We Got Married EunCha Vers. {Part 6}

We Got Married EunCha Vers. {Part 6}

 

Author: Dina ‘minnikey’ Fivesjoliezt

Editor: Chajeong JewElf

Genre: Romance, Comedy

Cast : Shin Chajeong

Lee Hyuk Jae a.k.a Eunhyuk Super Junior

FF ini yang bikin Dina buat aq dan aq cuma sebagai editor aja.. Gomapseumnida buat Dina..

Credit Pict: Jung Roo (Ulzzang)

***

“Apakah kau menerima lamaran dari putra ku Joon ki-ssi?” tanya ahjumma ketika melihat cincin yang melingkar di jari manisku.

 

“La..lamaran?” tanyaku bingung.

 

“Ne~, Joon ki-ssi bilang dia akan langsung melamarmu ketika pulang dari London”

 

Eottokhe? Apa yang harus aku katakan? Aku tidak mungkin mengatakan kalau aku sudah menikah.

 

“Ne, eomma dia menerima lamaranku.” Sahut seseorang diambang pintu, Joon Ki!

 

Aku benar-benar terkejut dengan jawabannya. Aku memandangnya tajam. Omona, apa Joon Ki sudah gila mengatakan hal itu!

 

“Jinjja?” ucap ahjumma langsung memelukku erat. Aku tak dapat berkata apa-apa melihatnya seriang ini.

 

Chajeong POV END

***

 

Dengan hati-hati Joon Ki menutup pintu kamar eommanya pelan. Eommanya sudah tidur terlelap sekarang dengan senyum yang menghias di wajahnya. Tapi tidak dengan Chajeong, ia menunggu saat ini untuk meminta penjelasan.

 

“Joon ki-ah, apa kau sadar dengan apa yang kau katakan tadi!” ujar Chajeong geram.

 

“Pelankan suaramu. Kajja, ikut ke kamarku sebentar, aku akan menjelaskan semuanya disana.” Ujar Joon ki yang langsung menarik tangan Chajeong menuju kamarnya.

 

Sebuah ruangan yang lumayan besar dengan interior gabungan antara tradisional Korea dengan barat dimasuki oleh mereka. Joon Ki menutup pintu kamar itu, agar tak seorangpun mendengar pembicaraan mereka.

 

Chajeong terkejut melihat kamar Joon Ki penuh dengan foto-foto mereka saat berpacaran dulu. Foto itu masih terpampang di dinding dan menghabiskan sebagian besar kapasitas meja disana.

 

“Kau..kau masih menyimpannya?” tanya Chajeong terbata-bata dengan tetap menatap takjub foto-foto itu.

 

“Ah, mianhae aku sibuk sekali beberapa hari ini, jadi tidak ada waktu untuk membereskannya.” Elak Joon Ki.

 

“Oh, algessemnida. Oia, palli jelaskan padaku masalah tadi!” Matanya memandang tajam Joon Ki lagi, meminta penjelasan.

 

“Sebenarnya semenjak eomma kecelakaan dulu, beliau mengalami gegar otak dan  sekarang keadaannya semakin memburuk.” Ujar Joon Ki lesu.

 

Chajeong terbelalak. “Jinjja? Kenapa kau tidak pernah memberitahuku kalau ahjumma mengalami gegar otak?”

 

“Eomma melarangku untuk memberi tahumu, karena tidak mau membuatmu khawatir.” Jelasnya. Chajeong nampak berpikir, ia merasa bersala sampai hal inipun ia tak tau.

 

“Begini Chajeong-ah…”Joon ki menarik nafas sebelum ia melanjutkan pembicaraannya. Chajeong menggangkat kepalanya memperatikan ucapan Joon Ki.

 

“Kemarin dokter yang menangani eomma memberitahuku kalau…” Joon Ki tak melanjutkan perkataanya. Hal ini membuat Chajeong penasaran. “Kalau kenapa?”

 

“Kalau hidup eomma tidak akan lama lagi.” Lanjutnya dengan menunduk.

 

“Kau tidak berbohong kan?”

 

“Aku tidak ada alasan membohongimu, jadi untuk apa aku berbohong.”

 

‎”Jadi maksud  pernikahan itu…….?” tanya Chajeong menggantung, sepertinya ia sudah mengerti maksudnya.

 

“Ne~,,,eomma ingin sekali melihatku menikah denganmu sebelum beliau meninggal, tapi ternyata keadaan sudah berubah. Aku bingung harus melakukan apa dan hanya kebohongan itu lah yang bisa membuat eomma bahagia.” Jelas Joon Ki sejujurnya. Ia sendiri tak ingin membohongi eommanya, tapi tak ada pilihan lain.

 

Joon Ki memegang tangan Chajeong. “Aku mohon berpura-puralah kita akan menikah. Aku cuma ingin mengabulkan keinginan terakhirnya.”

 

Joon Ki menundukkan kepalanya, memohon. Chajeong hanya terdiam, ia tak tau harus menjawab apa. Eomma Joon Ki sudah seperti eomma-nya sendiri. Ia sangat menyayanginya, tapi…

***

 

@SEOUL Cafetaria

 

Chajeong POV

 

Oh, Tuhan. Cobaan apa lagi yang Engkau tujukan kepadaku. Apakah hanya ini jalan satu-satunya yang harus aku lakukan? Kalau aku melakukan sandiwara ini bagaimana dengan Eunhyuk oppa? Aaaa… Eottokhae…….?

 

“UNNIE…..!” panggil Jisun yang tiba-tiba mengagetkanku dari belakang.

 

“aiish, JiSun-ah, kau ini benar-benar mengagetkan ku saja. Loh, KyuRin unnie? Kenapa kalian bisa datang bersamaan?” ucapku menunjuk istri-nya Heenim oppa itu.

 

“Kantor ku kan searah dengan kampusnya Jisun, makanya sekalian saja aku menjemputnya.”

Jawab KyuRin eonnie.

 

“Mmh, jadi unnie ada masalah apa?” tanya Jisun yang memulai pembicaraan.

 

Siang itu setelah berkunjung di rumah Joon ki, aku memang langsung menghubungi mereka untuk mengajak bertemu di kafe biasa kami berkumpul. Jika ada masalah, aku memang selalu menceritakannya kepada mereka. Karena selain mereka adalah orang terdekatku, mereka juga orang yang paling bisa aku percaya.

***

 

“MWO?” Ucap KyuRin unnie dengan menyemburkan makanan dari mulutnya kewajahku.

 

“Ya~ unnie, kau jorok sekali!” Seruku langsung membersihkan wajahku dengan tisu.

 

“Kalau kau menikah dengan dokter itu, bagaimana dengan Eunhyuk?!” sentak KyuRin unnie setelah mendengar ceritaku.

 

“Aku juga bingung. Na eottokhae unnie? Jisun-ah?” tanyaku dengan puppy eye.

 

“Aigoo, kalau sudah begini ceritanya, mau tidak mau unnie harus jalani.” Jisun menyarankan.

 

“Menikah dengan Joon Ki?” tanyaku tak percaya.

 

“Ne~” tegasnya.

 

Tunggu, aku mulai bingung. “Lalu bagaimana dengan Eunhyuk oppa?”

 

“Untuk saat ini tutupi saja masalah itu dari eunhyuk oppa. Lagipula kan pernikahan unnie hanya sementara, jadi mungkin tidak apa-apa nantinya.” Jelasnya.

 

Chajeong menatap tak percaya. “Geraeyo?”

 

‎”Ah, Chajeong-ah. kenapa masalahmu seperti drama-drama  korea saja???” ujar KyuRin eonnie frustasi dengan mengacak-acak rambutnya.

 

“………………….” Aku dan Jisun langsung terdiam menatap KyuRin eonnie.

 

“Kenapa kalian menatapku begitu(¤,¤)a?” tanyanya polos.

 

Aku terkadang bingung dengan yeoja yang satu ini. KyuRin unnie itu usianya beberapa tahun diatas kami, tapi kelakuannya kadang-kadang tidak seperti usianya. Bersabar lah Heecul oppa dalam menghadapi istrimu ini.

 

“OMO,,,,Chajeong-ah, hidung mu!” teriak KyuRin eonnie mengagetkanku. Aku langsung menyentuh hidungku. Darah. “Kajja bersihkan!” serunya lagi sambil memberiku tissu.

 

“Unnie, apa perlu kami antar kau kerumah sakit?” panic JiSun.

 

Aku mengbaskan tanganku di depan mereka. “Ani, gwaenchanseumnida.”

 

“Chajeong-ah, jujur saja kepada kami, kau sakit apa?” tanya KyuRin eonnie dengan tampang dingin.

 

“Ya~ unnie, kenapa wajahmu jadi berubah dingin begitu, ha ha.” Aku berusaa mencairkan suasana.

 

“Kau bukan pengidap anemia kan? Aku tidak pernah dengar kalau anemia mempunyai gejala mimisan.” Katanya lagi ditambah dengan anggukan Jisun.

 

“Aku mimisan mungkin karena kelelahan saja.” Elakku. Aku tak mau mereka tau yang sebenarnya.

 

“Jeongmal? Biasanya aku melihat di drama korea kalau ada scene mimisan berarti seseorang itu sedang mengidap penyakit berbahaya atau dia sedang sekarat kaya drama I’m sorry I love u, lalu…”

 

“Ya~ Mrs. Heenim. Jangan samakan Chajeong unnie dengan drama-drama Korea itu!” sela JiSun, aku hanya terkekeh melihat mereka.

 

“ahahah, mianhae,, Mungkin aku hanya terbawa suasana saja.” KyuRin unnie menggaruk-garuk kepalanya.

 

“Sudahlah, aku tidak apa-apa.” Aku berusaha meyakinkan lagi.

 

Mianhae, aku tidak jujur dengan kalian. Aku hanya tidak mau membuat orang terdekatku merasa khawatir dengan keadaanku yang sekarang.

Chajeong POV END

***

 

In other place

@Studio SMent

 

“Hyukjae-ssi, bagaimana menurutmu kalau gerakannya seperti ini?”.tanya Airin meminta saran.

 

Hari itu Eunhyuk di tunjuk bersama Airin untuk menciptakan tarian couple yang akan ditampilkan Park Iseul penyanyi solo yang akan debut beberapa minggu lagi.

 

“Joayo, tapi mungkin lebih baik  di tambah dengan gerakan split saja.” Jawab Eunhyuk.

 

“Ireohke?” Airin langsung mempraktekkan apa yang disaran kan Eunhyuk.

 

‎”Ne~, lalu kau tatap mataku, saat aku membangunkanmu,  arra?”

 

“Ok. Kita ulang dari awal, hana dul se ne.”

 

Ketika Eunhyuk membangunkan Airin. Airin spontan membelai wajah Eunhyuk, sontak saja membuat di machine dancing itu kaget.

 

“Eottokhae, Hyukjae kalau di tambah dengan ini?”

 

“oh..joayo..” jawab Eunhyuk tergugup.

 

“Wah, kalian romantis sekali,haha.” ujar Leeteuk yang tidak sengaja melewati studio.

 

“Hyung… Hyung belum pulang?”

 

“Ini, aku baru saja mau pulang, mmh apa kalian sudah makan?”

 

“ajik~”sahut Eunhyuk dan Airin bersamaan.

 

“Ya sudah kalau begitu, kajja, aku akan mentraktir kalian.”

 

“Jinjja? Apa aku tidak salah dengar Hyung?”.ujar Eunhyuk tidak percaya dengan hyung nya yang terkenal pelit itu.

 

“Ya~, apa maksud mu?”

 

“ani…ani.. hhe,, mmh, Jisun-ssi memangnya tidak memasak di rumah?”

 

“anii, dia sedang menginap di rumah teman nya, sekalian mengerjakan tugas kuliah katanya. Kalian bersiaplah, aku menunggu di mobil.”

***

 

8.PM

@Home

 

“Wow, ternyata Leeteuk oppa update twitter!” Guman Chajeong yang sibuk mengotak ngatik laptopnya. Jiwa ELF-nya asih tetap ada walaupun ia sendiri telah menikah dengan sala satu personil Suju.

 

“Ah, ternyata dia upload foto bersama Eunhyuk oppa. Tunggu dulu yeoja yang disamping Eunhyuk oppa itu……” Ia memperbesar foto yang baru saja di upload Leeteuk. Sesuai dugaannya, yeoja itu, Airin.

 

“Jadi mereka pergi bersama.” Ujar Chajeong kecewa.

Tidak berapa lama kemudian…

Love oh baby my girl

Geudaen naui juhnbu……….

 

Ponselnya bordering. Ia mengerutkan kening meliat panggilan dari nomor tak dikenalnya. “Yoboseyo.”

 

“Chajeong-ah.”ujar seseorang dari seberag telepon. Chajeong langsung mengenli suara si penelpon.

 

“Joon Ki-ssi.. Ada apa kau menghubungiku?” tanyanya ketus.

 

“Aku hanya ingin minta ma’af karena aku sudah melibatkanmu dalam situasi sulit ini.”

 

“Sudahlah tidak perlu dibahas lagi, aku akan berusaha menjalani sandiwara ini demi ahjumma. Selama kita bisa menutupi ini semua mungkin akan baik-baik saja nanti.”

 

“Jeongmal gomawo. Mmh, apa kau sudah meminum obat mu?”

 

Chajeong menepuk jidatnya. “Omona, obat! Aku lupa minum obat hari ini!”

 

“Bagaimana kau bisa cepat sembuh kalau kau saja lupa minum obat begitu.

yasudah, cepat minum obat mu!”

 

“ye~”

***

 

Eunhyuk POV

“Aku pulang…” ucapku saat memasuki rumah, tapi tak ada jawaban. Dimana yeoja itu?

Apa dia sudah tidur?, tapi ini kan masih jam 8. Aku pun langsung menuju kamar untuk memastikan keberadaan istriku itu.

 

KLEK…

 

‎”Chajeong-ah!” sapaku saat melihatnya di kamar.

 

“Ah.. Jagi kau sudah pulang!” Sahutnya terkejut dan seperti menyembunyikan sesuatu di bawah selimut.

 

“ye~, jagi bisa kah siapkan air hangat? Aku mau mandi”.

 

“oh, mullonimnida. Mmh, aku kira malam ini oppa masih syuting.”

 

“Anii, tadi sore syutingnya suda selesai.” Ia hanya membulatkan mulutnya dan berbegas menyiapkan air untukku.

 

Setelah Chajeong pergi kekamar mandi untuk menyiapkan air, dengan segera aku membuka selimut supaya bisa melihat apa yang di sembunyikan Chajeong. Aku penasaran apa yang dia sembunyikan tadi.

 

Aku mengangkat botol-botol yang berisi.. Obat? Kenapa bisa ada sebanyak ini?

Apa dia meminum obat ini semua? Apa ada sesuatu hal yang di tutupi Chajeong dariku?

 

“Jagi, air hangatmu sudah siap.” Ujar Chajeong keluar dari kamar mandi.

 

“Chajeong-ah, ini obat2 apa?” tanyaku sambil menunjukkan benda yang di sembunyikannya tadi.

 

“oh, itu hanya suplemen-suplemenku saja oppa.”

 

Aku memincingkan mataku. “Jinjja? Tapi kenapa sebanyak ini?”

 

“ya~ apa oppa tidak tahu penderita anemia harus minum banyak suplemen?”

 

Dahiku mulai berkerut. “jinjja? Na molla.”

 

“ye~, yasudah kalau begitu, mandi sana!” ia malah mendorongku menuju kamar mandi. Aku mulai tersenyum jail.

 

“Mau mandi bersamaku jagi?” godaku sambil mendekati tubuhnya yang bisa dibilang agak mungil.

 

“ya~ jagi jangan dekat-dekat, kau bau sekali.” Ujarnya mengindariku sambil menutup hidung. Apa aku sebau itu?

Eunhyuk POV END

***

 

Chajeong POV

Love oh baby my girl

Geudaen………

 

Ponselku bordering lagi. Hah, namja babo itu lagi. Ada apa menghubungiku. “Yoboseyo.”

 

“Noona, apa kabar?”

 

“Aku baik-baik saja Ji woon-ah.”

 

“Noona,kau sudah melakukan terapi obatmu kan?”

 

Ah, dia selalu khawatir. “Ne,,” jawabku singkat.

 

“Joayo,,mmh noona ini eomma mau bicara.” Hpnya sudah beralih ke eomma. “Cha, kapan kau memberikan eomma cucu?”

 

Aku membulatkan mata. “cucu?”

 

“Ne~, kapan?” tanya eomma antusias.

 

“Eomma kan tahu aku dan suamiku sama-sama sibuk, jadi kami tidak ada waktu buat melakukan itu(?)”, ujarku beralasan.

 

“jeongmal?”

 

“Eomma sudah dulu ya, putrimu yang cantik ini mau tidur, nanti saja membahas masalah itu, annyeongi jumuseyo.” Aku memutuskan sambungan telepon.

 

Hah, cucu? Eomma ingin cucu? Omona, kenapa saat memikirkan itu aku jadi merasa aneh begini. Aku dan Eunhyuk oppa? Ahahahah,,,

 

Mungkin semua orang mengganggap ku aneh karena sampai sekarang aku dan Eunhyuk oppa tidak pernah melakukan itu (?). Tapi mau bagaimana lagi? Aku benar-benar belum siap…..

 

“Melakukan itu? Melakukan apa jagiya?” tanya Eunhyuk Oppa yang sudah keluar dari kamar mandi.

 

“Mmm bukan apa-apa oppa.” Kataku tergugup. Jangan-jangan dia tau maksud pembicaraan aku dengan eomma.

 

Deg… Deg… Deg…

 

Ah, aniyo. Aku tak sanggup memikirkannya jika kami melakukan itu. Reflek aku menutup muka.

 

“Ya~ kenapa kau menutupi wajahmu seperti itu?” tanya Eunhyuk oppa heran.

 

Aku menggelengkan kepala. “A.. aani… Aku hanya teringat sesuatu saja.”

 

“Kau tidak sedang sakit kan?” tanyanya lagi ketika naik ketempat tidur.

 

“Ani, oppa. Aku baik-baik saja. Cuma sedikit lelah.” Jawabku kikuk sambil beranjak berbaring di sebelahnya.

 

Omo… Apakah kami harus melakukan hubungan itu?

Eunhyuk oppa kan suamimu? Kenapa kau bisa malu begitu?

Ok..ok.. Tenang lah Shin Chajeong, kau harus bisa menghadapinya.

“Jagi….”. Ucap Eunhyuk oppa yang memelukku dari belakang dam mencium leherku.

 

Omo,,Kenapa aku jadi merinding begini..

***

TBC………

 

Advertisements
Categories: Chaptered, Comedy, EunCha, Fanfiction, Romance | Tags: , , | 3 Comments

Post navigation

3 thoughts on “We Got Married EunCha Vers. {Part 6}

  1. Hyeon kim

    Lanjutkan. . .

  2. mulai berbau yadong ni #plak

  3. fiya

    kereeeen..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: