Posts Tagged With: Henry

FF Super Junior Island {Special Part}

FF SUPER JUNIOR ISLAND Special Part

Author : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre : Adventure, Fantasy

Lenght : 10 Part + 1 Special Part

Rating : SU

Cast:

Kyu Hyun = Pengelana

Hangeng = a Ladin

Eun Hyuk = Om Jin

Kangin = Bapak Tiri Cinderelli

Siwon = Pangeran Won-won

Kibum = Snow White

Ryeowook = Wookie Potter

Lee Teuk = Panterpan

Donghae = Kapten Hooky

Sungmin = Putra Duyung

Shindong = Paman Kelinci

Heechul = Pria Berkerudung Merah

Yesung = Turtle Prince

Continue reading

Advertisements
Categories: Adventure, Chaptered, Fanfiction, Fantasy, Super Junior Island | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , | 20 Comments

FF Super Junior Island {Part 3}

FF  SUPER JUNIOR ISLAND Part 3

Author             : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre              : Adventure, Fantasy

Leght               : 10 Part + 1 Special Part

Rating              : SU

Cast:

Kyu Hyun         = Pengelana

Hangeng          = a Ladin

Eun Hyuk         = Om Jin

Kangin              = Bapak Tiri Cinderelli

Siwon               = Pangeran Won-won

Kibum               = Snow White

Ryeowook        = Wookie Potter

Lee Teuk          = Panterpan

Donghae          = Kapten Hooky

Sungmin           = Putra Duyung

Shindong         = Paman Kelinci

Heechul           = Pria Berkerudung Merah

Yesung            = Turtle Prince

+

Author             = Komentator

++

Cameo             = Kucing bersepatu boot

Yong Hwa as Penasihat Pangeran,

Park Shin Hye as Putri Aurora

____________________*****____________________

Super Junior Island adalah pulau impian semua orang. Konon siapapun yang dapat tinggal di pulau tersebut akan hidup bahagia. Tapi tak ada yang tahu dimana pulau itu berada, pulau tersebut pun tidak terdapat di Peta.

Mungkin orang menganggapnya sebagai legenda saja, tapi aku benar-benar percaya pulau itu memang ada. Impian terbesarku adalah pergi dari dunia ini dan  hidup bahagia di pulau tersebut.

————————-*****————————-

“Siapa juru kunci satu lagi?”

Aku terkejut saat kucing ini mengatakan disini bukanlah Super Junior Island yang ku tuju. Berarti aku telah memasuki pintu yang salah. Aku harus keluar dari sini dan menemui Om Jin lagi.

Tapi untuk keluar dari sini harus meminta bantuan juru kunci. Sedangkan juru kunci yang mungkin dapat membantuku, Cinderelli tidak diketahui keberadaannya.

Aku juga tidak dapat meminta bantuan juru kunci kedua, karena dia adalah bapak tiri Cinderelli, dia yang membuatku menjadi Cinderelli saat Cinderelli kabur.

Terakhir kucing ini mengatakan di pulau ini terdapat 1 orang lagi juru kunci. Tapi dia bilang sangat sulit untuk bertemu juru kunci itu.

“Juru kunci yang terakhir itu Pangeran negeri ini. Pangeran Won-won.”

“Seorang pangeran?? Apa sangat susah bertemu dengan seorang pangeran??”

“Iya. Pangeran jarang berada disini, ia sering berkelana ke negeri lain dan saat pulang dia banyak membawa harta. Kami percaya harta itu hasil kemenangan beliau saat bertempur dengan negeri lain. Makanya penduduk sini sangat makmur dan kami memberinya julukan Pangeran Won-Won atau Pangeran Kemenangan.”

(Bagi duitnya donk pangeran.. Oh, iya.. disana mah gak kenal duit, belanja aja gak pake bayar..)

“Tapi mungkin kau masih ada kesempatan bertemu dengannya.”

“Benarkah??”

“Mungkin. Pangeran sudah kembali kesini, nanti malam akan ada perayaan besar. Seluruh penduduk akan pergi ke perayaan tersebut, bapak tiri dan kakak tiri Cinderelli juga akan pergi keperayaan tersebut. Tapi mungkin kau tidak bisa kesana..”

“Kenapa??”

“Karena Pangeran ada di pesta VIP yang hanya dihadiri wanita-wanita bangsawan dan putri raja.”

(Berarti aku bisa pergi ke pesta donk.. bersyukur jadi cwe.. *langsung dandan*)

“Lalu aku harus bagaimana?”

“Aku punya rencana…”

————————-*****————————-

“Aku tidak mau memakai ini!!”

“Tapi ini cara satu-satunya agar kau dapat pergi ke pesta itu..”

Aku memandang muram bayangan diriku di cermin. Sebuah gaun panjang dengan renda-renda berwarna biru langit yang cantik terpasang dibadanku. Tidak hanya itu, sebuah wig panjang juga menempel dikepalaku. Lagi-lagi aku harus memakai pakaian wanita.

(Kyaaa.. Kyu cantik banget.. Aku kalah cantiknya.. *lindungin kepala dari serangan Kyu dan fansnya*)

“Ini baju Cinderelli. Bapak tiri Cinderelli sendiri yang membuatnya. Sangat bagus kan?? Tak kan ada yang mengira kau ini laki-laki.”

Bapak tiri, kak Henry, dan kak Zhoumi sudah pergi terlebih dahulu ke perayaan di alun-alun istana. Aku bersiap-siap setelah mereka pergi supaya merek tidak tahu aku akan pergi dari sini.

“Iya. Baju ini sangat cantik. Tapi masa aku harus memakai ini juga…”Aku menunjuk sepatu yang ku pakai.

“Maaf tuan. Tapi ukuran sepatu tuan dengan Cinderelli berbeda. Hanya sepatu boot itu yang cukup di kaki tuan. Lagipula tidak terlalu kelihatan, sepatunya tertutup gaun itu.”

(Aigooo.. Masa Kyu cantik-cantik dipakein sepatu boot sih.. Kyu, sini aku pinjemin sepatu hak punyaku.. *pasti Kyu lebih milih pake sepatu boot, daripada sepatu hak 10cm*)

————————-*****————————-

Ini memang negeri Fantasy. Aku pergi ke istana dengan menggunakan kereta labu yang dijalankan oleh tikus. Di sepanjang jalan semua sedang bersenang-senang dalam perayaan, tidak hanya manusia, tapi binatang pun ikut dalam perayaan tersebut. Benar-benar negeri yang bahagia.

Kereta pun memasuki halaman istana. Wah, baru pertama kali ini aku melihat istana asli. Bangunannya sangat megah, berarsitektur Eropa kuno dengan dinding yang berukiran bidadari. Halamannya sangat luas, terdapat taman dan kolam yang tertata sangat indah.

Iring-iringan kereta sudah banyak memenuhi halaman istana. Aku memasuki istana yang sangat besar dan menuju tempat diadakannya pesta. Ternyata disana telah berkumpul wanita-wanita berparas cantik dan berpakaian indah. Dari jauh dapat ku lihat seorang pria tampan sedang dikelilingi banyak wanita.

“Apa dia itu Pangeran Won-won??”

“Bukan, dia hanya Penasehat Pangeran.”

Aku tertenggun melihat pemilik suara merdu yang menyela perkataanku. Wanita ini sangat cantik dengan balutan gaun berwarna ungu hitamnya.

(Kyu.. jangan jatuh cinta disini.. inget tujuanmu kesini..)

“Perkenalkan, namaku Aurora. Siapa namamu??”

“A.. a.. aku.. Cinderelli..”

Aku bingung saat ditanya namaku. Reflex aku jawab Cinderelli untuk menutupi identitasku seorang pria.

(Kyu.. Cinderelli juga pria..)

“Jadi kau menunggu Pangeran Won-won juga. Sejak tadi pangeran belum menampakkan dirinya. Padahal pesta dansa sebentar lagi di mulai. Semua yang ada disini sudah menunggu untuk dapat berdansa bersama Pangeran.”

————————-*****————————-

Aku berjalan meninggalkan tempat pesta itu. Aku tak mengerti obrolan perempuan tentang baju, penampilan, pria. Putri Aurora yang sangat cantik ternyata sangat bawel. Dia mengomentari sepatu boot yang aku pakai. Anehnya dia merasa ini merupakan trend fasion terbaru. (Mana ada trend fasion gabungin gaun malam dengan sepatu boot pak tani.. babo..)

Aku berjalan menuju beranda lantai 2 yang terletak di belakang istana, tak jauh dari tempat pesta diadakan. Dari beranda ini bulan terlihat bulat sempurna dengan sangat indah. Di sini juga dapat melihat taman belakang istana yang di desain seperti labirin.

Walaupun pemandangan ini sangat indah, tapi hatiku masih resah. Apa aku dapat keluar dari sini? Apa aku dapat bertemu dengan pangeran Won-Won? Apa dia mau membantuku keluar dari sini?

“Kenapa dari tadi dia tidak muncul juga. Dimana Pangeran Won-won itu?”

“Siapa yang memanggil aku?”

Ternyata ada seorang pria yang duduk di pojok beranda. Aku perhatikan pria itu memakai pakaian seperti Pangeran di dongeng-dongeng. Apa dia itu..

“Kau Pangeran Won-won?”

“Iya.”

(Omo.. Pangerannya tampan banget.. Lebih tampan dari Om Jin.. Hwaaa.. Muuphhh Om Jin, aku gak akan mendua kok..)

“Ternyata kau disini.”

Aku langsung menghampirinya dan karena senang tanpa sadar aku memeluk Pangeran Won-won.

(Omo.. Kyu.. Masa kamu peluk-peluk cwo sih..)

“Ja.. jangan dekat-dekat aku..”

Aku segera melepas pelukanku.

“Maaf. Aku hanya sangat senang dapat bertemu denganmu..”

“Memangnya ada u… eh, Hei.. kau ini bukan wanita yah??”

(Kok Pangeran Won-won tau sih.. Apa Kyu kurang cantik??)

“Bagaimana kau tau aku pria?” tanyaku terkejut.

“Soalnya aku alergi sama wanita. Jika dekat-dekat dengan wanita, seluruh badanku pasti akan muncul bercak-bercak merah.”

(Klo aku yang deket-deket, gimana Pangeran?? *Pastinya Author bakal dilemparin sepatu hak cewek-cewek*)

“Aku berpakaian seperti ini demi mengikuti pesta ini untuk bertemu denganmu.”

“Aku memang alergi wanita. Tapi aku juga tidak mungkin suka dengan pria..”

“Aku ingin bertemu denganmu bukan karena cinta. Aku ingin kau membantuku keluar dari negeri ini..”

Aku menceritakan semua yang ku alami sampai akhirnya aku mencari Pangeran Won-won, karena dia satu-satunya Juru Kunci di negeri ini yang dapat mengeluarkanku dari sini.

“Aku akan membantumu jika kau mau membantuku..”

“Apa yang bisa ku bantu??”

————————-*****————————-

Aku kembali ke aula tempat pesta dansa diadakan. Semua mata memandangku dengan iri karena aku memasuki ruang ini dengan di gandeng Pangeran Won-won. Pangeran Won-won menuntunku sampai ke tempat dansa. Alunan music yang lembut mulai terdengar. Kami pun mulai berdansa.

Aku diminta menjadi Pasangan dansa Pangeran Won-won. Karena alerginya Pangeran Won-won tidak dapat berdansa dengan wanita. Pesta ini juga diselenggarakan oleh penasehatnya tanpa sepengetahuan Pangeran.

(Dansa sama aku aja Pangeran.. nanti aku nyamar jadi cwo.. *tetep aja alerginya bakal kambuh*)

Selesai berdansa Pangeran membawaku ke taman labirin di belakang istana. Labirin ini memiliki dinding yang terbuat dari akar-akar pohon seperti benteng yang kokoh, tetapi memiliki keindahan karena akar-akar itu ditumbuhi bunga kecil berwarna-warni. Jika masuk ke labirin ini sembarangan mungkin akan tersesat di dalamnya.

Kami sudah sampai di tengah-tengah labirin, disana terdapat kebun bunga tulip warna-warni dan air terjun mini dipinggirnya. Disamping air terjun itu terdapat pintu yang sama saat aku memasuki dunia ini. Pintu kayu dengan ukiran bidadari.

“Sekarang kau bisa kembali. Semoga kau dapat ke Super Junior Island”

Pangeran Won-won membukakan pintu itu. Aku sangat senang karena akan keluar dari sini dan tidak akan menjadi Cinderelli lagi. Aku pun berlari menuju pintu.

*Gubrakkkk…*

(ini Kyu loh yang jatoh gara-gara kesandung akar.. udah tau pake gaun masih lari-larian.. ancur banget tampangmu Kyu.. *Author kabur dulu takut ditimpukin pake sepatu boot Kyu*)

“Kau tidak apa-apa?”

“Tidak apa-apa.”

Malu banget bisa jatuh tadi. Aku segera berlari memasuki pintu tanpa menghiraukan perkataan Pangeran Won-won.

“Hei.. ini.. sepatu bootmu ketinggalan.”

Aku kembali ke lorong yang kanan kirinya terdapat berbagai macam pintu. Aku baru sadar gaunku kotor, sepatu boot ku yang kanan terlepas saat jatuh dan tertinggal disana. Tak apa lah, aku harus mencari Om Jin untuk membukakan pintu lagi untukku.

“Om Jin.. Om Jin.. Om Jin…”

Aku pun memanggil-manggil Om Jin. Tapi Om Jin tak kunjung datang.

(Kemana perginya Om Jin?? Apa Kyu dapat menemukan pintu menuju Super Junior Island?? ..*penasaran*.. Kyu akan terus hadir dengan petualangan-petualangannya.. tapi ceritanya bersambung ke part 4.. hehehe..)

____________________TBC____________________

Yang udah baca.. Jangan lupa Comment..

Karena Comment kalian sangat penting untuk Author lanjutin cerita..

Gamsahamnida.. ^^

Categories: Adventure, Chaptered, Fanfiction, Fantasy, Super Junior Island | Tags: , , , , , , , , | 9 Comments

FF Super Junior Island {Part 2}

FF  SUPER JUNIOR ISLAND Part 2

Author             : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre              : Adventure, Fantasy

Leght               : 10 Part + 1 Special Part

Rating              : SU

Cast:

Kyu Hyun         = Pengelana

Hangeng          = a Ladin

Eun Hyuk         = Om Jin

Kangin              = Bapak Tiri Cinderelli

Siwon               = Pangeran Won-won

Kibum               = Snow White

Ryeowook        = Wookie Potter

Lee Teuk          = Panterpan

Donghae          = Kapten Hooky

Sungmin           = Putra Duyung

Shindong         = Paman Kelinci

Heechul           = Pria Berkerudung Merah

Yesung            = Turtle Prince

+

Author             = Komentator

++

Cameo             = Henry, Zhoumi, Kucing bersepatu boot

_______________*****_______________

Super Junior Island adalah pulau impian semua orang. Konon siapapun yang dapat tinggal di pulau tersebut akan hidup bahagia. Tapi tak ada yang tahu dimana pulau itu berada, pulau tersebut pun tidak terdapat di Peta.

Mungkin orang menganggapnya sebagai legenda saja, tapi aku benar-benar percaya pulau itu memang ada. Impian terbesarku adalah pergi dari dunia ini dan  hidup bahagia di pulau tersebut.

——————–*****——————–

Aku terpana melihat pemandangan dibalik pintu itu. Saat mata memandang terlihat pegunungan yang diatasnya tertutup salju, rumah-rumah dengan arsitektur Eropa jaman dahulu. Diberanda rumah-rumah itu tergantung pohon yang sangat indah. Udara disini sangat sejuk. Apa ini Super Junior Island??

Aku berjalan-jalan. Ku lihat ada pasar tradisional yang menjual berbagai macam barang, dari makanan, peralatan rumah tangga, sampai pakaianpun ada. Anehnya semuanya dijual secara gratis, tidak perlu membayar. (enak donk Kyu, bisa makan gratis sepuasnya *yang dipikirin author cuma makanan mulu*).

Tapi yang paling aneh itu hewan-hewan disini bisa bicara. Sepanjang jalan beberapa kali aku melihat orang-orang berbicara ke anjing, kucing dan burung.(nah ini baru aneh binti ajaib).

“Ternyata kamu disini..”

Aku tersentak karena tiba-tiba ada orang yang memegang pundakku. Saat kulihat seorang pria bertubuh kekar yang tak ku kenal.

“Cinderelli, ayo kita pulang. Kamu tidak bisa kabur lagi.”

“Hei, lepaskan aku.. Mau apa kau?!”

Apa-apan orang ini. Aku diseret-seret mau dibawa kemana. (Kyaaa.. Siapa yang berani seret-seret Kyu, sini lawan aku.. Omo.. kok badannya mirip Kangin.. Gak jadi dech aku tolong Kyu.. *Author takut sama Kangin*).

——————–*****——————–

“Cinderelli, cepat rapihkan rumah ini sampai bersih.”

“Sudah aku bilang berapa kali, Aku bukan Cinderelli. Aku Kyu..”

“Berani kamu membantah perkataan bapak tirimu! Cepat Kerjakan dan jangan berpikir untuk kabur lagi!”

(Omo.. bapaknya Cinderelli galak banget, mirip sama Kangin *dilemparin sepatu sama fansnya Kangin*)

Kenapa aku harus bersih-bersih disini. Tapi aku takut sama orang itu, badannya besar dan  galak. Siapa sih Cinderelli itu, kenapa dia panggil aku Cinderelli. Yang aku tau di dongeng tuh Cinderella punya ibu tiri yang jahat. (Itu kan Cinderella Kyu.. kamu kan sekarang jadi Cinderelli yang punya bapak tiri kejam *padahal Author yang bikin Kyu menderita lebih kejam*)

“Arrrggghhhh… kenapa harus memakai ini sih…”

“Jangan membantah!”

Aku melihat lagi pakaian itu dengan perasaan kesal. Kenapa aku harus memakai pakaian pelayan wanita sih. Orang itu sudah gila. Aku kan pria masa memakai pakaian wanita. (hahaha.. gak apa-apa, Kyu manis kok pakai pakaian perempuan.. *Kabur… Bisa-bisa Author dicekek Kyu*).

——————–*****——————–

“Fiuuhhh.. Akhirnya selesai juga.”

Aku memandang rumah yang baru ku bersihkan. Rumah ini sangat luas jika dibandingkan dengan rumahku di desa. Seluruh rumah terbuat dari kayu, dari dindingnya, perabotannya, sampai lantainya terbuat dari kayu yang berukiran sangat indah. Rumah ini terdiri dari 2 lantai dengan 4 kamar tidur.

Sebenarnya rumah ini cukup rapi dan bersih. Bahkan halaman depannya pun tertata sangat rapi, rumput dan pohonnya terawat dengan baik. Sehingga aku tidak terlalu bersusah payah membersihkannya. Tapi tetap saja pekerjaan ini membuatku capek.

“Cinderelli…”

“Ya, pak”

“Rumahnya sudah kau sapu dan pel??”

“Sudah pak.”

“Cinderelli, cepat setrika bajuku. Baju ini mau aku pakai ke pesta besar nanti malam.”

“Baik kak.”

“Ini, sekalian setrika bajuku juga.”

“Iya, kak.”

Aku meninggalkan ruang itu sambil membawa setumpuk pakaian kakak-kakak Cinderelli. Kak Henry dan kak Zhoumi sama galaknya seperti bapaknya. Aku tidak bisa membantah perkataan mereka, mereka juga tidak peduli biarpun sudah ku bilang berulang kali aku bukan Cinderelli. Sepertinya mereka akan pergi ke pesta dansa nanti malam. Berarti aku bisa istirahat nanti malam.

(Kasian Kyu.. Siapa sih yang buat kamu sengsara.. *kan author yang buat cerita Kyu sengsara*)

“Apa aku akan seperti ini selamanya. Katanya tinggal di Super Junior Island akan bahagia. Tempat ini memang indah, tapi apanya yang bahagia kalau tiap hari aku harus mendengar omelan mereka dan harus memakai baju pelayan wanita ini.”

“Oh, jadi ini Cinderelli palsu..”

Aku kaget mendengar seseorang bicara padaku, tapi bukan suara bakap, kak Henry, dan kak Zhoumi. Apa selain mereka masih ada orang yang tinggal disini.

Aku mencari-cari asal suara itu. Tapi tidak aku temukan siapapun disini.

“Siapa kau??”

“Hei, kau lihat kemana. Aku disini.”

Aku sangat kanget setelah sadar mahkluk yang sedang berbicara denganku itu. (Siapa Kyu.. Jangan bilang hantu lagi.. *Author takut sama hantu*)

——————–*****——————–

Ku perhatikan sekali lagi mahkluk di depanku. Saat aku memasuki dunia ini, aku sudah beberapa kali melihat binatang dapat berbicara, tapi tidak yang seperti ini. Kucing di depanku ini selain bisa berbicara, dia dapat berdiri dan berjalan dengan 2 kaki seperti manusia. Yang sangat mencolok, dia memakai sepatu boot yang lebih besar dari dirinya, sehingga dia kesulitan berjalan.

(Kucing aneh.. udah tau sepatu kebesaran, masih aja dipake.. tapi kayaknya aku pernah liat kucing itu.. *Author liat di buku dongeng kali*)

“Kenapa kau menyamar sebagai Cinderelli??”

“Aku tidak menyamar. Bapak itu saja yang tiba-tiba memanggilku Cinderelli dan menyuruhku bekerja disini.”

“Hah. Dia sangat frustasi karena kehilangan Cinderelli. Sampai ingin menjadikan orang asing sepertimu seperti Cinderelli. Aku pun juga sangat kehilangan Cinderelli.”

“Kau siapanya Cinderelli??”

“Aku kucing peliharaan Cinderelli. Cinderelli itu orang yang sangat baik hati. Dia memungutku ketika aku hampir mati ditengah badai. Dia juga yang memberikan sepatu boot ini.”

“Tapi kenapa bapak itu bisa mengira aku sebagai Cinderelli. Aku kan pria, sedangkan Cinderelli wanita.”

“Siapa bilang Cinderelli wanita, dia pria sepertimu.”

“Apa?! Cinderelli pria.. tapi dia kan memakai pakaian wanita seperti ini.”

“Maka dari itu Cinderelli kabur, karena dia tidak tahan disuruh-suruh terus oleh bapak tiri dan kakak tirinya. Dia juga tidak suka memakai baju wanita, tapi bapaknya yang ingin sekali memiliki anak wanita jadi menyuruh cinderelli berdandan dan memakai baju wanita.”

“Iya, aku dapat merasakan perderitaan Cinderelli. Aku juga takkan tahan jika tiap hari harus di suruh-suruh dan memakai baju wanita. Bapak itu sangat kejam, kalau aku menjadi Cinderelli aku juga akan kabur dari sini.”

“Tidak. Bapak Cinderelli sebenarnya sangat sayang pada Cinderelli. Cara menyampaikan sayang tiap orang itu berbeda. Walaupun dia terus menyuruh-nyuruh Cinderelli, itu cara berkomunikasi dia dengan Cinderelli…”

Ternyata pemikiran kucing ini dewasa, pikirku dalam hati. Walaupun aku tidak mengerti apa maksudnya menyampaikan rasa sayang tiap orang berbeda.

“Tanpa sepengetahuan Cinderelli, dia juga membereskan rumah tiap malam biar pekerjaan Cinderelli lebih ringan. Dia sering menghina masakan Cinderelli dan menyuruh Cinderelli jangan memasak lagi, padahal supaya dia yang masak untuk anak-anaknya dan Cinderelli. Dia juga sangat sedih ketika tahu Cinderelli kabur. Aku sering melihatnya menangis sendiri dan menyalahkan dirinya atas kepergian Cinderelli..”

(Ternyata bapak tiri Cinderelli biarpun galak tapi orang yang sangat baik hati *Author sampai pengen nangis sangking terharunya*.. Kangin oppa, bisa-bisa aku jatuh cinta padamu.. Aniyo, aku gak mau khianatin Om Jin..)

“Mungkin aku tidak terlalu mengenal bapak Cinderelli. Aku pikir bapak Cinderelli orang yang kejam. Beruntung Cinderelli punya bapak tiri yang peduli padanya. Harusnya dia jangan kabur.”

“Iya. Oya, kamu berasal darimana?? Aku rasa kamu buka orang daerah sini. Aku hapal penduduk daerah sini.”

(Ingatan mpusss hebat yah bisa apal semua orang.. bagi-bagi donk otaknya..)

——————–*****——————–

Aku menceritakan tentang pertemuan dengan a Ladin saat sedang mencari paman kelinci. Aku juga bercerita bagaimana aku sampai disini karena aku ingin pergi ke Super Junior Island dan dibantu Om Jin botol sirup.

(Hwaaa.. Kyu jangan panggil jagiya qu pake botol sirop segala.. nanti aku beliin botol yang bagusan dikit buat Om Jin..)

“Berarti kau memasuki pintu yang salah.”

“Apa maksudmu, bukannya ini Super Junior Island.”

“Bukan, ini Fantasy Island”

“APA !!! Jadi, bagaimana aku bisa keluar dari sini??”

“Yang tau cara keluar dari sini hanya juru kunci dan itu mustahil.”

“Kenapa mustahil??”

“Karena juru kunci pulau ini adalah Cinderelli dan bapak tirinya. Cinderelli mungkin akan membantumu keluar dari sini, tapi keberadaan dia sendiri juga tidak diketahui siapapun. Sedangkan bapak tirinya tidak mungkin membantumu, dia menganggapmu seperti Cinderelli, pasti dia tidak akan mengizinkanmu pergi dari sini.”

“Jadi bagaimana nasibku sekarang. Apa aku harus menjadi Cinderelli gadungan selamanya..” (jangan nangis Kyu.. )

“Oh, iya. Aku ingat ada satu lagi Juru Kunci di pulau ini. Tapi sangat sulit bertemu dengannya.”

(Siapa sebenarnya Juru kunci yang dimaksud mpuss?? Apa Kyu dapat keluar dari Fantasy Island dan pergi ke Super Junior Island?? ..*penasaran*.. tapi ceritanya bersambung ke part 3.. hehehe..)

_______________TBC_______________

Yang udah baca.. Jangan lupa Comment..

Karena Comment kalian sangat penting untuk Author lanjutin cerita..

Gamsahamnida.. ^^

Categories: Adventure, Chaptered, Fanfiction, Fantasy, Super Junior Island | Tags: , , , , | 5 Comments