Posts Tagged With: Kibum

FF Super Junior Island {Special Part}

FF SUPER JUNIOR ISLAND Special Part

Author : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre : Adventure, Fantasy

Lenght : 10 Part + 1 Special Part

Rating : SU

Cast:

Kyu Hyun = Pengelana

Hangeng = a Ladin

Eun Hyuk = Om Jin

Kangin = Bapak Tiri Cinderelli

Siwon = Pangeran Won-won

Kibum = Snow White

Ryeowook = Wookie Potter

Lee Teuk = Panterpan

Donghae = Kapten Hooky

Sungmin = Putra Duyung

Shindong = Paman Kelinci

Heechul = Pria Berkerudung Merah

Yesung = Turtle Prince

Continue reading

Categories: Adventure, Chaptered, Fanfiction, Fantasy, Super Junior Island | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , | 20 Comments

FF Be My Prince {OneShot}

FF BE MY PRINCE

 

Author            : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre              : Romance

Lenght            : OneShot

Rating             : PG15

Cast                 : Kim Ki Bum, Lee Young Ra

POV                 : Kibum

Disclamir      : Kibum milik dirinya sendiri.. Young Ra dan cerita hanya imajinasi aq.. anggaplah Young Ra sebagai diri kalian.. 😀

Continue reading

Categories: Fanfiction, OneShot, Other, Romance | Tags: , , , | 40 Comments

FF Super Junior Island {Part 10-END}

FF SUPER JUNIOR ISLAND Part 10-END

Author : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre : Adventure, Fantasy

Lenght : 10 Part + 1 Special Part

Rating : SU

Cast:

Kyu Hyun = Pengelana

Hangeng = a Ladin

Eun Hyuk = Om Jin

Kangin = Bapak Tiri Cinderelli

Siwon = Pangeran Won-won

Kibum = Snow White

Ryeowook = Wookie Potter

Lee Teuk = Panterpan

Donghae = Kapten Hooky

Sungmin = Putra Duyung

Shindong = Paman Kelinci

Heechul = Pria Berkerudung Merah

Yesung = Turtle Prince

+ Author = Komentator

++ Cameo = Heebum

Continue reading

Categories: Adventure, Chaptered, Fanfiction, Fantasy, Super Junior Island | Tags: , , , , , , , , , , , , , | 20 Comments

FF Super Junior Island {Part 6}

FF SUPER JUNIOR ISLAND Part 6

Author : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre : Adventure, Fantasy

Leght : 10 Part + 1 Special Part

Rating : SU

Cast:

Kyu Hyun = Pengelana

Hangeng = a Ladin

Eun Hyuk = Om Jin

Kangin = Bapak Tiri Cinderelli

Siwon = Pangeran Won-won

Kibum = Snow White

Ryeowook = Wookie Potter

Lee Teuk = Panterpan

Donghae = Kapten Hooky

Sungmin = Putra Duyung

Shindong = Paman Kelinci

Heechul = Pria Berkerudung Merah

Yesung = Turtle Prince

+ Author = Komentator

++ Cameo = Yunho as Peri Hutan

____________________*****____________________

Super Junior Island adalah pulau impian semua orang. Konon siapapun yang dapat tinggal di pulau tersebut akan hidup bahagia. Tapi tak ada yang tahu dimana pulau itu berada, pulau tersebut pun tidak terdapat di Peta.

Mungkin orang menganggapnya sebagai legenda saja, tapi aku benar-benar percaya pulau itu memang ada. Impian terbesarku adalah pergi dari dunia ini dan hidup bahagia di pulau tersebut.

————————-*****————————-

“Terima kasih Wookie. Kalau tidak ada kamu bisa-bisa aku mati.”

“Iya. Tapi jika tidak di beritahu Kyu, aku tidak akan kesini tepat waktu. Apa yang membuatmu seperti ini?? Aku tidak meracunimu.”

Wookie Potter yang di bilang penyihir jahat telah menyadarkan Snow White. Semuanya mengira Wookie Potter lah yang meracuni Snow White. Karena setelah memakan apel pemberian Wookie Potter, Snow White langsung membeku. Jadi sebenarnya apa yang menyebabkan Snow White membeku dan hampir mati??

“Saat aku memakan apel pemberianmu, apel itu tersangkut di tenggorokanku dan tidak dapat tertelan. Aku menjadi kesulitan bernapas, aku tidak dapat mengendalikan kekuantan ku, aku mulai hilang kesadaran dan membeku.”

(Jadi gara-gara keselek apel, Snow White hampir mati dan mengancam keselamatan dunia?? Aku baru tahu apel begitu menakutkan..)

“Lain kali aku tidak akan memberimu apel lagi.”

“Iya. Aku rasa mulai sekarang aku tidak mau memakan apel lagi. Oh, kamu yang menyelamatkanku. Namamu Kyu?? Sepertinya aku baru pertama kali melihatmu??”

Snow White memandangku. Terlihat dia seseorang yang dingin. Tetapi kebaikan hatinya terpancar saat dia tersenyum. (Omo.. Dewa Cupit memanah ribuan panah cinta kehati ku saat Prince Snow White tersenyum.. *Author lebay.. Inget, udah punya Om Jin..*)

“Iya, namaku Kyu. Aku pendatang baru disini.”

“Terima kasih Kyu. Bagaimana aku membalas kebaikanmu??”

“Aku memang sedang butuh bantuanmu. Aku dengar kau juru kunci disini. Aku ingin keluar dari tempat ini, karena aku ingin ke Super Junior Island.”

“Maaf, untuk saat ini aku tidak bisa membantumu. Kekuatanku masih belum pulih sepenuhnya, jadi aku tidak dapat membuka pintu untukmu. Tapi ada orang yang dapat menolongmu.”

————————-*****————————-

Puri Wookie Potter sangat ajaib. Sapu, kain pel, dan kemoceng melayang membersihkan puri ini sendiri. Seperti di taman, di dalam sini juga terdapat piano, biola, terompet, dan alat music lainnya tanpa ada orang yang memainkannya tetapi membuat alunan nada yang indah. Wookie Potter mungkin sangat menyukai music.

Aku kembali ke Puri ini bersama Wookie Potter. Di tempat ini tersembunyi pintu yang akan mengantarkanku kembali ke lorong pintu tempat Om Jin berada. Snow White memberitahuku ada juru kunci selain dia, orang itu adalah Wookie Potter. Dia juga tak keberatan membantuku keluar dari sini.

(Penyihir jaman sekarang baik-baik yah, ganteng lagi.. klo gtu mah aku gak takut lagi sama penyihir..)

“Kau juru kunci juga??”

“Ya, begitulah. Nah, disini pintunya.”

Kami telah menaiki tangga spiral sampai ke puncak puri ini dan terlihatlah Pintu berbentuk bintang yang sama saat aku akan memasuki dunia ini.

“Kau masuklah.”

“Terima kasih Wookie. Jika kau kesepian lagi, kau dapat memainkan ini.”

Aku membuka sorban yang menutupi kepalaku dan memberikan PS-P. (Omo.. Kyu kayak tukang sulap aja.. Lagi itu keluar teko dari balik rok, sekarang keluar PS-P dari balik sorban..)

“Apa ini??”

“Ini games. Begini cara mainnya.”

Aku memberikan contoh memainkannya. Muka Wookie Potter langsung bersinar, menatap takjub ke PS-P pemberianku.

“Ini.. Untukku.. Terima kasih Kyu.”

“Sama-sama. Kita berpisah disini sekarang. Sebaiknya kau menghapuskan sihir Pangeran Yesung.”

“Baiklah. Semoga kau sampai ke Super Junior Island. Kita akan bertemu lagi disana.”

Aku tak begitu mendengar perkataan terakhir Wookie Potter. Lorong penuh pintu dikanan kiri, aku kembali lagi ke sini. (asiiiikkkkk… gak sabar ketemu om jin lagi..)

————————-*****————————-

“Ini pintu terakhir yang bisa saya bukakan untuk tuan. Jika tuan salah memilih pintu lagi, saya tidak bisa membantu tuan untuk ke Super Junior Island lagi.”

(Om Jin.. Aku padamu.. Bogoshipeo.. *Mata Author bersinar-sinar liat Om Jin*)

Jangtungku berdegup kencang. Sesuai kata Om Jin ini kesempatan terakhirku menuju Super Junior Island. Aku telah 2 kali memilih pintu yang salah. Untuk ketiga kalinya aku memperhatikan pintu-pintu ini.

Pintu yang terbuat dari coklat, pintu dari akar, pintu berukirang tengkorang, pintu bamboo, pintu seukuran lubang tikus, atau pintu yang lainnya. Yang mana?? Yang mana pintu menuju Super Junior Island?? (Tenangin dirimu Kyu.. Ini kesempatan terakhir..)

Mataku menjelajahi setiap pintu. Kuambil nafas dalam-dalam dan menghembuskannya. Ku tunjuk sebuah pintu besar yang terbuat dari akar yang berwarna hijau. (Yakin itu pintu yang benar Kyu..)

“Baiklah saya akan membukakan pintu ini. Tugas saya sudah selesai, tuan bukan majikan saya lagi.”

            (Andweee.. baru ketemu sebentar, masa mau pisah lagi.. Sini buat aku aja teko Om Jin biar aku jadi majikan Om Jin yang baru.. *Plakkkk*)

“Terima kasih Om Jin. Tanpa Om Jin aku tak bisa merasakan begitu dekat dengan mimpiku. Apa ini pertemuan terakhir kita??”

“Jika tuan dapat ke Super Junior Island, tuan dapat bertemu dengan saya lagi. Terima kasih, teko pemberian tuan sangat nyaman. Sekarang tuan masuklah.”

             (Andweee.. aku gak mau pisah sama Om Jin.. nanti Om Jin harus sering-sering telpon aku.. *Emangnya Om Jin udah punya HP??*)

————————-*****————————-

Ku mantapkan kaki menginjak dunia di balik pintu besar berlilit akar hijau. Hal pertama yang langsung menarik perhatianku, aku melihat lagi paman bertelinga kelinci yang ku temui di pinggir hutan dekat desaku.

Kenapa Paman kelinci itu ada disini?? Mau pergi kemana lagi paman kelinci itu?? Aiiisshhh, Paman kelinci itu berlari cepat masuk ke Hutan. Aku segera mengejar paman kelinci itu.

“Paman.. Paman kelinci..!!!”

Paman kelinci itu segera berhenti mendengar panggilanku. Aku segera menyusul paman kelinci itu.

“Ada perlu apa?? Aku sedang terburu-buru.”

“Paman kenapa ada disini?? Aku melihat paman di dekat Hutan Keramat. Aku mencari-cari paman di Hutan Keramat, orang-orang desa tidak percaya aku melihat paman bertelinga kelinci.”

“Kau orang desa disana?? Bagaimana bisa orang biasa sepertimu sampai ke tempat ini??”

Aku menceritakan pertemuanku dengan a Ladin saat mencari paman kelinci hingga aku dapat ke tempat ini berkat bantuan Om Jin.

“Kau memasuki pintu yang salah. Disini bukan Super Junor Island. Ah, aku hampir terlambat.”

Paman kelinci segera pergi meninggalkanku sendiri. Tak dapat ku percaya, aku memasuki pintu yang salah lagi. Tempat apa ini?? Apa aku harus hidup selamanya disini?? (Uwaaaa.. Kyu terjebak di sini donk.. Klo Kyu gak bisa ke Super Junior Island, aku gak bisa ketemu sama Om Jin lagi.. *Author gak mikirin nasib Kyu, cuma mikirin Om Jin*)

————————-*****————————-

Pepohonan disini sangat besar, dahannya membentang seolah ingin menggapai langit. Akar besar yang muncul ke permukaan menjadi tempat dudukku. Sinar matahari mengintip melalui dedaunan. Kepalaku tertunduk memandang tanah berlumut yang lembab.

Apa yang harus aku lakukan sekarang?? Aku tak dapat kembali ke desa dan tak dapat ke Super Junior Island. Plek, seseorang menyetuh pundakku. Aku terkejut tanpa ku sadari tiba-tiba muncul sosok di depanku.

“Kenapa kau terlihat murung?? Siapa namamu??

“Namaku Kyu. Aku sedang bingung, tak tau mau kemana. Kau siapa??”

“Aku Panterpan. Jangan bersedih, aku tak suka melihat orang bersedih.Untuk sementara kau bisa tinggal di tempatku sampai kau punya tempat yang di tuju. Selamanya tinggal bersamaku juga tak apa.”

(Aku juga boleh ikut nginep juga donk.. Aku mau tidur bareng Panterpan aja, bosen sama Kyu terus.. *Plakkk*)

Panterpan ini kira-kira remaja, ku rasa lebih muda sedikit dari aku. Dia memakai pakaian serba hijau dengan topi dan sepatu yang berbentuk runcing. Dia memiliki senyum yang sangat ramah, orang yang sangat bersahabat.

“Ayo, aku akan mengantarkanmu berkeliling daerah sini.”

Aku mengikuti Panterpan, seseorang yang baru ku kenal. Aku tak bisa berpikir apa-apa lagi. Setidaknya ada seorang teman dapat mengengeyahkan perasaan gundah dihatiku.

Kami berjalan melewati padang bunga edelweiss. Sempat terpikir olehku, bunga edelweis, bunga lambang keabadian bukannya hanya tumbuh di puncak gunung. Kami mulai memasuki lagi hutan yang dikelilingi pohon-pohon besar.

“Ini adalah kediaman peri hutan. Disini tempat tinggalku. Dan rumah yang disana itu rumahku.”

Di padang rumput yang dikelilingi ketat pohon-pohon besar, Rumah-rumah melayang diatas kepalaku, dari dalam rumah keluar masuk orang-orang bersayap transparant, mungkin itu yang dimaksud peri-peri hutan.

Hanya ada satu rumah yang tak melayang. Sebuah pohon paling besar yang ku temui disini berdaun rimbun berwarna putih, pada batangnya yang berwarna hijau terlihat samar sebuah pintu, rumah Panterpan.

“Hei.. Yunho, kesini kau.”

Panterpan memanggil seorang peri yang sedang terbang. Peri itu langsung menuju tempat kami berdiri.

“Kau bawa siapa kesini??”

“Dia Kyu, dia akan tinggal disini. Kyu, kenalkan ini teman dekatku, Yunho. Nanti kau bisa berkenalan dengan peri-peri yang lain. tenang saja, mereka sangat ramah, kau pasti betah tinggal disini.”

“Selamat datang Kyu. Maaf aku tak bisa lama, aku ada urusan penting.”

Yunho terbang meninggalkan kami. Dia sama seperti peri yang lainnya, memiliki sayap transparant dipunggungnya. Aku rasa ada yang aneh disini. (Apa yang aneh Kyu??)

“Katamu disini tempat tinggal peri hutan. Semua peri bersayap, tetapi hanya kau saja yang tak memiliki sayap??”

           (Iya, yah.. Panterpan gak punya sayap..)

“Memang aku tak punya sayap, aku tak bisa terbang tapi aku bisa berlari sangat cepat.”

Panterpan langsung berlari seperti hembusan angin sampai aku tak dapat melihat sosoknya saat ia berlari. Dia sudah sampai di rumah pohonnya.

             (Ohh.. pantes namanya Panterpan, larinya secepat Panter.. Apa dia juga makan hewan mentah?? Aku mual bayanginnya.. *Makanya jangan bayangin yang macem-macem, Author*)

————————-*****————————-

Sudah seminggu aku tinggal disini. Di dalam pohon berdaun putih ini terdapat rumah Panterpan yang ku bilang cukup luas untuk ukuran di dalam pohon. Kehidupan disini sangat menyenangkan, aku diajak bermain tiap hari oleh Panterpan.

Aku juga sudah berkenalan dengan peri-peri yang tinggal di sini. Seperti kata Panterpan, mereka sangat ramah. Aku dengan mudah berbaur dengan mereka, walaupun aku berbeda dengan mereka. Tapi, jauh di lubuk hatiku tak bisa kulupakan mimpi ke Super Junior Island.

“Kenapa kau ingin ke Super Junior Island??”

Aku terkejut oleh pertanyaan Panterpan. Kami berdua sedang di rumah pohon, Panterpan menyadari aku sedang melamun. Aku menceritakan impianku ke Super Junior Island dan sampai aku di tempat ini. Tapi baru kali ini ada yang menanyakan alasan aku ingin pergi kesana.

“Aku.. Aku juga tidak tahu. Aku mendengar cerita tentang Super Junior Island dari orang tuaku sebelum mereka meninggal. Aku percaya pulau itu ada dan dapat memberikanku kebahagiaan seperti yang di ceritakan oleh orang tuaku.”

“Kebahagiaan itu apa?? Apa mempunyai harta yang melimpah, mempunyai kedudukan yang tinggi, atau dikelilingi bidadari?? Kebahagian seperti apa yang kau cari??”

Pertanyaan yang di keluarkan oleh seorang yang umurnya lebih kecil dariku tepat menghujam jantungku. Aku tak pernah memikirkan kebahagiaan itu seperti apa. Jadi selama ini apa yang ku kejar dari Super Junior Island??

Sebelum aku sempat menjawab pertanyaan Panterpan, tiba-tiba Yunho membuka pintu dengan kasar dan berteriak.

“Keadaan gawat!!! Dia datang.. Kita harus bersiap berperang!!!”

          (Siapa yang datang?? Apa Kyu akan ikut perang??..*penasaran*.. Kyu akan terus hadir dengan petualangannya.. tapi ceritanya bersambung ke part 7.. hehehe…)

____________________TBC____________________

Gak sabar pengen Publish part 7.. part 7 itu part yang paling aq suka.. FF ini aq publish lagi disini coz aq suka banget sama FF ini.. Aq paling suka FF Fantasy, tp sekarang2 malah bikin Romance.. hehehe..

Udah baca kan, Nah klo udah capek2 baca tinggalin comment juga donk.. Comment kalian itu penting banget buat aq.. ^^

Gamsahamnida.. 😀

Categories: Adventure, Chaptered, Fanfiction, Fantasy, Super Junior Island | Tags: , , , , , | 10 Comments

FF Super Junior Island {Part 5}

FF  SUPER JUNIOR ISLAND Part 5

Author             : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre              : Adventure, Fantasy

Leght               : 10 Part + 1 Special Part

Rating              : SU

Cast:

Kyu Hyun = Pengelana

Hangeng = a Ladin

Eun Hyuk = Om Jin

Kangin = Bapak Tiri Cinderelli

Siwon = Pangeran Won-won

Kibum = Snow White

Ryeowook = Wookie Potter

Lee Teuk = Panterpan

Donghae = Kapten Hooky

Sungmin = Putra Duyung

Shindong = Paman Kelinci

Heechul = Pria Berkerudung Merah

Yesung = Turtle Prince

+ Author = Komentator

++ Cameo = FT Island

____________________*****____________________

Super Junior Island adalah pulau impian semua orang. Konon siapapun yang dapat tinggal di pulau tersebut akan hidup bahagia. Tapi tak ada yang tahu dimana pulau itu berada, pulau tersebut pun tidak terdapat di Peta.

Mungkin orang menganggapnya sebagai legenda saja, tapi aku benar-benar percaya pulau itu memang ada. Impian terbesarku adalah pergi dari dunia ini dan hidup bahagia di pulau tersebut.

————————-*****————————-

Sesosok tubuh pria terbaring membeku di selimuti es. Lima orang kerdil duduk menangis mengelilingi peti es yang menutupi sosok pria itu. Awan hitam mengantung di langit. Pohon-pohon es meneteskan air. Saljupun mencair, seakan dunia ikut menangis.

Hembusan hawa dingin menerpa ku untuk ke sekian kali. Aku diam mematung memandang tubuh pria yang membeku. Seakan aku ikut membeku bersama pria itu. Tak dapat ku percaya sosok beku itu adalah jasad Snow White yang akan membawa aku keluar dari tempat ini.

“A.. Ap.. Apa.. yang terjadi disini??”

“Tadi Penyihir Wookie Potter datang ke sini. Dia memberikan apel kepada Prince Snow White.”

“Saat memakan apel pemberian penyihir itu, Prince kami membeku dan menjadi seperti ini.”

“Pasti penyihir jahat itu telah memberikan racun!!”

“Prince Snow White yang malang.”

“Dunia akan hancur!!!”

Kelima orang kerdil berkata sambil menangis. (Cup.. cup.. cup.. Adikku Minhwan klo nangis lucu.. sini pulang sama noona aja, nanti noona beliin permen.. *Author pelit cuma beliin permen doank*)

“Apa maksud kalian dunia akan hancur??”

“Pulau ini sepanjang tahun tertutup salju. Yang bisa menurunkan salju hanya Prince Snow White. Sekarang salju mencair, pulau ini hampir kehilangan kehidupan.”

“Setiap tahun biasanya kami juga membantu Prince Snow White membuat hadiah untuk anak-anak di seluruh dunia.”

“Prince akan membagikan hadiah-hadiah itu pada malam natal.”

(Oh.. Jadi Sinterklass itu Snow White.. Aku kira kakek tua berjenggot, ternyata pria muda tampan..)

“Tanpa Prince Snow White tak akan ada lagi musim dingin, Tak ada lagi hadiah natal.”

“Pertanda kehancuran dunia!!!”

Petaka besar. Dunia tidak akan seimbang. Tanpa musim dingin, suhu dunia akan terus memanas. Hewan yang biasa tinggal di suhu dingin akan mati perlahan-lahan. Jika kutub mencair maka dunia akan tenggelam. (Andweee.. )

Prince Snow White harus hidup. Dia tidak boleh mati. Bukan hanya untuk membantuku keluar dari dunia ini. Tapi untuk kelangsungan kehidupan di dunia. (Aku punya cara.. Snow White membeku, panasin aja sampai esnya mencair.. aku ambil kompor dan panci dulu yah.. *Author mau bantu or mau masak??*)

“Bagaimana caranya membuat Snow White sadar kembali??”

————————-*****————————-

Hutan larangan terletak di seberang Hutan es tempat Snow White tinggal. Untuk kesana harus menelusuri sungai es ini dan menyeberangi jurang. Tempat tinggal Wookie Potter sang penyihir ada di tengah Hutan Larangan.

Tak ada yang pernah memasuki hutan larangan karena takut dengan penyihir Wookie Potter. Kekuatan sihir Wookie Potter tak perlu diragukan lagi. Pangeran Yesung disihir menjadi kura-kura. Snow White juga membeku mungkin karena ada sihir pada apel yang dimakannya.

“Jika kami tahu cara menyadarkan Prince Snow White, kami tak akan menangis sepanjang hari.”

“Hanya penyihir itu yang tau cara mengembalikan kesadaran Prince Snow White.”

Begitulah kata JaeJin, yang membuatku disini menyelusuri sungai es. Aku harus ke hutan larangan itu dan menemui Wookie Potter untuk mencari cara mengembalikan kesadaran Snow White.(Beneran Kyu mau kesana.. klo Kyu disihir jadi kodok gimana?? *nanti ceritanya berubah jadi Kyu sang Frog Prince* Andweee.. aku gak suka kodok budik.. *Plakkk*)

Tindakanku mungkin terlewat berani. Tujuanku hanya ingin mengembalikan kesadaran Snow White. Tapi aku tidak tahu apa yang harus aku perbuat saat bertemu dengan penyihir itu. Bahkan aku tidak tahu penyihir itu seperti apa. (Udah aku bilang, penyihir itu nenek-nenek yang gak pernah sikat gigi makanya giginya item-item semua…)

Sungai es tidak lagi membeku. Sungai es kini mencair menghanyutkan sisa-sisa bongkahan es. Di ujung sungai terdapat air terjun yang membuat jurang pemisah Hutan Larangan.

Tak jauh dari air terjun terdapat jembatan gantung terbuat dari kayu yang menghubungkan ke Hutan Larangan. Jembatan itu terlihat seperti tak pernah dipakai, tapi aku rasa masih dapat di gunakan. Jantungku berdetak dengan cepat. Jembatan bergoyang saat aku melewatinya dan kurasakan cipratan air terjun yang dingin. (hati-hati Kyu… )

Akhirnya aku dapat mencapai hutan larangan. Hutan larangan ku pikir tempat yang menyeramkan, ternyata jauh dari kata menyeramkan. Hutan ini ditumbuhi bunga yang tingginya sepinggangku. Jika ku sentuh, bunga itu langsung berubah menjadi puluhan kupu-kupu kecil yang berwarna-warni.

Pohon-pohon disini sangat besar dan tinggi, semuanya unik. Ada pohon yang memiliki sulur-sulur ranting yang menggantung berwarna pink, begitu indah. Hewan-hewan disini pun unik. Ku lihat ular mempunyai kaki, ada anjing berkepala ikan, ada bunglon yang bisa terbang, dan banyak lagi spesies unik lainnya. Apa ini jenis spesies baru??

(Itu mah bukan spesies baru Kyu.. jangan-jangan itu sihirnya si nenek sihir.. *nama penyihirnya Wookie Potter, Author.. bukan nenek sihir..*)

“Siapa kau?? Beraninya memasuki wilayahku tanpa izin.”

Aku terkejut ada sosok yang terbang menggunakan sapu lidi menghampiriku. Apa dia si penyihir jahat itu??

————————-*****————————-

Seorang pria berjubah hitam, berkaca mata bulat, berwajah lugu, memiliki senyum yang manis sedang menungkan teh di depanku. Tak dapat ku percaya dia adalah Wookie Potter. Penyihir jahat yang telah menyihir Pangeran Yesung menjadi kura-kura, seseorang yang membuat malapetaka besar pada dunia karena meracuni Snow White. Sungguh tak dapat ku percaya.

(Aku juga gak dapat percaya Kyu.. Aku kira penyihir itu nenek-nenek yang giginya item.. Ternyata cwo yang ganteng.. Disihir jadi patung dirumahnya aku juga mau, asal bisa ngeliat dia tiap hari..)

“Silakan di minum tehnya.”

“Terima kasih.”

Teh buatan Wookie Potter beraroma wangi bunga. Sangat nikmat. Sekarang aku sedang duduk di taman dekat puri milik Wookie Potter. Taman ini memiliki meja dan kursi yang terbuat dari pohon, alunan music terdengar dari piano tanpa pianis.

Aku ingat kejadian tadi. Wookie Potter menemukanku, aku bilang aku pendatang baru disini dan sedang mencari Penyihir Wookie Potter . Badan ku bergetar, Aku pikir dia marah karena aku memasuki wilayahnya tanpa izin. Tapi dia langsung membawaku ketempat ini dan menyuguhi teh. (Aku juga mau teh buatan Wookie Potter.. Tapi, ada racunnya gak yah.. @_@)

“Sangat menyenangkan ada yang menemani minum teh. Aku tidak pernah kedatangan tamu seperti ini.”

Wookie Potter kembali tersenyum ramah padaku. Tidak ada kesan jahat di orang ini. Aku masih tidak percaya dia penyihir jahat itu.

“Apa kau ini benar Wookie Potter??”

“Ya, benar. Kau sudah menanyakan ini beberapa kali. Ada perlu apa kau mencariku sampai ke sini??”

“Apa kau yang menyihir Pangeran Yesung menjadi kura-kura??”

“Ya. Aku yang menyihirnya. Bagaimana kau tahu itu??”

“Kenapa kau menyihirnya?? Aku pikir kau bukan orang yang jahat.”

“Dia tidak mau bermain denganku. Dia selalu saja main dengan kura-kuranya. Sekalian saja aku sihir dia jadi kura-kura. Aku bosan di puri ini sendirian.”

Raut muka Wookie Potter berubah cemberut. Aku paham jika dia bosan sendirian. Karena aku juga selalu sendirian sejak ditinggal oleh kedua orang tuaku dan tidak ada yang mau bermain denganku karena menganggapku gila. (Wookie Potter lagi cemberut juga manis.. Pengen aku cubitin pipinya.. *Awas ntar Author disihir jadi perkedel sama fansnya Ryeowook*)

“Apa kau juga yang meracuni Snow White??”

“Apa maksudmu?? Aku tidak pernah meracuni Snow White!!!”

————————-*****————————-

Angin dingin menapar wajahku. Dari atas dapat kulihat jurang dan sungai es yang kulewati. Aku diboncengi Wookie Potter menaiki sapu terbangnya menuju tempat Snow White. Terbang dengan sapu terbang sangat mengasikkan. Tapi ini bukan saatnya menikmati pemandangan.

Wookie Potter mengatakan dia tidak meracuni Snow White. Setelah aku menceritakan Snow White membeku setelah memakan apel pemberian Wookie Potter, dia langsung mengajakku ke tempat Snow White.

“Apa benar bukan kau yang meracuninya??”

“Bukan!!! Aku berteman baik dengan Snow White, tidak mungkin aku meracuni dia. Dunia akan musnah jika Snow White mati. Harusnya aku menyadari lebih awal saat sungai es mulai mencair.”

Raut muka Wookie Potter berubah serius. Aku rasa perkataannya jujur, bukan dia yang meracuni Snow White. Jadi kenapa Snow White membeku saat memakan apel pemberian Wookie Potter??

“Kita akan sampai.”

Perlahan sapu terbang mulai munurun menuju rumah es yang dikelilingi pohon es. Kami mendarat di belakang rumah es, tepat di depan peti es yang berisi Snow White. Dari belakang kami muncul 5 orang kerdil mengacungkan cangkul ke Wookie Potter. (Omo.. Mau perang kok senjatanya cangkul..)

“Penyihir jahat!!!”

“Kau sudah membunuh Prince Snow White kami!!!”

“Mau apa lagi kau kesini??”

“Tenang. Bukan Wookie Potter yang meracuni Snow White.”

Aku mencoba menenangkan mereka. Tapi emosi mereka telah memuncak.

“Kenapa Kyu membela dia!!”

“Apa kau sekarang telah berkomplot dengan penyihit itu!!”

“Snow White belum mati!!!”

Aku dan para orang kerdil yang akan menyerangku ini terkejut dengan perkataan Wookie Potter. Tak ku sadari sejak tadi Wookie Potter memperhatikan jasad Snow White, sedangkan aku sibuk menenangkan orang kerdil ini. Kami langsung mendekati jasad Snow White.

“Apa maksudmu penyihir jahat!!”

“Dia tidak mati, jantungnya masih berdetak. Aku juga tidak tahu dia kenapa. Tapi ku rasa aku dapat membuatnya sadar.”

(Wookie Potter selain jadi penyihir mungkin kerja sampingan jadi Dokter yah … Bisa tolong periksain jantungku masih berdetak gak abis liat Penyihir ganteng… *Plakkk*)

Wookie Potter mengeluarkan tongkatnya dan mengumamkan sebuah mantra. Sinar berwarna biru muncul dari tongkatnya dan melelehkan es yang membelenggu Snow White. Tubuh yang kaku itu terbatuk-batuk saat es mencair. Kelima orang kerdil itu langsung memeluk Snow White yang kembali sadar.

Sesaat setelah Snow White sadar, pulau ini langsung berubah menjadi putih, ditutupi salju dan es. Pohon-pohon yang layu kembali segar ditutupi salju. Awal gelap pun berubah menjadi biru terang. Entah kenapa walaupun seluruh tempat ini tertutup salju, aku tak merasa kedinginan lagi.

“Terima kasih Wookie. Kalau tidak ada kamu bisa-bisa aku mati.”

“Iya. Tapi jika tidak di beritahu Kyu, aku tidak akan kesini tepat waktu. Apa yang membuatmu seperti ini?? Aku tidak meracunimu…”

(Apa yang menyebabkan Snow White membeku?? Apa Snow White dapat membantu Kyu dapat keluar dari tempat itu??..*penasaran*.. Kyu akan terus hadir dengan petualangannya.. tapi ceritanya bersambung ke part 6.. hehehe…)

____________________TBC____________________

FF Ini karya yang paling ku suka.. Imajinasi keluar semua.. Klo udah sempetin baca, jangan lupa comment juga..

Comment kalian sangat penting buat aq.. ^^

Jangan Copy Paste yah.. :D

Gamsahamnida..

Categories: Adventure, Chaptered, Fanfiction, Fantasy, Super Junior Island | Tags: , , , , | 14 Comments

FF Super Junior Island {Part 4}

FF  SUPER JUNIOR ISLAND Part 4

 

Author             : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre              : Adventure, Fantasy

Leght               : 10 Part + 1 Special Part

Rating              : SU

Cast:

Kyu Hyun = Pengelana

Hangeng = a Ladin

Eun Hyuk = Om Jin

Kangin = Bapak Tiri Cinderelli

Siwon = Pangeran Won-won

Kibum = Snow White

Ryeowook = Wookie Potter

Lee Teuk = Panterpan

Donghae = Kapten Hooky

Sungmin = Putra Duyung

Shindong = Paman Kelinci

Heechul = Pria Berkerudung Merah

Yesung = Turtle Prince

+ Author = Komentator

++ Cameo = FT Island

 

____________________*****____________________

Super Junior Island adalah pulau impian semua orang. Konon siapapun yang dapat tinggal di pulau tersebut akan hidup bahagia. Tapi tak ada yang tahu dimana pulau itu berada, pulau tersebut pun tidak terdapat di Peta.

Mungkin orang menganggapnya sebagai legenda saja, tapi aku benar-benar percaya pulau itu memang ada. Impian terbesarku adalah pergi dari dunia ini dan hidup bahagia di pulau tersebut.

————————-*****————————-

 

“Om Jin.. Om Jin.. Om Jin..”

Aku terus memanggil-manggil Om Jin. Aku diberikan 3 kali kesempatan oleh Om Jin untuk memasuki pintu menuju Super Junior Island. Pintu pertama yang ku masuki ternyata Fantasi Island.

Aku harus menemui Om Jin jika aku dapat keluar dari pintu yang salah. Aku ingin meminta Om Jin membuka pintu lagi. Ini kesempatan kedua untukku. Tapi kenapa Om Jin tak kunjung datang.

Aku merasakan sesuatu menyentuh kakiku. Entah darimana ada kertas dan botol Om Jin di dekat kakiku. Ku ambil botol dan kertas itu dan membaca tulisan yang terdapat di kertas.

“Tuan, Om Jin sedang jalan-jalan cari angin sebentar. Tunggu 5 menit lagi.”

(Curang.. Om Jin jalan-jalan gak ajak aku.. Hiks.. *Author nangis seember*)

Tak lama berselang Om Jin muncul juga dengan asap-asapnya.

“Maaf Tuan, saya pergi sebentar. Tuan… kenapa memakai gaun wanita kotor dan sepatu boot di kaki kiri saja?? Apa tuan memasuki pintu yang salah hingga mencari saya lagi??” (Aku aja mau ngakak-ngakak liat penampilan Kyu sekarang..)

“Ceritanya panjang. Disana bukan Super Junior Island, tapi Fantasy Island. Untung saja aku bisa keluar dari sana. Aku ingin kau bukakan pintu lagi untukku.”

“Baik, tuan. Pilih saja pintu yang ingin tuan masuki.”

“Apa kau tidak dapat memberitahuku pintu mana yang menuju Super Junior Island??”

“Maaf, saya tidak bisa memberitahu tuan.”

Aku kembali memperhatikan pintu-pintu di kanan kiriku. Masih seperti sebelumnya, beraneka ragam macam pintu ada disini. Ada satu pintu unik yang buatku tertarik.

“Aku pilih pintu yang ini.” (jangan salah pilih lagi Kyu..)

Pintu yang ku tunjuk berbentuk bintang. Di setiap sisinya terdapat 5 bintang, jika tanganku di dekatkan ke pintu maka 5 bintang itu akan memancarkan sinar.

“Baik, saya bukakan pintu itu.”

“Tunggu. Om Jin, ini untukmu.”

Teko berwarna keemasan dengan ukiran naga aku ambil dari balik rok gaunku dan menyerahkannya kepada Om Jin. (Roknya Kyu kayak katong ajaibnya Doraemon aja.. Ngapain sih kamu bawa-bawa teko di balik rok..)

“Apa ini tuan??”

Itu rumah baru untukmu. Kurasa itu lebih nyaman dibandingkan botol sirup. Aku membeli Teko itu saat di Fantasy Island.”

(Apanya yang beli.. disana gratisan semua.. Aku pasti beliin botol yang lebih bagus dari punya Kyu.. Klo perlu botol kecap aku beli juga.. *Author, masih bagusan botol sirop daripada botol kecap*)

Terima kasih tuan. Sebagai tanda terima kasih saya akan memberikan bonus untuk tuan. Simsalabim jadi apa prok prok prok…”

Gaun Cinderelli yang ku kenakan berubah menjadi pakaian timur tengah seperti yang dikenakan Om Jin, lengkap dengan sorbannya. Tidak ada lagi sepatu boot sebelah, sekarang aku memakai sepatu dengan ujung rucing. (Kyu ternyata lebih ganteng pakai pakaian cwo.. *Ya Iya lah.. Kyu kan cwo Author..*)

“Sekarang tuan masuklah ke dalam. Jika terjadi kesalahan, tuan dapat memanggil saya lagi.”

(Yah.. pisah lagi sama Om Jin.. Aku mau ikut Om Jin aja.. *Author, klo ikutin Om Jin ceritanya bakal berubah jadi Petualangan Om Jin Teko* Andweee…)

————————-*****————————-

 

Dibalik pintu itu dapat kulihat dunia yang suram. Di sana-sini terdapat air bekas lelehan salju. Daun-daun pohon berwarna kecoklatan tampak berjatuhan, menyisakan pohon dan batangnya saja. Langit berwarna mendung kehitaman menggantung di langit. Apa aku memasuki pintu yang salah lagi atau seperti inikah Super Junior Island?? (Perasaanku gak enak Kyu.. *Bilang aja Author ketakutan*)

“Hei, hati-hati dengan langkahmu!!!”

Aku melihat-lihat tidak ada siapa-siapa disini. Hanya terdapat Kura-kura kecil berwarna hijau keemasan dicangkangnya, terbalik dekat kakiku. Apa dia yang berbicara padaku??

Tolong aku.. aku tidak bisa membalikkan badanku.”

Ternyata benar kura-kura itu yang berbicara padaku. Aku mengambil Kura-kura itu dan menaruhnya di telapak tanganku.

“Ternyata di sini hewan bisa bicara juga”

“Tidak sopan. Aku bukan hewan, aku ini Pangeran. Aku di sihir jadi Kura-Kura.”

(Aku pernah denger Pangeran kodok.. tapi aku gak pernah denger Pangeran kura-kura.. *Loh, kan Author yang bikin ceritanya*)

“Di sihir??”

“ Apa kau tidak tahu disini ada penyihir jahat. Berarti kau bukan orang daerah sini yah??”

“Namaku Kyu. Aku baru datang ke sini.”

“Aku Pangeran Yesung. Kenapa kau datang ke tempat seperti ini??”

Aku menceritakan perjalananku menuju Super Junior Island sampai akhirnya aku bisa sampai ke tempat ini.

“Kau harus cepat keluar dari sini, karena disini bukan Super Junior Island.”

“Ja.. Jadi.. aku salah memasuki pintu lagi?!”

Aku tertunduk lesu. Tidak terbanyang oleh ku begitu susahnya mencapai Super Junior Island. Mungkin Om Jin dapat membantuku membuka pintu terakhir. Benar katanya aku harus cepat keluar dari sini.(Iya.. cepet keluar Kyu.. Firasatku buruk.. *Author mah cuma ketakutan aja*)

“Ya.. Ahhh, aku harus mencari adik-adikku lagi. Aku kehilangan mereka disekitar sini.”

“Tapi aku tidak melihat siapapun disini..”

“Jelas kau tidak bisa melihatnya hanya sekali pandang, mereka bukan manusia. Mereka kura-kura sepertiku.”

“Apa mereka disihir juga??”

“Tidak. Mereka kura-kura asli.” (Hei… klo adiknya Kura-Kura beneran.. Mungkin dia itu pangeran di negeri Kura-Kura.. *Plakkk*)

“Aku bantu mencarinya. Pasti kau kesulitan menemukan mereka.”

“Terima kasih. Mungkin adik-adikku tidak jauh dari sini. Mereka terpisah dariku saat kami bermain petak umpet.”

(itu mah bukan ilang.. emang merekanya aja yang lagi ngumpet..)

Aku membantu Pangeran Kura-kura Yesung mencari 3 adiknya. Tidak terlalu lama aku telah menemukannya, kura-kura yang pertama sedang mengumpat di balik batu besar. Kura-kura yang ke dua kulihat dia sedang bermain di air lelehan salju. Kura-kura terakhir ku temukan nyangkut di atas pohon..

(Omo.. gimana caranya kura-kura bisa manjat pohon..)

“Terima Kasih Kyu. Maaf saat ini aku tidak dapat membantumu. Tapi suatu saat aku pasti balas kebaikanmu. Cepatlah pergi dari sini, carilah Snow White di dalam hutan itu. Dia dapat membantumu keluar dari sini. Berhati-hatilah dengan penyihir disini. Semoga kau dapat pergi ke Super Junior Island. Bye..”

Keluarga kura-kura itu pun pergi. Hutan yang ditunjuk Pangeran Yesung tampak di selimuti gelap. Aku lupa menanyakan apa yang terjadi di negeri ini?? Penyihir itu seperti apa?? (Penyihir itu kan nenek-nenek jelek yang rambutnya kusut dan giginya item-item semua… Suka ketawa kayak kuntilanak… *itu mah pemikiran Author aja gara-gara kebanyakan baca dongeng*)

————————-*****————————-

 

Angin awal musim dingin mulai menerpa saat aku memasuki hutan ini. Pohon-pohon layu seakan kehilangan nyawa. Aku sungguh bingung. Aku tidak melihat siapapun bahkan hewan di hutan ini. Apa tempat ini tidak berpenghuni?? Dimana Snow White itu tinggal??

Semakin aku berjalan memasuki hutan, suasana terlihat makin suram. Hawa dingin mulai membuatku menggigil. Tumpukan salju mulai terlihat di jalan setapak yang ku lewati. Dari jauh dapat ku dengar suara tangisan. (Kyu.. Aku juga merinding… *Authornya makin ketakutan*)

Aku mencari asal tempat suara tangisan itu. Semakin lama suara tangisan terdengar jelas. Dari balik pohon ku lihat 5 orang kerdil sedang menangis di depan rumah yang terbuat dari es. Perlahan aku mendekat ke tempat itu. Udara terasa semakin dingin.

“Siapa disana??”

Salah seorang mengetahui kedatanganku. Orang-orang kerdil itu kini mengelilingku. Tinggi mereka hanya sebatas pinggangku.

“Maaf. Aku tak bermaksud mengganggu kalian.”

“Siapa kau?? Apa kau utusan penyihir??”

“Bukan. Aku Kyu. Aku pendatang baru disini.”

“Ada perlu apa pendatang baru sepertimu datang ke tempat seperti ini?? Kami berlima penjaga tempat ini. Aku HongKi, ini JongHoon, itu JaeJin, yang itu MinHwan, yang terakhir SeungHyun”

HongKi yang berbicara padaku memilki rambut pirang bergelombang memakai baju berwarna ungu. JongHoon yang bermata biru memakai baju berwarna kuning. JaeJin yang tampak canggung memakai baju berwarna orange. MinHwan yang sejak tadi tak bisa menghentikan air matanya memakai baju berwarna hijau. Sedangkan SeungHyun yang tampak paling pendiam memakai baju berwarna biru.

(Kawaiii… FT Island jadi kurcaci.. kayak liat FT Island versi mini.. boleh dijadiin pajangan dirumahku gak?? *Plakkk*)

“Aku ke sini mencari Snow White.”

“Ada perlu apa kau dengan Prince Snow White kami??”

Aku baru tahu Snow White itu seorang Pangeran. Aku menceritakan aku ingin pergi ke Super Junior Island, tetapi aku memasuki pintu yang salah dan aku disuruh Pangeran Yesung mencari Snow White di tempat ini. Aku ingin meminta bantuannya keluar dari tempat ini.

“Kyu malang.”

“Kau terlambat.”

“Kau tidak akan bisa keluar dari sini.”

“Dunia ini akan hancur.”

“Prince Snow White tidak bisa membantumu.”

“Apa maksud kalian?!”

Kelima orang kerdil itu kembali menangis. Mereka menuntunku ke belakang rumah es. Disana terdapat pohon-pohon es berhiaskan salju dan kereta yang terbuat dari es. Di dekat pohon-pohon es itu tergeletak sesosok tubuh pria yang diselimuti es.

“Dia Prince Snow White.”

“Prince Snow White malang.”

“Dia tak sadarkan diri, mungkin dia telah meninggal.”

“Dunia akan hancur!”

“Semua ini karena penyihir jahat itu!!!”

(Apa yang terjadi dengan Snow White?? Apa maksud kurcaci itu dengan hancurnya dunia?? Bagaimana Kyu dapat keluar dari tempat itu?? ..*penasaran*.. Kyu akan terus hadir dengan petualangannya.. tapi ceritanya bersambung ke part 5.. hehehe…)

____________________TBC____________________

 

FF Ini karya yang paling ku suka.. Imajinasi keluar semua.. Klo udah sempetin baca, jangan lupa comment juga..

Comment kalian sangat penting buat aq.. ^^

Jangan Copy Paste yah.. 😀

Gamsahamnida..

Categories: Adventure, Chaptered, Fanfiction, Fantasy, Super Junior Island | Tags: , , , , , | 10 Comments