We Got Married EunCha Vers. {Part 3}

We Got Married EunCha Vers. {Part 3}

Author: Dina ‘minnikey’ Fivesjoliezt & Chajeong JewElf

Genre: romance, comedy

Cast : Shin Chajeong

Lee hyukjae a.k.a Eunhyuk super junior

Comeo: others

***

*Chajeong POV*

“Sekarang bagaimana keadaan mu?”

“Jauh lebih baik oppa^^”.

“Johayo”. Eunhyuk oppa langsung berdiri sambil membuka kancing kemejanya.

“Yaa~ kenapa oppa melepaskan baju dihadapanku?”

“Kita kan sudah menikah, jadi untuk apa aku malu. Atau kau mau sesuatu yang lebih Ny. Lee?”

Ia mendekatiku sambil terus membuka kemeja-nya, “Ka…kau… mau apa Hyuk Jae?” Ia tersenyum evil, aku mulai tersudut dan ia makin mendekatiku.

Omona, kenapa aku gugup begini. >3<

Apa yang akan Eunhyuk oppa lakukan kepadaku? >o<

Kontan saja aku menutup mataku karena aku belum siap dengan apa yang kuhadapi sekarang. Kecupan ringan mendarat tepat di keningku, seketika membuat mataku terbuka dan melihat cengirannya.

“Ya jagi~, kau tidak perlu malu melihatku, aku kan baru melepaskan bajuku saja.”

“Tapi.. Tapi..”, Dia melemparkan kemejanya ke mukaku dan pergi begitu saja.

“Tolong ambilkanku handuk di lemari!” Teriak Eunhyuk oppa dari dalam kamar mandi yang membuatku melongo seketika. “Mwo? Oppa bilang apa? =.=”.

“Ambilkan handuk di lemari, aku mau mandi >,<”

“Ah, Ye~ algetseumnida >,<“.

Aku langsung bergegas mengambilkan handuknya. Jantungku masih berdetak dengan cepat. Semua ini gara-gara perkataan KyuRin unnie waktu di Jeju dulu, aku jadi terus memikirkan hal itu. Kyaaaaaa >o<

Tapi jujur saja untuk sekarang ini aku belum siap melakukannya dan aku tidak tahu aku akan siap atau tidaknya nanti. >,<.

*Chajeong POV End*

ding.. dong.. ding.. dong..

“Aishhh, siapa sih yang datang larut malam begini.” guman Chajeong. Dengan enggan ia berjalan membuka pintu kamar. Sesosok namja yang sangat familiar tersenyum melihat noona-nya menekuk wajah.

“Kenapa kau datang malam-malam begini?! T.T”

“Aku mengganggu malam pertamamu ya?” Tanya Ji Woon polos.

“Aniyo, bukan itu maksudku. Cha,,, apa yang kau bawa itu?” tunjuk Chajeong ke arah plastik besar yang di bawa adiknya. Ia tak mau membahas lagi tentang malam pertama.

“Eomma menyuruhku mengantarkan ini untukmu. Sebenarnya eomma ingin memberikannya padamu tadi siang, tapi eomma lupa.” Ji Woon memberikan barang yang dibawanya ke Chajeong.

Chajeong memperhatikan kotak yang terbungkus dengan rapi itu. “Apa isinya?”

“Mollayo, tapi tadi eomma bilang kalau eomma tidak sabar lagi ingin di panggil halmoni. >,<”

Chajeong menatap adiknya tak percaya, “Jeongmal?”

“Ne~ Geuraeyo. Noona, aku pulang dulu, aku tidak mau mengganggu malam pertama kalian. Annyeong. ^.~ ” ujar Ji Woon langsung meninggalkan noonanya itu.

Chajeong langsung menutup kembali pintu kamar saat adiknya tak terlihat lagi. Ia sangat penasaran melihat titipan dari eomma-nya. Di atas kasur ia membuka kotak itu ternyata…

“Ige Mwoya?! Gaun tidur? Jadi eomma menyuruh Ji Woon mendatangiku ke Hotel hanya untuk memberiku ini >,<“, Ujar Chajeong kaget saat melihat gaun tidur yang cukup seksi baginya.

***

“Nuguya jagi?” tanya Eunhyuk yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan masih mengusapkan handuk ke rambutnya yang basah.

“Ji Woon-ah. Tapi dia sudah pulang. ^o^”

“Ow. Itu apa?” tanya Eunhyuk menunjuk kotak yang dipegang istrinya. Seketika Chajeong langsung menyembunyikan kotak itu di balik punggungnya. “Bukan apa-apa. Hanya titipan dari eomma. >,<”.

“Ya~ jagi, apa isinya? kenapa kau menyembunyikannya seperti itu? >,<“. Eunhyuk yang penasaran berusaha mengambil kotak itu dari Chajeong.

“Andwae, tidak boleh oppa >o<”

Tentu saja karena Eunhyuk jauh lebih kuat dari Chajeong, akhirnya dia bisa mendapatkan barang yang membuatnya penasaran itu. ia membuka kotak itu.

“Mwo? Gaun tidur? Hahahahahaha XD”. Eunhyuk tertawa terbahak-bahak sambil memegangi perutnya.

“Ya~, kenapa oppa jadi menertawaiku seperti itu? >3<” sahut Chajeong dengan muka memerah.

“Mianhae, aku hanya kaget saja melihat ini, hehehe.”

“Nado >3<. Eomma itu aneh-aneh saja memberikan ini.”

“Sudahlah jagi, tidak usah di pakai saja, gwaenchana ^.^”.

“Mwo?!” Chajeong terkejut mendengar suaminya yang mempunyai julukan Mr. Yadong berkata seperti itu.

“Aku tahu kalau kau tidak nyaman dengan pakaian yang cukup terbuka, jadi kau tidak perlu memakainya. Lagipula tanpa gaun tidur itu pun, kita bisa cepat menghadirkan Eunhyuk junior, hahaha.” ujar Eunhyuk langsung menutupi tubuhnya dengan selimut.

“Eunhyuk ju..junior??! >,<“. gumam Chajeong dengan semburat merah yang menghiasi pipinya.

“Jagi, kajja kita tidur, kau perlu banyak istirahat, kau kan tadi sempat pingsan.”

“Ne~, oppa.”

***

Keesokan harinya mereka sudah cek out dari Hotel. Tapi Chajeong merasa janggal tujuan mobil mereka bukan menuju rumahnya. “Jagi, odie gamnika? kenapa tujuan kita tidak pulang ke rumah?”

“Aku ingin menunjukan sesuatu kepadamu, Tutuplah matamu dengan kain itu.” ujar Eunhyuk dengan menunjuk sehelai kain yang terletak di dashboard mobil mereka.

“Ya~ kenapa kau menyuruhku menutup mata?”

“Kalau langsung melihatnya, nanti tidak akan seru, pokoknya pakai saja, arra?”

“Ye~ arraseo”, sahut Chajeong sambil menutup matanya sendiri dengan kain. Ia tidak mengerti kejutan apa lagi yang akan di berikan suaminya. Eunhyuk sesekali mendendangkan lagu untuk mengisi perjalanan mereka.

Sesampainya di tempat tujuan, Eunhyuk pun langsung menggiring istrinya itu keluar dari mobil.

“Jagi, apa kau siap?” tanya Eunhyuk ingin melepas ikatan penutup mata istrinya.

“Ne~”

“Aku hitung ya,, hana, du, se,,, ta Daa \(>o<)/”, Ucap Eunhyuk girang dan segera melepaskan ikatan yang menutupi mata istrinya itu.

“ja..jagi…..”, Chajeong terbata-bata mengeluarkan suaranya. Ia benar-benar terkejut saat melihat sebuah rumah di depan matanya, yang sepertinya baru saja selesai dibangun.

“Kau suka rumah baru kita?” tanya Eunhyuk penuh senyuman.

Chajeong hanya mengangguk dengan mata yang mulai berair.

*Chajeong POV*

Aku benar-benar terkejut ketika melihat bangunan dua lantai yang memiliki pekarangan yang cukup luas itu dihadapanku. Untuk tinggal di Seoul, rumah ini terbilang besar dan pastinya sangat mahal. Rumah ini hanya bercat dasar karena sepertinya baru saja dibangun.

“Kau suka rumah baru kita? ^.^”

Aku tak bisa berkata apa-apa lagi, hanya bisa mengganggukkan kepala dan hampir menangis.

“Eottokhe?” tanyanya lagi.

“Jeongmal joahae oppa”. Aku pun langsung memeluknya.

“Joahayo^^, kau tidak mau masuk?”

Eunhyuk oppa sudah bersiap di depan pintu, tapi aku merasa ada yang janggal disini. “Chakkaman, sepertinya aku ingat dengan kawasan ini.”

“Tentu saja kau ingat, berbaliklah jagiya!”

Aku memutar tubuhku, menatap rumah yang familiar di seberang rumah kami. “Mwo? itu kan rumah Heechul oppa dan Kyurin unnie? Pantas saja aku mengenal kawasan ini. O.o”

‎”Aku sengaja membangun rumah berseberangan dengan rumah mereka supaya nanti bila aku tidak ada dirumah, kau bisa menemui Kyurin noona.”

Ya~ Haengbokhae. Ternyata Eunhyuk sudah memikirkan ini matang-matang. Aku tak akan kesepian jika suamiku itu sedang sibuk. Ia menarik tanganku memasuki rumah baru kami. Mataku berkeliling melihat-lihat ruangan yang masih kosong.

“Sejak kapan oppa membangun rumah ini?”

“Sejak awal kita pacaran aku sudah merencanakan membuat rumah ini, karena aku yakin kau akan menjadi istriku kelak ^^”

“Nanti aku ingin cat rumah kita warna merah saja.” Kataku menyarankan.

“Merah? Apa kau yakin?”

“Mullonimnida, rumah kita pasti terlihat cantik nantinya^^”. Aku memang maniak warna merah, aku ingin rumah ini bernuansa merah.

“Bukannya malah tampak seperti kebakaran? =.=a”.

“Oppa bilang apa tadi?” tanyaku untuk memastikan apa yang baru saja aku dengar.

“Anii, tidak bicara apa-apa jagi. >,<”

*Chajeong POV End*

Tidak berapa lama kemudian mobil yang membawa barang-barang Chajeong dan Eunhyuk akhirnya datang juga. Mereka segera memasukkannya ke dalam rumah. Tapi langkahnya terhenti oleh panggilan seseorang.

“Chajeong-ah”, Panggil seorang yeoja dari seberang rumahnya.

“Kyurin unnie?”

KyuRin langsung menghampiri pasangan yang baru pindah itu dengan membawa strawberry cake di tangannya. Sedangkan Heechul yang terlihat lemas mengikuti istrinya dari belakang.

“Selamat menempati rumah baru ya. Nanti kau harus sering-sering kerumahku. ^^”, seru KyuRin yang langsung memeluk yeoja yang sudah di anggapnya sebagai dongsaengnya sendiri.

“Gomawo, loh kenapa Heechul oppa terlihat lemas begitu?” tanya Chajeong yang melihat Heechul tampak lesu.

“Ha ha, tadi aku membangunkannya saat dia tidur siang”, jelas Kyurin tertawa saat melihat suaminya yang mulai menguap.

“Ya~ jagi, aku ngantuk sekali, ayo kita pulang ~o~”, ujar Heechul menarik tangan KyuRin tapi langsung dicegah Eunhyuk dengan menghalangi jalan mereka. “Andwae, kalian jangan pulang dulu”.

“Waeyo?” Tanya Heechul kebingungan.

“Kajja, bantu kami menata rumah”. Dengan seenaknya ia menarik tangan Hyungnya agar tidak boleh pulang.

“Kenapa kau tidak menyewa orang lain saja untuk membantumu?”

“Mumpung ada hyung dan noona, untuk apa aku menyewa orang lain?! he he he.”

“Aiish. Sepertinya penyakit(superpelit) mu kambuh lagi >o<“, Gerutu Heechul.

“Sudahlah yeobo, gwaenchana, aku tidak keberatan juga membantu mereka ^.^”, kata KyuRin membujuk suaminya. Akhirnya mereka setuju membantu pasangan baru itu menata rumahnya.

***

*Chajeong POV*

Selesai menata rumah KyuRin unnie dan Heechul oppa langsung pulang ke rumahnya lagi. Aku masih sibuk mengeluarkan pakaian Eunhyuk oppa dari kopernya, ternyata ada laptop juga di dalamnya. Ini kah benda keramat yang sangat dirahasiakannya itu? Membuatku penasaran. >,<

Sekarang aku istrinya, jadi boleh kan mencari tau rahasianya? Aku jadi ingat omongan KyuRin unnie yang harus menghapus video Mr. Yadong itu. Ya~ akan aku lakukan sekarang. Laptop berwarna putih itu segera aku hidupkan. Seperti dugaanku, ada passwordnya. Aishhh, apa yah passwordnya? >,<

Kalau passwordnya kata ‘SUPER JUNIOR’, pasti bukan. Dia kan tidak semudah itu membuat password. Ku coba membukanya dengan kata ‘JEWELS’ tapi tidak terbuka. Tanggal lahirnya juga bukan. Aishhh, apa sih passwordnya? Karena aku sudah putus asa, iseng saja aku mengetik namaku disana.

‘SHIN CHAJEONG’

Dan ternyata….. Terbuka. Omona, terbuka?! >o<

Jadi setelah mengganti password sebanyak 6 kali, lalu dia memakai namaku?! Aish jinjja =.=’

Belum sempat aku membuka file-file didalamnya, tiba-tiba Eunhyuk oppa memanggilku dari luar kamar. “Jagi, kau di dalam? Kenapa pintu nya di kunci?”

‎”Chakkaman, aku sedang ganti baju>o<”

“Palli, aku ingin mengambil ponselku di dalam.”

Dengan segera aku mematikan laptopnya dan mengganti bajuku supaya Eunhyuk oppa percaya.

“Mianhaeyo(>/\<) jagi, ini ponselmu”, ujarku saat membuka pintu kamar.

“Ya~ lain kali tidak usah di kunci. Kita kan sudah menikah.”

“Arraseo. Mmmh oppa odigayo?” tanyaku saat melihat Eunhyuk oppa yang langsung memakai hoddienya.

“Aku lupa memandikan Choco disalon, jadi sekarang aku ingin pulang untuk menjemputnya dirumah, kau mau ikut jagiya?”

“Aniyo, aku disini aja.”

“Geuraeyo, aku pergi dulu ya.”

“Ne~, josimae.” Kataku yang menggatar ia sampai di depan pintu. Tapi ia tak langsung pergi.

“Aiish aku melupakan sesuatu”.ujar Eunhyuk oppa langsung berbalik ke arahku.

“Ada yang tertinggal?” tanyaku heran.

“Ne~ aku kan belum mencium istriku yang cantik ini, hehehe.” Sahut Eunhyuk oppa lalu mengecup bibirku singkat, mukaku memarah. Dia memang selalu membuat jantungku berdebar-debar.

Setelah mengantarkannya sampai di halaman rumah, aku bergegas mengambil tasku dan langsung naik taksi menuju Rumah Sakit. Hari ini memang aku ada janji dengan dokter untuk memulai terapi pengobatanku. Rasanya belum siap untuk memberitahu tentang penyakitku ini ke Eunhyuk oppa.

***

Seseorang berpakaian serba putih duduk di hadapanku. Bau Rumah Sakit yang ku benci. Semua serba putih yang memuakkan, coba klo Rumah Sakit berwarna merah, mungkin aku akan sedikit betah di tempat ini. @.@

Dokter Kim yang biasa menanginiku berkata, “Begini Chajeong-ssi, hari ini aku akan dikirim ke Ethiopia untuk melakukan observasi kesehatan disana. Jadi untuk masalah terapi pengobatanmu nanti ada dokter yang akan menggantikanku. Dokter itu baru saja datang dari London dan dia juga sangat ahli dalam menangani penyakit dalam. Data-datamu nanti akan saya berikan ke beliau.”

Padahal aku menyukai Dokter Kim ini, dia sangat baik dan mengerti kondisiku yang masih merahasiakan ini semua. Tapi mau bagaimana lagi, dia ada panggilan tugas di tempat lain. “Ne, algetseumnida dokter Kim.”

“Aku harus pergi sekarang. Jadi tunggu saja disini, karena dokter Lee sebentar lagi akan datang.”

Menyebalkan, dokter Kim langsung pergi begitu saja dan aku harus menunggu. T.T

Setelah 15 menit aku menunggu, pintu ruangan ada yang membuka.

“Jeongmal mianhamnida, tadi di jalan macet sekali”. Ujar namja itu sambil merapikan jas dokternya.

“Ne, gwaencha….”, Aku berhenti melanjutkan perkataanku karena terkejut saat melihat dokter yang akan menanganiku itu adalah sosok namja yang pernah mengisi hari-hariku 5 tahun yang lalu.

Ia juga Nampak terkejut melihatku, “Chajeong-ah?”

“Lee Joon Ki?”

*Chajeong POV End*

Dokter Lee duduk di kursi dokter seberang Chajeong. Ia memeriksa data-data kesehatan Chajeong, sambil sesekali melirik gadis yang acuh di depannya.

“Aku tidak menyangka kita akan bertemu disini padahal aku baru saja ingin mencarimu.” Joon Ki berusaha mencairkan suasana.

“Jadi…kapan kau pulang dari studimu di London?” tanya Chajeong dingin.

Joon Ki langsung memfokuskan pandangan ke arah gadis itu, “Kemarin. Aku dengar dari dokter Kim kalau penyakitmu sudah  tambah parah, apa kau tidak menjaga kesehatan mu selama aku pergi Chajeong-ssi?”

“Kau tidak perlu mengetahuinya.” kata Chajeong datar.

“Kau masih marah denganku? Jeongmal mianhae karena aku terpaksa meninggalkanmu dulu.”

~Flash Back~

*5 years ago*

Chajeong menatap gusar ke kekasihnya saat mereka berada di bandara Incheon. “Joon Ki-ya, kau benar-benar akan meninggalkanku?” tanyanya dengan mata berkaca-kaca.

“Mianhae, jagi. Aku tidak bisa mengelak keputusan Appa. Mau tidak mau aku harus pergi ke London untuk melanjutkan studi kedokteran ku di sana.” Ujar Joon Ki dengan enggan. Di lubuk hatinya ia tak mau meninggalkan kekasih yang sudah di pacarinya sejak 4 tahun lalu tapi ia juga tak ada pilihan lain.

“Lalu bagaimana dengan hubungan kita?”

“Kau mau menungguku sampai aku pulang jagiya?” tanya Joon Ki sambil mengelus rambut panjang Chajeong.

“Mollayo”, sahut Chajeong sambil terisak. Ia masih shock mendengar kepergian Joon Ki secara mendadak.

“Tunggulah aku jagi, saat aku pulang ke Seoul aku akan segera menikahimu. aku janji.” Joon Ki pun langsung memeluk yeojachingu-nya. Ia benar-benar merasa berat meninggalkan Chajeong yang sedang sakit.

“Aku harap kau benar-benar memenuhi janjimu itu jagiya”, kata Chajeong yang masih terisak di pelukan Joon Ki.

“Ne~ Selama aku pergi, jagalah kesehatanmu, aku tidak mau sampai penyakitmu tambah parah.”

~Flashback End~

*Chajeong POV*

Waktu terus berputar. Janji hanya lah janji. Tak ada kabar sedikitpun dari Joon Ki, membuatku gusar dan kecewa. Keraguan terus tumbuh di hatiku, mempertanyakan keseriusannya? Tapi hanya harapan kosong yang menjawab. Saat aku bertemu Eunhyuk oppa, ia yang bisa mengembalikan lagi ceria-ku, hari-hari indahku. Salahkah aku jika mencintainya? Dan melupakan orang yang tak ada kabar?

“Kenapa kau baru datang sekarang Joon Ki-ssi? Kau pergi tanpa memberiku kabar sama sekali.”

“Mianhata, selama aku tinggal disana, appa melarangku untuk menghubungimu dengan alasan itu akan hanya mengganggu konsentrasiku dalam menjalani studi.”

“Apa kau tahu aku menderita sekali karena kau tidak pernah mengabariku?”.

Tidak terasa air mataku mengalir dengan sendirinya. Luka yang sudah terkubur dalam kembali terbuka. Sangat menyakitkan mengingat masa-masa 5 tahun yang lalu.

“Ne, arraseo. Jeongmal mianhae, jagi. Kau masih ingat dengan janjiku?” tanyanya yang mengeluarkan kotak kecil dari tas kerjanya. Aku tercekat saat ia membuka kotak itu yang berisi cincin berhias berlian kecil ke arahku.

“Kau mau menikah denganku kan? Aku janji akan membahagiakanmu.” Ujarya lagi sambil menggenggam tanganku.

Aku segera mengumpulkan kesadaranku kembali, ini salah. Aku menarik tanganku dan berkata, “Sudah terlambat Joon Ki-ssi.”

“Mwo? Waeyo?”

“Aku sudah menikah.” Kataku sambil menunjukkan jemari manis yang berhiaskan cincin pernikahanku dengan Eunhyuk oppa.

“Jadi…jadi kau sudah menikah?”

Dari raut wajahnya tergambar rasa terkejut, kecewa, dan tak percaya. Tapi aku harus menengaskannya lagi. “Ne~ Aku sudah menikah dan aku sangat mencintai suamiku.”

“Kenapa? Kenapa kau tidak menungguku sampai aku pulang?”

“Aku tidak bermaksud mengkhianatimu, tapi kau yang menghilang tak memberi kabar. Mungkin kita memang tak berjodoh. Sudahlah dokter Lee jangan membahas masa lalu lagi. Mianhaeyo, sepertinya aku akan mencari dokter lain saja.”

Aku langsung beranjak dari tempat dudukku. Tapi tanganku terasa ditarik olehnya.

“Chakkaman! Jangan pergi! Hmm.. Ok. Aaku bisa terima kenyataan ini, tapi izin kan aku untuk merawatmu, jebal.”

***

Ya tuhan , kenapa engkau mempertemukanku dengannya pada saat kondisi yang seperti ini? Apa yang harus aku lakukan? Chajeong paboya, kenapa tadi aku tak menolaknya saja. Sekarang Joon Ki yang akan menjadi dokter-ku, jadi kami akan sering bertemu. Eottokhe?

Hari sudah berganti malam saat aku sampai di rumah. Keadaan rumah masih sepi, mungkin Eunhyuk oppa belum pulang. Baguslah, jadi aku tak ketahuan pergi diam-diam. Tapi saat aku membuka pintu ternyata dia sudah di dalam sambil berkacak pinggang.

“Jagiya, kau ini darimana saja? >o<”

“Oppa sudah pulang?” Tanyaku gugup. Aigooo, aku harus bilang apa. >,<

“Aku sudah lama disini. Kau darimana? Kenapa pergi tak bilang-bilang dan tidak bisa dihubungi?”

Mianata, aku harus berbohong padamu oppa. “Mianhamnida oppa, tadi aku hanya mencari udara saja diluar, handphone ku lowbat.”

“Mencari udara diluar? Sekarang sudah malam, udara di luar sedang dingin. Memangnya kau mau tambah sakit? Nanti kalau kau tambah sakit bagaimana? Aku tidak mau sampai kau sakit lagi. >o<“, Celotehnya panjang lebar.

“Ya~ Oppa tidak perlu berlebihan seperti itu =.=. Aku ini sudah dewasa jadi aku bisa menjaga kesehatanku sendiri >3<”

“Ne, aku tahu. Tapi kau ini sudah sering sekali keluar masuk Rumah Sakit, jadi bagaimana bisa aku percaya kalau kau bisa menjaga kesehatan mu sendiri jagiya!” katanya tajam.

“Ne~ oppa, aku salah. Mianhaeyo”, Ujarku langsung menunduk. Memang salahku yang tak pernah memberitahu kebenarannya. Tapi jika ia tahu, tentu ia akan lebih panik dari ini, aku tak ingin hal itu terjadi.

“Ya sudah lupakan saja jagi, aku harap kau tidak mengulanginya lagi, arrachi?” ujarnya sambil menarik tanganku. Ia ingin membawaku kemana lagi?

“Oppa, odigayo?”

***

tbc………..

Sebenernya akhir-akhir ini aku sedang tidak mood tuk buat FF.. Ada beberapa FF yang berhenti di tengah jalan.. Tapi aku usahain tuk lanjutin lagi FF aq yang lain.. ^^

Ini FF-nya Dina, Aq cuma sebagai editor aja tapi gak ngerubah isi cerita.. Kasih masukan yah tuk FF ini.. 😀

Gamsahamnida.. ^^

Advertisements
Categories: Chaptered, Comedy, EunCha, Fanfiction, Romance | Tags: , | 13 Comments

Post navigation

13 thoughts on “We Got Married EunCha Vers. {Part 3}

  1. MWOO? ada cast baru >,< junki oppa yaah.. aigooo~ bisa banget bayangin dia pake jas putih dokter~ gantenng amat itu maaah pak dokter.. tapi, teteup maah onnie sembuhnya ama hyukkie oppa seorang~hhahaha 😀 😀 😀

  2. cinta pertama kembali,
    tapi eon jgn termakan omongan dia inget eonni dah punya hyukpa..

    kok terakhir eon T.T
    ayo semangat dong…
    aku nunggu ff eon mpe lama jga gak pa2 asal di lanjutin hehe
    semangat eonni

  3. haduuuh ganteng tuh Lee Joon Ki
    mau dong kenal sama dokter ganteng XD *drooling

    ffnya bagus unnie 🙂
    cuma mungkin agak dilebih banyakin aja kali ya deskripsti tempat sama pergolakkan(?) batinnya 😀

  4. key^^

    aigoo~ unnie, trnyata masa lalunya pedih.
    seperti biasa dina jago bgt deh bikin TBCnya di tengah dan membuatku penasaran!!
    makin bgus aja FFnya. lanjut yaa.

    buat unnie, ttp smngt nulis FF!!
    banyak yg mennati trmasuk aku, kekek~
    fighting unnie!! jgn lupa ikut terapi 🙂

  5. Kiki

    Aah!><'
    Kenapa belum ada lanjutannya,sih?=3=a
    Pengen lanjutannya…T.T

    Sebenarnya disini cha sakit apa,sih? 8(
    Nggak ada penjelasannya sama sekali…
    Bingung…==a

  6. chajeong kok ngak jujur ja sih ma hyuk. . .
    Konflik orang ketiga y udah muncul nih. . .
    Ayo semangat chingu. . . .

  7. huaaa,,
    ad junki oppa! *mendadakhisteris*
    sayangny ad ksah phit d.antara chajeong eonni sma junki oppa 😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: