We Got Married EunCha Vers. {Part 7}

We Got Married EunCha Vers. {Part 7}

 

Author: Dina ‘minnikey’ Fivesjoliezt

Editor: Chajeong JewElf

Genre: Romance, Comedy

Cast : Shin Chajeong

Lee Hyuk Jae a.k.a Eunhyuk Super Junior

Credit Pict: Jung Roo (Ulzzang)

FF ini yang bikin Dina buat aq dan aq cuma sebagai editor aja.. Gomapseumnida buat Dina..

Fiuhhh.. Akhirnya hampir kelar edit FF ini.. Tinggal 1 Part lg.. Tp tagihan FF aq masih banyak.. Hahaha.. Moga bisa dilanjutin FF yang lain.. ^^

***

Omo… Apakah kami harus melakukan hubungan itu?

Eunhyuk oppa kan suamimu? Kenapa kau bisa malu begitu?

Ok..ok.. Tenang lah Shin Chajeong, kau harus bisa menghadapinya.

“Jagi….”. Ucap Eunhyuk oppa yang memelukku dari belakang dam mencium leherku.

 

Omo,,Kenapa aku jadi merinding begini..,

Chajeong POV END

 

“Jagiya,,,,” panggil Eunhyuk sekali lagi, pelukannya makin erat.

 

Chajeong mulai tergugup. “Ye~” jawabnya lirih dan memundurkan tubuhnya menjauhi Eunhyuk.

 

“Pijiti aku ya.” Pinta Eunyuk manja.

 

GUBRAK…..

x#@%$$#&

 

Chajeong tidak sadar kalau dia sudah berada di tepi tempat tidur dan sangking kagetnya tentu saja ia langsung terjatuh di lantai.

 

“aya!” ringis Chajeong kesakitan memegang dagunya.

 

“Jagi, Gwaenchana?!”.tanya Eunhyuk yang langsung membantu istrinya berdiri. “Omona, dagu mu memerah! Jankanman, aku ambilkan es batu dulu.”

 

Eunhyuk langsung berlalu keluar, Chajeong memukul kepala sendiri. Ia merasa bodo sudah memikirkan hal yang tidak-tidak.

***

 

“Jagi, kenapa kalau kulihat sekarang kau selalu tampak pucat? Aku merasa tidak yakin anemia bisa membuatmu seperti ini.” Ujar Eunhyuk sambil meletakkan es batu di dagu Chajeong.

 

“Anii, mungkin aku hanya kelelahan saja oppa.” Sahut Chajeong menggelengkan kepalanya

 

Eunhyuk masih merasa janggal. “Geraeyo? Sungmin hyung yang punya penyakit sama dengan mu saja jarang sekali terlihat pucat.”

 

“Ya~, dia kan namja tentu saja antibodi nya lebih kuat dari ku.” Elak Chajeong.

 

“mmh, benar juga. Jagi sepertinya kau harus mengurangi aktifitas mu sekarang.”

 

Chajeong menatap Eunhyuk intens. “Mengurangi aktifitas?”

 

Eunhyuk balik menatapnya serius. “Ne. Kau mengundurkan diri saja dari jabatanmu sebagai ketua Gathering.”

Chajeong membelalakkan matanya. “Mwo?”

 

“Ini demi kesehatanmu juga, jebal ,kau berhenti ya jagi?.” Pinta Eunhyuk dengan puppy eyes-nya.

 

“Ne. Nanti kupikirkan lagi.” sahut Chajeong lemas.

 

“Oia jagi, besok aku libur.. Kita jalan-jalan ya.” Eunhyuk mencoba menghibur Chajeong.

 

‎”Jeongmal? Ah joayo, semenjak kita menikah kita tidak pernah pergi bersama lagi.” Semangat Chajeong dan membuat Eunhyuk tersenyum. “Kalau begitu sekarang lebih baik kita tidur saja.”

 

***

~Keesokan harinya~

…1 new message…

 

From: Joon Ki

 

| Annyeong… Chajeong-ah, Hari ini kau libur kan?

Eomma, menyuruh kita untuk fitting baju pengantin|

 

From: Chajeong

| Mwo? Apakah tidak ada hari lain?|

 

From: Joon Ki

| Na molla, eomma yang minta.|

 

From : Chajeong

| Geraeyo, nanti aku akan menyusul saja. Dimana kita akan bertemu?|

 

From: Joon Ki

| di Butik Kang Hyun Joon, kita bertemu disana setengah jam lagi.|

 

***

“Jagi, kenapa wajahmu terlihat kusut begitu, ada masalah?” tanya Eunhyuk mendatangi istrinya yang duduk di ruang TV.

 

“Oppa..” panggil Chajeong lirih.

 

“Wae?”

 

“Mianhae, hari ini aku tidak bisa jalan-jalan bersamamu.” Eunhyuk mengerutkan keningnya, “Waeyo?”

 

“Salah satu anggota gathering ku masuk rumah sakit, aku harus menjenguknya.” Kata Chajeong beralasan.

 

“jinjja, kalau begitu aku akan mengantarkan mu kesana”

 

‎”anii, aku bisa sendiri, hari ini kan hari libur oppa, lebih baik oppa istirahat saja dirumah”.ujar Chajeong langsung bergegas bersiap-siap pergi.

 

“ya sudah kalau begitu, josimae jagiya.”

 

Chajeong POV

Sampai kapan aku bisa menutupi ini semua? Aku juga tidak mau selalu berbohong seperti ini.

Oh, Tuhan. Secara tidak langsung aku menyakiti orang-orang yang kusayangi. Egois? Aku memang egois. Tapi aku tak tau harus berbuat apa. Aku sudah terjebak dalam kebohongan.

 

Sesampainya di butik, aku teringat sesuatu. Sesange.. Itu kan tempat umum, Bagaimana kalau ada yang melihat istri dari salah satu member suju sedang fitting baju pengantin di sana? Ah jeongmal paboya, kenapa gegabah seperti ini.

 

Oh, baby my girl.. Aku langsung mengangkat teleponnya.

 

“Chajeong-ah, kau dimana?”

 

“Aku sudah didepan butik. Joon Ki-ah, kalau ada yang melihat ku fitting baju pengantin disana, habislah aku.” Kataku memperingatinya.

 

“Tenang saja.”

 

“Tenang? Saat genting seperti ini mana bisa aku tenang!” Sentakku. Ini menyangkut nama baik Eunhyuk dan Super Junior.

 

“Chajeong-ah, sebelum aku menyuruhmu kesini, aku sudah memikirkan hal itu. Aku sudah memboking tempat ini , jadi tidak ada pengunjung lain selain kita disini. Aku juga sudah membayar para pegawai untuk merahasiakan hal ini.” jelas Joon Ki.

 

Aku manarik nafas lega. “Oh, syukur lah. Geraeyo, aku akan masuk sekarang.”

***

 

Aku harus mengenakan gaun pengantin untuk kedua kalinya. Berpasangan dengan pria yang berbeda. Benar-benar tidak bisa dipercaya.

 

Apa aku sedang bermimpi sekarang? Sebentar lagi aku akan menikah dengan mempelai pria yang merupakan mantan kekasihku sendiri. Ya walaupun sebenarnya ini hanya sebuah sandiwara tapi tetap saja seperti sungguhan.

 

“Chajeong-ah kau cantik sekali mengenakan gaun itu”. Joon Ki mendatangiku saat aku sedang bercermin dengan gaun pengantinku.

 

“Gomawo, oia kenapa ahjumma tidak jadi datang?” Huff, padahal aku merelakan tidak jadi pergi dengan Eunhyuk oppa karena ahjumma mau datang ke fitting baju kami.

 

“Eomma ada di rumah sakit dari tadi malam.” Aku menatap dirinya tajam. “Kenapa kau tidak memberitahuku. Lebih baik sekarang kita ke Rumah Sakit aja.”

Chajeong POV END

 

Saat dalam perjalanan ke Rumah sakit Joon Ki memutar arah jalan mobilnya. “Joon Ki-ah, kenapa jadi berbalik arah?” tanya Chajeong bingung.

 

“Aku akan mengantar mu pulang.” Jawabnya masih tetap focus ke jalan.

 

“Pulang? Wae?”

 

“Aku tahu sekarang keadaan mu sedang tidak baik, lebih baik kau pulang dan istirahat.” Katanya lagi santai.

 

“Ya~, aku tidak apa-apa.”

 

“Apanya yang tidak apa-apa? Aku ini dokter mu, aku yang paling tahu keadaan mu yang sebenarnya bagaimana. Lagipula eomma juga mengerti kenapa kau tidak mengunjunginya.” Chajeong hanya mendengus kesal, tak dapat melawan perkataan Dokternya itu.

 

Sesampainya di rumah, Joon Ki langsung membukakan pintu mobilnya untuk Chajeong. Dan kebetulan sekali ternyata Eunhyuk saat itu baru saja keluar dari rumah.

 

*Eunhyuk p.o.v*

Ah, siang ini benar-benar panas sekali. Aku jadi ingin membeli es krim, sekalian mengajak jalan-jalan Chocho.

 

“Ayo Choco, temani aku beli es krim!”. Aku langsung mengait kan tali ke kalung anjingku itu dan membawanya keluar rumah.

 

Ketika aku keluar rumah, mobil sedan berwarna hitam tepat sekali berhenti di depan rumahku. Lalu keluar seorang namja dan membukakan pintu mobil orang yang duduk disamping nya. Mwo? Chajeong? Siapa namja yang mengantarkannya pulang?

 

“Oh, jagi.” Ucap Chajeong yang terlihat terkejut.

 

“Jagiya, bagaimana keadaan anggota gathering mu yang masuk rumah sakit tadi?”.tanyaku sambil melihat namja itu, ingin tau.

 

“Oh dia hanya perlu istirahat saja. Oia, perkenalkan jagi, dia Joon Ki-ssi, nae Chingu”.

 

Pria itu sedikit membungkukkan badannya. “Annyeonghaseyo, Joon Ki imnida. Anda pasti bertanya-tanya kenapa saya bisa mengantar istri anda pulang. Tadi saat dirumah sakit Seoul, kami bertemu, kebetulan saya juga hendak pulang, jadi saya mengajak Chajeong-ssi pulang bersama.” Jelas Joon Ki yang bisa menebak pertanyaan yang ada di pikiranku.

 

“Dia juga seorang dokter.” tambah Chajeong.

 

“oh, na neun Eunhyuk imnida. Kau mau mampir dulu kerumah kami?”.tawarku kepada dokter muda itu.

 

‎”anii, gamsahamnida, lain kali saja. Kalau begitu saya pulang dulu.” pamit Joon Ki.

 

“ne~, gomawo sudah mengantar istriku pulang, josimae”.

 

Ia tersenyum dan melajukan lagi mobilnya.

 

“Jagi, odigayo?” tanya Chajeong karena melihatku membawa Chocho.

 

“Aku mau beli es krim, kau mau ikut?”

 

Dia mengganggukkan kepalanya. Karena toko es krim tidak jauh dari rumah, kami hanya berjalan kaki untuk menempuhnya.

 

“kenapa kau tidak pernah memberitahuku kalau kau punya chingu seorang dokter?” tanyaku mulai introgasi. Jujur saja aku penasaran dengan namja itu. Jarang sekali Chajeong mau pulang diantar teman seorang namja.

 

“Dia itu dulu teman SMA ku, tapi semenjak lulus dia langsung melanjutkan studi nya di London dan baru sekarang dia pulang ke korea. Nah aku sudah menceritakan nya kan.hhe.” Jelas Chajeong dengan merangkul lenganku.

 

“mmh, dia tampan juga.” ucapku datar.

 

“hahaha, anii nae nampyeon paling tampan di korea, tapi tentu saja setelah ayahku.hhe.” Aku menitak kepalanya pelan. “Ya~, tetap saja aku berarti tertampan yang kedua.”

 

“oh, salah maksud ku tertampan yang ketiga setelah Choco.” sela Chajeong langsung berlari membawa Choco.

 

“YA~, aku lebih tampan dari choco tahu!”. Aku pun ikut berlari mengejar mereka.

Eunhyuk POV END

***

 

Gathering ELF @Chungcamdong’s Restaurant

 

“mwo? Unnie tidak salah bicara kan?” tanya Ki yoon terkejut.

 

Sore itu Chajeong memberikan pernyataan kalau dia akan mengundurkan diri dari jabatan nya sebagai ketua Gath. Tentu saja dia sudah berulang kali memikirkannya dalam seharian ini. Tapi apa boleh buat, keadaan sudah benar-benar memaksanya untuk beristrihat lebih banyak, lagipula Eunhyuk juga menyuruhnya untuk mengundurkan diri.

 

“Ne~, aku mengundurkan diri. Jeongmal mianhae kalau selama ini aku ada salah dengan kalian. Tapi tenang saja, aku masih bisa membantu kalau kalian perlu bantuanku. Aku hanya ingin fokus dengan urusan rumah tanggaku dan juga profesiku sebagai dosen, daripada aku tidak bisa bisa menyeimbangkan aktifitasku lebih baik aku harus melepasnya salah satu.” Jelas Chajeong panjang lebar.

 

Acara sore itu berlangsung penuh haru. Satu persatu anggota gath bergiliran memeluk yeoja yang sudah kurang lebih 6 tahun itu memimpin acara Ghatering ELF ‘Seoul klub’. Bahkan ada saja di antaranya yang menangis, karena akan berpisah dengan ketua gath yang selalu tampak ceria dan menyenangkan seperti Chajeong.

***

 

Chajeong POV

“Ah, aku tidak menyangka aku melakukannya secepat ini.” Kataku lesu. Acara itu sudah usai sejak tadi. Kini tinggal aku dan Jisun yang pulang paling akhir.

 

“Mmh, tapi mungkin ini memang keputusan yang tepat.” Sahut Jisun yang berdiri di sampingku menunggu jemputan Leeteuk oppa. “Oia, aku tidak melihat mobil unnie, unnie tadi di antar Eunhyuk oppa?”

 

“Ani, sebenarnya tadi aku tidak enak badan saat aku ingin kesini, tapi eunhyuk oppa sedang tidur, aku tidak mau mengganggunya, jadi aku naik taksi saja.” Arrgghh, kepalaku mulai terasa sakit lagi. Ku mohon jangan sekarang.

 

‎”oh, algessemnida. Nah, Jungsoo oppa sudah datang.” Aku membungkuk memberinya salam. “Unnie mau kami antar pulang?” tawar JiSun.

 

“anii..goma…. Ahhh..”

Tiba-tiba rasa sakit di kepala makin hebat, aku meringis pelan. Tubuhku sudah tak mampu lagi menopang, aku langsung terduduk di tanah.

 

“omona, eonnie! Gwenchanayo?” tanya Ji Sun yang membangunkanku bersama Eeteuk oppa. Aku masih memegangi kepalaku yang teramat sakit.

 

Sayup-sayup aku masih bisa mendengan JiSun berkata, “Oppa, tolong bawa unnie ke mobil, aku mau menghubungi Eunhyuk oppa dulu.”

 

“andwae…”aku buru-buru melarang JiSun untuk menghubungi Eunhyuk oppa.

 

“Waeyo, unnie-ah?” Ia terlihat sangat panic.

 

“Pokok nya jangan beri tahu keadaanku sekarang.” Pandanganku mulai menggelap, aku cuma sekilas mendengar JiSun dan Eeteuk memanggilku.

Chajeong POV END

***

 

@Hospital

 

Leeteuk dan Ji sun masih menunggu di depan kamar UGD tempat Chajeong sedang di periksa. JiSun mondar-mandir dengan perasaan cemas, ia tersentak mendengar dering Hp milik eonnie-nya yang sedang berada di dalam.

 

“Eottokhae oppa, sekarang Eunhyuk oppa sedang menghubungi ponsel Chajeong unnie.” Ujar Ji Sun yang membawa tas tangan Chajeong.

 

Leeteuk dengan tenang mengatakan, “Bilang saja Chajeong sedang ada dirumah kita. Dia pasti punya alasan sendiri sampai tak mau kita menghubungi suaminya.”

 

JiSun mengangguk mengerti ucapan suaminya. Ia segera mengambil Hp Chajeong dan berjalan menjauh. Ia berbicara dengan Eunhyuk sesuai perkataan Leeteuk. Ia tak mau berbohong, tapi ia juga tak mengerti situasi ini.

 

Disisi lain Dokter sudah keluar dari ruang UGD. Leeteuk mengikuti dokter itu ke ruangannya untuk mengetahui kondisi Chajeong. Ia terliat agak gugup.

 

“Mmh, bagaimana keadaan Chajeong dok?” tanya Leeteuk saat menemui dokter yang merawat Chajeong diruangan nya.

 

“Keadaan nya bisa dibilang cukup parah sekarang. Penyakit GERD yang di deritanya, efeknya sudah mulai menyebar ke organ-organ tubuh lainnya seperti otak dan jantung.” Jelas dokter itu.

 

Leeteuk menatap tak percaya. “GERD?”

 

“Ne~, nyonya Chajeong mengalami kelainan pada lambungnya sejak dulu. Karena dia kurang menjaga kesehatannya, makanya penyakitnya semakin memburuk. Penderita Gastroesophagea Reflux Diease atau GERD itu harus menjaga pola makannya, disamping itu dia juga tidak boleh stres dan sampai kelelahan.” Jelasnya lagi.

***

 

@Chajeong’s Room

 

“Oh, kau sudah siuman.” ujar Leeteuk saat memasuki ruangan tempat Chajeong di rawat, istrinya suda terlebi dahulu berada disana.

 

“Ne~, gomawo oppa sudah mau mengantarku kesini.” Katanya sambil tersenyum.

 

“Chajeong-ah, kenapa kau selama ini tidak pernah memberi tahu Eunhyuk tentang penyakit GERDmu?” tanya Leeteuk tajam.

 

Senyum itu hilang dari waja Chajeong. “Oppa sudah tau?”

 

JiSun yang bingung dengan pembicaraan suami dan eonninya menyela, “GERD?! Bukannya eonnie cuma sakit anemia?”

 

“Tanya saja pada eonnie-mu.” Jawab Leeteuk.

 

Chajeong mengangkat kepalanya lagi. “Mianhae, JiSun-ah. Aku bukan sakit anemia tapi sakit GERD yang cukup parah.” Ia kemudian memandang Leeteuk. “Oppa, aku hanya tidak mau Eunhyuk oppa khawatir. Kalau dia tahu aku sakit, dia pasti tidak bisa berkonsentrasi dalam pekerjaannya. Yang ada dia bisa mengecewakan ELF. Oppa pasti bisa mengerti, oppa kan leadernya.”

 

Leeteuk tak bisa berkata-kata, tapi JiSun terlihat agak emosi. “Sampai kapan eonnie mau membohongi Eunhyuk oppa. Dia harus tau klo eonnie sakit, dia itu suami eonnie.”

 

“Aku akan mengatakannya, tapi tidak untuk saat ini. Aku belum sanggup. Aku tak sanggup berpikir aku akan meninggalkannya.” Chajeong mulai terisak. JiSun tak tega melihat eonnienya seperti ini, ia langsung memeluk Chajeong.

 

“Eonnie, kau pasti bisa menghadapi ini semua.” Ujar JiSun mencoba menenangkannya.

 

“Kalian bisa menjaga rahasia ini sampai aku benar-benar siap mengatakannya yang sebenarnya kan? yaksok?”

 

“Baiklah unnie, kami berjanji, tapi unnie harus bertahan sampai penyakit unnie bisa sembuh total ya.” Chajeong menggangguk mantap.

***

 

Chajeong POV

Sedikit lega karena sudah bisa jujur dengan mereka. Ya itu memang harus kulakukan supaya aku bisa mengurangi jumlah orang yang telah aku bohongi. Tapi sampai kapan aku bisa membohongi Eunhyuk oppa? Pertanyaan itu selalu ada dipikiranku.

 

Malam ini aku memuntuskan untuk pulang. Yah, walaupun sempat di tahan oleh Leeteuk oppa dan Jisun. Tapi aku tak mau Eunhyuk oppa khawatir karena aku tak pulang.

 

Sampai dirumah untung Eunhyuk oppa tak curiga kepadaku. JiSun sudah memberitahu jika aku main di rumah mereka. Lagi pula Make up yang ku pakai tadi sudah menutupi wajah pucatku. Tapi sampai kapan aku bisa memboonginya seperti ini?

***

 

~Keesokan Harinya~

@ Studio Dance SMent

 

“Waw, kalian benar-benar bekerja kerja keras sekali dalam album ke-7 suju!” Seru Airin yang duduk disamping Eunhyuk.

 

“Ya begitulah, semoga saja hasil nya memuaskan ELF. Jankanman, wajah mu kelihatan pucat, kau sakit?” tanya Eunhyuk memperhatikan wajah Airin.

 

“oh, terlihat ya? haha. Aku dari kemarin memang tidak enak badan.”

 

“Kalau tidak enak badan kenapa tidak minta izin saja untuk tidak masuk? Apa kau sudah ke dokter?” tanya Eunhyuk dengan menyentuh kening Airin. “Ya! Badanmu panas sekali. Kita ke Rumah Sakit sekarang. Nanti aku yang minta izin untukmu.” Ujarnya lagi dan membawa Airin ke Rumah Sakit.

***

 

EUNHYUK POV

 

@Hospital

“Apa kata dokter?” tanyaku saat melihat Airin keluar dari ruang periksa.

 

“aku kena gejala tifus.” Katanya cemberut. Ia pasti merasa berat meninggalkan pekerjaannya.

 

“Kalau begitu kau langsung ku antar saja pulang ke apartemenmu.” Ia hanya balas menggangguk.

 

Saat kami hendak meninggalkan Rumah sakit, dari kejauhan aku melihat 2 sosok orang yang amat ku kenal. “Chajeong-ah?” panggilku lantang.

 

Ia memutarkan tubuhnya mencariku. “Oh, jagi?”

 

Dia bersama pria itu lagi. Entah kenapa aku sebal melihatnya. Aku menghampiri dirinya.

 

“Joo Ki-ssi!” Aku kaget Airin mengenali pria itu. “Kenapa kau tidak bilang akan ke Seoul?”

 

Dia tersenyum ke Airin. “Aku sibuk sekali, jadi aku lupa untuk memberi tahumu.”

 

“Jadi kalian saling kenal?” tanyaku bingung.

 

“Ne~ dulu sewaktu di London kami satu kampus. Kami bersahabat dekat. Lalu bagaimana dengan kau? Kenapa bisa kenal Joon Ki?” tanya Airin padaku.

 

“Dia teman istriku. Nah dan kebetulan ini istriku.” Tunjukku pada Chajeong.

 

“oh, ini Chajeong. Annyeong, Airin Imnida.”

 

“Ne, bangapseumnida unnie ah.” sahut Chajeong membungkukkan badannya.

 

Ah, aku tadi kan aku mau bertanya dengannya. Aku langsung menatap istriku itu. “Jagi, sedang apa kau disini?”

 

“Aku menjenguk eomma nya Joon Ki, ahjumma ada di ruangan ini” Jawab Chajeong sambil menunjuk sebuah ruangan rawat inap disampingnya.

 

“oh, ibu mu sakit? Kalau begitu semoga cepat sembuh.” Ujarku tulus.

 

“Ne, gomawo.”

 

“Lalu bagaimana dengan oppa?” tanya Chajeong.

 

“aku hanya mengantarkan Airin-ssi kesini, dia sedang tidak enak badan.”

 

Ia membulatkan bibirnya dan tersenyum. Terlihat sekali senyumnya seperti di paksakan. Aku yakin dia pasti tidak senang melihatku bersama Airin.

 

“Sillyehamnida. Disini ada calon menantu nya Nyonya Lee? Kalau tidak salah nama nya Nona Shin Chajeong. Beliau ingin bertemu.” tanya perawat yang keluar dari ruangan yang ditunjuk Chajeong tadi.

 

Tunggu, calon menantu? Apa aku salah dengar?

Anii.. Anii.. Aku yakin tidak salah dengar. Apa maksudnya ini?

***

TBC………………

 

 

Advertisements
Categories: Chaptered, Comedy, EunCha, Fanfiction, Romance | Tags: , , | 4 Comments

Post navigation

4 thoughts on “We Got Married EunCha Vers. {Part 7}

  1. huaaa,,
    perawatny mnta d.hjar,,
    ngomong d.dpan hyukppa ><

  2. ulfa choi

    wah dah lama ga k blogx eonnie. . . Trxta bxk ff br. . .
    Wah tambh seru aja. . . .
    Bgaimn ya keaadanx eunhyuk mengetahui semuax. . . ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: