FF Super Junior Island {Part 10-END}

FF SUPER JUNIOR ISLAND Part 10-END

Author : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre : Adventure, Fantasy

Lenght : 10 Part + 1 Special Part

Rating : SU

Cast:

Kyu Hyun = Pengelana

Hangeng = a Ladin

Eun Hyuk = Om Jin

Kangin = Bapak Tiri Cinderelli

Siwon = Pangeran Won-won

Kibum = Snow White

Ryeowook = Wookie Potter

Lee Teuk = Panterpan

Donghae = Kapten Hooky

Sungmin = Putra Duyung

Shindong = Paman Kelinci

Heechul = Pria Berkerudung Merah

Yesung = Turtle Prince

+ Author = Komentator

++ Cameo = Heebum

____________________*****____________________

Super Junior Island adalah pulau impian semua orang. Konon siapapun yang dapat tinggal di pulau tersebut akan hidup bahagia. Tapi tak ada yang tahu dimana pulau itu berada, pulau tersebut pun tidak terdapat di Peta.

Mungkin orang menganggapnya sebagai legenda saja, tapi aku benar-benar percaya pulau itu memang ada. Impian terbesarku adalah pergi dari dunia ini dan hidup bahagia di pulau tersebut.

————————-*****————————-

“Akhirnya aku bisa bertemu denganmu lagi Kyu.. “

Seorang pria tampan memakai jas dan celana putih berjalan tegap menghampiriku. Tubuhnya seperti memancarakan aura yang membuat hati terasa nyaman, sekilas seperti malaikat tak bersayap. Apa aku pernah bertemu dengannya?? Ku putar otak lagi, tapi tak kunjung mengingat pria di depanku ini. Jelas-jelas dia menyebut namaku, tapi sepertinya aku belum pernah melihatnya.

“Tentu saja kau tidak mengenali sosokku sekarang. Tapi aku punya hutang budi padamu. Aku tau tujuanmu ke sini untuk bertemu dengan 12 penghuni pulau ini kan?? Aku akan membantumu bertemu mereka. Akan aku penuhi janjiku padamu dulu.”

“Hutang budi dan janji apa??”

“Kau pasti ingat kalau melihat ini. Aku dan adik-adikku ini pernah kau tolong.”

Pria ini mengeluarkan sesuatu dari balik jasnya. Tampak 3 ekor kura-kura. Sepertinya aku tak asing lagi dengan kura-kura itu. Jangan – jangan dia..

“Pangeran Yesung. Benarkah itu kau??”

“Ya, ini aku. Terima kasih Kyu, karenamu aku bisa kembali ke sosok asliku ini.”

(Kyaaa.. Jadi ini sosok Pangeran kura-kura itu.. Guanteng banget.. Aku mau disihir jadi kura-kura biar bisa disayang-sayang sama Pangeran.. *Plaakkk*)

“Karena aku?? Tapi aku tidak lakukan apa-apa.”

“Kau yang meminta Wookie Potter menyihirku ke wujud semula kan?? Wookie hanya cemburu aku lebih sering main dengan kura-kura milikku ini. Tapi sekarang Wookie tidak kesepian lagi, dia asik main PSP pemberianmu. Snow White juga sangat tertolong berkat bantuanmu. Kami semua berhutang budi padamu Kyu.”

(Buat yang lupa ceritanya liat di part 4, 5, 6 *Cieee ileee, Author promosi*)

“Sudahlah, aku melakukan itu ikhlas, jangan anggap hutang budi.”

“Aku pernah berjanji akan membantumu suatu hari nanti. Hari ini aku akan membantumu bertemu 12 penghuni disini.”

“Benarkah?? Tapi jarak dari sini ke puncak gunung itu sangat jauh.”

“Sudahlah, ikuti aku saja.”

————————-*****————————-

Pangeran Yesung berjalan meninggalkan hutan permata ini, kembali menelusuri sungai Sapphire Blue. Dia membawaku menjauhi arah gunung itu. Sebenarnya dimana tempat tinggal Penghuni disini??

(Aku juga gak tau.. kenapa belum ketemu Om Jin juga sih?? Kita kan udah janjian mau ketemu klo udah nyampe disini..)

“Bukannya kita harus pergi ke puncak gunung disana, kenapa kita pergi ke arah yang berlawanan??”

“Ikuti aku saja.”

Pasrah, kakiku mengayun mengikuti langkah Pangeran Yesung pergi. Pulau ini benar-benar sepi. Tak ada siapapun, Cinderelli dan mpuss juga tak terlihat lagi. Pantas lah sepi, bukan manusia biasa yang dapat sampai ke tempat ini, tanpa bantuan Kapten Hokky dan Putra Duyung tak bisa sampai kesini. Oh, iya. Baru aku sadari sesuatu. Bagaimana Cinderelli, mpuss, dan Pangeran Yesung dapat sampai ke sini??

“Kita sampai, kau tunggu disini sebentar.”

Kepalaku penuh dengan pertanyaan, sampai aku tak menyadari kami telah berada di penghujung sungai Sapphire Blue. Terdapat Danau kecil yang di kelilingi padang bunga matahari yang kelopak bunganya terbuat dari batuan Topaz kuning berkilauan. Terdapat juga air terjun kecil. Apa ini bisa dibilang air tejun?? Airnya mengalir dari danau naik ke atas, bukan dari atas terjun ke bawah.

(Omo.. Gimana caranya air bisa manjat-manjat ke atas??)

Pangeran Yesung berjalan mendekati danau. Badannya dibungkukkan di tepian danau, jemarinya yang lentik menyentuh permukaan air. Tanah bergemuruh, sesaat ada gempa kecil. Air danau terbelah, memperlihatkan tangga transparan menuju bawah tanah.

(Ini namanya ruang bawah air bukan bawah tanah, kan ada di dasar air danau.. Betul Betul Betul..)

“Ayo, Kyu.”

Kami menuruni anak-anak tangga yang terbuat dari Kristal. Sesampainya di dasar, anak tangga perlahan memudar dan menghilang, air danau juga kembali menutup, membelenggu kami di dasar danau dengan dinding Kristal dan beratap air. Sungguh ajaib. Bagaimana Pangeran Yesung dapat melakukan ini semua hanya dengan menyentuh jari tangannya ke permukaan danau??

“Jangan terkejut begitu Kyu, kita harus cepat ke tempat tinggal penghuni pulau ini. Mereka sudah menunggumu.”

Menungguku?? Apa maksudnya. Tapi aku tak sempat bertanya, Pangeran Yesung sudah menghilang di balik pintu kristal. Aku segera mengikutinya. Tempat di balik pintu itu tak asing lagi buatku. Ada puluhan bahkan ratusan pintu berjajar di sebuah lorong panjang tak berujung. Lorong sama yang menurut Om Jin ada satu pintu yang menuju Super Junior Island. Tapi buat apa kami ke tempat ini lagi?? Bukankah kami sudah sampai di Super Junior Island. Aku menyadari sesuatu.

“Kau juru kunci juga??”

Pangeran Yesung hanya tersenyum. Hanya juru kunci saja yang bisa membuka pintu menuju lorong ini. Mau apa dia membuka pintu super mini sebesar lobang tikus?? Tentu saja kami tidak dapat masuk kedalam sana. Tapi dugaanku salah besar, Pangeran Yesung menggenggam tanganku, saat pintu terbuka, kami tersedot masuk ke dalam pintu itu. Aku sampai tidak tahu, apa pintu itu yang membesar atau kami yang mengecil.

Cahaya terang menyilaukan pandanganku. Apa ini hanya imajinasiku saja?? Samar-samar aku dapat melihat beberapa malaikat.

“Selamat datang Tuan Kyu.”

Sayup-sayup aku mendengar suara yang sangat familiar. Ternyata mereka bukan malaikat, pakaiannya sama seperti yang Pangeran Yesung kenakan. Akhirnya aku dapat menajamkan penglihatan. Seseorang yang menyapaku tadi memang sudah tidak asing lagi.

“OM JIN..”

“Harusnya kau tidak usah memanggil Tuan lagi, dia bukan majikanmu sekarang. Ah, senang bisa melihatmu lagi Kyu.”

“A Ladin..”

Mereka tak memakai pakaian timur tegahnya lagi. Terlihat tampan dengan pakaian putih-putihnya. Om Jin juga bukan sosok kasat mata yang melayang, ia berjalan layaknya manusia biasa.

(OM JIN.. kemana aja?? Dari kemarin-kemarin aku cariin terus, sampe mungutin botol-botol bekas di jalan siapa tau kau lagi ngumpet di situ.. Sekarang Om Jin guanteng banget sih, makin cinta.. *Author mulai ngerayu*)

“Aku ada dimana??”

“Tentu saja di rumah kami.”

Ku edarkan pandanganku. Mataku tak dapat berkedip. Tempat apa ini?? Kerajaan?? Sebuah istana berlapis emas dengan kubah-kubah besar terbuat dari permata dan pilar-pilar berukiran bintang. Latar belakang langit biru menambah sempurna.

Benda putih lembut yang kuinjak ini bukanlah tanah, jika ku sentuh ia akan menghilang seperti putri malu, tapi sangat kokoh untuk menopang kami berserta istana yang sangat luas ini. Seperti lukisan yang menjadi nyata, inikah rasanya berada di negeri diatas awan.

“Sudahlah, kau jangan lama-lama tercengang disini. Ada yang menunggumu di dalam. Kalian juga, ayo masuk.”

Pangeran Yesung menarikku memasuki pintu besar berlapis emas dengan hiasan 12 bintang terbuat dari Sapphire Blue. A Ladin dan Om Jin juga mengikuti kami. Sebenarnya siapa yang menungguku?? Aku semakin tidak mengerti keadaan ini.

(Jangan tanya aku.. Aku juga gak tau.. *Loh, kan Author yang nulis ceritanya*)

Kami menuju sebuah aula besar. Lantainya terbuat dari marmer, atapnya terlihat pemandangan seluruh dunia silih berganti, seakan kau dapat memantau dunia dari sini. Dindingnya terdapat lukisan-lukisan dengan ukuran yang sangat besar. Aku terpaku melihatnya, orang-orang yang berada di dalam lukisan itu tak asing lagi untukku.

“Kyu. Akhirnya kau datang juga.”

“Kalian.. ”

Orang-orang yang ada di lukisan itu sekejap muncul di depanku. Mereka semua tampak berbeda dari terakhir kali kami bertemu. Wookie Potter tak memakai kacamata lagi, Snow White terlihat bersinar tidak dingin kaku lagi, Cinderelli masih terlihat cantik walau di balut dengan stelan jas putih.

Di samping Cinderelli itu, sempat aku meragukan ia bapak tiri Cinderelli, sangat berbeda, tampak lebih muda dari yang ku temui di Fantasy Island. Pangeran Won-won tersenyum, seperti biasanya ia benar-benar kharismatik. Panterpan terlihat lebih dewasa. Kapten Hooky juga ada disini. Dia memelukku.

(Aiissshhh, mereka ganteng-ganteng banget. Kyu, paketin satu aja kirim ke rumahku yah.. *Plakkk*)

“Kau lama sekali!”

“Putra duyung. Kau punya kaki juga??”

“Sudah ku bilang kan, dia itu tidak sopan sekali. Sedikit menyesal aku mengantarmu.”

“Maafkan aku.”

Mereka semua tertawa. Putra duyung memang tampak berbeda, tidak lagi memiliki ekor, ia berjalan dengan kaki. Pria di pojok itu yang melambaikan tangan padaku, aku mengenalinya, ia Paman Kelinci yang pernah aku temui, walaupun sekarang ia tak lagi bertelinga panjang seperti kelinci.

“Hmmm, aku masih belum mengerti kenapa kalian ada disini??”

“Kami semua adalah penghuni Super Junior Island ini.”

“APA?!”

“Ya, kami penghuni pulau ini.”

“Juru kunci adalah julukan untuk kami. Kami dapat pergi ke seluruh penjuru negeri karena hanya kami yang dapat membuka pintu di seluruh negeri.”

“Apa kau ingin menjadi juru kunci seperti kami??”

“Ya. Tentu saja.”

Ternyata mereka penghuni pulau ini. Mataku berbinar-binar memandang mereka. Aku hampir tak dapat mempercayai ini.

“Tapi Kyu, Juru Kunci mempunyai tugasnya sendiri. Nanti juga ada tugas-tugas yang harus kau laksanakan, apa kau siap??”

“Aku siap, apapun tugasnya.”

“Baiklah, sekarang saatnya persetujuan. Kau tidak akan menjadi juru kunci jika salah satu dari kami ada yang tidak setuju. Injaklah lantai berbentuk bintang-bintang itu. Setiap bintang melambangkan satu di antara kami.”

Aku melihat lantai bintang yang di tunjuk Panterpan. Ada 12 lantai bintang yang berputar seperti spiral. Kuinjakkan kakiku di bintang paling luar. Lantai bintang ini melayang. Lukisan a Ladin bersinar.

“Tentu aku setuju. Kau dengan cekatan menolongku yang hampir tenggelam. Reflexmu untuk menolong orang sangat baik.”

Setelah a Ladin menyetujui, lantai bintang dibawah kakiku bersinar. Lantai bintang ke dua melayang setingkat lebih tinggi dari lantai bintang yang ku naiki. Aku mengerti, aku harus menginjakkan kakiku di lantai berikutnya. Sekarang giliran lukisan bapak Cinderelli bersinar.

“Aku bersalah, karena menjadikanmu pengganti Cinderelli. Tapi kau malah membantu menasehati Cinderelli untuk pulang. Kau sangat baik hati dan pemaaf. Aku setuju.”

Lantai bintang di kakiku kembali bersinar. Lantai ke tiga melayang. Kini lukisan Om Jin yang bersinar.

“Kyu sangat penyayang, bahkan kau sempat-sempatnya memikirkan untuk memberiku hadiah teko yang cantik untuk tempat tinggalku. Bagaimana mungkin aku tidak setuju, aku pasti setuju.”

Begitu seterusnya, Pangeran Won-won, Pangeran Yesung, Snow White, Wookie Potter, Panterpan, Kapten Hokky, Cinderelli, Paman Kelinci menetujui aku menjadi Juru Kunci. Sekarang giliran Putra Duyung.

Matanya memandang tajam ke arahku. Keringat dingin mulai mengucur di seluruh tubuhku. Ini yang terakhir. Tak dapat ku tangkap arti tatapan matanya. Jantungku memompa darah dengan cepatnya, detak jantungku seperti dentuman-dentuman peluru meriam yang di tembak. Aku disini, diatas puncak tangga bintang menunggu hasil sidang, hakimnya adalah Putra Duyung yang sebentar lagi akan mengumumkan hidup dan matiku.

“Aku tidak setuju.”

“APA!”

Semua mata memandang Putra Duyung tak percaya. Kata-katanya bergaung sampai ke ujung hatiku, melumpuhkan saraf-sarafku, tanganku bergetar, kakiku lemas tapi masih mampu menopang tubuhku. Benarkah ini?? Selangkah lagi.. Tinggal selangkah lagi.. Tapi mimpiku berakhir di langkah terakhir.

(Mwo?! Putra Duyung yang cute kenapa gak setuju?? Aku beliin ice cream deh, jangan ngambek sama Kyu lagi yah.. *Author, kenapa bikin Kyu sengsara terus sih??* Aku juga gak tau jalan pikiranku.. T.T)

“Kenapa kau tidak setuju??”

“Kau masih marah sama Kyu??”

“Apa maksudmu, HAH. Kami semua sudah setuju, mau cari perkara??”

“Sudahlah, jangan salahkan Putra Duyung. Aku tidak apa-apa.”

Mereka semua mencoba membelaku. Sudah cukup, aku tak ingin berakhir dengan pertengkaran mereka. Aku mencoba berbesar hati menerima segala keputusan. Bertemu dengan mereka semua, petualangan ku selama ini, dan aku bisa sampai ke tempat ini adalah pengalaman yang tak akan aku lupakan sepanjang masaku. Langkahku terhenti oleh teriakan seseorang saat kakiku hendak menuruni pundak anak tangga bintang.

“DIAM KYU. Jangan pergi selangkahpun. Aku belum selesaikan perkataanku tadi.”

“Apa maksudmu??”

“Aku tidak setuju jika kau tidak menyanyi untukku lagi.”

(*Gubrak, Author jatoh guling-gulingan*)

Putra Duyung tersenyum padaku, senyuman pertamanya untukku, sangat manis. Mereka semua tertawa-tawa atas lelucon yang di buat Putra Duyung tadi. Brukkk, aku jatuh terduduk di lantai bintang ini, kekuatan yang ku bangun tadi hilang dalam sekejap.

(Kyu telat jatohnya, untung aja gak nyungsep ke bawah.. lumayan klo jatoh dari tangga ke 12 *Author nyumpahin Kyu nyungsep?!*)

Jadi, ia setuju. Aku masih tidak bisa percaya. Tapi lantai ini bersinar menandakan pemiliknya telah setuju. Dengan sisa-sisa tenaga yang ku punya, aku mencoba berdiri lagi menatap  mereka semua menandakan terima kasih yang mendalam dari lubuk hatiku, sampai kata-kata tak bisa terucap untuk meluapkan isi hatiku ini.

“Karena semua setuju, kita mulai ritualnya.”

(Ritual apa nih?? Manggil roh atau dedemit?? Wah, klo manggil setan dan sejenisnya aku kabur aja deh.. *Hey, Author.. ceritanya belum kelar..*)

Panterpan mengkomando untuk setiap orang berdiri melingkari tangga spriral yang di ujung atas tangga ini tempat ku berdiri. Mereka semua menyatukan tangannya, undak-undak tangga bintang ini berkelap-kelip. Cahaya pelangi transparan menyelimuti kami. Muncul anak tangga baru di depanku. Jiwaku seperti terpanggil untuk menaiki anak tangga itu.

Kupijakkan kaki ini ditangga yang baru muncul, ada perasaan yang mengelitik. Mataku terpejam, sesuatu memasuki raga dan jiwaku. Perasaan nyaman yang tak pernah aku rasakan, jiwaku seperti melayang. Perlahan ku buka mataku, cahaya putih memancar dari tubuhku sama seperti mereka, kini aku tampak seperti malaikat tak bersayap.

Lantai bintang yang kupijak pun bersinar. Sebuah lukisan muncul menghiasi salah satu sudut aula ini. Lukisan itu bersinar, mataku tak berkedip memandangnya, tampak diriku yang terpantri di lukisan itu. Diriku. Benar, itu lukisanku dan ini adalah bintangku.

Sinar pelangi yang menyelubungi kami perlahan menghilang. Anak-anak tangga bintang ini juga kembali menjejakkan dirinya di lantai marmer yang dingin. Kini bintang itu menjadi 13, termasuk punyaku.

“Sekarang kau resmi menjadi Juru Kunci, salah satu penghuni Super Junior Island.”

“Selamat datang di rumah kita, rumahmu juga.”

“Kau adalah bagian keluarga kami.”

Keluarga, kata itu begitu menggelitikku. Karang es yang membelenggu hatiku tiba-tiba mencair mendengar kata itu. Keluarga, bagian dari keluaga. Tes. Kristal bening mengalir dari kelopak mataku, tak mampu lagi aku menahan haru ini.

Kini ada yang memelukku, menenangkanku saat aku menangis. Akhirnya aku dapat tersenyum ditengah derai tangisku. Senyum dan air mata kebahagiaan. Ini rumahku dan di tempat ini ku temukan kebahagiaan. Aku tak akan sebatang kara lagi di dunia ini. Ada mereka, teman, sahabat, sekaligus keluarga untukku. Super Junior Island, pulau impian dan sumber kebahagiaanku.

____________________END____________________

Hore \(^.^)/ Akhirnya selesai juga publish FF ini.. Padahal gak mw publish hari ini, tp ada yg minta cepet2 publish nih FF.. 😀

Ini FF terfavorit aq karena ada Om Jin Botol Kecap *hahaha*.. FF ini merupakan FF kedua aq yg selesai 3 bulan *lama*, Akhir Desember 2010 selesai.. Tp sampe sekarang Om Jin Botol Kecap jd panggilan para Reader klo nyebut suamiku *di getok Bang Unyuk*..

FF ini udah di publish di FB lama, FB baru (Chajeong JewElf), grup I’m Super Junior Lovers, grup Special Super Shinee Fanfiction.. Makanya jgn heran klo ada yang udah baca..

Aq banyak dapet Reader karena FF ini.. Pokoknya Om Jin, I Luph U Pull deh.. Akhirnya qta bahagia di Super Junior Island..

Oh,iya.. FF ini ada edisi SP (Special-nya)..

Nah, wow.. udah rela baca dari part 1-10 ini.. Gamsahamnida.. Comment donk kesan2-nya FF ini.. Kritik & Saran juga boleh.. 😀

Advertisements
Categories: Adventure, Chaptered, Fanfiction, Fantasy, Super Junior Island | Tags: , , , , , , , , , , , , , | 20 Comments

Post navigation

20 thoughts on “FF Super Junior Island {Part 10-END}

  1. einsaranghaeUmin

    kyaaa…baru juga ditanyain..udah dipublish langsung…
    horaaayyy…ketemu putra duyung lagi…PUTRA DUYUNG…I’m coming……!!!!!
    baca dulu yak onn^^

  2. chocho pee

    waaooww semua’ny brkumpuL,
    Cinderilli, snow white, pngeran, om jin, aladin dll,,,,,
    Xixixiii lucu
    Waah cukhae buat kyu uwda jdi juru kunci yg trakhir berarti bisa pergi k’mna* donk,
    Mampir dunk k’rmh q krank lagi sndriii nie,
    Hehehehe * abaika*

  3. einsaranghaeUmin

    wah..pengen nangis baca endingnya….stelah baca ff ini aku jd ingat gimana perjuangan Kyu saat petama kali debut sebagai slah satu member SJ…itu berat bgt,apalagi setelah diterima masyarakat khususnya ELF..Kyu ngalamin kecelakaan dan kudu berusaha lagi bwt tetap hidup,dan alhasih,sekarang Kyu tampil dan buat kita terkagum2 dengan suara indah yg dimilikinya….pokoknya DAEBAKKK…..bgt!!!!
    Dari awal baca aku dah yakin ff ini bakalan buat aku gga nyesel bacanya dan jadiin salah satu ff favorite aku juga…hehehe*udah dulu dramatis2an nya..*
    Horayyyy…Putra duyung…kita bertemu lagi…..
    ya…kau sempat membuat emosiku meledak karna pernyataan ketidak setujuanmu,tp ternyata,kau emang yeoboku yg baik hati dan cute bgt…..hohoho*Ppopo putra duyung*
    atu lagi onn….yaa ampun..prediksiku salah besarrrr!!ternyata laki2 misterius itu BUKAN OM JIN…tapi malah PANGERAN YESUNG….*malu#pulang sambil ngesot+ngumpet di ketek umin*
    udahan dulu komen aku onn….kyaknya ini komen yg paling panjang yg pernah aku bwt*seingat aku sih*hehe
    Onni…SARANGHAE*?*^^

    • Gomawo mw jadiin FF favorit.. nado, saranghae.. 😀
      Iya, kan Pangeran Yesung dulu keluar cuma jadi Kura2.. makanya aq bikin part Yesung disini.. ^^

      • einsaranghaeUmin

        iya bener…masak part yesung oppa pas dia dlm wujud kura2….hahahha
        Daebak onn…part specialnya cepet di publis yah onn 😀

  4. eonnie…aku terharu…. T.T
    endingnya sweet, gak lebay tapi manis
    yihaaa Kyu dapet keluarga baru *girang xD
    kita juga keluarga kan Kyu? aku sebagai istrimu yang setia *wink#kick
    hm, bsok2 aku manggil hyukkie Om Jin Botol Kecap aja yak eon
    kekekke
    gomawo udah dipublisg hari ini ffnya *chu xD
    edisi SPnya minggu dipublish yaa eon
    xie xie hihihi
    eonnie saranghaeee xD
    kkkk~

    • Ih.. genit deh.. mau-nya kissu2 aq mulu.. 😛
      Hahaha.. boleh lah mau manggil Om Jin Botol Kecap or Sundel Bolot or Monkey Prince, semuanya itu suami aq.. 😀

  5. @she920910

    unni-ah ..
    sheila imnida, ak reader baru dsini, T.T
    wuaaaah serius ak baca ff ini dr awal sampe akhir, D-A-E-B-A-K unn !
    jadi kangen Han oppa T.T

  6. a2kyu

    yah, udah end lagi..
    Hiks,,
    Sy nunggu ff skandal yahyahyah..
    Maksa nih..
    Hehe
    Piss

  7. Inay Cassielf TbcKuadrat

    kereeeeeeeeeeeeeeeeeeeeennnnnnnnnnnnn bgt eonnie….
    Aku ngefans sama eonnie……..
    b^^d

  8. yey, akhirnya happy ending!
    kyu udh jdi juru kunci SJ island,,
    putra duyung imut bkin geregetan deh,,
    soalnya terlalu imut sih ><
    aku lngsung bca SP ya eonn 🙂

  9. .kyaaaaaaaa eonni daebak 🙂

    mau dah ikut ke super junior island, nyelip2 juga ga papa ko…. :/

    eonni ajak aku yah, aku pngen meluk cinderelli
    yah yah yah *nariknarik baju*

  10. seru ketemu wokie potter lagi dehh kangen sama waokie eheheehe

  11. afikahchokyu

    wah,, cerita’nya keren,! aku paling suka cerita yg fantasy2 kyak gni,,
    jadi kyak dongeng,
    *yg jelas ngga ada cewek’nya yg bkin potek* XD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: