Adventure

FF Super Junior Island {Special Part}

FF SUPER JUNIOR ISLAND Special Part

Author : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre : Adventure, Fantasy

Lenght : 10 Part + 1 Special Part

Rating : SU

Cast:

Kyu Hyun = Pengelana

Hangeng = a Ladin

Eun Hyuk = Om Jin

Kangin = Bapak Tiri Cinderelli

Siwon = Pangeran Won-won

Kibum = Snow White

Ryeowook = Wookie Potter

Lee Teuk = Panterpan

Donghae = Kapten Hooky

Sungmin = Putra Duyung

Shindong = Paman Kelinci

Heechul = Pria Berkerudung Merah

Yesung = Turtle Prince

Continue reading

Advertisements
Categories: Adventure, Chaptered, Fanfiction, Fantasy, Super Junior Island | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , | 20 Comments

FF Super Junior Island {Part 10-END}

FF SUPER JUNIOR ISLAND Part 10-END

Author : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre : Adventure, Fantasy

Lenght : 10 Part + 1 Special Part

Rating : SU

Cast:

Kyu Hyun = Pengelana

Hangeng = a Ladin

Eun Hyuk = Om Jin

Kangin = Bapak Tiri Cinderelli

Siwon = Pangeran Won-won

Kibum = Snow White

Ryeowook = Wookie Potter

Lee Teuk = Panterpan

Donghae = Kapten Hooky

Sungmin = Putra Duyung

Shindong = Paman Kelinci

Heechul = Pria Berkerudung Merah

Yesung = Turtle Prince

+ Author = Komentator

++ Cameo = Heebum

Continue reading

Categories: Adventure, Chaptered, Fanfiction, Fantasy, Super Junior Island | Tags: , , , , , , , , , , , , , | 20 Comments

FF Super Junior Island {Part 9}

FF SUPER JUNIOR ISLAND Part 9

Author : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre : Adventure, Fantasy

Lenght : 10 Part + 1 Special Part

Rating : SU

Cast:

Kyu Hyun = Pengelana

Hangeng = a Ladin

Eun Hyuk = Om Jin

Kangin = Bapak Tiri Cinderelli

Siwon = Pangeran Won-won

Kibum = Snow White

Ryeowook = Wookie Potter

Lee Teuk = Panterpan

Donghae = Kapten Hooky

Sungmin = Putra Duyung

Shindong = Paman Kelinci

Heechul = Pria Berkerudung Merah

Yesung = Turtle Prince

+ Author = Komentator

++ Cameo = Heebum

Continue reading

Categories: Adventure, Chaptered, Fanfiction, Fantasy, Super Junior Island | Tags: , , | 14 Comments

FF Super Junior Island {Part 8}

FF SUPER JUNIOR ISLAND Part 8

Author : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre : Adventure, Fantasy

Leght : 10 Part + 1 Special Part

Rating : SU

Cast:

Kyu Hyun = Pengelana

Hangeng = a Ladin

Eun Hyuk = Om Jin

Kangin = Bapak Tiri Cinderelli

Siwon = Pangeran Won-won

Kibum = Snow White

Ryeowook = Wookie Potter

Lee Teuk = Panterpan

Donghae = Kapten Hooky

Sungmin = Putra Duyung

Shindong = Paman Kelinci

Heechul = Pria Berkerudung Merah

Yesung = Turtle Prince

+ Author = Komentator

____________________*****____________________

Super Junior Island adalah pulau impian semua orang. Konon siapapun yang dapat tinggal di pulau tersebut akan hidup bahagia. Tapi tak ada yang tahu dimana pulau itu berada, pulau tersebut pun tidak terdapat di Peta.

Mungkin orang menganggapnya sebagai legenda saja, tapi aku benar-benar percaya pulau itu memang ada. Impian terbesarku adalah pergi dari dunia ini dan hidup bahagia di pulau tersebut.

————————-*****————————-

“Kita akan memulai petualangan yang sebenarnya. Kita akan memasuki daerah Segitiga Bermuda.”

“APA!!!”

Setahuku Segitiga Bermuda itu adalah tiga pulau yang membentuk segitiga. Kapal yang masuk ke daerah itu tak akan bisa pulang, menghilang bagai di telan bumi. Apa benar kami akan memasuki daerah paling keramat di dunia itu??

Ku lihat Kapten Hooky menyeringai. Aku rasa dia benar-benar serius. Detak jantungku bertambah cepat. Kulihat awan semakin gelap, tak ada tanda-tanda sinar matahari masuk, ombak mulai meninggi.

“AWAK KAPAL!!! Bersiap di tempat kalian masing-masing!!!”

Dari tempat komando kapal, Kapten Hooky menyerukan tanda peringatan. Suasana kapal langsung riuh oleh tengkorak-tengkorak hidup yang lalu lalang, mempersiapkan kapal dari terjangan badai.

Kapten Hooky menyeringai kembali, dia benar-benar menikmati suasana mencekam ini. Banyak pertanyaan yang ingin ku ajukan, tapi mulutku membisu, pikiranku langsung kosong. Badai. Aku yakin ini badai yang sangat besar.(Kyaaa… Badai… Om Jin, aku takut.. *Om Jin nya udah gak ada Author*)

“Bersiaplah Kyu. Cari tempat pegangan yang kuat.”

Tanpa berkata apa-apa aku mengikuti perintah Kapten Hooky. Tiang kayu yang dingin kokoh tak jauh dari tempat nahkoda Kapten Hooky menajadi tempat aku memasrahkan diri. Langit berwarna hitam pekat, hujan mulai turun dengan derasnya, petirpun tak mau kalah mengelegar memekakkan telinga.

Ombak mulai meninggi. 1m, 2m, ahhh, aku tidak tau lagi berapa ketinggiannya. Kapal yang kokoh bergoyang kesana-kemari. Dengan sigapnya Kapten Hooky memerintahkan awak kapalnya agar kapal tetap dapat melaju. Tengkorak-tengkorak itu dengan cekatan bekerja dibawah hujan yang sangat deras.

(Ada gunanya juga punya anak buah tengkorak, mereka pasti gak bakan masuk angin biarpun keujanan..)

Hampir 1 jam kami berada dalam badai yang sangat besar, tapi rasanya seperti bertahun-tahun. Aku tak berdaya, aku hanya berpegangan kuat pada tiang ini. Pertama kalinya aku menghadapi badai besar. Rasanya sangat mual karena goncangan kapal yang dasyat.

Perlahan-lahan kapal mulai tenang, hujan mulai mereda, ombakpun mulai terlihat agak tenang. Apakah kami sudah melewati badai?? (Kyu.. kamu masih hidupkah?? *Plaakkk*)

“Ap.. Apa kita sudah melewati badai??”

“Ya. Tapi tetaplah berpegangan kita akan memasuki serangan kedua..”

————————-*****————————-

Kapal kami tersedot pusaran ombak yang besar. Jadi ini yang dimaksud Kapten Hooky serangan kedua. Saat badai sudah lewat, didepan kami muncul pusaran ombak yang semakin lama semakin membesar. Kapten Hooky kembali sigap mengomando awak kapalnya. (Kapten Hooky keren bisa merintah-merintah tengkorak.. tapi aku bingung emangnya tengkorang punya kuping??)

Kapal mulai berputar mengikuti pusaran arus. Kapal semakin miring dan semakin tersedot ke dalam pusaran. Aku mengerti kenapa kapal-kapal hilang di Segitiga Bermuda ini. Tak ada yang mampu bertahan dari badai yang sangat besar dan pusaran air ini. Apa kapal kami mampu keluar dari pusaran air ini??

Tapi bukannya mencoba keluar dari pusaran air Kapten Hooky mengomando untuk menuju pusat pusaran. Kapal berputar semakin cepat, kemiringan kapal sudah hampir 90 derajat. Hebat, kapal tidak terbalik, ini berkat kepiawaian Kapten Hooky dan awak kapalnya.

Kapal kami tersedot kedalam pusat pusaran. Arus yang sangat kencang meluncurkan kapal di dalam terowongan air. Kapal kami terhempas di lautan biru yang tenang. Langit berwarna biru terlihat.

“Kita sudah sampai di Segitiga Bermuda.”

Kapten Hooky tersenyum padaku. Aku tak dapat berpikir, bagaimana bisa di dalam laut terdapat dunia yang lain. (Aku juga takjub Kyu..)

“Kenapa kita ke tempat ini??”

“Bukannya kau ingin ke Super Junior Island??”

“Iya, tapi kenapa harus ke Segitiga Bermuda??”

“Super Junior Island berada di tengah-tengah Segitiga Bemuda. Kau lihat kesana, ada pulau yang tampak kebiru-biruan, itu dia Super Junior Island. Tidak sembarang orang dapat sampai ke tempat ini.”

Samar-samar terlihat pulau yang berwarna biru. Sekejap mataku membesar, impianku sudah di depan mata. Tak sabar aku ingin kesana. Tapi ada yang aneh disini. (laut di bawah laut aja udah aneh, apa lagi yang lebih aneh Kyu??)

“Kenapa kapal ini tak bergerak?? Dan tidak kurasakan adanya hembusan angin.”

“hahaha. Akhirnya kau menyadari juga. Sudah ku bilang, tidak sembarang orang dapat pergi ke sana. Selain harus bisa melewati badai, tahu rahasia pusaran air yang membawa ke tempat ini, dan tantangan terakhir bisa selamat dari laut mati ini.”

“Maksudmu??”

“Disini tak ada ombak, tak ada angin. Artinya kematian buat kapal, kapal tak akan bisa bergerak kemana-mana. Kau juga tak bisa berenang disini, karena hanya ada kematian yang menunggumu dibawah sana.”

“Jadi bagaimana kita pergi ke tempat itu??”

————————-*****————————-

Kapten Hooky mengeluarkan sebuah benda yang dikalungkan dari balik bajunya. Sebuah pluit berbentuk ikan. Ia meniup panjang pluit itu, tak terdengar suara apapun tapi tiupannya mampu membuat bulu kudukku tiba-tiba berdiri, seperti ada kekuatan magis dalam benda kecil itu. (Pluitnya lucu, itu bukan bentuk ikan Kyu.. itu bentuk Lumba-lumba.. *lumba-lumba juga ikan Author*)

“Apa yang kau lakukan?? Benda apa itu??”

“Ini pluit angin. Benda ini akan memanggil seseorang yang dapat membantu kita ke Super Junior Island.”

“Siapa orang itu??”

“Sebentar lagi juga dia datang.”

Aku mengikuti langkah Kapten Hooky yang berdecit di atas papan-papan kayu munuju ke pinggir kapal dan memandang laut. Dikejauhan laut terlihat bergelombang, semakin lama semakin mendekati kapal. Gelombang itu tepat mencapai kapal kami, kapal tergoncang kecil terkena gelombang itu. Tapi laut kembali membisu.

“Hei. Aku tahu kau disini. Kau dengar panggilanku kan?? cepat keluarlah.”

Kapten Hooky berbicara pada laut yang bisu. Betapa terkejutnya aku saat munculnya sosok laki-laki yang berekor ikan dari dalam laut.

“PUTRI DUYUNG.”

(Kyu.. dia cwo masa dipanggil putri sih..)

“Berani-beraninya kau panggil aku putri duyung. Aku putra duyung.”

“Maaf. Aku sangat terkejut tadi saat kau muncul. Yang aku tahu manusia yang berekor itu putri duyung.”

“Aku ini laki-laki. Klo ada putri duyung jelas saja ada putra duyung.”

(Klo banci duyung ada juga gak?? *Plakkk*)

“Maaf, putra duyung.”

“Hei, Kapten Hooky. Mau apa kau panggil aku?? Kenapa bawa anak tidak tahu sopan santun itu kesini??”

Putra duyung memasang wajah cemberut, sepertinya ia masih kesal karena perkataanku tadi. Kapten Hooky yang diajaknya bicara terlihat dari tadi menahan tawa.

“Maaf. Aku butuh bantuanmu sekarang. Aku ingin mengantarkan dia ke Super Junior Island. Hanya kau saja yang dapat membantu kami.”

“APA!! Kau gila. Kenapa kau ingin membawa anak itu kesana. Tidak ada yang boleh ke sana. Apa penunggu yang lain setuju??”

“Entah mereka setuju atau tidak. Tapi aku ingin bawa dia kesana. Aku rasa anak ini dapat mengemban tugas.”

“AKU TIDAK SETUJU.”

Mereka berdua berbicara seakan-akan aku tak ada diantara mereka. Aku tidak mengerti apa yang mereka bicarakan. Tapi aku mengerti satu hal, putra duyung tidak mau mengantarku ke Super Junior Island. (putra duyung yang imut, anterin Kyu donk, biar aku ketemu Om Jin lagi *Author cuma mikirin Om Jin mulu*)

“Kenapa kau tidak setuju mengantar kami??”

“Aku bisa saja mengantarmu kesana. Tapi aku tidak mau membawa serta anak itu?”

Putra duyung cemberut kembali. Entahlah, apa ia masih marah dengan perkataanku tadi atau ada alasan lain sehingga tidak mau mengantarku ke Super Junior Island. Kapten Hooky berbisik ditelingaku.

“Kyu. Apa kau bisa bernyanyi?? bernyanyilah, itu satu-satunya cara meluluhkan hatinya.”

Kepalaku mengayun pasti, menandakan setuju. Kutarik napas dan mengembuskannya. Lagu The One I Love meluncur dari bibirku. Dengan penuh perasaan aku lantunkan lagu ini. Seakan keajaiban datang, air yang begitu tenang mulai menunjukkan riaknya, kurasakan angin lembut membelai pipiku. Sampai akhirnya aku sudahi lagu ini, laut kembali membisu. (Kyu.. Suaramu merdu banget..)

“Kyu, aku baru tahu suaramu sangat bagus. Bagaimana?? Kau mau kan mengantar kami ke Super Junior Island??”

Kapten Hooky bertepuk tangan setelah mendengarku bernyanyi, bahkan awak-awak kapal pasukan tengkorak hidup itu juga bertepuk tangan. Putra duyung terdiam menatapku. Aku menjadi salah tingkah ditatapnya seperti itu.

“Suaramu sangat indah, bahkan alam bereaksi mendengar suaramu. Baiklah aku akan mengantar kalian ke Super Junior Island.”

Horeyyyy. Aku berteriak kegirangan dan memeluk Kapten Hooky. Kuucapkan banyak-banyak terima kasih ke Putra Duyung. Tidak kusangka akhirnya aku akan segera sampai ke pulau impianku, Super Junior Island.

————————-*****————————-

“Aku hanya dapat mengantarmu sampai disini.”

“Aku juga tidak akan masuk pulau ini bersamamu. Ada keperluan lain. Kau harus mencari 12 penghuni disini untuk resmi menjadi penghuni pulai ini.”

“Baiklah. Terimakasih banyak. Tanpa bantuan kalian aku tidak mungkin dapat ke tempat ini.”

Akhirnya putra duyung mengatar kami ke Super Junior Island. Dia bernyanyi, mengeluarkan suara surgawi, membuat laut itu menjadi berjiwa kembali. Ombak mulai terasa dan anginpun berhembus, ratusan ikan berkumpul ikut membantu membuat arus ke Super Junior Island. Sehingga kapal bisa berlayar mulus tanpa hambatan sampai Pulau ini.

Selangkah demi selangkah aku menuruni kapal. Dengan takjubnya, aku melihat bekas langkah pertamaku di pulau ini. Kuinjakkan lagi kakiku di pantai berpasir biru. Tempat ini seperti pulau tropis yang sangat  menakjubkan. Mulai dari butiran pasirnya yang berwarna biru cemerlang, pepohonan yang berdaun permata. Asli, aku yakin ini permata, sangat berkilau dibawah terik matahari.(Wow.. bisa kaya, ambil aja pertamanya Kyu.. *Author ngajarin gak bener nih*)

Sepanjang jalan memasuki pulau ini tak henti-hentinya aku terkejut. Pulau harta karun, itu yang sempat terpikir olehku. Sungai yang sedang kutelusuri ini berwarna biru cemerlang karena didasarnya terdapat permata Sapphire Blue yang sangat banyak. Tak terbesit olehku untuk mengambilnya sebutir atau dua butir. Pikiranku penuh dengan kegembiraan yang luar biasa dan bagaimana mencari 12 penghuni pulau ini. Tapi tak ku jumpai siapapun selama masuk ke pulau ini. Di kejauhan aku melihat sosok bertudung merah sedang berjalan. Apa dia salah satu penghuni pulau ini??

(Akhirnya Kyu sampai ke Super Junior Island. Benarkah sosok berkerudung merah itu salah satu penghuninya?? Apa Kyu akan dapat persetujuan untuk tinggal disana?? Kebahagiaan apa yang dicari Kyu??.. *penasaran*.. Kyu akan hadir lagi dengan kisahnya.. tapi ceritanya bersambung ke part 9.. hehehe…)

____________________TBC____________________

Akhirnya bisa publish lagi nih FF.. hahaha..

Kalian tau soal Segitiga Bermuda, itu beneran ada loh tapi klo di tengah2nya ada Super Junior Island itu karangan aq aja.. 😀

Aq merindukan karya ini.. Sampai kapanpun aq tuh seneng baca FF ini berulang2 kali.. ^^

Kalau menurut kalian sendiri gimana?? Apa ikut merasakan petualangan Kyu juga?? Udah baca, jangan lupa kasih comment juga donk..

Gamsahamnida.. 😀

Categories: Adventure, Chaptered, Fanfiction, Fantasy, Super Junior Island | Tags: , , , | 14 Comments

FF Super Junior Island {Part 7}

FF SUPER JUNIOR ISLAND Part 7

Author : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre : Adventure, Fantasy

Leght : 10 Part + 1 Special Part

Rating : SU

Cast:

Kyu Hyun = Pengelana

Hangeng = a Ladin

Eun Hyuk = Om Jin

Kangin = Bapak Tiri Cinderelli

Siwon = Pangeran Won-won

Kibum = Snow White

Ryeowook = Wookie Potter

Lee Teuk = Panterpan

Donghae = Kapten Hooky

Sungmin = Putra Duyung

Shindong = Paman Kelinci

Heechul = Pria Berkerudung Merah

Yesung = Turtle Prince

+ Author = Komentator

++ Cameo = Yunho, BOA as Peri Hutan

____________________*****____________________

Super Junior Island adalah pulau impian semua orang. Konon siapapun yang dapat tinggal di pulau tersebut akan hidup bahagia. Tapi tak ada yang tahu dimana pulau itu berada, pulau tersebut pun tidak terdapat di Peta.

Mungkin orang menganggapnya sebagai legenda saja, tapi aku benar-benar percaya pulau itu memang ada. Impian terbesarku adalah pergi dari dunia ini dan hidup bahagia di pulau tersebut.

————————-*****————————-

“Kenapa kau ingin ke Super Junior Island?? Kebahagiaan seperti apa yang kau cari??”

Pertanyaan yang di keluarkan oleh Panterpan, seseorang yang umurnya lebih kecil dariku tepat menghujam jantungku. Aku tak pernah benar-benar berpikir Kebahagian seperti apa yang ku cari di Super Junior Island. Tiba-tiba Yunho membuka pintu dengan kasar dan berteriak.

“Keadaan Gawat!!! Dia Datang.. Kita Harus Bersiap Berperang!!!”

“APA!!! Dia datang lagi. Jangan biarkan dia menguasai pulau ini.”

Panterpan langsung mengambil pedang yang tergantung di dinding. Perang?? Siapa yang datang??  (Hwaaa.. Cepet berlindung Kyu.. *Author lari mondar-mandir*)

“Hei.. Kalian mau kemana?? Siapa yang datang??”

“Bajak laut Kapten Hooky datang, dia ingin mengambil alih pulau ini. Keadaan bahaya, kami akan berperang, Kau disini saja Kyu.”

“TIDAK!! aku ikut dengan kalian.”

(Kyaaa… Kyu, jangan cari masalah dech.. Aku bantuin kamu pake doa aja.. *Tugas Author kan harus ikutin Kyu terus* Hiks..)

————————-*****————————-

Suara riuh mulai terdengar memekakkan telinga. Di pantai pasir putih itu bertengger sebuah kapal kayu dengan berbendera tengkorak Bajak Laut Kapten Hooky. Aku, Panterpan, berserta Peri-peri yang lain segera menuju Pantai.

Bulu kudukku merinding melihat pasukan Bajak laut yang mengacungkan pedang. Untuk sesaat aku terdiam, bukan karena takut tapi takjub. Baru kali ini aku melihat tengkorak hidup, tepatnya pasukan tengkorak hidup. (Kyaaa.. aku benci setan-setanan.. Om Jin bantu aku keluar dari sini.. *Om Jinnya gak ada Author* Hiks..)

Adrenalinku bergejolak. Ini seperti game yang sering aku mainkan. Semangatku terkumpul, aku mulai menyerbu pasukan tengkorak. Pedang mengayun dari tanganku menebas tengkorak – tengkorak itu menjadi potongan tulang tak berbentuk. (Bagus Kyu.. Lanjutkan.. *Author ngintip-ngintip dari tempat persembunyian*)

Dek kapal bajak laut ini tempat aku bertarung dengan para tengkorak. Di atas tiang-tiang kapal, aku melihat Panterpan sedang bertarung dengan seorang yang memakai topi Bajak Laut. Tapi hanya dia yang berwujud manusia, bukan tengkorak. Mungkin dia itu Sang Kapten.

(Kapten Hooky ganteng gitu tapi kenapa anak buahnya tengkorak semua.. Jangan-jangan dia hantu yang nyamar jadi manusia.. *Plakkk*)

*Byuurrrr*

“PANTERPAN!!!”

Bunyi air yang keras dan ku dengar Yunho berteriak memanggil Panterpan. Aku tak melihat Panterpan dan Kapten Hooky di atas tiang. Aku segera belari ke pinggir kapal menghampiri Yunho yang terbang tak jauh dariku.

“Apa yang terjadi??”

“Panterpan dan Kapten Hooky jatuh ke laut.”

“Gawat, Peri tidak bisa terkena air. Kami tidak bisa menolongnya. Apa Panterpan akan mati??”, kata Peri BoA.

————————-*****————————-

Hempasan arus laut menerpaku, cukup keras. Walaupun masih di daerah pantai, laut ini dalam dan terdapat karang-karang batu. Tanpa berpikir panjang tadi aku langsung terjun ke laut untuk menolong Panterpan. Aku harus cepat menemukannya sebelum aku kehabisan nafas.

Samar-samar aku melihat seseorang berenang membawa tubuh yang tak berdaya. Ku tajamkan pandanganku, sekarang aku yakin dia Kapten Hooky, tubuh tak berdaya yang dibawanya itu Panterpan. Mau di bawa kemana Panterpan??

Aku berenang mengejar kapten Hooky yang menghilang di celah karang batuan. Disini sangat gelap, cahaya matahari tak sampai di celah karang ini. Aku terus berenang memasuki celah yang sempit ini.

Di penghujung celah ini bermuara sungai bawah tanah. Napasku masih memburu cepat. Akhirnya aku dapat menghirup oksigen dengan bebas. Sepertinya aku berada di dalam goa yang dialiri sungai bawah tanah. Udara lembab disini sangat menyengat, bahkan lumut tumbuh subur di dinding-dinding goa.

Tak jauh dari tempatku, aku melihat Panterpan yang tergeletak tak sadarkan diri berlumur darah dan Kapten Hooky yang memegang belati. (Kyaaa.. Kapten Hooky mau bunuh Panterpan?!)

“HENTIKAN!!!”

Tanpa pikir panjang aku menerjang tubuh kapten Hooky, pisau itu terlempar. Ku pukul dia sekali, hanya pukulan ringan karena aku masih kelelahan berenang tadi.

“Apa yang kau lakukan!!”

“Harusnya aku yang bertanya padamu, mau kau apakan Panterpan!!! Sebelum kau membunuhnya, kau harus berhadapan dulu denganku!!”

Aku mengumpulkan sisa-sisa tenagaku. Aku sudah berhutang banyak sama Panterpan, orang yang sangat baik hati yang mengizinkan orang asing sepertiku tinggal dengannya. Matipun tak apa, selama aku masih bernafas tak akan ku biarkan dia menyakiti Panterpan. (Kyu keren.. Tapi kayaknya kamu gak pernah bela Aku klo lagi ditimpukin fans kamu.. *coz Author yang selalu buat Kyu sengsara*)

“MEMBUNUH?! Kau salah paham..”

————————-*****————————-

Panterpan masih tak sadarkan diri. Bahu Panterpan terluka karena membentur karang batu saat terjatuh tadi. Sekarang bahu itu sudah di perban dengan sobekan baju.

“Apa dia baik-baik saja??”

“Tenang saja, dia sudah tidak apa-apa. Pendarahannya juga sudah berhenti. Kita tunggu dia sadar baru kita keluar dari goa ini.”

Aku salah paham. Ku kira Kapten Hooky yang membuat Panterpan terluka, ternyata dia mengeluarkan belati untuk menyobek bajunya yang sekarang menjadi perban Panterpan. (Omo.. Jadi aku salah paham juga tadi.. maapin aku yah kapten ganteng.. *Author mulai ngerayu*)

“Kenapa kau menolongnya?? Bukannya kau musuh Panterpan??”

“Musuh?? hahaha.. Apa kau pikir setiap orang yang bertengkar atau berkelahi mereka adalah musuh??”

“Maksudmu??”

“Kami hidup di sebuah pulau dan berteman dari kecil. Dia sudah seperti saudara dan juga rival sejatiku, perang ini seperti permainan. Aku tak benar-benar ingin menguasai pulaunya, diapun tahu itu. Walaupun kami berperang tapi kami tidak saling membunuh.”

Aku tidak terlalu paham maksudnya. Jika mereka seperti saudara tapi kenapa mereka berperang. Tiba-tiba hatiku merasa hampa, aku tidak tahu karena aku tak pernah merasa punya saudara. (Kyu.. Jangan sedih, kan ada aku yang selalu menemani..)

“Oh, iya. Aku baru sadar kau bukan peri kan?? Bagaimana kau bisa di pulau ini dan kenal Panterpan??”

Aku menceritakan perjalananku sampai kesini karena ingin ke Super Junior Island.

“Apa yang kau tau tentang Super Junior Island??”

“Aku hanya tau pulau itu akan memberikan kebahagiaan, tapi tidak ada yang tahu dimana letak pulau itu, bahkan pulau itu tidak tercatat di peta.”

“Apa kau tahu kisah tentang penghuni pulau itu??”

“Penghuninya?? Tidak tahu.”

“Tidak sembarang orang dapat pergi ke Super Junior Island dan tinggal disana. Super Junior Island ditinggali oleh 12 pemuda yang memiliki kekuataan super. Mereka dapat berpindah tempat dari suatu tempat ke tempat yang lain dalam waktu yang sangat singkat. Jika kau ingin tinggal di pulau tersebut kau harus mendapatkan persetujuan dari 12 orang itu.”

Aku baru mendengar kisah tentang 12 pemuda itu. Hebat sekali mereka dapat berpindah-pindah tempat. Aku jadi penasaran dengan 12 pemuda itu.(Wah.. enaknya 12 orang itu bisa keliling dunia gratis donk, gak pake ongkos..)

“Tapi.. Tidak mungkin lagi bagiku untuk ke Super Junior Island.”

“Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Tak ada tempat yang tidak aku ketahui. Aku tahu dimana Super Junior Island. Apa kau mau berlayar bersamaku??”

————————-*****————————-

Hembusan angin laut mengacak-acak rambutku. Sebatas mata memandang hanya ada laut dan laut. Kapal kayu Kapten Hooky dengan kokohnya menerjang hempasan ombak. Aku di dek kapal sendirian memandang laut, aku belum terbiasa suasana kapal ini yang semua awak kapalnya tengkorak hidup.(Apa lagi aku.. dari tadi merinding.. setan pergilah, jauh-jauh.. *Author ngumpet dipojokan*)

Aku mengenang kembali kejadian sesaat sebelum aku berlayar di kapal ini. Panterpan akhirnya kembali sadar. Lukanya dapat cepat sembuh berkat serbuk bunga yang di bawa para Peri.

“Benar kau akan pergi ke Super Junior Island bersama Kapten Hooky??”

“Ya.”

“Apa kau sudah tau kebahagian seperti apa yang kau cari??”

Panterpan menanyakan pertanyaan yang sama. Tapi aku sudah pada keputusanku.

“Aku tidak tahu kebahagian seperti apa yang aku cari. Tapi, jika aku tidak mencarinya maka aku tidak akan bahagia.”

Panterpan tersenyum padaku, memunculkan lesung pipitnya. (Aigooo.. Panterpan manis banget.. Lebih manis dari kopi yang aku minum.. *Ya, iyalah Black Coffee yang Author minum kan pait..*)

“Baiklah, kau pergilah. Temukan Super Junior Island. Ingat Kyu, kebahagianmu ada dalam dirimu sendiri. Terima kasih kau telah menolongku.”

Kata-kata Panterpan masih terngiang-ngiang di telingaku, Kebahagianku ada di dalam diriku sendiri. Apa maksudnya??

Suara deburan ombak yang keras membuyarkan lamunanku. Kulihat awan gelap menggantung dilangit, ombak menerjang semakin keras membuat kapal sidikit bergoyang. Apa yang terjadi??

“Kyu.. Cepat kesini..”

Kapten Hooky memanggil dari atas. Aku segera menuju ke tempatnya yang ada di ruang kendali kapal.

“Apa yang terjadi??”

“Kita akan memulai petualangan yang sebenarnya.”

“Apa maksudmu??”

“Kita akan memasuki daerah Segitiga Bermuda.”

“APA!!!”

Setahuku Segitiga Bermuda itu adalah tiga pulau yang membentuk segitiga. Kapal yang masuk ke daerah itu tak akan bisa pulang, menghilang bagai di telan bumi. Ada yang bilang daerah itu mempunyai gravitasi yang besar yang membuat kapal tenggelam, ada yang memprediksi kapal hancur karena badai, dan masih banyak prediksi lain, tapi tak satupun teori yang benar-benar membuktikan bagaimana kapal-kapal itu menghilang tak berbekas.

Apa benar kami akan memasuki daerah paling keramat di dunia itu?? Ku lihat Kapten Hooky menyeringai. Aku rasa dia benar-benar serius. Detak jantungku bertambah cepat. Kulihat awan semakin gelap, tak ada tanda-tanda sinar matahari masuk, ombak mulai meninggi. Pertanda badai besar akan datang.

(Dimana sebenarnya letak Super Junior Island?? Apa mereka akan selamat melewati Segitiga Bermuda??..*penasaran*.. Kyu akan terus hadir dengan petualangannya.. tapi ceritanya bersambung ke part 8.. hehehe…)

____________________TBC____________________

Ini bakal tetep jadi FF favorit aq.. Padahal ini karya kedua.. Tp di FF ini aq bisa bebas berimajinasi sepuasnya, ciptain duniaku sendiri.. Hahaha..

Dan part 7 ini paling aq suka pas adegan nyebur ke dalam laut.. Pokoknya itu adegan paling aq suka..

Nah, kalian udah baca kan? Udah donk.. Jangan lupa tinggalin comment juga..

Gamsahamnida.. 😀

Categories: Adventure, Chaptered, Fanfiction, Fantasy, Super Junior Island | Tags: , , , , , | 8 Comments

FF Super Junior Island {Part 6}

FF SUPER JUNIOR ISLAND Part 6

Author : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre : Adventure, Fantasy

Leght : 10 Part + 1 Special Part

Rating : SU

Cast:

Kyu Hyun = Pengelana

Hangeng = a Ladin

Eun Hyuk = Om Jin

Kangin = Bapak Tiri Cinderelli

Siwon = Pangeran Won-won

Kibum = Snow White

Ryeowook = Wookie Potter

Lee Teuk = Panterpan

Donghae = Kapten Hooky

Sungmin = Putra Duyung

Shindong = Paman Kelinci

Heechul = Pria Berkerudung Merah

Yesung = Turtle Prince

+ Author = Komentator

++ Cameo = Yunho as Peri Hutan

____________________*****____________________

Super Junior Island adalah pulau impian semua orang. Konon siapapun yang dapat tinggal di pulau tersebut akan hidup bahagia. Tapi tak ada yang tahu dimana pulau itu berada, pulau tersebut pun tidak terdapat di Peta.

Mungkin orang menganggapnya sebagai legenda saja, tapi aku benar-benar percaya pulau itu memang ada. Impian terbesarku adalah pergi dari dunia ini dan hidup bahagia di pulau tersebut.

————————-*****————————-

“Terima kasih Wookie. Kalau tidak ada kamu bisa-bisa aku mati.”

“Iya. Tapi jika tidak di beritahu Kyu, aku tidak akan kesini tepat waktu. Apa yang membuatmu seperti ini?? Aku tidak meracunimu.”

Wookie Potter yang di bilang penyihir jahat telah menyadarkan Snow White. Semuanya mengira Wookie Potter lah yang meracuni Snow White. Karena setelah memakan apel pemberian Wookie Potter, Snow White langsung membeku. Jadi sebenarnya apa yang menyebabkan Snow White membeku dan hampir mati??

“Saat aku memakan apel pemberianmu, apel itu tersangkut di tenggorokanku dan tidak dapat tertelan. Aku menjadi kesulitan bernapas, aku tidak dapat mengendalikan kekuantan ku, aku mulai hilang kesadaran dan membeku.”

(Jadi gara-gara keselek apel, Snow White hampir mati dan mengancam keselamatan dunia?? Aku baru tahu apel begitu menakutkan..)

“Lain kali aku tidak akan memberimu apel lagi.”

“Iya. Aku rasa mulai sekarang aku tidak mau memakan apel lagi. Oh, kamu yang menyelamatkanku. Namamu Kyu?? Sepertinya aku baru pertama kali melihatmu??”

Snow White memandangku. Terlihat dia seseorang yang dingin. Tetapi kebaikan hatinya terpancar saat dia tersenyum. (Omo.. Dewa Cupit memanah ribuan panah cinta kehati ku saat Prince Snow White tersenyum.. *Author lebay.. Inget, udah punya Om Jin..*)

“Iya, namaku Kyu. Aku pendatang baru disini.”

“Terima kasih Kyu. Bagaimana aku membalas kebaikanmu??”

“Aku memang sedang butuh bantuanmu. Aku dengar kau juru kunci disini. Aku ingin keluar dari tempat ini, karena aku ingin ke Super Junior Island.”

“Maaf, untuk saat ini aku tidak bisa membantumu. Kekuatanku masih belum pulih sepenuhnya, jadi aku tidak dapat membuka pintu untukmu. Tapi ada orang yang dapat menolongmu.”

————————-*****————————-

Puri Wookie Potter sangat ajaib. Sapu, kain pel, dan kemoceng melayang membersihkan puri ini sendiri. Seperti di taman, di dalam sini juga terdapat piano, biola, terompet, dan alat music lainnya tanpa ada orang yang memainkannya tetapi membuat alunan nada yang indah. Wookie Potter mungkin sangat menyukai music.

Aku kembali ke Puri ini bersama Wookie Potter. Di tempat ini tersembunyi pintu yang akan mengantarkanku kembali ke lorong pintu tempat Om Jin berada. Snow White memberitahuku ada juru kunci selain dia, orang itu adalah Wookie Potter. Dia juga tak keberatan membantuku keluar dari sini.

(Penyihir jaman sekarang baik-baik yah, ganteng lagi.. klo gtu mah aku gak takut lagi sama penyihir..)

“Kau juru kunci juga??”

“Ya, begitulah. Nah, disini pintunya.”

Kami telah menaiki tangga spiral sampai ke puncak puri ini dan terlihatlah Pintu berbentuk bintang yang sama saat aku akan memasuki dunia ini.

“Kau masuklah.”

“Terima kasih Wookie. Jika kau kesepian lagi, kau dapat memainkan ini.”

Aku membuka sorban yang menutupi kepalaku dan memberikan PS-P. (Omo.. Kyu kayak tukang sulap aja.. Lagi itu keluar teko dari balik rok, sekarang keluar PS-P dari balik sorban..)

“Apa ini??”

“Ini games. Begini cara mainnya.”

Aku memberikan contoh memainkannya. Muka Wookie Potter langsung bersinar, menatap takjub ke PS-P pemberianku.

“Ini.. Untukku.. Terima kasih Kyu.”

“Sama-sama. Kita berpisah disini sekarang. Sebaiknya kau menghapuskan sihir Pangeran Yesung.”

“Baiklah. Semoga kau sampai ke Super Junior Island. Kita akan bertemu lagi disana.”

Aku tak begitu mendengar perkataan terakhir Wookie Potter. Lorong penuh pintu dikanan kiri, aku kembali lagi ke sini. (asiiiikkkkk… gak sabar ketemu om jin lagi..)

————————-*****————————-

“Ini pintu terakhir yang bisa saya bukakan untuk tuan. Jika tuan salah memilih pintu lagi, saya tidak bisa membantu tuan untuk ke Super Junior Island lagi.”

(Om Jin.. Aku padamu.. Bogoshipeo.. *Mata Author bersinar-sinar liat Om Jin*)

Jangtungku berdegup kencang. Sesuai kata Om Jin ini kesempatan terakhirku menuju Super Junior Island. Aku telah 2 kali memilih pintu yang salah. Untuk ketiga kalinya aku memperhatikan pintu-pintu ini.

Pintu yang terbuat dari coklat, pintu dari akar, pintu berukirang tengkorang, pintu bamboo, pintu seukuran lubang tikus, atau pintu yang lainnya. Yang mana?? Yang mana pintu menuju Super Junior Island?? (Tenangin dirimu Kyu.. Ini kesempatan terakhir..)

Mataku menjelajahi setiap pintu. Kuambil nafas dalam-dalam dan menghembuskannya. Ku tunjuk sebuah pintu besar yang terbuat dari akar yang berwarna hijau. (Yakin itu pintu yang benar Kyu..)

“Baiklah saya akan membukakan pintu ini. Tugas saya sudah selesai, tuan bukan majikan saya lagi.”

            (Andweee.. baru ketemu sebentar, masa mau pisah lagi.. Sini buat aku aja teko Om Jin biar aku jadi majikan Om Jin yang baru.. *Plakkkk*)

“Terima kasih Om Jin. Tanpa Om Jin aku tak bisa merasakan begitu dekat dengan mimpiku. Apa ini pertemuan terakhir kita??”

“Jika tuan dapat ke Super Junior Island, tuan dapat bertemu dengan saya lagi. Terima kasih, teko pemberian tuan sangat nyaman. Sekarang tuan masuklah.”

             (Andweee.. aku gak mau pisah sama Om Jin.. nanti Om Jin harus sering-sering telpon aku.. *Emangnya Om Jin udah punya HP??*)

————————-*****————————-

Ku mantapkan kaki menginjak dunia di balik pintu besar berlilit akar hijau. Hal pertama yang langsung menarik perhatianku, aku melihat lagi paman bertelinga kelinci yang ku temui di pinggir hutan dekat desaku.

Kenapa Paman kelinci itu ada disini?? Mau pergi kemana lagi paman kelinci itu?? Aiiisshhh, Paman kelinci itu berlari cepat masuk ke Hutan. Aku segera mengejar paman kelinci itu.

“Paman.. Paman kelinci..!!!”

Paman kelinci itu segera berhenti mendengar panggilanku. Aku segera menyusul paman kelinci itu.

“Ada perlu apa?? Aku sedang terburu-buru.”

“Paman kenapa ada disini?? Aku melihat paman di dekat Hutan Keramat. Aku mencari-cari paman di Hutan Keramat, orang-orang desa tidak percaya aku melihat paman bertelinga kelinci.”

“Kau orang desa disana?? Bagaimana bisa orang biasa sepertimu sampai ke tempat ini??”

Aku menceritakan pertemuanku dengan a Ladin saat mencari paman kelinci hingga aku dapat ke tempat ini berkat bantuan Om Jin.

“Kau memasuki pintu yang salah. Disini bukan Super Junor Island. Ah, aku hampir terlambat.”

Paman kelinci segera pergi meninggalkanku sendiri. Tak dapat ku percaya, aku memasuki pintu yang salah lagi. Tempat apa ini?? Apa aku harus hidup selamanya disini?? (Uwaaaa.. Kyu terjebak di sini donk.. Klo Kyu gak bisa ke Super Junior Island, aku gak bisa ketemu sama Om Jin lagi.. *Author gak mikirin nasib Kyu, cuma mikirin Om Jin*)

————————-*****————————-

Pepohonan disini sangat besar, dahannya membentang seolah ingin menggapai langit. Akar besar yang muncul ke permukaan menjadi tempat dudukku. Sinar matahari mengintip melalui dedaunan. Kepalaku tertunduk memandang tanah berlumut yang lembab.

Apa yang harus aku lakukan sekarang?? Aku tak dapat kembali ke desa dan tak dapat ke Super Junior Island. Plek, seseorang menyetuh pundakku. Aku terkejut tanpa ku sadari tiba-tiba muncul sosok di depanku.

“Kenapa kau terlihat murung?? Siapa namamu??

“Namaku Kyu. Aku sedang bingung, tak tau mau kemana. Kau siapa??”

“Aku Panterpan. Jangan bersedih, aku tak suka melihat orang bersedih.Untuk sementara kau bisa tinggal di tempatku sampai kau punya tempat yang di tuju. Selamanya tinggal bersamaku juga tak apa.”

(Aku juga boleh ikut nginep juga donk.. Aku mau tidur bareng Panterpan aja, bosen sama Kyu terus.. *Plakkk*)

Panterpan ini kira-kira remaja, ku rasa lebih muda sedikit dari aku. Dia memakai pakaian serba hijau dengan topi dan sepatu yang berbentuk runcing. Dia memiliki senyum yang sangat ramah, orang yang sangat bersahabat.

“Ayo, aku akan mengantarkanmu berkeliling daerah sini.”

Aku mengikuti Panterpan, seseorang yang baru ku kenal. Aku tak bisa berpikir apa-apa lagi. Setidaknya ada seorang teman dapat mengengeyahkan perasaan gundah dihatiku.

Kami berjalan melewati padang bunga edelweiss. Sempat terpikir olehku, bunga edelweis, bunga lambang keabadian bukannya hanya tumbuh di puncak gunung. Kami mulai memasuki lagi hutan yang dikelilingi pohon-pohon besar.

“Ini adalah kediaman peri hutan. Disini tempat tinggalku. Dan rumah yang disana itu rumahku.”

Di padang rumput yang dikelilingi ketat pohon-pohon besar, Rumah-rumah melayang diatas kepalaku, dari dalam rumah keluar masuk orang-orang bersayap transparant, mungkin itu yang dimaksud peri-peri hutan.

Hanya ada satu rumah yang tak melayang. Sebuah pohon paling besar yang ku temui disini berdaun rimbun berwarna putih, pada batangnya yang berwarna hijau terlihat samar sebuah pintu, rumah Panterpan.

“Hei.. Yunho, kesini kau.”

Panterpan memanggil seorang peri yang sedang terbang. Peri itu langsung menuju tempat kami berdiri.

“Kau bawa siapa kesini??”

“Dia Kyu, dia akan tinggal disini. Kyu, kenalkan ini teman dekatku, Yunho. Nanti kau bisa berkenalan dengan peri-peri yang lain. tenang saja, mereka sangat ramah, kau pasti betah tinggal disini.”

“Selamat datang Kyu. Maaf aku tak bisa lama, aku ada urusan penting.”

Yunho terbang meninggalkan kami. Dia sama seperti peri yang lainnya, memiliki sayap transparant dipunggungnya. Aku rasa ada yang aneh disini. (Apa yang aneh Kyu??)

“Katamu disini tempat tinggal peri hutan. Semua peri bersayap, tetapi hanya kau saja yang tak memiliki sayap??”

           (Iya, yah.. Panterpan gak punya sayap..)

“Memang aku tak punya sayap, aku tak bisa terbang tapi aku bisa berlari sangat cepat.”

Panterpan langsung berlari seperti hembusan angin sampai aku tak dapat melihat sosoknya saat ia berlari. Dia sudah sampai di rumah pohonnya.

             (Ohh.. pantes namanya Panterpan, larinya secepat Panter.. Apa dia juga makan hewan mentah?? Aku mual bayanginnya.. *Makanya jangan bayangin yang macem-macem, Author*)

————————-*****————————-

Sudah seminggu aku tinggal disini. Di dalam pohon berdaun putih ini terdapat rumah Panterpan yang ku bilang cukup luas untuk ukuran di dalam pohon. Kehidupan disini sangat menyenangkan, aku diajak bermain tiap hari oleh Panterpan.

Aku juga sudah berkenalan dengan peri-peri yang tinggal di sini. Seperti kata Panterpan, mereka sangat ramah. Aku dengan mudah berbaur dengan mereka, walaupun aku berbeda dengan mereka. Tapi, jauh di lubuk hatiku tak bisa kulupakan mimpi ke Super Junior Island.

“Kenapa kau ingin ke Super Junior Island??”

Aku terkejut oleh pertanyaan Panterpan. Kami berdua sedang di rumah pohon, Panterpan menyadari aku sedang melamun. Aku menceritakan impianku ke Super Junior Island dan sampai aku di tempat ini. Tapi baru kali ini ada yang menanyakan alasan aku ingin pergi kesana.

“Aku.. Aku juga tidak tahu. Aku mendengar cerita tentang Super Junior Island dari orang tuaku sebelum mereka meninggal. Aku percaya pulau itu ada dan dapat memberikanku kebahagiaan seperti yang di ceritakan oleh orang tuaku.”

“Kebahagiaan itu apa?? Apa mempunyai harta yang melimpah, mempunyai kedudukan yang tinggi, atau dikelilingi bidadari?? Kebahagian seperti apa yang kau cari??”

Pertanyaan yang di keluarkan oleh seorang yang umurnya lebih kecil dariku tepat menghujam jantungku. Aku tak pernah memikirkan kebahagiaan itu seperti apa. Jadi selama ini apa yang ku kejar dari Super Junior Island??

Sebelum aku sempat menjawab pertanyaan Panterpan, tiba-tiba Yunho membuka pintu dengan kasar dan berteriak.

“Keadaan gawat!!! Dia datang.. Kita harus bersiap berperang!!!”

          (Siapa yang datang?? Apa Kyu akan ikut perang??..*penasaran*.. Kyu akan terus hadir dengan petualangannya.. tapi ceritanya bersambung ke part 7.. hehehe…)

____________________TBC____________________

Gak sabar pengen Publish part 7.. part 7 itu part yang paling aq suka.. FF ini aq publish lagi disini coz aq suka banget sama FF ini.. Aq paling suka FF Fantasy, tp sekarang2 malah bikin Romance.. hehehe..

Udah baca kan, Nah klo udah capek2 baca tinggalin comment juga donk.. Comment kalian itu penting banget buat aq.. ^^

Gamsahamnida.. 😀

Categories: Adventure, Chaptered, Fanfiction, Fantasy, Super Junior Island | Tags: , , , , , | 10 Comments

FF Super Junior Island {Part 5}

FF  SUPER JUNIOR ISLAND Part 5

Author             : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre              : Adventure, Fantasy

Leght               : 10 Part + 1 Special Part

Rating              : SU

Cast:

Kyu Hyun = Pengelana

Hangeng = a Ladin

Eun Hyuk = Om Jin

Kangin = Bapak Tiri Cinderelli

Siwon = Pangeran Won-won

Kibum = Snow White

Ryeowook = Wookie Potter

Lee Teuk = Panterpan

Donghae = Kapten Hooky

Sungmin = Putra Duyung

Shindong = Paman Kelinci

Heechul = Pria Berkerudung Merah

Yesung = Turtle Prince

+ Author = Komentator

++ Cameo = FT Island

____________________*****____________________

Super Junior Island adalah pulau impian semua orang. Konon siapapun yang dapat tinggal di pulau tersebut akan hidup bahagia. Tapi tak ada yang tahu dimana pulau itu berada, pulau tersebut pun tidak terdapat di Peta.

Mungkin orang menganggapnya sebagai legenda saja, tapi aku benar-benar percaya pulau itu memang ada. Impian terbesarku adalah pergi dari dunia ini dan hidup bahagia di pulau tersebut.

————————-*****————————-

Sesosok tubuh pria terbaring membeku di selimuti es. Lima orang kerdil duduk menangis mengelilingi peti es yang menutupi sosok pria itu. Awan hitam mengantung di langit. Pohon-pohon es meneteskan air. Saljupun mencair, seakan dunia ikut menangis.

Hembusan hawa dingin menerpa ku untuk ke sekian kali. Aku diam mematung memandang tubuh pria yang membeku. Seakan aku ikut membeku bersama pria itu. Tak dapat ku percaya sosok beku itu adalah jasad Snow White yang akan membawa aku keluar dari tempat ini.

“A.. Ap.. Apa.. yang terjadi disini??”

“Tadi Penyihir Wookie Potter datang ke sini. Dia memberikan apel kepada Prince Snow White.”

“Saat memakan apel pemberian penyihir itu, Prince kami membeku dan menjadi seperti ini.”

“Pasti penyihir jahat itu telah memberikan racun!!”

“Prince Snow White yang malang.”

“Dunia akan hancur!!!”

Kelima orang kerdil berkata sambil menangis. (Cup.. cup.. cup.. Adikku Minhwan klo nangis lucu.. sini pulang sama noona aja, nanti noona beliin permen.. *Author pelit cuma beliin permen doank*)

“Apa maksud kalian dunia akan hancur??”

“Pulau ini sepanjang tahun tertutup salju. Yang bisa menurunkan salju hanya Prince Snow White. Sekarang salju mencair, pulau ini hampir kehilangan kehidupan.”

“Setiap tahun biasanya kami juga membantu Prince Snow White membuat hadiah untuk anak-anak di seluruh dunia.”

“Prince akan membagikan hadiah-hadiah itu pada malam natal.”

(Oh.. Jadi Sinterklass itu Snow White.. Aku kira kakek tua berjenggot, ternyata pria muda tampan..)

“Tanpa Prince Snow White tak akan ada lagi musim dingin, Tak ada lagi hadiah natal.”

“Pertanda kehancuran dunia!!!”

Petaka besar. Dunia tidak akan seimbang. Tanpa musim dingin, suhu dunia akan terus memanas. Hewan yang biasa tinggal di suhu dingin akan mati perlahan-lahan. Jika kutub mencair maka dunia akan tenggelam. (Andweee.. )

Prince Snow White harus hidup. Dia tidak boleh mati. Bukan hanya untuk membantuku keluar dari dunia ini. Tapi untuk kelangsungan kehidupan di dunia. (Aku punya cara.. Snow White membeku, panasin aja sampai esnya mencair.. aku ambil kompor dan panci dulu yah.. *Author mau bantu or mau masak??*)

“Bagaimana caranya membuat Snow White sadar kembali??”

————————-*****————————-

Hutan larangan terletak di seberang Hutan es tempat Snow White tinggal. Untuk kesana harus menelusuri sungai es ini dan menyeberangi jurang. Tempat tinggal Wookie Potter sang penyihir ada di tengah Hutan Larangan.

Tak ada yang pernah memasuki hutan larangan karena takut dengan penyihir Wookie Potter. Kekuatan sihir Wookie Potter tak perlu diragukan lagi. Pangeran Yesung disihir menjadi kura-kura. Snow White juga membeku mungkin karena ada sihir pada apel yang dimakannya.

“Jika kami tahu cara menyadarkan Prince Snow White, kami tak akan menangis sepanjang hari.”

“Hanya penyihir itu yang tau cara mengembalikan kesadaran Prince Snow White.”

Begitulah kata JaeJin, yang membuatku disini menyelusuri sungai es. Aku harus ke hutan larangan itu dan menemui Wookie Potter untuk mencari cara mengembalikan kesadaran Snow White.(Beneran Kyu mau kesana.. klo Kyu disihir jadi kodok gimana?? *nanti ceritanya berubah jadi Kyu sang Frog Prince* Andweee.. aku gak suka kodok budik.. *Plakkk*)

Tindakanku mungkin terlewat berani. Tujuanku hanya ingin mengembalikan kesadaran Snow White. Tapi aku tidak tahu apa yang harus aku perbuat saat bertemu dengan penyihir itu. Bahkan aku tidak tahu penyihir itu seperti apa. (Udah aku bilang, penyihir itu nenek-nenek yang gak pernah sikat gigi makanya giginya item-item semua…)

Sungai es tidak lagi membeku. Sungai es kini mencair menghanyutkan sisa-sisa bongkahan es. Di ujung sungai terdapat air terjun yang membuat jurang pemisah Hutan Larangan.

Tak jauh dari air terjun terdapat jembatan gantung terbuat dari kayu yang menghubungkan ke Hutan Larangan. Jembatan itu terlihat seperti tak pernah dipakai, tapi aku rasa masih dapat di gunakan. Jantungku berdetak dengan cepat. Jembatan bergoyang saat aku melewatinya dan kurasakan cipratan air terjun yang dingin. (hati-hati Kyu… )

Akhirnya aku dapat mencapai hutan larangan. Hutan larangan ku pikir tempat yang menyeramkan, ternyata jauh dari kata menyeramkan. Hutan ini ditumbuhi bunga yang tingginya sepinggangku. Jika ku sentuh, bunga itu langsung berubah menjadi puluhan kupu-kupu kecil yang berwarna-warni.

Pohon-pohon disini sangat besar dan tinggi, semuanya unik. Ada pohon yang memiliki sulur-sulur ranting yang menggantung berwarna pink, begitu indah. Hewan-hewan disini pun unik. Ku lihat ular mempunyai kaki, ada anjing berkepala ikan, ada bunglon yang bisa terbang, dan banyak lagi spesies unik lainnya. Apa ini jenis spesies baru??

(Itu mah bukan spesies baru Kyu.. jangan-jangan itu sihirnya si nenek sihir.. *nama penyihirnya Wookie Potter, Author.. bukan nenek sihir..*)

“Siapa kau?? Beraninya memasuki wilayahku tanpa izin.”

Aku terkejut ada sosok yang terbang menggunakan sapu lidi menghampiriku. Apa dia si penyihir jahat itu??

————————-*****————————-

Seorang pria berjubah hitam, berkaca mata bulat, berwajah lugu, memiliki senyum yang manis sedang menungkan teh di depanku. Tak dapat ku percaya dia adalah Wookie Potter. Penyihir jahat yang telah menyihir Pangeran Yesung menjadi kura-kura, seseorang yang membuat malapetaka besar pada dunia karena meracuni Snow White. Sungguh tak dapat ku percaya.

(Aku juga gak dapat percaya Kyu.. Aku kira penyihir itu nenek-nenek yang giginya item.. Ternyata cwo yang ganteng.. Disihir jadi patung dirumahnya aku juga mau, asal bisa ngeliat dia tiap hari..)

“Silakan di minum tehnya.”

“Terima kasih.”

Teh buatan Wookie Potter beraroma wangi bunga. Sangat nikmat. Sekarang aku sedang duduk di taman dekat puri milik Wookie Potter. Taman ini memiliki meja dan kursi yang terbuat dari pohon, alunan music terdengar dari piano tanpa pianis.

Aku ingat kejadian tadi. Wookie Potter menemukanku, aku bilang aku pendatang baru disini dan sedang mencari Penyihir Wookie Potter . Badan ku bergetar, Aku pikir dia marah karena aku memasuki wilayahnya tanpa izin. Tapi dia langsung membawaku ketempat ini dan menyuguhi teh. (Aku juga mau teh buatan Wookie Potter.. Tapi, ada racunnya gak yah.. @_@)

“Sangat menyenangkan ada yang menemani minum teh. Aku tidak pernah kedatangan tamu seperti ini.”

Wookie Potter kembali tersenyum ramah padaku. Tidak ada kesan jahat di orang ini. Aku masih tidak percaya dia penyihir jahat itu.

“Apa kau ini benar Wookie Potter??”

“Ya, benar. Kau sudah menanyakan ini beberapa kali. Ada perlu apa kau mencariku sampai ke sini??”

“Apa kau yang menyihir Pangeran Yesung menjadi kura-kura??”

“Ya. Aku yang menyihirnya. Bagaimana kau tahu itu??”

“Kenapa kau menyihirnya?? Aku pikir kau bukan orang yang jahat.”

“Dia tidak mau bermain denganku. Dia selalu saja main dengan kura-kuranya. Sekalian saja aku sihir dia jadi kura-kura. Aku bosan di puri ini sendirian.”

Raut muka Wookie Potter berubah cemberut. Aku paham jika dia bosan sendirian. Karena aku juga selalu sendirian sejak ditinggal oleh kedua orang tuaku dan tidak ada yang mau bermain denganku karena menganggapku gila. (Wookie Potter lagi cemberut juga manis.. Pengen aku cubitin pipinya.. *Awas ntar Author disihir jadi perkedel sama fansnya Ryeowook*)

“Apa kau juga yang meracuni Snow White??”

“Apa maksudmu?? Aku tidak pernah meracuni Snow White!!!”

————————-*****————————-

Angin dingin menapar wajahku. Dari atas dapat kulihat jurang dan sungai es yang kulewati. Aku diboncengi Wookie Potter menaiki sapu terbangnya menuju tempat Snow White. Terbang dengan sapu terbang sangat mengasikkan. Tapi ini bukan saatnya menikmati pemandangan.

Wookie Potter mengatakan dia tidak meracuni Snow White. Setelah aku menceritakan Snow White membeku setelah memakan apel pemberian Wookie Potter, dia langsung mengajakku ke tempat Snow White.

“Apa benar bukan kau yang meracuninya??”

“Bukan!!! Aku berteman baik dengan Snow White, tidak mungkin aku meracuni dia. Dunia akan musnah jika Snow White mati. Harusnya aku menyadari lebih awal saat sungai es mulai mencair.”

Raut muka Wookie Potter berubah serius. Aku rasa perkataannya jujur, bukan dia yang meracuni Snow White. Jadi kenapa Snow White membeku saat memakan apel pemberian Wookie Potter??

“Kita akan sampai.”

Perlahan sapu terbang mulai munurun menuju rumah es yang dikelilingi pohon es. Kami mendarat di belakang rumah es, tepat di depan peti es yang berisi Snow White. Dari belakang kami muncul 5 orang kerdil mengacungkan cangkul ke Wookie Potter. (Omo.. Mau perang kok senjatanya cangkul..)

“Penyihir jahat!!!”

“Kau sudah membunuh Prince Snow White kami!!!”

“Mau apa lagi kau kesini??”

“Tenang. Bukan Wookie Potter yang meracuni Snow White.”

Aku mencoba menenangkan mereka. Tapi emosi mereka telah memuncak.

“Kenapa Kyu membela dia!!”

“Apa kau sekarang telah berkomplot dengan penyihit itu!!”

“Snow White belum mati!!!”

Aku dan para orang kerdil yang akan menyerangku ini terkejut dengan perkataan Wookie Potter. Tak ku sadari sejak tadi Wookie Potter memperhatikan jasad Snow White, sedangkan aku sibuk menenangkan orang kerdil ini. Kami langsung mendekati jasad Snow White.

“Apa maksudmu penyihir jahat!!”

“Dia tidak mati, jantungnya masih berdetak. Aku juga tidak tahu dia kenapa. Tapi ku rasa aku dapat membuatnya sadar.”

(Wookie Potter selain jadi penyihir mungkin kerja sampingan jadi Dokter yah … Bisa tolong periksain jantungku masih berdetak gak abis liat Penyihir ganteng… *Plakkk*)

Wookie Potter mengeluarkan tongkatnya dan mengumamkan sebuah mantra. Sinar berwarna biru muncul dari tongkatnya dan melelehkan es yang membelenggu Snow White. Tubuh yang kaku itu terbatuk-batuk saat es mencair. Kelima orang kerdil itu langsung memeluk Snow White yang kembali sadar.

Sesaat setelah Snow White sadar, pulau ini langsung berubah menjadi putih, ditutupi salju dan es. Pohon-pohon yang layu kembali segar ditutupi salju. Awal gelap pun berubah menjadi biru terang. Entah kenapa walaupun seluruh tempat ini tertutup salju, aku tak merasa kedinginan lagi.

“Terima kasih Wookie. Kalau tidak ada kamu bisa-bisa aku mati.”

“Iya. Tapi jika tidak di beritahu Kyu, aku tidak akan kesini tepat waktu. Apa yang membuatmu seperti ini?? Aku tidak meracunimu…”

(Apa yang menyebabkan Snow White membeku?? Apa Snow White dapat membantu Kyu dapat keluar dari tempat itu??..*penasaran*.. Kyu akan terus hadir dengan petualangannya.. tapi ceritanya bersambung ke part 6.. hehehe…)

____________________TBC____________________

FF Ini karya yang paling ku suka.. Imajinasi keluar semua.. Klo udah sempetin baca, jangan lupa comment juga..

Comment kalian sangat penting buat aq.. ^^

Jangan Copy Paste yah.. :D

Gamsahamnida..

Categories: Adventure, Chaptered, Fanfiction, Fantasy, Super Junior Island | Tags: , , , , | 14 Comments

FF Super Junior Island {Part 4}

FF  SUPER JUNIOR ISLAND Part 4

 

Author             : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre              : Adventure, Fantasy

Leght               : 10 Part + 1 Special Part

Rating              : SU

Cast:

Kyu Hyun = Pengelana

Hangeng = a Ladin

Eun Hyuk = Om Jin

Kangin = Bapak Tiri Cinderelli

Siwon = Pangeran Won-won

Kibum = Snow White

Ryeowook = Wookie Potter

Lee Teuk = Panterpan

Donghae = Kapten Hooky

Sungmin = Putra Duyung

Shindong = Paman Kelinci

Heechul = Pria Berkerudung Merah

Yesung = Turtle Prince

+ Author = Komentator

++ Cameo = FT Island

 

____________________*****____________________

Super Junior Island adalah pulau impian semua orang. Konon siapapun yang dapat tinggal di pulau tersebut akan hidup bahagia. Tapi tak ada yang tahu dimana pulau itu berada, pulau tersebut pun tidak terdapat di Peta.

Mungkin orang menganggapnya sebagai legenda saja, tapi aku benar-benar percaya pulau itu memang ada. Impian terbesarku adalah pergi dari dunia ini dan hidup bahagia di pulau tersebut.

————————-*****————————-

 

“Om Jin.. Om Jin.. Om Jin..”

Aku terus memanggil-manggil Om Jin. Aku diberikan 3 kali kesempatan oleh Om Jin untuk memasuki pintu menuju Super Junior Island. Pintu pertama yang ku masuki ternyata Fantasi Island.

Aku harus menemui Om Jin jika aku dapat keluar dari pintu yang salah. Aku ingin meminta Om Jin membuka pintu lagi. Ini kesempatan kedua untukku. Tapi kenapa Om Jin tak kunjung datang.

Aku merasakan sesuatu menyentuh kakiku. Entah darimana ada kertas dan botol Om Jin di dekat kakiku. Ku ambil botol dan kertas itu dan membaca tulisan yang terdapat di kertas.

“Tuan, Om Jin sedang jalan-jalan cari angin sebentar. Tunggu 5 menit lagi.”

(Curang.. Om Jin jalan-jalan gak ajak aku.. Hiks.. *Author nangis seember*)

Tak lama berselang Om Jin muncul juga dengan asap-asapnya.

“Maaf Tuan, saya pergi sebentar. Tuan… kenapa memakai gaun wanita kotor dan sepatu boot di kaki kiri saja?? Apa tuan memasuki pintu yang salah hingga mencari saya lagi??” (Aku aja mau ngakak-ngakak liat penampilan Kyu sekarang..)

“Ceritanya panjang. Disana bukan Super Junior Island, tapi Fantasy Island. Untung saja aku bisa keluar dari sana. Aku ingin kau bukakan pintu lagi untukku.”

“Baik, tuan. Pilih saja pintu yang ingin tuan masuki.”

“Apa kau tidak dapat memberitahuku pintu mana yang menuju Super Junior Island??”

“Maaf, saya tidak bisa memberitahu tuan.”

Aku kembali memperhatikan pintu-pintu di kanan kiriku. Masih seperti sebelumnya, beraneka ragam macam pintu ada disini. Ada satu pintu unik yang buatku tertarik.

“Aku pilih pintu yang ini.” (jangan salah pilih lagi Kyu..)

Pintu yang ku tunjuk berbentuk bintang. Di setiap sisinya terdapat 5 bintang, jika tanganku di dekatkan ke pintu maka 5 bintang itu akan memancarkan sinar.

“Baik, saya bukakan pintu itu.”

“Tunggu. Om Jin, ini untukmu.”

Teko berwarna keemasan dengan ukiran naga aku ambil dari balik rok gaunku dan menyerahkannya kepada Om Jin. (Roknya Kyu kayak katong ajaibnya Doraemon aja.. Ngapain sih kamu bawa-bawa teko di balik rok..)

“Apa ini tuan??”

Itu rumah baru untukmu. Kurasa itu lebih nyaman dibandingkan botol sirup. Aku membeli Teko itu saat di Fantasy Island.”

(Apanya yang beli.. disana gratisan semua.. Aku pasti beliin botol yang lebih bagus dari punya Kyu.. Klo perlu botol kecap aku beli juga.. *Author, masih bagusan botol sirop daripada botol kecap*)

Terima kasih tuan. Sebagai tanda terima kasih saya akan memberikan bonus untuk tuan. Simsalabim jadi apa prok prok prok…”

Gaun Cinderelli yang ku kenakan berubah menjadi pakaian timur tengah seperti yang dikenakan Om Jin, lengkap dengan sorbannya. Tidak ada lagi sepatu boot sebelah, sekarang aku memakai sepatu dengan ujung rucing. (Kyu ternyata lebih ganteng pakai pakaian cwo.. *Ya Iya lah.. Kyu kan cwo Author..*)

“Sekarang tuan masuklah ke dalam. Jika terjadi kesalahan, tuan dapat memanggil saya lagi.”

(Yah.. pisah lagi sama Om Jin.. Aku mau ikut Om Jin aja.. *Author, klo ikutin Om Jin ceritanya bakal berubah jadi Petualangan Om Jin Teko* Andweee…)

————————-*****————————-

 

Dibalik pintu itu dapat kulihat dunia yang suram. Di sana-sini terdapat air bekas lelehan salju. Daun-daun pohon berwarna kecoklatan tampak berjatuhan, menyisakan pohon dan batangnya saja. Langit berwarna mendung kehitaman menggantung di langit. Apa aku memasuki pintu yang salah lagi atau seperti inikah Super Junior Island?? (Perasaanku gak enak Kyu.. *Bilang aja Author ketakutan*)

“Hei, hati-hati dengan langkahmu!!!”

Aku melihat-lihat tidak ada siapa-siapa disini. Hanya terdapat Kura-kura kecil berwarna hijau keemasan dicangkangnya, terbalik dekat kakiku. Apa dia yang berbicara padaku??

Tolong aku.. aku tidak bisa membalikkan badanku.”

Ternyata benar kura-kura itu yang berbicara padaku. Aku mengambil Kura-kura itu dan menaruhnya di telapak tanganku.

“Ternyata di sini hewan bisa bicara juga”

“Tidak sopan. Aku bukan hewan, aku ini Pangeran. Aku di sihir jadi Kura-Kura.”

(Aku pernah denger Pangeran kodok.. tapi aku gak pernah denger Pangeran kura-kura.. *Loh, kan Author yang bikin ceritanya*)

“Di sihir??”

“ Apa kau tidak tahu disini ada penyihir jahat. Berarti kau bukan orang daerah sini yah??”

“Namaku Kyu. Aku baru datang ke sini.”

“Aku Pangeran Yesung. Kenapa kau datang ke tempat seperti ini??”

Aku menceritakan perjalananku menuju Super Junior Island sampai akhirnya aku bisa sampai ke tempat ini.

“Kau harus cepat keluar dari sini, karena disini bukan Super Junior Island.”

“Ja.. Jadi.. aku salah memasuki pintu lagi?!”

Aku tertunduk lesu. Tidak terbanyang oleh ku begitu susahnya mencapai Super Junior Island. Mungkin Om Jin dapat membantuku membuka pintu terakhir. Benar katanya aku harus cepat keluar dari sini.(Iya.. cepet keluar Kyu.. Firasatku buruk.. *Author mah cuma ketakutan aja*)

“Ya.. Ahhh, aku harus mencari adik-adikku lagi. Aku kehilangan mereka disekitar sini.”

“Tapi aku tidak melihat siapapun disini..”

“Jelas kau tidak bisa melihatnya hanya sekali pandang, mereka bukan manusia. Mereka kura-kura sepertiku.”

“Apa mereka disihir juga??”

“Tidak. Mereka kura-kura asli.” (Hei… klo adiknya Kura-Kura beneran.. Mungkin dia itu pangeran di negeri Kura-Kura.. *Plakkk*)

“Aku bantu mencarinya. Pasti kau kesulitan menemukan mereka.”

“Terima kasih. Mungkin adik-adikku tidak jauh dari sini. Mereka terpisah dariku saat kami bermain petak umpet.”

(itu mah bukan ilang.. emang merekanya aja yang lagi ngumpet..)

Aku membantu Pangeran Kura-kura Yesung mencari 3 adiknya. Tidak terlalu lama aku telah menemukannya, kura-kura yang pertama sedang mengumpat di balik batu besar. Kura-kura yang ke dua kulihat dia sedang bermain di air lelehan salju. Kura-kura terakhir ku temukan nyangkut di atas pohon..

(Omo.. gimana caranya kura-kura bisa manjat pohon..)

“Terima Kasih Kyu. Maaf saat ini aku tidak dapat membantumu. Tapi suatu saat aku pasti balas kebaikanmu. Cepatlah pergi dari sini, carilah Snow White di dalam hutan itu. Dia dapat membantumu keluar dari sini. Berhati-hatilah dengan penyihir disini. Semoga kau dapat pergi ke Super Junior Island. Bye..”

Keluarga kura-kura itu pun pergi. Hutan yang ditunjuk Pangeran Yesung tampak di selimuti gelap. Aku lupa menanyakan apa yang terjadi di negeri ini?? Penyihir itu seperti apa?? (Penyihir itu kan nenek-nenek jelek yang rambutnya kusut dan giginya item-item semua… Suka ketawa kayak kuntilanak… *itu mah pemikiran Author aja gara-gara kebanyakan baca dongeng*)

————————-*****————————-

 

Angin awal musim dingin mulai menerpa saat aku memasuki hutan ini. Pohon-pohon layu seakan kehilangan nyawa. Aku sungguh bingung. Aku tidak melihat siapapun bahkan hewan di hutan ini. Apa tempat ini tidak berpenghuni?? Dimana Snow White itu tinggal??

Semakin aku berjalan memasuki hutan, suasana terlihat makin suram. Hawa dingin mulai membuatku menggigil. Tumpukan salju mulai terlihat di jalan setapak yang ku lewati. Dari jauh dapat ku dengar suara tangisan. (Kyu.. Aku juga merinding… *Authornya makin ketakutan*)

Aku mencari asal tempat suara tangisan itu. Semakin lama suara tangisan terdengar jelas. Dari balik pohon ku lihat 5 orang kerdil sedang menangis di depan rumah yang terbuat dari es. Perlahan aku mendekat ke tempat itu. Udara terasa semakin dingin.

“Siapa disana??”

Salah seorang mengetahui kedatanganku. Orang-orang kerdil itu kini mengelilingku. Tinggi mereka hanya sebatas pinggangku.

“Maaf. Aku tak bermaksud mengganggu kalian.”

“Siapa kau?? Apa kau utusan penyihir??”

“Bukan. Aku Kyu. Aku pendatang baru disini.”

“Ada perlu apa pendatang baru sepertimu datang ke tempat seperti ini?? Kami berlima penjaga tempat ini. Aku HongKi, ini JongHoon, itu JaeJin, yang itu MinHwan, yang terakhir SeungHyun”

HongKi yang berbicara padaku memilki rambut pirang bergelombang memakai baju berwarna ungu. JongHoon yang bermata biru memakai baju berwarna kuning. JaeJin yang tampak canggung memakai baju berwarna orange. MinHwan yang sejak tadi tak bisa menghentikan air matanya memakai baju berwarna hijau. Sedangkan SeungHyun yang tampak paling pendiam memakai baju berwarna biru.

(Kawaiii… FT Island jadi kurcaci.. kayak liat FT Island versi mini.. boleh dijadiin pajangan dirumahku gak?? *Plakkk*)

“Aku ke sini mencari Snow White.”

“Ada perlu apa kau dengan Prince Snow White kami??”

Aku baru tahu Snow White itu seorang Pangeran. Aku menceritakan aku ingin pergi ke Super Junior Island, tetapi aku memasuki pintu yang salah dan aku disuruh Pangeran Yesung mencari Snow White di tempat ini. Aku ingin meminta bantuannya keluar dari tempat ini.

“Kyu malang.”

“Kau terlambat.”

“Kau tidak akan bisa keluar dari sini.”

“Dunia ini akan hancur.”

“Prince Snow White tidak bisa membantumu.”

“Apa maksud kalian?!”

Kelima orang kerdil itu kembali menangis. Mereka menuntunku ke belakang rumah es. Disana terdapat pohon-pohon es berhiaskan salju dan kereta yang terbuat dari es. Di dekat pohon-pohon es itu tergeletak sesosok tubuh pria yang diselimuti es.

“Dia Prince Snow White.”

“Prince Snow White malang.”

“Dia tak sadarkan diri, mungkin dia telah meninggal.”

“Dunia akan hancur!”

“Semua ini karena penyihir jahat itu!!!”

(Apa yang terjadi dengan Snow White?? Apa maksud kurcaci itu dengan hancurnya dunia?? Bagaimana Kyu dapat keluar dari tempat itu?? ..*penasaran*.. Kyu akan terus hadir dengan petualangannya.. tapi ceritanya bersambung ke part 5.. hehehe…)

____________________TBC____________________

 

FF Ini karya yang paling ku suka.. Imajinasi keluar semua.. Klo udah sempetin baca, jangan lupa comment juga..

Comment kalian sangat penting buat aq.. ^^

Jangan Copy Paste yah.. 😀

Gamsahamnida..

Categories: Adventure, Chaptered, Fanfiction, Fantasy, Super Junior Island | Tags: , , , , , | 10 Comments

FF Monkey Prince {Part 6-END}

FF MONKEY PRINCE Part 6-END

Author             : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong
Genre              : Comedy
Leght              : 6 Part
Rating             : General
Main Cast        : Eunhyuk, Siwon
Other Cast       : Super Junior
POV                : Author



Monkey Prince
____________________*****____________________

“Pertandingan berikutnya adalah beladiri yang akan dilaksanakan besok. Jenis beladiri yang dipertandingkan akan ditentukan besok melalui undian. Pertandingan besok adalah pertandingan penentu karena skor kalian seri, sama-sama telah memenangi 1 pertandingan. Jadi persiapkan diri kalian masing-masing. Selamat berjuang.” Kata King Lee Teuk setelah menyerahkan tanda pemenang pertandingan kedua kepada Eunhyuk.

Keesokan harinya, diputuskan kedua Prince harus melakukan pertandingan karate. Di ruang ganti, Siwon memberikan nasihat-nasihat kepada Eunhyuk agar menang.

“Ingat, pertahanan yang utama. Klo dia pandai karate kau harus banyak menghindar. Gunakan kelincahanmu untuk menghindari serangannya dan menyerang balik.”

“Tapi aku tidak pernah memukul orang, kata umma kekerasan itu hanya dilakukan orang jahat.”

“Maksudmu aku juga termasuk orang jahat karena sering memukulmu??”

“Iya. Tapi Siwon juga baik, banyak membantuku. Jadi kau itu jahat atau baik yah??” kata Eunhyuk sambil berpikir.

“Sudahlah, aku tidak akan memukulmu lagi, asalkan hari ini kau mau menjadi orang jahat, besok kau bisa jadi orang baik lagi.”

“Apa bisa begitu?? Sekarang jahat, besok baik.”

“Iya, lagipula tenang saja aku sudah membuat rencana sebelum ini.” Kata Siwon tersenyum sinis.

Eunhyuk yang telah memakai baju karate memasuki aula pertandingan bersama Siwon. Disana sudah banyak orang yang menunggunya. Beberapa saat kemudian Prince Yesung memasuki ruangan dengan masih memakai pakaian pangerannya.

“Apa kalian sudah siap bertanding??” Kata King Lee Teuk.

“Aku Siap” Jawab Eunhyuk tegas dan disemangati Siwon dari belakang.

“Aku ingin mengundurkan diri.” Kata Prince Yesung tiba-tiba. Semua orang terkejut mendengar keputusannya.

“Kenapa kau ingin mengundurkan diri?? dengan begitu posisi Putra Mahkota akan diberikan kepada Prince Hyuk Jae.” Kata King Lee Teuk.

“Karena ini pertandingan karate. Bagaimana jika kuku punyaku rusak, rambutku juga akan rusak ditarik-tarik dia, kulitku tidak akan mulus lagi jika ada banyak luka, apalagi jika wajahku tidak ganteng lagi klo kena pukul. Dia iri sama ketampananku, makanya dia mau balas dendam di pertandingan ini dengan merusak ketampananku. Tubuhku ini adalah aset yang sangat berharga.”

Semua bengong mendengar penjelasan Prince Yesung. Siwon tersenyum, rencananya berhasil. Sebelum pertandingan Siwon menemui Prince Yesung, dia menakut-nakutinya dengan bilang Eunhyuk pandai berkelahi dan akan merusak ketampanan Prince Yesung.

“Karena Prince Yesung mengundurkan diri, maka pertandingan ini di menangkan oleh Prince Hyuk Jae. Dengan ini saya menyatakan Prince Hyuk Jae menang melawan Prince Yesung dengan 2x menang dan 1x kalah.” Kata King Lee Teuk.

“Horeee.. Hidup Prince Hyuk Jae..” teriak semua orang.

“Tapi bukan berarti kau sudah menjadi putra mahkota. Karena masih ada syarat ketiga yang harus kau jalankan.”
____________________*****____________________

“Benar tidak apa-apa kau kesana sendiri??” tanya Siwon.

“Gwenchana. Aku pernah tinggal didesa dan bercocok tanam.” Kata Eunhyuk.

“Desa itu berbahaya. Disana tidak ada apa-apa, tidak ada jaringan komunikasi, aku tidak dapat mendeteksi keberadaanmu. Kalau kau sakit siapa yang akan merawatmu, rumah sakit aja jauh. Kalau ada binatang buas, kau bisa mati dimakannya. Kerja disana sangat berat, kau harus mengurus kebun anggur seluas 10 Hektar.” Cemas Siwon.

“Dia tidak akan selamanya disana, hanya perlu sampai panen tiba. Lagipula ada beberapa orang pegawai yang akan membantunya disana. Jadi kau tidak perlu terlalu mencemaskannya.” Kata King Lee Teuk.

“Iya, sudah ku bilang tidak apa-apa.” Eunhyuk membenarkan perkataan King Lee Teuk.

Siwon pasrah mendengarnya. Dia sedang mencemaskan nasib Eunhyuk di syarat terakhir ini. Syaratnya Eunhyuk harus pergi sendiri ke desa terpencil dan menjaga kebun anggur seluas 10 Hektar milik kerajaan, Eunhyuk akan diangkat jadi Putra Mahkota jika dia bisa mengasilkan panen yang baik dari kebun itu. Mungkin itu cara satu-satunya agar Eunhyuk bisa menjadi Putra Mahkota dengan kemampuannya sendiri.

“Disana kau juga dapat makan anggur sepuasnya.” Kata King Lee Teuk.

“Apa disana ada pisang juga??” tanya Eunhyuk.

“Pisang?? Kau bercanda. Disana tentu saja tidak ada pisang.” Kata King Lee Teuk setengah tertawa, tapi membuat raut muka Eunhyuk berubah.

“AKU TIDAK MAU KESANA.” Kata Eunhyuk tegas.

“Kenapa tiba-tiba kau berubah pikiran??” tanya King Lee Teuk heran.

“Mianhamnida. Saya harus berbicara dengan Prince Hyuk Jae sebentar.” Siwon segera menariknya dan berbicara berdua dengan Eunhyuk.

“Apa maksudmu tidak mau kesana?? Tadi kau suruh aku tidak mencemaskanmu!!”

“Karena disana tidak ada pisang”

“Sudah banyak hal yang kita lalui supaya kau dapat menjadi putra mahkota. Kita sudah mencari diratusan buku untuk memecahkan misteri halaman 198. Ikut pelelangan, mencuri, mengasuh Changmi, bertanding dengan Prince Yesung. APA KAU AKAN MELEPASKANNYA BEGITU SAJA.”

“Aku tidak peduli. Tidak apa-apa jika tidak jadi Prince, aku cuma mau cari tau asal-usulku saja, siapa orang tuaku. TAPI AKU TIDAK BISA HIDUP TANPA MAKAN PISANG.” Siwon kaget Eunhyuk dapat berteriak padanya.

“Tapi coba kau pikir. Jika kau dapat menjadi seorang putra mahkota dan akan menjadi raja, kau dapat membeli pisang sebanyak yang kau mau.”

“Benarkah??” Eunhyuk mulai tertarik perkataan Siwon.

“Kure. Bayangkan kau dapat memakan pisang sepuasnya.”

“Wah, surga pisang. Pasti enak”

Eunhyuk membayangkan dirinya menjadi pangeran sedang memakan pisang dan dikelilingi oleh tumpukan pisang.

“Makanya bertahanlah disana, hanya beberapa bulan saja. Jika sudah panen kau dapat pulang dan akan ada banyak pisang yang menunggumu.”

“Baiklah aku akan melakukan syarat terakhir.” Eunhyuk termakan rayuan Siwon. Siwon hanya tersenyum kemenangan.

Akhirnya Eunhyuk pergi kedesa terpencil itu dan menjalani kehidupan sebagai orang desa. Dia tidak terlalu kesulitan dalam menjaga kebun anggur. Orang-orang desa pun sangat menyukainya karena kebaikan hatinya, dia tidak sombong meskipun dia seorang Prince. Beberapa bulanpun berlalu sampai akhirnya panen anggur pun tiba. Panen anggur sangat bagus berkat kerja keras Prince Hyuk Jae. Semua orang di Hwang An Dal bersiap-siap melaksanakan penyambutan calon Putra Mahkota mereka.

Siwon bersiap diluar Hwang An Dal menunggu kedatangan Eunhyuk. Mobil yang menjemput Eunhyuk pun tiba. Eunhyuk keluar dari mobil.

“Selamat datang Prince Hyuk Jae.” Kata Siwon hormat sambil membungkukkan badannya.

“Siwon-ssi.. lama tidak jumpa. Tidak usah bicara formal padaku.” Eunhyuk langsung memeluk Siwon.

“Kenapa penampilanmu seperti ini??” Siwon heran melihat perubahan Eunhyuk menjadi kurus, hitam, tidak terawat, pakaiannya juga seperti orang desa.

“Apa ada yang salah denganku??”

“Tentu saja. Kau harus berpakaian seperti pangeran saat acara pengangkatanmu sebagai putra mahkota.”

Siwon segera mengajak Eunhyuk untuk merubah penampilannya dan berpakaian pangeran. Mereka pun datang ketempat perayaan. Disana sudah dibuat pesta yang sangat meriah dan kedatangannya sudah ditunggu oleh banyak orang yang hadir disana termasuk King Lee Teuk.

“Selamat datang kembali Prince Hyuk Jae. Aku memberimu syarat agar kau dapat menjadi pangeran yang sesungguhnya. Mengasuh bayi, layaknya seorang ayah mengasihi anaknya, seperti itulah harusnya sikapmu pada rakyat kita. Bertanding melawan Prince Yesung agar semua orang mangakui kau memang pantas menjadi pangeran. Menjaga kebun anggur agar kau paham aset kerajaan kita dan dapat menghargai kerja keras orang-orang yang bekerja untuk kerajaan ini. Karena kau sudah melaksanakan 3 syarat dariku, maka aku nyatakan Prince Hyuk Jae sebagai Putra Mahkota di kerajaan ini.” Kata King Lee Teuk serta disambut sorak sorai dari seluruh orang yang berada disana.

“Kalau begitu, aku sudah bisa makan pisang sepuasnya??” tanya Eunhyuk

Sebagian orang tertawa mendengar lelucon Eunhyuk, tapi Siwon tahu Eunhyuk berkata serius, karena tujuan Eunhyuk menjadi pangeran hanya untuk dapat memakan pisang sepuasnya.

Akhirnya Prince Hyuk Jae menjadi Putra Mahkota dan akan menjadi raja berikutnya menggantikan King Lee Teuk. Tapi hal itu masih memerlukan waktu yang lama karena kemampuannya masih belum memadai. Siwon tetap membantu Prince Hyuk Jae dalam melaksanakan tugas-tugas kerajaan. Tapi ada sesuatu yang selalu mengganjal dipikiran Prince Hyuk Jae.

Suatu hari ia bertanya kepada Siwon.

“Bagaimana kabar Prince Yesung??”

“Dia sudah pulang ke Inggris.”

“Sudah kuduga, dia itu pangeran Inggris.”

“Bukan, dia bermain teater drama musical disana.”

“Oh, iya. Siapa kau sebenarnya?? Kau dapat berubah sewaktu-waktu menjadi pegawai perpustakaan, detective, ninja, baby sister, guru, dan lainnya. Kau juga mempunyai banyak mata-mata.”

“I’m your Bodyguard, Prince Hyuk Jae.”
____________________THE END____________________

 

Akhirnya selesai sudah aq publish FF Monkey Prince ini.. FF ini karya pertama aq, aq buat bulan Agustus 2010.. Selesai 2 hari.. Klo dibaca lagi sekarang malu.. (>///<)

FF ini dulu buat lomba iseng2 di salah satu grup FB.. ternyata jadi FF favorit, Haengbokhae.. Bukan masalah menangnya, tapi senang karya Perdana ini banyak yg komentarin & banyak yg suka.. Makanya aq termotivasi buat terus nulis sampai sekarang..

Gimana tanggapan kalian tentang FF aq ini?? Comment please..

Categories: Adventure, Chaptered, Comedy, Fanfiction, Monkey Prince | Tags: , , , , | 10 Comments

FF Monkey Prince {Part 5}

FF  MONKEY PRINCE Part 5

 

Author             : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre              : Comedy

Leght               : 6 Part

Rating              : General

Main Cast        : Eunhyuk, Siwon

Other Cast      : Super Junior

POV                 : Author

 

____________________*****____________________

“Hwang An Dal di dirikan pada tahun 1673 sebagai tempat kediaman keluarga King Ki Bum. Telah direnovasi sebanyak 10x, tanpa merubah bagian-bagian yang penting. Terakhir kali direnovasi pada tahun 2006 oleh King Lee..” Siwon berhenti menjelaskan karena melihat Eunhyuk tertidur.

*PleTTTakkK* Siwon melempar spidol ke Eunhyuk, sehingga dia bangun.

“Jangan tidur saat belajar. Atau kau tidak dapat memakan pisang hari ini” kata Siwon sambil menggoda Eunhyuk dengan pisang yang ditangannya.

“Baik. Aku tidak akan tidur lagi.” Eunhyuk langsung semangat belajar. Siwon tersenyum licik melihatnya, dia teringat kejadian 2 hari lalu.

 

*Flash Back*

“Kalian akan melakukan 3 pertandingan. Pertandingan pertama adalah uji pengetahuan. Ujian ini akan diadakan seminggu dari sekarang. Selamat berjuang.” Kata King Lee Teuk sambil tersenyum dan meninggalkan mereka.

“Oh ini pangeran yang asli. Tidak ada apa-apanya. Pakaiannya seperti orang desa, tidak sepertiku. Gerak-geriknya tidak  anggun, tidak sepertiku. Cara berbicaranya seperti anak kecil, tidak sepertiku. Kulitnya kusam, tidak sepertiku. Rambutnya acak-acakan, tidak sepertiku. Pastinya tidak lebih ganteng dari aku dan kau terlihat bodoh. Fufufu.. “ Prince Yesung pergi sambil tertawa samar.

“Wow. Benar-benar Pangeran Inggris.” Kata Eunhyuk yang masih terpesona.

“Ingat, dia itu sainganmu. Yang harus kau lakukan itu belajar agar bisa menang dari Prince Yesung.” Kata Siwon.

“BELAJAR. Tidak. Aku tidak mau belajar.”

“Kenapa??”

“Aku tidak sanggup berpikir lebih dari 90 detik.”

“Tenang saja aku punya cara sendiri. Kau akan belajar denganku”

“Owww, sekarang kau berubah jadi guru yah.” Kata Eunhyuk yang melihat Siwon tiba-tiba mengubah rambutnya menjadi belah pinggir dan memakai kacamata.

*Flash Back End*

 

Sekarang Siwon mengajar Eunhyuk dengan mengiming-imingi Eunhyuk dengan pisang. Ternyata cara ini ampuh membuat Eunhyuk belajar dengan rajin selama seminggu. Sampai pada akhirnya waktu ujian tiba. Prince Hyuk Jae dan Prince Yesung harus mengerjakan soal yang diberikan selama 1 jam. Siwon yang menunggu Eunhyuk diluar ruang ujian.

“Bagaimana ujiannya??” kata Siwon saat melihat Eunhyuk keluar dari ruangan.

“Gampang. Tinggal tunggu hasilnya sebentar lagi.”

 

Beberapa saat kemudian.

“Aku akan mengumumkan hasil ujian Prince Hyuk Jae dan Prince Yesung.” Kata King Lee Teuk sambil membuka kertas yang dibawanya.

“Prince Hyuk Jae mendapat skor 99”

“Horeee..” Teriak Eunhyuk senang dan memeluk Siwon. Siwon tersenyum puas.

“Prince Yesung mendapar skor 100. Jadi pertandingan pertama dimenangkan oleh Prince Yesung.” Kata King Lee Teuk lagi.

“Fufufu.. Sudah kuduga aku yang akan menang.” Kata Prince Yesung dan berjalan untuk menerima tanda pemenang pertandingan pertama.

“Apa.. Aku kalah.. Beda 1 poin…” Kata Eunhyuk syok.

____________________*****____________________

 

“Pertandingan kedua adalah menunggang kuda yang akan dilaksanakan 3 hari lagi, kalian persiapkan diri masing-masing. Selamat berjuang.” Kata King Lee Teuk.

Siwon dan Eunhyuk pergi untuk melihat kuda mereka yang berwarna putih. Siwon tampak berpikir.

“Kau pernah menunggang kuda??”

“Tidak pernah”, kata Eunhyuk sambil tersenyum.

“Bagaimana ini, untuk belajar menunggang kuda dengan baik setidaknya butuh waktu lebih dari 3 hari. Apalagi harus bertanding. Bagaimana cara mengajari si bodoh ini dalam waktu 3 hari. Bagaimana jika aku tidak dapat mengajarinya dengan baik, saat pertandingan bisa saja dia jatuh dari kuda, ditendang kuda atau keseret kuda sampai beberapa meter. Aku bisa menjadi penyebab meninggalnya pangeran. Pertandingan kuda ini mustahil. Tapi jika dia kalah dipertandingan ini, maka Prince Yesung menang, dia gagal menyelesaikan syarat kedua dan dia tidak bisa menjadi pangeran. Eotokke?? Apa kau mau..” Siwon akhirnya sadar orang yang diajaknya bicara sudah tidak ada dihadapannya, Eunhyuk sedang asik berbicara dengan KUDA.

“HEI, kau dengar apa yang aku bicarakan tadi !!!”

“Iya dengar, kita pikirkan itu nanti saja. Lebih baik kau kenalan sama kuda ini dulu, namanya So Ra. So Ra, kita sama-sama berjuang buat pertandingan ini yah.” Kata Eunhyuk sambil berjabat tangan dengan kaki kuda.

*Hieekkk* seakaan kuda itu mengerti yang dikatakan Eunhyuk.

“Apa, katamu dia ganteng. Hey Siwon, kata So Ra kau ganteng, sepertinya dia naksir kau.” Kata Eunhyuk lagi.

“Sebenarnya dia mahkluk apa sich, dia kadang selalu buat aku terkejut. Yah, mungkin ini salah satu kelebihan dia, tidak buruk juga untuk ukuran calon Prince.” Kata Siwon pelan sambil tersenyum melihat Eunhyuk yang sedang mengobrol dengan kuda.

Tidak terasa waktu berganti dan tiba saatnya pertandingan kedua dilaksanakan. Pertandingan ini dimulai dari lapangan Hwang An Dal, Prince akan berkuda keatas bukit untuk mengambil bendera masing-masing dan kembali ke Hwang An Dal, yang tercepat menaruh benderanya ditiang di lapangan Hwang An Dal adalah pemenangnya.

“Kau sudah siap??” tanya Siwon.

“Aku Siap. So Ra akan membantuku. Iya kan So Ra??” Eunhyuk berbicara lagi pada kudanya. *Hieekkk* Kata kudanya seperti menjawab pertanyaan Eunhyuk.

“So Ra, kau jaga Prince dengan baik yah, jangan sampai dia jatuh.” Kata Siwon, kudanya mengendus-endus badan Siwon.

“Hei, kenapa kudamu deketin aku terus.” kata Siwon lagi.

“Sudah ku bilang, dia suka padamu. Ayo So Ra kita menuju tempat pertandingan.” Kata Eunhyuk sambil menuntun So Ra menuju tempat pertandingan.

“Fufufu.. Bersiaplah menerima kekalahan.” Kata Prince Yesung dan kudanya yang berwarna coklat melewati Eunhyuk.

Siwon dan King Lee Teuk menunggu dibangku penonton di Lapangan Hwang An Dal. Pertandingan kali ini tidak seperti pertandingan sebelumnya, terdapat banyak orang yang ingin menyaksikan pertandingan ini dan diselenggarakan pula perayaan yang meriah.

Akhirnya pertandinganpun dimulai. Prince Hyuk Jae dan Prince Yesung saling mendahului. Jalan menuju atas bukit merupakan jalan yang berliku dan terdapat tebing dan jurang, sehingga mereka harus sangat berhati-hati.

Prince Yesung yang pertama mendapatkan benderanya, disusul Prince Hyuk Jae yang mengambil bendera. Mereka masih kejar-kejaran dan saling mendahului saat menuruni bukit.

Dari luar Hwang An Dal terdengar sorak-sorai yang menandakan Prince sudah kembali. King Lee Teuk duduk tenang selama pertandingan, Siwon terlihat cemas.

“PINK Di DEPAN”, seseorang berlari masuk dan memberi tahu bahwa yang membawa bendera Pink berada di depan.

“Siapa yang membawa bendera Pink. Prince Hyuk Jae atau Prince Yesung??” ada yang berkata seperti itu membuat Siwon tambah cemas.

Akhirnya yang membawa bendara Pink terlihat terlebih dahulu memasuki lapangan Hwang An Dal dan disusul oleh bendera Biru. Siwon terlihat sangat gembira karena yang membawa bendera Pink adalah Prince Hyuk Jae.

Eunhyuk langsung turun dari kudanya dan meletakkan benderanya di tiang.

King Lee Teuk segera berdiri dan mengumumkan, “Seperti yang kalian saksikan pemenangnya adalah Prince Hyuk Jae.”

“Horeee.. Hidup Prince Hyuk Jae..” Terdengar sorak sorai dari penonton.

____________________TBC____________________

Ini FF Pertama aku.. Awal bikin FF cuma iseng-iseng berhadiah ikut lomba FF.. *Baru bikin FF perdana langsung ikut lomba* Hahaha..

Yang udah baca comment yah.. Nanti aq lanjutin publish part selanjutnya & FF lain.. ^^

Categories: Adventure, Chaptered, Comedy, Fanfiction, Monkey Prince | Tags: , , , , | 3 Comments