FF Secret {Part 2-END}

FF SECRET Part 2-END

 

Author     : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre       : Romance, Angst

Leght        : 2 Shoot (±3000 words)

Rating       : PG13

Cast          : Lee Dong Hae as Donghae

Lee Hyuk Jae as Eunhyuk

Choi Ji Rin as Sulli

Cameo       : Luna, Jessica

POV           : Donghae

____________________*****____________________

Beberapa bulan berlalu. Aku sudah resmi sebagai wakil ketua klub Sepak Bola, dan Eunhyuk sebagai ketuanya. Walaupun dia baru di klub ini tapi kemampuannya memang sangat hebat, dan dia juga cepat akrab dengan anggota lain, dia bisa menumbuhkan semangat anggota tim, layak sebagai pemimpin. Kami pasangan tak terkalahkan di lapangan.

Hubunganku dengan Sulli jauh lebih baik sekarang. Tapi aku masih belum bisa mengatakan aku mencintainya dan aku juga tidak berani menanyakan apa dia masih menyukaiku?? Jadi, aku sendiri pun tak tahu apa arti kedekatan kita selama ini baginya.

Makin hari kurasakan sahabatku itu juga kian dekat dengan Sulli. Kudengar dari setiap cerita-cerita Eunhyuk, ia juga dekat dengan keluarga dan sahabat-sahabat Sulli, termasuk Luna. Tak jarang kami pergi bersama, aku, Sulli, Eunhyuk dan Luna.

Tapi, aku merasakan sesuatu yang berubah dari diri Sulli. Aku bukan lagi menjadi sahabat tempatnya mencurahkan seluruh keluh kesahnya. Kini posisi itu telah di tempati Eunhyuk. Dia lah tempat gadis tercintaku berkeluh kesah. Dan Eunhyuk seperti biasa melaporkan apapun yang mereka lakukan dan bicarakan.

Tak jarang aku mendengar Eunhyuk juga berkeluh kesah ke Sulli. Terkadang aku merasa ada jarak dengan mereka. Aku seperti orang ketiga diantara mereka. Udara mulai terasa dingin menusuk, pertanda musim dingin akan tiba. Hatiku juga ikut membeku di musim dingin ini saat Sulli berbicara padaku sebagai sahabat. Akhirnya aku menyadari arti hadirku dimatanya.

“Hae, aku sedang suka dengan seorang namja. Tapi aku tidak tau apa dia juga menyukaiku.”

Kata-kata itu bagai petir di siang hari. Begitu menghujam. Sakit. Aku tahu, aku dapat merasakannya. Kau menyukai pria lain. Tapi kau tak pernah tahu aku masih sangat mencintaimu, sehingga dengan mudahnya kau meminta pendapatku. Ku coba untuk tersenyum dan berkata,

“Jika kau menyukainya sebaiknya kau katakan terus terang.”

“Tapi aku seorang yeoja, masa aku yang mengatakannya terlebih dahulu.”

“Yang penting perasaanmu tersampaikan. Kau akan lebih menyesal jika menunda-nunda. Katakan seluruh isi hatimu sebelum semuanya terlambat. Sungguh beruntung sekali namja yang kau sukai.”

“Gomawo, Hae. Kau memang sahabat terbaikku.”

————————-*****————————-

Keesokan harinya aku mendengar berita yang sudah kuduga, tapi tetap membuat hatiku hancur. Kenapa harus dengan sahabat terbaikku, Eunhyuk. Sahabatku ini berkali-kali minta maaf padaku. Di antara kami tak ada rahasia. Dia dengan jujur menceritakan kejadiannya yang makin membuat hatiku hancur berkeping-keping.

“Jeongmal Mianhae. Aku benar-benar tidak tahu akhirnya seperti ini. Tadi Sulli mengatakan cintanya padaku. Aku tak bermaksud menghianatimu. Jawab aku Hae, aku harus bagaimana??”

Sesaat aku masih terdiam. Sakit. Perih. Itu yang kurasa dan kau masih menanyakan apa yang harus kau lakukan. Aku ingin menjerit, SULLI MILIKKU, JAUHI DIA. Tapi tak ku ungkapkan. Aku tahu kau tak bermaksud menghianatiku dan sekarang namja yang di cintai Sulli bukan aku tapi kamu. Kenapa harus kamu?? Berkali-kali aku bertanya dalam hati.

“Apa kau menyukainya?? Jawab jujur!”

Sekuat tenaga aku menahan amarah.

“Entahlah. Kau tahu kan siapa yang ku suka. Tapi akhir-akhir ini tak bisa ku pungkiri aku merasa nyaman dengan Sulli. Aku tak tahu ini perasaan suka atau bukan. Harusnya aku menolaknya dengan tegas. Aku harus memberitahu dia, kau masih mencintainya.”

“JANGAN..  jangan katakan apapun tentang ini. Jika kau menyukainya juga, tentu aku akan merestui kalian berdua.”

Aku merasa bibir ini bukan milikku lagi, suara itu keluar entah perintah siapa. Tapi benar diriku yang mengatakannya.

“Sudah ku bilang. Aku sendiri tak tahu apa ini perasaan cinta atau bukan. Kau juga tahu aku menyukai Luna.”

“Ya, tapi sejauh ini tak ada tanda-tanda Luna menyukaimu kan. Jangan sampai kau menyesal jika menolak Sulli. Dia yeoja paling baik, kau pasti mengakui itu juga. Kau pasti bisa mencintainya seiring berjalannya waktu.”

Salahku, sungguh semua ini salahku. Aku yang menggali lubang kubur diriku sendiri, sahabat terbaikku, dan juga yeoja yang paling ku cintai. Mianhae, Hyuk. Aku bukan sahabat terbaikmu, aku tak memikirkan perasaanmu saat itu. Yang ku pikirkan hanya Sulli, aku hanya berpikir Sulli akan bahagia denganmu. Harusnya aku sadar, kau tersiksa atas semua ini. Aku yang membuatmu pacaran dengan Sulli, seseorang yang belum sepenuhnya kau cintai. Dan hatimu masih milik yeoja lain.

————————-*****————————-

Beberapa hari mereka pacaran. Eunhyuk selalu bercerita padaku mengenai hubungan mereka. Dia selalu meminta saran padaku. Hei sobat, apa kau sudah lupa aku sangat mencintai Sulli, bagaimana mungkin kau dengan teganya meminta nasihat dariku tentang hubungan kalian.

Ini lah kelemahanku, lagi-lagi aku berpikir demi Sulli, demi kebahagiaan Sulli. Aku memberitahu Eunhyuk semua hal yang disukai dan tidak disukai Sulli, kebiasaannya Sulli, all about Sulli. Sedetikpun aku tak memikirkan apa yang kau rasa, sampai akhirnya dipenghujung musim dingin kau berkata jujur padaku.

“Hae, Eottoke?? Aku belum bisa mencintai Sulli. Dia terlalu baik untukku. Setiap hari dia membawakan bekal makanan. Selalu perhatian padaku, tapi aku jadi merasa bersalah padanya karena hatiku masih untuk Luna.”

Hyuk, aku ingin memukulmu. Itu yang ku rasa. Bagaimana mungkin kau pacaran dengan seorang bidadari (dimataku) seperti Sulli, tapi kau tidak bisa mencintainya. Bahkan aku sangat iri padamu. Tapi masih bisa ku redam amarah. Mungkin kau butuh waktu, pikirku.

“Kau baru pacaran dengan Sulli, jadi butuh waktu. Pasti lama-lama kau bisa mencintainya. Dia wanita yang baik, kau pasti bahagia bersamanya.”

Saat itu aku tak tahu mengatakan tentang kebahagiaan siapa, Eunhyuk kah?? Atau Sulli?? Sungguh picik, Bagaimana bisa aku bertindak seperti Tuhan yang menakdirkan kebahagiaan seseorang, manusia tak sempurna sepertiku harusnya tak punya andil dalam kehidupan orang lain.

————————-*****————————-

Makin hari aku tak sanggup. Melihat mereka bergandengan tangan di depanku membuat mataku perih, bahkan aku tak pernah menggandeng tangannya. Eunhyuk dan Sulli silih berganti bercerita padaku, meminta pendapatku. Sahabat, benarkah kalian anggap aku sahabat?? Aku merasa akulah orang ke tiga diantara kalian. Sutradara dibalik hubungan kalian.

Tidakkah kalian pikirkan perasaanku, perasaan yang tak aku ungkapkan. Sungguh egois, aku meminta kalian mengerti diriku tapi aku tak pernah menceritakan apa yang aku rasa. Entah sejak kapan diriku di penuhi rahasia, tak ada satupun tempat aku mencurahkan hati.

Kita telah sama-sama kelas 3. Kita resmi mundur dari tim Sepak Bola yang menyatukan kita. Perlahan, ku tarik diriku dari hubungan segitiga ini, yah mungkin aku sendiri yang menganggapnya seperti itu. Tapi aku benar-benar tak sanggup melihat orang yang sangat ku cintai bermesraan dengan sahabatku, di depan mataku.

Waktupun bergulir lagi dengan cepatnya, hari-hariku dipenuhi dengan belajar, kerja sambilan. Sebisa mungkin aku menyibukkan diriku agar tak berpikir tentang kalian. Duniaku hanya untuk diriku sendiri.

Tiba saatnya hari yang paling menggembirakan, upacara kelulusan. Tapi ternyata dunia terbalik, di hari itu semua menjadi suram saat ku lihat yeoja yang paling kucintai tertunduk terisak di dalam kelas yang sepi. Dengan ragu aku menghampirinya, perlahan kusentuh bahunya. Langsung dihapus bulir bening dimatanya saat melihatku.

“Ada apa Sulli??”

“Tidak ada apa-apa.”

Dia mencoba kuat di depanku. Kau pikir aku bisa di bodohi olehmu. Tak pernah aku melihatmu menangis, pasti ada sesuatu.

“Ada apa?? Kau bisa cerita padaku. Kau masih mengganggapku sahabatmu kan??”

“Eunhyuk..”

“Ada apa dengan Eunhyuk??”

“Dia selingkuh.. dengan Luna. Aku melihatnya, mereka berpelukan tadi di taman belakang.”

“EUNHYUK..”

Pikiranku kosong. Amarah meluap-luap membakar habis diriku. Tak peduli dia sahabatku atau bukan. Dia telah menyakiti Sulli. SULLI-KU. Tak bisa dimaafkan, aku akan memberinya pelajaran. DIMANA DIA!!

Kakiku melangkah cepat menyusuri lorong sekolah. Aku tak pedulikan larangan Sulli, jiwaku telah mengamuk. Kutanyai satu persatu orang mencari keberadaanmu, HEI SOBAT. Akhirnya kulihat kau di taman sendiri. Tanpa pikir panjang lagi aku langsung menyerbumu dengan bogem mentah.

“ADA APA HAE??”

“Ada apa. Kau bilang ADA APA? Harusnya aku yang bertanya padamu, kau apakan SULLI-KU?? JAWAB, BEDEBAH!”

Iblis sudah menguasai diriku. Akal sehat sudah menguap entah kemana. Dia. DIA. Dia yang ku anggap bisa membahagiakan Sulli-ku, tapi malah membuat bidadari-ku menangis. TAK BISA KUMAAFKAN.

“Aku tak mengerti perkataanmu? Ada apa sebenarnya?”

“Kau selingkuh dengan Luna?”

“Selingkuh?? Tapi aku tidak selingkuh.”

“Kau masih mengelak. Dia melihatmu memeluk Luna, BODOH!”

Satu pukulan kembali kulayangkan, membuatnya jatuh tersungkur. Amarahku mencapai puncaknya.

“Harusnya aku yang marah padamu!”

Bukkk. Nyuuttt. Aku merasakan sakit dipipiku. Rasa asin darah bisa kucicipi. Dia membalas pukulanku.

“Karena kau, HAE. AKU KELIHANGAN ORANG YANG KUCINTAI!”

“A.. Apa maksudmu?”

Untuk beberapa detik, Jantungku berhenti berdetak. Apa maksudnya gara-gara aku??

“Dari awal kau tahu, aku mencintai Luna. Sekarang dia akan pergi jauh, sesaat setelah kami sadar saling mencintai. Demi dirimu, aku mendekati Sulli. Sesuai perkataanmu, aku pacaran dengan Sulli. Itu karena aku merasa bersalah padamu. Aku juga pernah bercerita padamu aku tak bisa menyukai Sulli. Aku berusaha menyukainya, tapi tak bisa. Aku tetap tak bisa menghapus sosok Luna dihatiku. Jika aku tak pacaran dengan Sulli, aku bisa mengungkapkan perasaanku pada Luna lebih awal dan kami bisa bersama. Tapi semuanya terlambat, walaupun akhirnya aku tahu Luna juga menyukaiku, dia tak mungkin menghianati Sulli. Dan sekarang ia ingin pergi jauh untuk melupakan aku. Arrrgggghhhh, Eunhyuk PABO. PABO. PABO.”

Mulutku langsung membisu. Tubuhku lemas, aku tak tahu harus melakukan apa. Sahabatku berteriak meluapkan emosinya dan memukulkan tangannya di tanah yang berumput, tangisnya pun pecah. Aku tak layak menjadi sahabatnya, sungguh ini semua kesalahanku. Aku ingin menghentikan tanganmu yang mulai berdarah memukul tanah yang keras, biarlah kau pukul aku seribu kalipun aku tak apa. Tapi tubuh ini tak dapat bergerak sedikitpun.

“Eunhyuk, Hentikan..”

Kulihat seseorang memegang tangan Eunhyuk dengan hidung dan mata yang memerah, pipinya terus dialiri tetesan-tetesan Kristal bening. Apa dia mendengar semuanya??

“Sulli..”, kataku lirih.

“Sudah. Hentikan.  Kau jangan menyakiti dirimu lagi. Aku yang salah. Harusnya aku sadar kalau kau tidak mencintaiku. Tapi mataku, telingaku, hatiku selalu ku tutup rapat. Aku tak peduli kau mencintaiku atau tidak. Sungguh, aku tak tahu itu sangat menyiksamu. Jeongmal Mianhae, Eunhyuk.”

Sosok bidadari yang rapuh itu menangis memegang jemari Eunhyuk yang terkoyak bercampur merah darah. Aku tahu, kau sangat sakit, jauh lebih sakit daripada yang kurasa. Walaupun aku tahu, tapi aku tak dapat melakukan apapun untukmu. Karena, akulah penyebab semua penderitaan ini.

————————-*****————————-

Tak terasa sudah 5 tahun sejak kejadian itu. SMA Shinjo, aku kembali lagi kesini sebagai pelatih tim sepak bola. Setiap inci lapangan ini selalu membuatku teringat dengan mereka, sahabat dan gadis tercintaku. Aku tak pernah lagi menemui mereka sejak kejadian itu.

Saat itu Sulli memutuskan hubungannya dengan Eunhyuk dan menyuruhnya mengejar Luna. Tapi terlambat, Luna telah pergi tanpa jejak meninggalkan Eunhyuk dalam penyesalan. Sulli pun sangat menderita karena harus kehilangan sahabatnya Luna dan kekasihnya Eunhyuk. Lalu bagaimana denganku?? Sang sutradara gadungan, yang membuat kisah tak lucu ini. Semua pergi meninggalkanku dalam kesendirian dan penyesalan tak berujung.

Aku melakukan itu semua atas dasar cinta. Tapi, di luar dugaanku tak ada satupun dari kami bahagia. Apa artinya cinta yang tulus?? Aku pikir aku telah berkorban untuk semua orang. Picik, terlalu dangkal pikiranku. Cinta bukanlah sesuatu yang dapat dipaksa. Cinta juga bukanlah belas kasihan.

Kami semua menapaki jalan kesendirian dengan terpasung perasaan bersalah. Cintaku tetap ada untuk seorang yeoja yang hatinya telah ku sakiti. Sampai detik ini pun aku masih tak dapat ungkapkan rasa cinta ini. Tak ada kesempatan lagi untukku mengungkapkannya. Selamanya, cinta ini hanya jadi rahasia hati.

____________________THE END____________________

Aq cerita dikit.. Ini FF Romance pertama aq buat bulan Januari 2011.. Publish di FB banyak banget yg protes, kebanyakan protes gara2 sad end & ngegantung endingnya.. Semua pada minta aq bikin Sequel FF ini, awalnya aq gak mw bikin Sequelnya..

Tapi reader pada demo, setiap aq OL pasti pada nyuruh bikin Sequel.. Jujur, susah banget pengen bikin Sequel-nya, coz aq gak begitu suka bayangin Eunhyuk sama cast cewe lain.. hahaha..

Tapi akhirnya aq bikin Sequel-nya.. Ada 2 Sequel, ada cerita tentang Eunhyuk yg di buat OneShot.. Satu lagi FF Donghae di buat Chaptered, sampai sekarang lum kelar.. hehehe..

Nah, aq pengen tau kesan Reader disini gimana?? Apa perlu dibuat Sequel or gak?? Klo gak perlu Sequel-nya aq gak publish di blog.. ^^

Ayo comment.. Boleh kritik, saran, tp jangan bashing Pairing.. Coz klo gak suka Pairing-nya jangan dibaca.. ^^

Gamsahamnida.. 😀

Advertisements
Categories: Angst, Chaptered, Fanfiction, Other, Romance | Tags: , , , , | 25 Comments

Post navigation

25 thoughts on “FF Secret {Part 2-END}

  1. aq mah setuju aja eonn..*sksd bgt*.. klo dibikin sequelnya…yah tapi kudu happy ending…*maksaaa*

    Hhihi

    kasian bang ikan..udaahh 5th msh aja cinta ma sulli..bikin aja ya,,ya..ya..ya…*plakkkkk*

    😀

    • Gpp SKSD aja terus.. aq suka kok deket sama Reader.. 😀

      Besok2 aq publish deh cerita After Story Eunhyuk.. Setting-nya aq buat di Paris.. ^^

      Tp klo yg Hae sampe sekarang lum kelar.. hehehe..

  2. ampun eonnie
    aku juga mau demo (?)
    bikin sequelnya dong eon~
    haha
    cerita nyesek gimana gitu, eh endingnya tambah nyesek
    sequelnya kudu happy ending eon
    wkwk

    • WUAHHHHH.. Jangan ikut2 demo donk.. haxhaxhax..
      Nyesek yah.. kan namanya juga angst..
      Iya, aq lantujin kok.. Tp aq gak janji Happy End.. 😛

  3. sebtee

    Mianhae ChaJeong,,, Q prnah bca nie dnotesmu fb,,, n klo gag slah yg sekuelx donghae blom tamat kan???

    n td Q cba cri dfbmu,,, tp koq notesmu gag da smua…

    publish sekuelx dblog donk,,, biar Q bsa bca klnjutanx…

    • Ne.. Sequel Donghae yg Come Back To Me belum tamat.. baru sampe part 3..
      Nah itu dia, note aq gak bisa ke buka.. makanya aq bikin Blog..
      Iya sih, banyak yg minta FF aq yg lama di publish di Blog biar bisa di baca lg.. Nih, aq satu2 dulu pindahinnya coz lumayan banyak klo di pindahin..
      Come Back To Me insya Allah bakal aq publish juga di blog & lanjutannya nanti juga aq publish di blog.. ^^

  4. ending yg tta mnyenangkan…?!

  5. sebtee

    i’ll be waiting Oennie…

    • Ne.. sabar yah..
      Aq lg sibuk sih, jadi satu2 yah Aq buatnya.. aq mw selesaiin Skandal, Oh No dulu baru aq bikin lanjutan Come Back To Me & Hijrah ke Seoul.. ^^

  6. sebtee

    okok!!!

  7. Kaoru Akari

    Woah.
    Keren banget FFnya. Ga nyangka akhirnya jadi kayak gitu. Hanyut banget dalam ceritanya.
    Eun Hyuk demi sahabat jadi harus kehilangan cintanya. Dong Hae demi cinta harus melukai sahabatnya.
    Complicated, tapi saya suka FF yang begini.
    Hhe

    Berhubung saya cinta ‘sad ending’, jadi menurut saya ga usah dibuat sequelnya.
    Tapi, kalau yang lain demo, apa boleh buat, suka-suka authornya aja. 🙂

    • Gomawo.. Aq juga mau-nya udah stop..
      tapi di demo terus2nya bikin lanjutannya.. Makanya aq bikin sequel..
      Ini aja di tagih terus lanjutan sequel-nya.. ^^

  8. Pingback: FF Paris, I’m Coming {OneShot} « ChaJeong Story

  9. donghaeichullippaminyuk

    mau kritik n ngasih saran nih onn, sesuai ama janji td. hehe 😛
    cara onn menulis udah bagus banged, onn bisa bikin para readers ngerasain hal yg d rasaen ama tokoh. cerita yg onn bikin ga cerita alay yang udah bnyak d baca orang n di tiru org. cara penyampaian pesan n makna dr cerita onn juga udah bagus.
    hmm, dsni aku ga mau nuntut onn trlalu banyak, krn onn juga psti sibuk ama kgiatan yg lain.
    tpiiiiii, brhubung aku suka ama alur crta nya, LANJUTIN TERUS YAH ONN.
    hehehehe. 😛 😀
    aku tunggu FF yang lain nya.
    gommawo

    oh ya,, aku jealous lho,,,!
    aku kan cinta ama haeppa n hyukppa :'<

    • Aigoooo..
      katanya mau kasih kritik singkong??
      hahaha.. masih bagusan kamu kan.. kan kamu suka bikin cerpen & novel.. Hwaiting, ayo nulis lg.. 😀
      Ya~ jgn cinta Hyukpa.. Si kunyuk cuma milik aq.. 😛

  10. Fidyhyuk

    Sblum.a slam knal eonn’…
    Mnrt q crita.a ni bguz bgd! Bner” krasa bgd 2h yg bagian d paris.a pendeskripsian.a bner” bsa bkin kbwa suasana jd reader bs ngbyngn dh gmana,, alur crita.a jg bguz nyambung… Salut bgd ma eonn’ bguz n bsa bgd bkin ff ini… Smga msh bsa d lanjutin lg ya crita one shot ni,, jd jgn 2 bag. Ja.. Lnjt crita hyuk ma luna kn pgn nikah’ jd kyk.a bguz 2h klo d lnjtn n d bkin crita… Pokok.a Crita ni T.O.P B.G.T.._

    • Gomawo.. Lam kenal juga Fidy..
      Klo yg Paris, emang sequel ke-1.. Nanti bakal ada sequel ke-2 judulnya Come Back To Me tp lum selesai.. 😀

  11. vanny

    miris bacanya…

    pengen memberi kebahagian tapi yg di dapat justru sebaliknya…
    hae mau kasih kebahagian buat sulli tanpa mikirin perasaan hyuk, padahal dia tau kalu hyuk sukanya ama luna ckckckckck.. jadi apa kebahagian itu sebenarnya??? *lah malah nanya* hehehehehe

    idenya keren euy, aku suka hehehe

    • Aq juga gak tau.. *Plakkk*
      Perasaannya disini terlalu kompleks.. Yg pasti Hae terlalu naif untuk memandang cinta.. 😀

  12. cagalli14

    huaaaaaaaaaa sedih giniiiii!! balikin sulli sm donghaenya dooong!!! buka mata sulli! dia cuma cinta donghae!!! wkwkwk
    min,lanjut ya yang donghae ..huhuhuhu ..

  13. sad ending 😦
    ksihan smw cast.ny,,
    gx ad yg bhgia,,
    tpi bgus kok eonn,,
    feel.ny dpet bgt 🙂

  14. kim min soo

    Oh bagus sekali. Beneran. Rasanya tuh nyesek bgt kalo misalnya aku yg ada di sana..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: