FF Paris, I’m Coming {OneShot}

FF Paris, I’m Coming {Sequel Secret}

Author             : Ratri Ismaniah aka Chajeong JewElf

Genre              : Romance

Leght               : One Shoot

Rating             : PG15

Cast                :

Lee Hyuk Jae as  Eunhyuk

Park Sun Young as  Luna

Other Cast       : Donghae, Sulli, Siwon, Krystal

POV                : Eunhyuk

FF ini Sequel FF Secret.. kalian bisa langsung baca, tp klo pengen tau FF Secret bisa baca disini..

Part1 .. Part 2 ..

____________________*****____________________

Paris. Kota dengan sejuta keindahan. Kisah romantis banyak bermunculan dari kota yang menjadi ikon fasion dunia ini. Disini lah gadis yang selama ini kucari tinggal. Di salah satu tempat yang belum aku ketahui letaknya.

Salju menutupi bahu jalan, suhu udara sudah mencapai minus 20 derajat, tapi tak surut menghentikan niatku menapaki setiap jalan dikota ini. Kurapatkan jaket melindungi hawa dingin yang menusuk. Sebuah foto keluar dari balik jaket, lama kupandang foto tersebut. Sosok gadis Korea cantik berambut panjang terekam jelas di foto itu, senyumku mengembang.

“Pasti aku akan menemukanmu, Luna.” Gumamku pelan. Pikiranku melayang mengingat kejadian 2 tahun yang lalu saat aku benar-benar kehilangan cintaku.

*Flash Back*

“Sarangheyo.”

Detakan jantungku kian meningkat. Bibirku menjadi kelu, aku tak pernah mengira akan adanya hari ini. Luna gadis yang kupuja dua tahun ini mengungkapkan perasaannya padaku tepat dihari kelulusan kami.

Hanya ada kami berdua saling bertatapan di taman belakang sekolah, teman-teman sedang merayakan kelulusan ditempat lain begitu juga kekasihku, Sulli. Deg, dadaku terasa perih mengingatnya. Kekasih, ya, aku telah memiliki kekasih.

“Mianhae, Eunhyuk-ssi. Aku tahu ini salah, kau namjachingu Sulli, sahabatku sendiri. Tapi, untuk pertama dan terakhir kalinya, aku hanya ingin kau tahu selama ini aku mencintaimu. Jeongmal Mianhae.”

Ia membungkukkan badannya meminta maaf padaku. Tampak raut penyesalan dari wajah cantiknya. Luna, andai kau tahu aku mencintaimu sejak pertama kita bertemu. Aku sangat mencintaimu. Hati ini sangat perih karena mencintaimu, tapi kau tak pernah tahu.

Tak ada yang tahu, aku berpacaran dengan Sulli karena aku merasa bersalah sama sahabatku Donghae. Ia sangat mencintai Sulli, aku yang berniat menyatukan mereka malah membuat Sulli jatuh cinta padaku. Aku telah merebut cinta sahabatku sendiri. Saat ia menyuruhku berpacaran dengan Sulli aku menyanggupinya, ini untuk menebus dosaku padanya.

Tapi cinta tak dapat di paksa. Walaupun setahun sudah kami berpacaran, tapi aku tak bisa mencintai Sulli, hatiku tetap terpaut pada seseorang yang kini berdiri di depanku. Cintaku ini harus di relakan untuk menebus dosaku. Sakit, kau tak tahu betapa sakitnya diriku saat ini mendengar kau menyatakan cinta padaku.

“Nado Sarangheyo.”

Kata-kata itu meluncur mulus dari bibirku, membuat ia tersentak tak percaya menatapku. Aku tak kuasa lagi memendam luapan gelombang asmara yang ku kubur selama ini. Kurengkuh tubuhnya dalam pelukanku.

Cukup sudah. Aku tak mampu bersandiwara lagi. Ingin kuteriakan biar dunia tahu, Aku mencintaimu, Luna. Akan kuterima semua resiko dari perbuatanku ini. Sulli, Donghae, jeongmal mianhae. Tapi kurasakan dorongan dari tubuhnya, melepaskan pelukanku. Dan sebuah tamparan halus mendarat dipipiku.

“Ya~ LEE HYUK JAE. Apa yang kau lakukan?! Jangan mempermainkanku, kau itu namjachingu-nya Sulli.”

Tatapan tajamnya mengisyaratkan ketidakyakinan padaku. Tak sanggup lagi, akhirnya aku menceritakan alasan aku berpacaran dengan Sulli, dan aku yang mencintainya sejak awal. Matanya berkaca-kaca mendengar kisahku.

“Walaupun benar kau mencintaiku, kita tak bisa bersama.”

“Wae? Apa karena Sulli?”

Kepalanya mengangguk pelan. Bulir bening menetes dari matanya yang indah. Hatiku sakit melihatnya menangis. Aku mengerti ia tak mungkin menghianati sahabatnya sendiri. Jika aku memutuskan tali ikatan dengan Sulli dan kami benar-benar bersama. Tak mungkin kami dapat bahagia diatas penderitaan orang lain. Ya tuhan, kenapa semua terasa rumit.

Sungguh aku bingung dengan keadaan ini. Kupegang kedua pipinya, kuhapus air matanya. Kini tangannya menahan tanganku. Matanya memandangku tajam, Ekspresinya berubah drastis.

“Kita tak bisa seperti ini. Kita tak bisa bersama, aku tak bisa menyakiti Sulli, tapi aku juga tak sanggup melihatmu bersama Sulli. Kita harus mulai hidup baru. Kau harus lupakan aku dan mencintai Sulli. Aku juga ingin melenyapkan cinta ini.”

“Hajiman. Aku tak bisa melakukan itu. Kau juga tak bisa. Kita sama-sama tahu tak bisa mengingkari cinta ini. Jika kita bisa saling melupakan, tak ada hari ini.”

“Sejak awal aku hanya ingin mengatakan perasaanku, aku tak ingin memilikimu. Setelah acara kelulusan ini aku harus pindah, entah kapan bisa kembali lagi. Kau harus jaga diri baik-baik. Jaga Sulli untukku. Sarangheyo.”

Ia berlari meninggalkanku. Kejam. Bagaimana mungkin ia bisa melakukan ini padaku. Setelah mengatakan cinta, ia pergi meninggalkanku. Mengobrak-abrik hatiku, otakku terasa lumpuh, aku tak dapat berpikir, kejadian ini bagaikan mimpi. Aku hanya bisa terduduk dibangku taman tanpa melakukan apapun.

Saat pikiranku kacau, Donghae menghampiriku langsung memukulku. Ia mengira aku berselingkuh dengan Luna. Emosiku makin memuncak, ini pertama kalinya kami bertengkar, aku memukulnya, aku menyalahkannya atas semua yang menimpaku.

Tangisku pecah. Tak sanggup lagi. Sesak. Perih. Semua rasa bercampur jadi satu. Tanpa kusadari ada sosok yang ikut menangis, Sulli, ia mendengar semua pertengkaran kami. Hatiku tambah perih. Apa yang sudah kulakukan, membiarkan Luna pergi, bertengkar dengan sahabat terbaikku Donghae, dan membuat Sulli menangis.

Sulli memutuskan hubungan kami. Memang itu yang seharusnya ia lakukan untuk seorang pembohong cinta sepertiku. Disaat terakhir bahkan ia sempat mendorongku untuk mengejar cintaku, Luna. Tapi apa daya, semua terlambat. Luna telah pergi tanpa jejak, tak seorangpun tahu keberadaannya, meninggalkanku dalam penyesalan.

*Flash Back End*

Sejak hari itu aku tak pernah bertemu Donghae dan Sulli, malu rasanya bertemu mereka. Kuputuskan pergi dari kisah rumit ini, aku melanjutkan studi ke Amerika. Hanya satu hal yang tak dapat kulepaskan, Luna.

Aku terus mencari tau kemana cintaku pergi. Tak bisa jika bukan dia. Hatiku cuma satu, hanya bisa untuk mencintainya. Rinduku padanya sudah tak tertahankan lagi, tidakkah ia merindukanku??

Luna, aku disini. Di Paris. Aku memutuskan pindah kuliah ke Paris setelah mendapat berita Luna berada disini. Setiap hari, di sepanjang jalan, di setiap tempat aku terus mencarimu. Suatu hari, tak akan lama lagi aku pasti akan menemukanmu.

____________________*****____________________

“Eunhyuk-a, ppali. Kita hampir terlambat kuliah.”

“Ne, Siwon-a. Aku ambil tasku dulu.”

Segera kuambil tas yang berada dimeja kamarku. Aku tersenyum melihat foto yang terpajang manis. Ada foto diriku, Donghae, Sulli, dan Luna tertawa bersama. Suatu hari mungkin kami akan tertawa bersama seperti saat itu.

Kupercepat langkahku mengejar Siwon. Ia temanku baikku selama di Paris. Kami cepat akrab karena kami satu jurusan, ia juga berasal dari Korea, sekarang kami juga tinggal 1 apartemen. Stasiun selalu ramai dipagi hari. Kami menaiki Metro (subway) untuk sampai dikampus Sorbonne, tempat kami menuntut ilmu.

Warna kecoklatan sudah memenuhi halaman kampus. Daun-daun gugur dengan anggunnya menandakan musim gugur tiba. Tak terasa hampir satu tahun aku berada disini, tapi tak kunjung jua aku menemukannya. Aku tak boleh berputus asa, pasti akan aku temukan.

Kuliah hari ini hanya sampai siang hari. Siwon mengajakku ke Café tak jauh dari kampus. Ia memesan Espresso kesukaannya, aku tak begitu menyukai coffee tapi diudara yang mulai dingin ini kuputuskan memesan cappucino.

“Eunhyuk-a. Besok aku mau mengajak kencan Krystal, yang anak Desain itu. Aku akan menyatakan cinta di menara Eiffel.”

“Mwo?! Kenapa harus di menara Eiffel?? Harusnya menyatakan cinta pakai candle light dinner biar romantis.”

“Ya~ menara Eiffel juga romantis, banyak yang melamar gadisnya disana. Menara Eiffel itu mempunyai kekuatan magis menyatukan dua insan yang saling mencintai. Pasti sangat menyenangkan berkencan disana.”

Aku hanya tersenyum mendengar ucapannya. Diabad ini dia masih percaya hal-hal takhayul seperti itu.

“Oh, ya. Apa kau masih mencari gadis itu?? Kau tidak berhasil menemukannya kan?? Lupakan saja dia, gadis disini tak kalah cantik darinya. Kalau kau mau aku bisa mengenalkan beberapa gadis padamu.”

Dia memang tahu tentang kehidupanku. Bagimana aku mencari Luna. Bahkan sesekali ia juga membantuku mencarinya. Walaupun kadang-kadang ia mengejekku orang gila karena cinta.

“Gomawo. Tapi tujuanku kesini untuk menemukannya. Aku tak bisa mencintai gadis lain, hanya dia. Sudah 3 tahun ini aku mencarinya. Hatiku tak bisa berhenti mencintainya, dari 5 tahun yang lalu, sampai kapanpun tak akan berubah.”

Itu perbincangan singkat antara aku dan Siwon. Keesokan harinya Siwon sukses menjadi pacar Krystal. Wajahnya selalu terlihat berseri-seri. Waktu berputar dengan cepatnya, udara mulai terasa makin dingin. Suatu sore aku dikagetkan dering telepon, kulirik no-nya, Simba Calling.

“Yeobseo.”

“Eunhyuk~a. Kau ada dimana??”

“Di apertement. Wae??”

“Aku ada di Menara Eiffel. Kau cepat kesini. Pokoknya harus cepat datang. Klo tidak, kau akan menyesal. Ara!!” Tuut.. Tuut.. Tuut..

“Ya~ Siwon-a. Aissshhh. Kenapa ditutup. Ada apa sih?? Tidak biasa-biasanya dia berteriak seperti tadi.”

Aku segera memakai sweeter dan syal. Kupercepat langkah menuju stasiun Metro, untuk kesana aku harus pindah line. Stasiun Bir Harkeim di line 6 menjadi tujuanku. Keluar dari stasiun aku berjalan dengan tergesa-gesa menuju Menara Eiffel yang letaknya tak begitu jauh dari stasiun.

Pandanganku menyapu di taman sekitar Menara Eiffel. Aiisshhh, sejauh mata memandang hanya ada orang pacaran. Benar kata orang-orang aku bodoh jika datang ke menara Eiffel sendirian. Tapi aku kan kesini mencari Siwon. Tempat ini luas, dimana dia?? Aku segera menelpon Siwon.

“Ya~ Siwon-a. Aku sudah ada di Menara Eiffel. Kau ada dimana?? Ada apa sih suruh aku cepat-cepat datang.”

“Tidak usah banyak komentar. Cepat naik ke atas. Aku ada dilantai 2.”

Aiissshhhh, belum sempat aku selesai biacara ia sudah tutup teleponnya lagi. Napasku terengah-engah menaiki banyak anak tangga supaya sampai di lantai 2, menunggu antrian lift pasti lama makanya aku terpaksa naik tangga. Ah, itu dia Siwon, dia bersama Krystal.

“Siwon-a. Ada ap…”

Kalimat yang akan kuucapkan terasa menyangkut ditenggorokan. Aku menatap tak percaya sosok perempuan disamping Siwon dan Krystal. Perlahan aku melangkah mendekati mereka, Kutajamkan pandanganku, ini bukan halusinasi.

“Luna..” kataku lirih. Orang yang kupanggil hanya tersenyum kearahku. Senyum yang kurindukan.

“Luna. Ini loh orang yang aku ceritakan tadi, dia hampir gila mencarimu 3 tahun ini. Eunhyuk, ngapain kau bengong begitu. Ini Luna yang kau cari-cari itu kan.”

“Jagi. Kita tinggalkan saja mereka. Kita hanya pengganggu saja disini. Kajja”

Krystal menarik lengan Siwon menjauh dariku dan Luna. Aku masih menatapnya tak percaya. Ya Tuhan, benarkah dia Luna. Penampilannya sedikit berubah, rambutnya sekarang berwarna blonde sepundak dan tampak lebih dewasa. Gurat kecantikannya juga makin bersinar.

“Luna.. benarkah itu kau??”

“Ya~ Lee Hyuk Jae. Tentu saja aku Luna. Bogoshipeo..”

“Nado. Jeongmal Bogoshipeo.”

Kuberanikan diri memeluknya. Ia membalas pelukanku. Kudekap ia erat, seakan aku tak mau kehilangan ia lagi. Kini kulonggarkan pelukanku untuk menatapnya.

“Jahat. Kenapa kau meninggalkanku tanpa kabar apapun.”

“Jeongmal mianhae. Saat itu aku pikiranku kacau, aku tak menyangka kau juga menyukaiku. Sedangkan kau itu pacar Sulli dan aku juga mau pergi. Jadi kuputuskan untuk melupakanmu.”

“Apa kau bisa melupakanku??”

“Aniyo. Aku tersiksa harus berjauhan denganmu. Tapi aku juga tidak mau mengganggu hubunganmu dengan Sulli. Jadi kuputuskan tidak pernah menghubungi kau, Sulli, dan teman-teman. Aku benar-benar tidak tahu kau putus dengan Sulli sesudah kepergianku dan aku juga tidak tahu selama ini kau mencariku. Siwon yang menceritakan semuanya padaku tadi.”

“Bagaimana kau bisa bertemu Siwon??”

“Aku temannya Krystal, aku kuliah di jurusan Desain. Krystal mengenalkanku pada pacar barunya, Siwon. Saat dia melihatku, dia langsung mengenaliku sebagai Luna. Lalu menceritakanmu. Aku juga sempat tidak percaya kau ada disini, mencariku.”

“Ne. Aku mencarimu seperti orang gila. Aku pindah kuliah ke Paris juga demi mencarimu. Menanyakan kesetiap orang yang berjalan apakah mengenal gadis Yeoppo asal Korea yang sudah mencuri cinta Eunhyuk.” Dia tertawa kecil. Aku mecubit pipinya pelan.

“Apa yang kau tertawakan gadis jahat. Apa setelah ini kau mau hilang ke kutub utara??”

“Molla. Tapi kurasa aku tidak bisa pergi lagi. Kau sudah mengikatku terlalu kencang dengan cintamu. Bagaimana bisa aku lepas??”

“Tentu saja, setelah ini kau tidak akan kubiarkan pergi lagi. Sarangheyo.”

“Nado, sarangheyo.”

Kami kembali berpelukan. Menara Eiffel menjadi saksi menyatunya 2 hati yang saling mencintai. Benar kata Siwon, Menara Eiffel itu romantis dan mempunyai kekuatan magis. Tempat ini akan menjadi tempat paling bersejarah untukku.

____________________*****____________________

Hamparan rumput yang sangat kurindukan, beberapa murid sedang berlarian mengejar bola. Saat gol tercipta, mereka bersorak-sorai, mengingatkanku kembali pada masa-masa SMA 7 tahun lalu. Setelah 5 tahun, akhirnya aku kembali ke Seoul. Sekarang aku berada di lapangan SMA Shinjo.

Seseorang memasuki lapangan, memakai pakaian training dan peluit yang terkalung dibajunya. Ia terperangah melihatku. Aku hanya tersenyum melihatnya datang. Akhirnya orang yang kutunggu-tunggu datang.

“Pelatih. Kau sangat lamban. Murid-muridmu sudah latihan sejak tadi.”

“Eunhyuk..”

“Lee Dong Hae. Apa seperti itu sambutanmu terhadap kapten tim.”

Aku menghampirinya dan memeluknya singkat. Ia masih terlihat sedikit syok melihatku. Setelah sekian lama kami tak bertemu pantas lah ia terkejut melihatku. Tapi aku ingin merangkai lagi hubungan yang dulu telah rusak. Agar suatu hari aku, Luna, Donghae, dan Sulli dapat berfoto sambil tertawa lagi.

Tak ada yang tak mungkin, selama ada niat dan usaha pasti bisa terwujut. Seperti hubunganku dan Luna perlu waktu 3 tahun aku mencarinya baru mendapatkan cintaku kembali. Kini aku dan Luna tak lama lagi akan naik ke pelaminan. Aku menginginkan sahabat-sahabatku juga merasakan kebahagiaan yang kurasakan.

____________________THE END____________________

Awalnya gak mau bikin Sequel Ff Secret.. Tp gak enak bgt di demo terus2an bikin lanjutan FF Secret.. Susah dapet feel bikin Eunhyuk sama cwe lain.. Makanya sequel-nya agak lama, aq buat akhir bulan Febuari 2011..

Aq gak pernah ke Paris, jd nyari tentang tau tentang Paris lewat google.. Berharap ntar Eunhyuk ke Paris lg sama aq.. *Ngarep*

Ini Sequel Pertama, nanti ada Sequel Kedua judulnya Come Back To Me, tp masih lama tahap pengerjaan, lum jadi..

Gimana tanggapan kalian tentang FF qu ini?? dapet gak Feel-nya?? Jangan lupa comment yah..

Gamsahamnida.. ^^

Advertisements
Categories: Fanfiction, OneShot, Other, Romance | Tags: , , , , , | 28 Comments

Post navigation

28 thoughts on “FF Paris, I’m Coming {OneShot}

  1. sebtee

    nie lnjutanx secret kan,,, Oennie???

    akhirx cinta Eunhyuk ma luna brsatu…

    donghae-sullix Q tnggu oennie…

  2. donghaeichullippaminyuk

    oon,, bagus banged kok. hmm,, agak2 jealous nih ama Luna nya. hahaha 😀

  3. aQ uda baca.. kekekeke.. *lewat lg*

    kirain ff baru gitu eon, soal na judul na beda.. ternyata eh ternyata..

    uda ach, aQ mo lanjut explore lg sama peppy.. dadah eon.. *lambai2 ala Misseu Shanghai pake baju biru bepayung, bibir dimonyong2-in*

    wkakakakak!!

    • Ya ampun nih anak.. Udah tamat hoy km baca FF aq semua.. 😀
      Iya, ini judul-nya di ganti, tp ada beberapa adegan juga aq ganti.. ^^

  4. Devie unguviolet

    Chingu aq nyoba bka blog nya.. Nah keknya emg lbh mnding kekgni..
    Oh iy.. Aq mw t jd luna. Ngiri deh rsany..hehehee

    • Iya.. sebenernya lebih enak liat di blog drpd di note FB..
      Tp mungkin yg lain lum terbiasa.. ^^

      Aq jg ngiri sama Luna, itu ngapain peluk2 Unyukku.. T.T

  5. ne.. ada yg beda dikit eon.. hohoho..

    Comeback to Me na uda jadi belom eon?! *nagih*

    Hijrah ke Seoul na jg ya eon.. cepetaaaan!! *maksa*
    #kabuuur!! *dilempar eonni pake beling*

    • Hijrah ke Seoul itu makanan jenis apa yah?? o.O
      Oh, saya lupa ama setan2 itu.. *Di cium Sundel Bolot biar inget lg*
      Belum di lanjutin lg.. Lum nemu feel-nya..

      Come Back To Me masih dalam tahap pengerjaan.. Part 1-3 aja lum aq publish disini.. 😀

  6. wahh… so sweet hyukppa nyusulin luna sampe ke Paris 🙂
    won-ah, kapan nyusulin aku ke Indo niy?
    #abaikan
    kisah romantis di kota dan negara romantis 😀
    bagus chingu ^^

  7. kalo gitu, hyukppa cepedh kau nikahin chajeong-ssi!!!!
    biar won-ah cepedh nyusul aku,
    hahahahaahahay
    #kumadh
    🙂

    • Hyuk: OK.. Secepatnya..
      Me: Ya~ Oppa.. Aq gak mw nikah ama Bang Toyib yg gak pulang2.. Km cepet pulang ke Korea, baru qta nikah..

      *STRESSS* =.=”

  8. hohow, qta sama yaa chingu,
    ditinggal mencari nafkah ma calon suami ke Taiwan,
    smoga mereka baek” disana dan ga ng’lirik” cewe sana,
    haghaghagz

  9. ChulRa

    yang ini aku uda bacaaaaa….
    aku lebih seSUJU unyuk ma luna tidak utk chajeong wkwkwwkwk 😛

  10. o o o.. eonni.. di sini ada aQoooe.. *aura membara jealous tingkat dewa*

    lama2 Unyuk dimutilasi z neh bagi 2.. ~.~

    Ny: Qm mo bagian mana yeobo?!
    me: mana z deh oppa, yg penting halal.. XD
    wkakakakak!!
    *seret Unyuk, sembunyiin di kolong meja*

  11. ga bs direlain eon.. uda dikontrak mati sama Tuhan dr kandungan kalo jodoh na saia ntu Unyuk..

    *berebut Unyuk dah t*pertarungan sengit antara 2 yeoja*

    apaan Unyuk nyengir lebuar!! kesenangan lu ya!! *apasiiih*

  12. eonnie-ya~ aku kelar UN juga akhirnyaaaa xD
    aaaah keren tetep!
    berasa beneran di PARIS
    hoho
    yaah eon mau hiatus ._.
    cepet balik ya eon, kudu cepet ngelanjut ff eon yang beneran bikin penasaran Dx
    aku menantimu eon xD
    wkwk

    • Hari ini kelar yah UAN-nya.. tinggal pengumuman aja.. 😀
      Gomawo.. Aq gak tw soal Paris, makanya nyari dulu di google biar berasa Paris.. ^^
      Lanjutan FF yah.. sabar aja yah.. ^^

  13. vanny

    ternyata komenku minggu lagu ga masuk 😦
    untung aku mampir lagi ^^

    niat bgt ya si eunhyuk nyari ampe ke paris, bener2 deh love is blind hehehehe, untung ketemu coba kalu ga..bahaya hahahaha
    syukurnya lagi perasaannya diterima ama luna, so ga sia2 deh ampe pindah ke paris ^^

  14. cagalli14

    onnieeeee!! jebaaaaal~ lanjutannya yang sulhae jebaaaal~ huhuhu ..aku tunggu ya onnie,accpt friend req aku dong di fb : dwi annur puspita hehe ..salam kenal eon 🙂

  15. cagalli14

    huhuhu mau nangis…aku udah berkali2 baca ff ini tapi ssulhae belum balikan juga …onnie ;____;

  16. Kiciew

    waduuuuh, terhura saya thor xD
    lanjut ke pelaminan dong, Bikin FF NCx mereka #plokk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: