok kau bisa jadi orang baik lagi.”

“Apa bisa begitu?? Sekarang jahat, besok baik.”

“Iya, lagipula tenang saja aku sudah membuat rencana sebelum ini.” Kata Siwon tersenyum sinis.

Eunhyuk yang telah memakai baju karate memasuki aula pertandingan bersama Siwon. Disana sudah banyak orang yang menunggunya. Beberapa saat kemudian Prince Yesung memasuki ruangan dengan masih memakai pakaian pangerannya.

“Apa kalian sudah siap bertanding??” Kata King Lee Teuk.

“Aku Siap” Jawab Eunhyuk tegas dan disemangati Siwon dari belakang.

“Aku ingin mengundurkan diri.” Kata Prince Yesung tiba-tiba. Semua orang terkejut mendengar keputusannya.

“Kenapa kau ingin mengundurkan diri?? dengan begitu posisi Putra Mahkota akan diberikan kepada Prince Hyuk Jae.” Kata King Lee Teuk.

“Karena ini pertandingan karate. Bagaimana jika kuku punyaku rusak, rambutku juga akan rusak ditarik-tarik dia, kulitku tidak akan mulus lagi jika ada banyak luka, apalagi jika wajahku tidak ganteng lagi klo kena pukul. Dia iri sama ketampananku, makanya dia mau balas dendam di pertandingan ini dengan merusak ketampananku. Tubuhku ini adalah aset yang sangat berharga.”

Semua bengong mendengar penjelasan Prince Yesung. Siwon tersenyum, rencananya berhasil. Sebelum pertandingan Siwon menemui Prince Yesung, dia menakut-nakutinya dengan bilang Eunhyuk pandai berkelahi dan akan merusak ketampanan Prince Yesung.

“Karena Prince Yesung mengundurkan diri, maka pertandingan ini di menangkan oleh Prince Hyuk Jae. Dengan ini saya menyatakan Prince Hyuk Jae menang melawan Prince Yesung dengan 2x menang dan 1x kalah.” Kata King Lee Teuk.

“Horeee.. Hidup Prince Hyuk Jae..” teriak semua orang.

“Tapi bukan berarti kau sudah menjadi putra mahkota. Karena masih ada syarat ketiga yang harus kau jalankan.”
____________________*****____________________

“Benar tidak apa-apa kau kesana sendiri??” tanya Siwon.

“Gwenchana. Aku pernah tinggal didesa dan bercocok tanam.” Kata Eunhyuk.

“Desa itu berbahaya. Disana tidak ada apa-apa, tidak ada jaringan komunikasi, aku tidak dapat mendeteksi keberadaanmu. Kalau kau sakit siapa yang akan merawatmu, rumah sakit aja jauh. Kalau ada binatang buas, kau bisa mati dimakannya. Kerja disana sangat berat, kau harus mengurus kebun anggur seluas 10 Hektar.” Cemas Siwon.

“Dia tidak akan selamanya disana, hanya perlu sampai panen tiba. Lagipula ada beberapa orang pegawai yang akan membantunya disana. Jadi kau tidak perlu terlalu mencemaskannya.” Kata King Lee Teuk.

“Iya, sudah ku bilang tidak apa-apa.” Eunhyuk membenarkan perkataan King Lee Teuk.

Siwon pasrah mendengarnya. Dia sedang mencemaskan nasib Eunhyuk di syarat terakhir ini. Syaratnya Eunhyuk harus pergi sendiri ke desa terpencil dan menjaga kebun anggur seluas 10 Hektar milik kerajaan, Eunhyuk akan diangkat jadi Putra Mahkota jika dia bisa mengasilkan panen yang baik dari kebun itu. Mungkin itu cara satu-satunya agar Eunhyuk bisa menjadi Putra Mahkota dengan kemampuannya sendiri.

“Disana kau juga dapat makan anggur sepuasnya.” Kata King Lee Teuk.

“Apa disana ada pisang juga??” tanya Eunhyuk.

“Pisang?? Kau bercanda. Disana tentu saja tidak ada pisang.” Kata King Lee Teuk setengah tertawa, tapi membuat raut muka Eunhyuk berubah.

“AKU TIDAK MAU KESANA.” Kata Eunhyuk tegas.

“Kenapa tiba-tiba kau berubah pikiran??” tanya King Lee Teuk heran.

“Mianhamnida. Saya harus berbicara dengan Prince Hyuk Jae sebentar.” Siwon segera menariknya dan berbicara berdua dengan Eunhyuk.

“Apa maksudmu tidak mau kesana?? Tadi kau suruh aku tidak mencemaskanmu!!”

“Karena disana tidak ada pisang”

“Sudah banyak hal yang kita lalui supaya kau dapat menjadi putra mahkota. Kita sudah mencari diratusan buku untuk memecahkan misteri halaman 198. Ikut pelelangan, mencuri, mengasuh Changmi, bertanding dengan Prince Yesung. APA KAU AKAN MELEPASKANNYA BEGITU SAJA.”

“Aku tidak peduli. Tidak apa-apa jika tidak jadi Prince, aku cuma mau cari tau asal-usulku saja, siapa orang tuaku. TAPI AKU TIDAK BISA HIDUP TANPA MAKAN PISANG.” Siwon kaget Eunhyuk dapat berteriak padanya.

“Tapi coba kau pikir. Jika kau dapat menjadi seorang putra mahkota dan akan menjadi raja, kau dapat membeli pisang sebanyak yang kau mau.”

“Benarkah??” Eunhyuk mulai tertarik perkataan Siwon.

“Kure. Bayangkan kau dapat memakan pisang sepuasnya.”

“Wah, surga pisang. Pasti enak”

Eunhyuk membayangkan dirinya menjadi pangeran sedang memakan pisang dan dikelilingi oleh tumpukan pisang.

“Makanya bertahanlah disana, hanya beberapa bulan saja. Jika sudah panen kau dapat pulang dan akan ada banyak pisang yang menunggumu.”

“Baiklah aku akan melakukan syarat terakhir.” Eunhyuk termakan rayuan Siwon. Siwon hanya tersenyum kemenangan.

Akhirnya Eunhyuk pergi kedesa terpencil itu dan menjalani kehidupan sebagai orang desa. Dia tidak terlalu kesulitan dalam menjaga kebun anggur. Orang-orang desa pun sangat menyukainya karena kebaikan hatinya, dia tidak sombong meskipun dia seorang Prince. Beberapa bulanpun berlalu sampai akhirnya panen anggur pun tiba. Panen anggur sangat bagus berkat kerja keras Prince Hyuk Jae. Semua orang di Hwang An Dal bersiap-siap melaksanakan penyambutan calon Putra Mahkota mereka.

Siwon bersiap diluar Hwang An Dal menunggu kedatangan Eunhyuk. Mobil yang menjemput Eunhyuk pun tiba. Eunhyuk keluar dari mobil.

“Selamat datang Prince Hyuk Jae.” Kata Siwon hormat sambil membungkukkan badannya.

“Siwon-ssi.. lama tidak jumpa. Tidak usah bicara formal padaku.” Eunhyuk langsung memeluk Siwon.

“Kenapa penampilanmu seperti ini??” Siwon heran melihat perubahan Eunhyuk menjadi kurus, hitam, tidak terawat, pakaiannya juga seperti orang desa.

“Apa ada yang salah denganku??”

“Tentu saja. Kau harus berpakaian seperti pangeran saat acara pengangkatanmu sebagai putra mahkota.”

Siwon segera mengajak Eunhyuk untuk merubah penampilannya dan berpakaian pangeran. Mereka pun datang ketempat perayaan. Disana sudah dibuat pesta yang sangat meriah dan kedatangannya sudah ditunggu oleh banyak orang yang hadir disana termasuk King Lee Teuk.

“Selamat datang kembali Prince Hyuk Jae. Aku memberimu syarat agar kau dapat menjadi pangeran yang sesungguhnya. Mengasuh bayi, layaknya seorang ayah mengasihi anaknya, seperti itulah harusnya sikapmu pada rakyat kita. Bertanding melawan Prince Yesung agar semua orang mangakui kau memang pantas menjadi pangeran. Menjaga kebun anggur agar kau paham aset kerajaan kita dan dapat menghargai kerja keras orang-orang yang bekerja untuk kerajaan ini. Karena kau sudah melaksanakan 3 syarat dariku, maka aku nyatakan Prince Hyuk Jae sebagai Putra Mahkota di kerajaan ini.” Kata King Lee Teuk serta disambut sorak sorai dari seluruh orang yang berada disana.

“Kalau begitu, aku sudah bisa makan pisang sepuasnya??” tanya Eunhyuk

Sebagian orang tertawa mendengar lelucon Eunhyuk, tapi Siwon tahu Eunhyuk berkata serius, karena tujuan Eunhyuk menjadi pangeran hanya untuk dapat memakan pisang sepuasnya.

Akhirnya Prince Hyuk Jae menjadi Putra Mahkota dan akan menjadi raja berikutnya menggantikan King Lee Teuk. Tapi hal itu masih memerlukan waktu yang lama karena kemampuannya masih belum memadai. Siwon tetap membantu Prince Hyuk Jae dalam melaksanakan tugas-tugas kerajaan. Tapi ada sesuatu yang selalu mengganjal dipikiran Prince Hyuk Jae.

Suatu hari ia bertanya kepada Siwon.

“Bagaimana kabar Prince Yesung??”

“Dia sudah pulang ke Inggris.”

“Sudah kuduga, dia itu pangeran Inggris.”

“Bukan, dia bermain teater drama musical disana.”

“Oh, iya. Siapa kau sebenarnya?? Kau dapat berubah sewaktu-waktu menjadi pegawai perpustakaan, detective, ninja, baby sister, guru, dan lainnya. Kau juga mempunyai banyak mata-mata.”

“I’m your Bodyguard, Prince Hyuk Jae.”
____________________THE END____________________

 

Akhirnya selesai sudah aq publish FF Monkey Prince ini.. FF ini karya pertama aq, aq buat bulan Agustus 2010.. Selesai 2 hari.. Klo dibaca lagi sekarang malu.. (>///<)

FF ini dulu buat lomba iseng2 di salah satu grup FB.. ternyata jadi FF favorit, Haengbokhae.. Bukan masalah menangnya, tapi senang karya Perdana ini banyak yg komentarin & banyak yg suka.. Makanya aq termotivasi buat terus nulis sampai sekarang..

Gimana tanggapan kalian tentang FF aq ini?? Comment please..

Categories: Adventure, Chaptered, Comedy, Fanfiction, Monkey Prince | Tags: , , , , | 10 Comments

FF Monkey Prince {Part 5}

FF  MONKEY PRINCE Part 5

 

Author             : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre              : Comedy

Leght               : 6 Part

Rating              : General

Main Cast        : Eunhyuk, Siwon

Other Cast      : Super Junior

POV                 : Author

 

____________________*****____________________

“Hwang An Dal di dirikan pada tahun 1673 sebagai tempat kediaman keluarga King Ki Bum. Telah direnovasi sebanyak 10x, tanpa merubah bagian-bagian yang penting. Terakhir kali direnovasi pada tahun 2006 oleh King Lee..” Siwon berhenti menjelaskan karena melihat Eunhyuk tertidur.

*PleTTTakkK* Siwon melempar spidol ke Eunhyuk, sehingga dia bangun.

“Jangan tidur saat belajar. Atau kau tidak dapat memakan pisang hari ini” kata Siwon sambil menggoda Eunhyuk dengan pisang yang ditangannya.

“Baik. Aku tidak akan tidur lagi.” Eunhyuk langsung semangat belajar. Siwon tersenyum licik melihatnya, dia teringat kejadian 2 hari lalu.

 

*Flash Back*

“Kalian akan melakukan 3 pertandingan. Pertandingan pertama adalah uji pengetahuan. Ujian ini akan diadakan seminggu dari sekarang. Selamat berjuang.” Kata King Lee Teuk sambil tersenyum dan meninggalkan mereka.

“Oh ini pangeran yang asli. Tidak ada apa-apanya. Pakaiannya seperti orang desa, tidak sepertiku. Gerak-geriknya tidak  anggun, tidak sepertiku. Cara berbicaranya seperti anak kecil, tidak sepertiku. Kulitnya kusam, tidak sepertiku. Rambutnya acak-acakan, tidak sepertiku. Pastinya tidak lebih ganteng dari aku dan kau terlihat bodoh. Fufufu.. “ Prince Yesung pergi sambil tertawa samar.

“Wow. Benar-benar Pangeran Inggris.” Kata Eunhyuk yang masih terpesona.

“Ingat, dia itu sainganmu. Yang harus kau lakukan itu belajar agar bisa menang dari Prince Yesung.” Kata Siwon.

“BELAJAR. Tidak. Aku tidak mau belajar.”

“Kenapa??”

“Aku tidak sanggup berpikir lebih dari 90 detik.”

“Tenang saja aku punya cara sendiri. Kau akan belajar denganku”

“Owww, sekarang kau berubah jadi guru yah.” Kata Eunhyuk yang melihat Siwon tiba-tiba mengubah rambutnya menjadi belah pinggir dan memakai kacamata.

*Flash Back End*

 

Sekarang Siwon mengajar Eunhyuk dengan mengiming-imingi Eunhyuk dengan pisang. Ternyata cara ini ampuh membuat Eunhyuk belajar dengan rajin selama seminggu. Sampai pada akhirnya waktu ujian tiba. Prince Hyuk Jae dan Prince Yesung harus mengerjakan soal yang diberikan selama 1 jam. Siwon yang menunggu Eunhyuk diluar ruang ujian.

“Bagaimana ujiannya??” kata Siwon saat melihat Eunhyuk keluar dari ruangan.

“Gampang. Tinggal tunggu hasilnya sebentar lagi.”

 

Beberapa saat kemudian.

“Aku akan mengumumkan hasil ujian Prince Hyuk Jae dan Prince Yesung.” Kata King Lee Teuk sambil membuka kertas yang dibawanya.

“Prince Hyuk Jae mendapat skor 99”

“Horeee..” Teriak Eunhyuk senang dan memeluk Siwon. Siwon tersenyum puas.

“Prince Yesung mendapar skor 100. Jadi pertandingan pertama dimenangkan oleh Prince Yesung.” Kata King Lee Teuk lagi.

“Fufufu.. Sudah kuduga aku yang akan menang.” Kata Prince Yesung dan berjalan untuk menerima tanda pemenang pertandingan pertama.

“Apa.. Aku kalah.. Beda 1 poin…” Kata Eunhyuk syok.

____________________*****____________________

 

“Pertandingan kedua adalah menunggang kuda yang akan dilaksanakan 3 hari lagi, kalian persiapkan diri masing-masing. Selamat berjuang.” Kata King Lee Teuk.

Siwon dan Eunhyuk pergi untuk melihat kuda mereka yang berwarna putih. Siwon tampak berpikir.

“Kau pernah menunggang kuda??”

“Tidak pernah”, kata Eunhyuk sambil tersenyum.

“Bagaimana ini, untuk belajar menunggang kuda dengan baik setidaknya butuh waktu lebih dari 3 hari. Apalagi harus bertanding. Bagaimana cara mengajari si bodoh ini dalam waktu 3 hari. Bagaimana jika aku tidak dapat mengajarinya dengan baik, saat pertandingan bisa saja dia jatuh dari kuda, ditendang kuda atau keseret kuda sampai beberapa meter. Aku bisa menjadi penyebab meninggalnya pangeran. Pertandingan kuda ini mustahil. Tapi jika dia kalah dipertandingan ini, maka Prince Yesung menang, dia gagal menyelesaikan syarat kedua dan dia tidak bisa menjadi pangeran. Eotokke?? Apa kau mau..” Siwon akhirnya sadar orang yang diajaknya bicara sudah tidak ada dihadapannya, Eunhyuk sedang asik berbicara dengan KUDA.

“HEI, kau dengar apa yang aku bicarakan tadi !!!”

“Iya dengar, kita pikirkan itu nanti saja. Lebih baik kau kenalan sama kuda ini dulu, namanya So Ra. So Ra, kita sama-sama berjuang buat pertandingan ini yah.” Kata Eunhyuk sambil berjabat tangan dengan kaki kuda.

*Hieekkk* seakaan kuda itu mengerti yang dikatakan Eunhyuk.

“Apa, katamu dia ganteng. Hey Siwon, kata So Ra kau ganteng, sepertinya dia naksir kau.” Kata Eunhyuk lagi.

“Sebenarnya dia mahkluk apa sich, dia kadang selalu buat aku terkejut. Yah, mungkin ini salah satu kelebihan dia, tidak buruk juga untuk ukuran calon Prince.” Kata Siwon pelan sambil tersenyum melihat Eunhyuk yang sedang mengobrol dengan kuda.

Tidak terasa waktu berganti dan tiba saatnya pertandingan kedua dilaksanakan. Pertandingan ini dimulai dari lapangan Hwang An Dal, Prince akan berkuda keatas bukit untuk mengambil bendera masing-masing dan kembali ke Hwang An Dal, yang tercepat menaruh benderanya ditiang di lapangan Hwang An Dal adalah pemenangnya.

“Kau sudah siap??” tanya Siwon.

“Aku Siap. So Ra akan membantuku. Iya kan So Ra??” Eunhyuk berbicara lagi pada kudanya. *Hieekkk* Kata kudanya seperti menjawab pertanyaan Eunhyuk.

“So Ra, kau jaga Prince dengan baik yah, jangan sampai dia jatuh.” Kata Siwon, kudanya mengendus-endus badan Siwon.

“Hei, kenapa kudamu deketin aku terus.” kata Siwon lagi.

“Sudah ku bilang, dia suka padamu. Ayo So Ra kita menuju tempat pertandingan.” Kata Eunhyuk sambil menuntun So Ra menuju tempat pertandingan.

“Fufufu.. Bersiaplah menerima kekalahan.” Kata Prince Yesung dan kudanya yang berwarna coklat melewati Eunhyuk.

Siwon dan King Lee Teuk menunggu dibangku penonton di Lapangan Hwang An Dal. Pertandingan kali ini tidak seperti pertandingan sebelumnya, terdapat banyak orang yang ingin menyaksikan pertandingan ini dan diselenggarakan pula perayaan yang meriah.

Akhirnya pertandinganpun dimulai. Prince Hyuk Jae dan Prince Yesung saling mendahului. Jalan menuju atas bukit merupakan jalan yang berliku dan terdapat tebing dan jurang, sehingga mereka harus sangat berhati-hati.

Prince Yesung yang pertama mendapatkan benderanya, disusul Prince Hyuk Jae yang mengambil bendera. Mereka masih kejar-kejaran dan saling mendahului saat menuruni bukit.

Dari luar Hwang An Dal terdengar sorak-sorai yang menandakan Prince sudah kembali. King Lee Teuk duduk tenang selama pertandingan, Siwon terlihat cemas.

“PINK Di DEPAN”, seseorang berlari masuk dan memberi tahu bahwa yang membawa bendera Pink berada di depan.

“Siapa yang membawa bendera Pink. Prince Hyuk Jae atau Prince Yesung??” ada yang berkata seperti itu membuat Siwon tambah cemas.

Akhirnya yang membawa bendara Pink terlihat terlebih dahulu memasuki lapangan Hwang An Dal dan disusul oleh bendera Biru. Siwon terlihat sangat gembira karena yang membawa bendera Pink adalah Prince Hyuk Jae.

Eunhyuk langsung turun dari kudanya dan meletakkan benderanya di tiang.

King Lee Teuk segera berdiri dan mengumumkan, “Seperti yang kalian saksikan pemenangnya adalah Prince Hyuk Jae.”

“Horeee.. Hidup Prince Hyuk Jae..” Terdengar sorak sorai dari penonton.

____________________TBC____________________

Ini FF Pertama aku.. Awal bikin FF cuma iseng-iseng berhadiah ikut lomba FF.. *Baru bikin FF perdana langsung ikut lomba* Hahaha..

Yang udah baca comment yah.. Nanti aq lanjutin publish part selanjutnya & FF lain.. ^^

Categories: Adventure, Chaptered, Comedy, Fanfiction, Monkey Prince | Tags: , , , , | 3 Comments