FF Be My Prince {OneShot}

FF BE MY PRINCE

 

Author            : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre              : Romance

Lenght            : OneShot

Rating             : PG15

Cast                 : Kim Ki Bum, Lee Young Ra

POV                 : Kibum

Disclamir      : Kibum milik dirinya sendiri.. Young Ra dan cerita hanya imajinasi aq.. anggaplah Young Ra sebagai diri kalian.. 😀

____________________*****____________________

“Bummie. Lihat namja itu.” Kata gadis di depanku.

“Nugu?” Kataku acuh.

“Dia dosen muda baru disini. Namanya Choi Siwon. Sepertinya aku menyukainya.”

Pandanganku tertuju pada Pria muda yang ditunjuknya. Untung kaca kafe ini bening jadi aku bisa melihatnya dengan jelas. Memang masih muda, sepertinya umurnya juga tak jauh beda dariku. Tampan. Itu incarannya sekarang. Jadi ia memintaku menjemputnya dikampus untuk memberitahu hal ini.

“Bagaimana dengan Kyuhyun?”

“Apa aku belum bilang padamu, 3 hari yang lalu kami putus. Dia itu harusnya pacaran sama game, yang ada di pikirannya hanya game. Aku bosan. Ah, lupakan saja. Besok aku harus bisa mendekati dosen itu.”

Senyumku langsung mengembang melihat matanya yang bersinar-sinar. Ya, inilah Lee Young Ra yang ku kenal. Cepat jatuh cinta, cepat patah hati, dan cepat juga mencari cinta yang baru. Kami berteman sejak kecil, jadi ia selalu curhat apapun padaku, termasuk hubungan singkatnya dengan banyak namja.

Wajahnya memang cantik alami, rambutnya panjang, tubuhnya yang tinggi dan harus aku akui cukup sexy, gaya berpakaiannya juga modis. Apalagi ia putri tunggal seorang pengusaha besar. Wajar saja banyak namja tertarik padanya, tapi ia tak pernah menjalin hubungan dengan seorang pria lebih dari 1 bulan.

“Ra-ya. Kau tak takut orang-orang bilang kau itu Play Girl?”

“Aku tak peduli pandangan orang lain. Jika aku suka aku bilang suka, jika tidak suka aku bilang tidak suka.”

“Apa kau menyukaiku?” Raut wajahnya terkejut saat aku menggodanya.

“Tuan Kim yang terhormat. Dulu kau yang menolakku. Wae? Menyesal menolak gadis cantik sepertiku? Cih, jangan harap aku akan bilang lagi, Kibum yang tampan, mau menikah denganku? Tidak ada yang kedua kali Bummie.”

Lagi-lagi aku tersenyum mendengar ucapannya. Sudah hampir 14 tahun sejak kejadian itu. Saat gadis di depanku ini mengatakan cinta padaku.

*Flash Back*

Pesta lagi. Aku tak terlalu suka keramaian. Kami sekeluarga baru pindah dari Amerika. Pesta ini merayakan kembalinya kami ke Seoul serta ulang tahunku ke 10. Tapi tak ada yang aku kenal di pesta ini. Appaku Kim Hee Chul dan Ummaku Kim Tira adalah pasangan pengusaha terkenal, keluarga kami punya bisnis Hotel yang memiliki cabang dimana-mana. Semua undangan disini kerabat orang tuaku beserta anak-anaknya. Tapi aku tak suka anak-anak itu, yang mereka bicarakan hanya barang-barang mahal pemberian orang tuanya.

“Young Ra. Kenapa bajumu kotor hah?”, pandanganku langsung tertuju pada seorang Ibu yang sedang memarahi anaknya.

“Tadi aku tidak sengaja jatuh umma.”

“Aisshhh. Anak ini memalukan saja. Jeoseonghamnida Heechul ssi.”

“Hahaha. Gwenchana. Ki Bum-ah come here.”, aku segera melangkah mendekati appa-ku.

“Kenalkan ini sahabat appa, Lee Hyuk Jae dan Lee Cha Jeong. Ini anak mereka Lee Young Ra.” Lanjut perkataannya.

Gadis kecil itu tersenyum. Penampilannya berantakan sekali, rambutnya acak-acakan dan pakaiannya kotor. Umurnya kira-kira 6 tahun. Tapi aku harus tetap sopan di hadapan semua rekan bisnis appa.

“Annyeonghaseyo, Jeoneun Kim Ki Bum imnida.”

“Aigooo, Ki Bum. Kau sekarang sudah besar, tampan lagi.” Kata Chajeong ajumma.

Sepertinya ajumma ini baik, ia mengelus rambutku dengan lembut dan kubalas dengan senyuman. Aku menyadari sesuatu, gadis itu melihatku tanpa berkedip dan mengatakan sesuatu yang mengejutkanku.

“Ki Bum oppa, aku menyukaimu. Mau menikah denganku?”

“Shiro. Aku tidak suka kamu.”

*Flash Back End*

Aku tersenyum-senyum lagi mengingat kejadian itu. Dasar yeoja aneh. Mana pernah terpikir olehku akan dilamar oleh seorang gadis berumur 6 tahun.

“Ya~ Kim Ki Bum. Kenapa senyum-senyum begitu. Jika karyawanmu tahu, pasti bakal jadi gossip panas. Tuan Kim, direktur muda dan pemilik beberapa Hotel megah di Korea memiliki kelainan jiwa.”

Ia mendelik saat aku menyentil dahinya pelan. Tak terasa waktu berjalan begitu cepat, aku bukan lagi bocah 10 tahun, sekarang aku sudah menjadi pengusaha muda yang tampan dan sukses.

“Cepat habiskan makananmu. Kita pulang sekarang, sebentar lagi mau hujan.”

“Aku sudah selesai. Ayo pulang.”

Saat kami ingin keluar dari café dekat kampusnya ini, ada yang memanggil namaku. Seorang gadis cantik menghampiri kami.

“Ki Bum oppa. Masih mengenalku?”

Aku berpikir sejenak. Sepertinya dia Hobae di SMA ku dulu.

“Ah, Jessica. Apa kabar?”

“Baik. Oppa, jika kau ada waktu, bisa kita jalan berdua?”

“Ehmmm. Mianhae, agashi. Siapa tadi namamu? Jae.. Oh, Jessica. Tapi sepertinya Tuan Kim sangat sibuk, jadi tidak punya waktu pergi denganmu. Tuan Kim, sepertinya mau hujan, bisa kita pergi sekarang.”

Ia menarikku meninggalkan Jessica yang aku rasa sedang kesal. Aku mengemudikan mobil di tengah hujan yang mengguyur kota Seoul. Sesekali aku meliriknya yang menatap keluar jendela dengan diam.

“Kenapa kau menatapku terus Bummie, perhatikan jalan. Aku tak mau mati konyol karenamu.” Ia berkata tanpa melihat ke arahku.

“Kau cemburu?”

Ia melihatku sekilas dan kembali memperhatikan hujan lewat jendela disebelahnya.

“Aniyo. Buat apa aku cemburu. Aku hanya tak suka padanya. Wanita penggoda, pakaiannya yang serba mini, make up-nya yang tebal. Dia mau show atau belajar di kampus. Pokoknya kau tidak boleh tergoda yeoja centil itu.”

Aku mengacak-acak rambutnya pelan, “Araseo”. Dia ini selalu protektif padaku, tidak akan membiarkan seorang yeoja pun mendekatiku.

Tiba-tiba dia berbalik memandangku.

“Bummie..”

“Hmmm..”

“Kau ingat kapan ulang tahunku?”

“Bulan depan.”

“Yang ke berapa?” aku tersenyum tipis mendengar pertanyaannya.

“20.”

“Apa kau melupakan sesuatu??”

“Ah, kado. Kau mau hadiah apa dariku??”

“Aisshhh. Aku tak ingin apapun darimu.”

____________________*****____________________

#Keesokan Harinya

Trrr.. Trrr.. Trrr..

Aisss, siapa sih yang mengganggu tidurku. Aku mengangkat telpon ini tanpa melihat no. siapa yang menelpon.

“Yeobseo.”

“Bummie..” Mataku seketika terbuka lebar mendengar suaranya. Kulirik jam menujukkan pukul 1 dini hari.

“Ra~ya. Apa yang kau lakukan jam segini?”

“Bummie. Kau tau hari ini aku membuat kehebohan, aku menyatakan cinta ke seorang dosen. Hahaha. Lalu, kau tau dia jawab apa? Dia menerima cintaku. Aku benar-benar hebat kan! Lee Young Ra. Tapi dia bilang lebih baik hubungan kami dirahasiakan saja, dia malu pacaran dengan muridnya. Aiisshhh, namja babo. Aku tak suka namja pengecut seperti itu, baru 5 menit jadian, aku sudah memutuskannya. Hahaha.”

“Ra~ya, Kau mabuk? Kau dimana hah? Aku akan menjemputmu.”

Dengan segera aku berganti pakaian, kupacu mobil sekencang-kencangnya di jalanan Seoul yang mulai lenggang. Mobilku berhenti di depan sebuah Bar. Musik binsing terdengar keras saat aku memasukinya. Aku tak pedulikan godaan-godaan perempuan-perempuan disana. Mataku terpaku seorang  Yeoja yang melambai padaku. Langkahku menuju salah satu meja yang dihuni yeoja itu yang sekarang sibuk menegak minuman keras lagi. Emosiku mulai memuncak melihatnya.

“Bummie, kau sudah datang. Sini, temani aku minum”, ia menggeser duduknya memberiku tempat.

Aku langsung menarik lengannya. “Kita pulang sekarang.”

“Shiro!”, ia menepis tanganku, terpaksa aku menariknya kasar keluar dari Bar.

“Ya~ Kim Ki Bum. Sakit. LEPASKAN AKU!!”

Aku melepaskan cengkramanku saat kami sudah diluar. Ia meringis memegang pergelangan tangannya yang memerah. Aku tidak bisa menahan emosiku lagi, kutampahkan kemarahanku, “APA YANG KAU LAKUKAN DISINI, HAH?!”

Matanya berkaca-kaca saat ia bilang, “Bukan urusanmu.”

Ia berjalan sempoyongan ingin meninggalkanku. Tapi aku langsung menariknya kepelukanku. Tangisnya mulai pecah. Pasti terjadi sesuatu padanya, dia sering putus tapi tak pernah mabuk-mabukan seperti ini. Apa yang terjadi? Harusnya aku tak bertindak kasar dan membentaknya. Kali ini suaraku melembut saat berbicara padanya.

“Uljima. Apa yang sebenarnya terjadi Ra~ya. Ceritakan padaku.” rambutnya ku elus perlahan.

“Ini semua karenamu, pabo. Kenapa kau melupakan janjimu? Satu bulan lagi ulang tahunku ke 20 dan kau melupakan janjimu. Rasanya sangat menyakitkan.”

Jadi karena itu dia seperti ini. Dasar gadis bodoh, kau menangis lagi karena aku.

____________________*****____________________

Pagi-pagi aku sudah berada dirumahnya. Saat aku masuk ke kamarnya, ia masih meringkuk di bawah selimut sama seperti saat tadi malam aku mengantarnya pulang.

“Ra~ya. Irona, ppali.”

Matanya terbuka perlahan, “Hmmm. Mau apa kau pagi-pagi kesini?”

“Cepat bangun dan bersiap-siap. Kita akan pergi sekarang.”

Ia langsung bangun tanpa berkata apa-apa lagi. Setelah kami selesai sarapan, aku langsung membawanya pergi.

“Kita mau kemana?”

Aku hanya tersenyum, tak menjawabnya. Mobilku ini membawa kami kepinggiran kota Seoul, jalanan perbukitan tampak lenggang. Pohon pinus berdiri tegak di sisi jalan. Kuhentikan laju mobil ini saat sampai di depan sebuah gereja megah yang memiliki desain sangat eksotis.

“Mau apa kita kesini?”

Lagi-lagi aku seakan tak mendengar pertanyaannya. Aku hanya menggandeng tangannya memasuki gereja ini. Kami duduk di tengah-tengah bangku yang tersedia disana. Sudah saatnya aku bicara. Mataku menatap lurus ke arah altar.

“Satu bulan lagi gereja ini akan sangat ramai. Aku berdiri di depan altar itu dengan perasaan gugup. Dan kau akan memasuki ruangan ini dengan di damping appa-mu, membawa seikat bunga, pasti kau sangat cantik dibalut gaun berwarna putih.”

Ia menatapku dengan ekspresi terkejutnya dan berkata, “Apa maksudmu?”

Kepalaku langsung menghadap kearahnya dan berkata dengan lembut, “Aku yang akan jadi pangeranmu dan kita akan menikah. Aku tak akan pernah lupa janji kita.”

*Flash Back*

Aku langsung kena omelan appa dan umma karena berkata kasar ke gadis aneh itu. Ini ulang tahun terburukku, terjebak di pesta, di marahin appa dan umma, malu karena dilamar bocah 6 tahun di depan umum. Dan sekarang aku harus mencarinya yang entah kabur kemana.

Sayup-sayup aku mendengar isak tangis. Gadis itu menangis sambil duduk dibawah pohon dan memeluk kucing. Apa perkataanku tadi terlalu kasar, aku merasa bersalah melihatnya menangis seperti itu. Perlahan aku mendekatinya.

“Jeongmal Mianhae. Aku tak bermaksud kasar padamu tadi.”

“Gwenchana, oppa.”

Ia segera menghapus air matanya dan tersenyum. Anak yang tegar, bersembunyi untuk menangis sendiri. Entah kenapa aku sangat menyukai senyumnya. Aku langsung duduk disampingnya. Lama kami hanya saling terdiam. Aku bingung mau bicara apa. Ia hanya mengelus-elus kucing yang sejak tadi dipegangnya.

“Darimana kucing itu?”

“Dari atas pohon, kasian kucing kecil ini. Tadi dia tak bisa turun. Jadi aku mamanjat pohon biar dia bisa turun. Tapi, aku malah jatuh. Hahaha.”

Dia tertawa. Aku menatapnya tak percaya. Gadis kecil ini memanjat pohon dengan gaun yang dipakainya hanya untuk menolong kucing. Pantas aja tampilannya kacau begini, dasar gadis aneh. Tapi dia sangat menarik.

“Apa sakit?”

“Lebih sakit ditolak oppa daripada jatuh dari pohon.” Wajahnya langsung cemberut membuatku ingin terkikik.

“Memangnya apa yang kau suka dariku?”

“Saat aku melihat oppa tadi, aku merasa melihat pangeran muncul dari buku cerita.”

Tawaku lepas mendengar perkataan polosnya. Aku?! Pangeran dari negeri dongeng?! Sudah lama sekali aku tak dapat tertawa lepas seperti ini, rasanya aku mulai menyukainya. Gadis aneh.

“Tapi oppa menolakku. Nanti aku tak bisa menikah dengan pangeran seperti dibuku cerita.”

Entah kenapa aku langsung tersenyum dan perkataan itu meluncur begitu saja, “Jika sampai umur 20 tahun kamu belum menemukan pangeranmu. Aku yang akan jadi pangeranmu dan kita akan menikah.”

“Janji?!”

“Ne, aku janji.”

Jari kelingking yang terpaut menandakan janji yang terikat.

*Flash Back End*

“Lee Young Ra. Satu bulan lagi, tepat di hari ulang tahunmu yang ke-20, kita akan menikah disini. Araseo?!” Aku kembali menegaskan perkataanku.

“Oppa..” katanya lirih.

Sudah bertahun-tahun ia tak memanggilku dengan sebutan oppa. Matanya mulai berkaca-kaca. Aku langsung memeluknya dan mengusap helaian rambutnya.

“Gadis bodoh. Kau tidak boleh seperti tadi malam. Jika kau ada masalah atau apapun itu, bicaralah padaku seperti biasanya. Jangan pernah membuatku cemas lagi. Araseo?”

Ia hanya mengangguk dalam pelukanku.

“Satu bulan ini kita akan sangat sibuk. Aku sudah mempersiapkan penikahan kita dari jauh-jauh hari. Gereja ini sudah aku pesan, Resepsi pernikahan sudah diatur orang tua kita. Kartu undangan sepertinya hampir jadi. Kita tinggal cari cincin pernikahan dan baju pernikahan. Apa lagi yang kurang? Apa dari sini kita langsung ke toko per..”

Napasku tercekat sampai aku tak bisa berkata apa-apa lagi. Bibirnya langsung membungkam mulutku. First kiss kami, dia yang memulainya.

“Oppa hari ini cerewet. Gamsahamnida, my prince.” Katanya sambil menjulurkan lidahnya. Nappeun Yeoja.

“Kau… Aisshhh, kenapa first kiss ku malah kau duluan.”

“Mwo?! First Kiss?? Oppa, umurmu udah 24 tahun. First Kiss?? Hahaha.”

Tertawalah sepuasnya yeoja babo. Aku yakin mukaku pasti merah. Kulangkahkan kaki keluar dari gereja ini meninggalkannya. Ia langsung berlari mengejarku.

“Oppa, kau mau kemana?? Tadi beneran first kiss-mu??”

“Ya~ salah siapa aku tak pernah punya pacar. Setiap ada yeoja yang mendekatiku pasti disingkirkan olehmu.”

“Kau itu cuma milikku.” Ia langsung merangkul lenganku, dasar egois. Tapi aku menyukai keegoisannya, hingga selama ini tak pernah sedikitpun aku berpaling darinya.

“Ra~ya. Jika aku jadi pangeranmu, kau tidak boleh lagi mencari pangeran lain.”

“Bagiku, dari dulu sampai sekarang hingga seterusnya Pangeranku cuma satu. Namanya Kim Ki Bum. Kau kenal dia?? Aku kasih tau yah, dia itu pangeran tampan yang bodoh. Masa dia menolak putri secantik aku. Dia tak pernah cemburu saat aku dekat namja lain. Benar-benar namja menyebalkan. Tapi bodohnya, aku sangat mencintainya.”

Aku tersenyum dan mengacak-acak rambutnya gemas. Tiba-tiba dia menghetikan langkahnya, aku langsung menatapnya.

“Oppa, kau tak pernah bilang mencintaiku. Sekarang bilang kau cinta padaku.”

“Shiro!”

“Oppa, please..” katanya sambil memandangku dengan puppy eye-nya.

Ku kecup bibirnya. Menurutku cinta tak harus berkata. Tak seperti dirinya yang dengan mudah mengekspresikan perasaannya. Tapi akan kubuat ia mengerti, selama ini dan seterusnya hanya dia yang kucintai. Mungkin sesekali tak apa aku mengucapkannya.

“Sarangheyo.”

____________________END____________________

Ini bikinnya buru-buru pas bosen bikin FF Chaptered.. Pengen suasana yg beda & kangen sama Kibum.. Moga cepet gabung sama Suju lagi.. 😀

Gimana menurut kalian?? Jelek gak?? Gak dapet feel-nya?? Comment please..

Gamsahamnida.. ^^

(Untuk lanjutan FF yg Chaptered.. haduh, aq lg pusing.. Lum dapet feel bikin..)

Advertisements
Categories: Fanfiction, OneShot, Other, Romance | Tags: , , , | 40 Comments

Post navigation

40 thoughts on “FF Be My Prince {OneShot}

  1. ting tong ting tong
    akhirnya ngepublish ff lagi
    *seneng
    dapet kok eon feelnyaa
    resep dah
    tapi emang young ra ekspresif banget ―.―
    bum emang auranya udah kyak prince
    cucok dah
    jarang juga aku nemu ff yg pake cast kibum belakangan ini
    ff eon pengobat rindu ini
    kekeke
    5jib kibum ikut kog eon
    gak sabar nunggu
    kangin oppa masih taun depan ya keluar wamilnya? bukan taun ini? ―.―a

    • Walaikumsalam.. 😀
      Iya donk Bumpa kan diem2 begitu dikasih ama yg agresif aja.. ^^
      Gak sabar nunggu Kibum gabung lg.. Kangin keluar thn depan pas Leeteuk, heechul, & Yesung wamil.. 😦

  2. kibum so sweet tiba2 udah nyiapin pernikahan aja,
    aku mau deh jadi young ra, hehe
    foto kibum juga keren bgt..

  3. @she920910

    ahh, udah lama gak baca ff main castnya mbum oppa 😦
    gomawo unni, ak terhibur bacanya ^^
    btw, itu koq Kim Heechul sama Kim Tira un?
    trus Chajeong juga jadi Lee, ak pikir tetap Hwang Tira sama Shin Chajeong 😀

    • Kan ceritanya udah nikah jadi nama marganya ikutin suami..
      Hwang Tira klo nikah sama Kim Heechul jd Kim Tira.. Shin Cha Jeong klo nikah sama Lee Hyuk Jae jd Lee Cha Jeong..
      Berarti aq skrg Ny. Lee.. Kyaaa, maunya.. XD

  4. a2kyu

    oah.. Suka2..
    Bneran mirip dongeng ini mah…
    Kibum sweat bgt lah..

  5. young ra itu tipe cewek yg terus terang ya… emng cocok ma mbum yg tngv ya…feelnya fdapet kok.. suka dech

  6. a2kyu

    iya..
    Soalnya persiapan pernikahan tanpa mempelai perempuan tau kan menakjubkan kalu ada d dunia nyata..
    Hehehe..

    Pengen yg ff skandal nih, hehe..

  7. sebtee

    dasar young ra,, dy bleh dket n gnti2 cwo,,, tp kibum oppa gag bleh dket2 ma cwe laen,,, egois… omona,,, youngra agresif bgt… kibum oppa diem2 mlah lngsung nyiapin prnikahan ja… romantis bgt…

    ff scandal oh nox kpan publish???

  8. sebtee

    dasar young ra,, dy bleh dket n gnti2 cwo,,, tp kibum oppa gag bleh dket2 ma cwe laen,,, egois… omona,,, youngra agresif bgt… kibum oppa diem2 mlah lngsung nyiapin prnikahan ja… romantis bgt…

    Oennie,,,ff scandal oh nox kpan publish???

    • Gmn yah, kan sifat orang beda2.. Young Ra cuma pgn buat Kibum cemburu aja.. 😀
      Skandal ntar dulu.. ^^

  9. waaa, anyeong oennie 🙂
    kenalin aku key^^, br pertama kali mampir di sini.
    suka sm ceritanya,soalnya aku lbh suka oneshoot.
    bagus kok oen, bikin aku senyum2 sndiri hehe.
    mari berteman oennie 🙂
    ditunggu FF selanjutnya.

  10. teukie20

    Annyeong author..
    Q bru mampir nih..
    Cerita’y bgs bgt thor,kibum oppa g prnh lupa ma janji yg dah dibuat,so sweet bgt deh 😀

  11. Sulfi

    hhaaii eon q kembali lge nich*g penting ;P*

    keren eon ff.a,,,miss bumpa nich jdi.a 😦
    so sweet dech bumpa,,udah tampan baek pula …
    tipe cwok idaman tuch,,,tpi wlaw gtu ttap uminpa d hatiku^^#pllaakk abaikan#

    aku ska ff yg oneshoot al.a jdi g bwat penasaran dech:)

    d tggu y eon next ff.a^^

  12. IsTi_KiHae

    young ra yeoja yg luar biasa…
    terus terang n ajaib (?) hehe
    feel’y dapet kok,,
    jd kangen kibum….

  13. ChulRa

    aku udah penah baca ini heehee wktu jamannya masi d note fesbuk hohohoho… ini salah satu yang aku suka. karakter Young Ra sama kaya aku, gampang suka sama orang hohoho

  14. Maniisnyaa..

    Tp young ra ya..kamu gmn sie..km bleh dket namja laen,tp bumpa gk bleh lirik yeoja laen..ckckck..

  15. anggiianisa

    lama nda mampir ke sini . waahh~bagus eon . iri deh sma unni kalo bikin FF pasti bagus ==’

    eon . ff yg skandal nah .. udah ditunggu” nih 😀

  16. assalamualaikum , annyeong onnieee~ kangeennyaa lama gak mampir kesini~ 😀 ciieee~ yg baru malming ama suami- lirik hyukkie oppa… mojoknya d senayan pula~ ckckck 😀
    hhahaha 😀 enaknyaa bisa nonton 😥 kapan yah giliranku 😦 *ini yg diomongin apa’an sih? gak nyambung(?) O.o
    ok..ok.. back to teh topic~
    kalo soal FF maah onnie jagonyaa~~~ master dahh.. hhahahaXD 😀 kangen bummppa 😦

  17. Tenang eonn, dapet kog feelnya, hehehehe

    Jarang2 aku dapet feel baca ff selain cast nya Kyuhyun.. ff kibum kan jarang banget..

    Jjang eonnie-ya! Lanjut ke ff lainnya ah.. Baca lg ^^

  18. terdampar di blog ini dan menemukan ff ini,hehehe

    like aj dah,,bingung mw bilang ap
    ^_^V

  19. lucu ceritanyaXD daebak bgt eonnie~! 😀 TOP BGT dah

  20. RheasyaR

    Huwaaa bias ku :* I miss you ({}) feelnya dapet ko mi 🙂 Daebak (y)

  21. mutiamutt

    Keren keren ! Feel nya dapet bangettt eon

  22. “i like it”….. jd kngen am bummie oppa…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: