FF Super Junior Island {Part 2}

FF  SUPER JUNIOR ISLAND Part 2

Author             : Ratri Ismaniah aka Shin Cha Jeong

Genre              : Adventure, Fantasy

Leght               : 10 Part + 1 Special Part

Rating              : SU

Cast:

Kyu Hyun         = Pengelana

Hangeng          = a Ladin

Eun Hyuk         = Om Jin

Kangin              = Bapak Tiri Cinderelli

Siwon               = Pangeran Won-won

Kibum               = Snow White

Ryeowook        = Wookie Potter

Lee Teuk          = Panterpan

Donghae          = Kapten Hooky

Sungmin           = Putra Duyung

Shindong         = Paman Kelinci

Heechul           = Pria Berkerudung Merah

Yesung            = Turtle Prince

+

Author             = Komentator

++

Cameo             = Henry, Zhoumi, Kucing bersepatu boot

_______________*****_______________

Super Junior Island adalah pulau impian semua orang. Konon siapapun yang dapat tinggal di pulau tersebut akan hidup bahagia. Tapi tak ada yang tahu dimana pulau itu berada, pulau tersebut pun tidak terdapat di Peta.

Mungkin orang menganggapnya sebagai legenda saja, tapi aku benar-benar percaya pulau itu memang ada. Impian terbesarku adalah pergi dari dunia ini dan  hidup bahagia di pulau tersebut.

——————–*****——————–

Aku terpana melihat pemandangan dibalik pintu itu. Saat mata memandang terlihat pegunungan yang diatasnya tertutup salju, rumah-rumah dengan arsitektur Eropa jaman dahulu. Diberanda rumah-rumah itu tergantung pohon yang sangat indah. Udara disini sangat sejuk. Apa ini Super Junior Island??

Aku berjalan-jalan. Ku lihat ada pasar tradisional yang menjual berbagai macam barang, dari makanan, peralatan rumah tangga, sampai pakaianpun ada. Anehnya semuanya dijual secara gratis, tidak perlu membayar. (enak donk Kyu, bisa makan gratis sepuasnya *yang dipikirin author cuma makanan mulu*).

Tapi yang paling aneh itu hewan-hewan disini bisa bicara. Sepanjang jalan beberapa kali aku melihat orang-orang berbicara ke anjing, kucing dan burung.(nah ini baru aneh binti ajaib).

“Ternyata kamu disini..”

Aku tersentak karena tiba-tiba ada orang yang memegang pundakku. Saat kulihat seorang pria bertubuh kekar yang tak ku kenal.

“Cinderelli, ayo kita pulang. Kamu tidak bisa kabur lagi.”

“Hei, lepaskan aku.. Mau apa kau?!”

Apa-apan orang ini. Aku diseret-seret mau dibawa kemana. (Kyaaa.. Siapa yang berani seret-seret Kyu, sini lawan aku.. Omo.. kok badannya mirip Kangin.. Gak jadi dech aku tolong Kyu.. *Author takut sama Kangin*).

——————–*****——————–

“Cinderelli, cepat rapihkan rumah ini sampai bersih.”

“Sudah aku bilang berapa kali, Aku bukan Cinderelli. Aku Kyu..”

“Berani kamu membantah perkataan bapak tirimu! Cepat Kerjakan dan jangan berpikir untuk kabur lagi!”

(Omo.. bapaknya Cinderelli galak banget, mirip sama Kangin *dilemparin sepatu sama fansnya Kangin*)

Kenapa aku harus bersih-bersih disini. Tapi aku takut sama orang itu, badannya besar dan  galak. Siapa sih Cinderelli itu, kenapa dia panggil aku Cinderelli. Yang aku tau di dongeng tuh Cinderella punya ibu tiri yang jahat. (Itu kan Cinderella Kyu.. kamu kan sekarang jadi Cinderelli yang punya bapak tiri kejam *padahal Author yang bikin Kyu menderita lebih kejam*)

“Arrrggghhhh… kenapa harus memakai ini sih…”

“Jangan membantah!”

Aku melihat lagi pakaian itu dengan perasaan kesal. Kenapa aku harus memakai pakaian pelayan wanita sih. Orang itu sudah gila. Aku kan pria masa memakai pakaian wanita. (hahaha.. gak apa-apa, Kyu manis kok pakai pakaian perempuan.. *Kabur… Bisa-bisa Author dicekek Kyu*).

——————–*****——————–

“Fiuuhhh.. Akhirnya selesai juga.”

Aku memandang rumah yang baru ku bersihkan. Rumah ini sangat luas jika dibandingkan dengan rumahku di desa. Seluruh rumah terbuat dari kayu, dari dindingnya, perabotannya, sampai lantainya terbuat dari kayu yang berukiran sangat indah. Rumah ini terdiri dari 2 lantai dengan 4 kamar tidur.

Sebenarnya rumah ini cukup rapi dan bersih. Bahkan halaman depannya pun tertata sangat rapi, rumput dan pohonnya terawat dengan baik. Sehingga aku tidak terlalu bersusah payah membersihkannya. Tapi tetap saja pekerjaan ini membuatku capek.

“Cinderelli…”

“Ya, pak”

“Rumahnya sudah kau sapu dan pel??”

“Sudah pak.”

“Cinderelli, cepat setrika bajuku. Baju ini mau aku pakai ke pesta besar nanti malam.”

“Baik kak.”

“Ini, sekalian setrika bajuku juga.”

“Iya, kak.”

Aku meninggalkan ruang itu sambil membawa setumpuk pakaian kakak-kakak Cinderelli. Kak Henry dan kak Zhoumi sama galaknya seperti bapaknya. Aku tidak bisa membantah perkataan mereka, mereka juga tidak peduli biarpun sudah ku bilang berulang kali aku bukan Cinderelli. Sepertinya mereka akan pergi ke pesta dansa nanti malam. Berarti aku bisa istirahat nanti malam.

(Kasian Kyu.. Siapa sih yang buat kamu sengsara.. *kan author yang buat cerita Kyu sengsara*)

“Apa aku akan seperti ini selamanya. Katanya tinggal di Super Junior Island akan bahagia. Tempat ini memang indah, tapi apanya yang bahagia kalau tiap hari aku harus mendengar omelan mereka dan harus memakai baju pelayan wanita ini.”

“Oh, jadi ini Cinderelli palsu..”

Aku kaget mendengar seseorang bicara padaku, tapi bukan suara bakap, kak Henry, dan kak Zhoumi. Apa selain mereka masih ada orang yang tinggal disini.

Aku mencari-cari asal suara itu. Tapi tidak aku temukan siapapun disini.

“Siapa kau??”

“Hei, kau lihat kemana. Aku disini.”

Aku sangat kanget setelah sadar mahkluk yang sedang berbicara denganku itu. (Siapa Kyu.. Jangan bilang hantu lagi.. *Author takut sama hantu*)

——————–*****——————–

Ku perhatikan sekali lagi mahkluk di depanku. Saat aku memasuki dunia ini, aku sudah beberapa kali melihat binatang dapat berbicara, tapi tidak yang seperti ini. Kucing di depanku ini selain bisa berbicara, dia dapat berdiri dan berjalan dengan 2 kaki seperti manusia. Yang sangat mencolok, dia memakai sepatu boot yang lebih besar dari dirinya, sehingga dia kesulitan berjalan.

(Kucing aneh.. udah tau sepatu kebesaran, masih aja dipake.. tapi kayaknya aku pernah liat kucing itu.. *Author liat di buku dongeng kali*)

“Kenapa kau menyamar sebagai Cinderelli??”

“Aku tidak menyamar. Bapak itu saja yang tiba-tiba memanggilku Cinderelli dan menyuruhku bekerja disini.”

“Hah. Dia sangat frustasi karena kehilangan Cinderelli. Sampai ingin menjadikan orang asing sepertimu seperti Cinderelli. Aku pun juga sangat kehilangan Cinderelli.”

“Kau siapanya Cinderelli??”

“Aku kucing peliharaan Cinderelli. Cinderelli itu orang yang sangat baik hati. Dia memungutku ketika aku hampir mati ditengah badai. Dia juga yang memberikan sepatu boot ini.”

“Tapi kenapa bapak itu bisa mengira aku sebagai Cinderelli. Aku kan pria, sedangkan Cinderelli wanita.”

“Siapa bilang Cinderelli wanita, dia pria sepertimu.”

“Apa?! Cinderelli pria.. tapi dia kan memakai pakaian wanita seperti ini.”

“Maka dari itu Cinderelli kabur, karena dia tidak tahan disuruh-suruh terus oleh bapak tiri dan kakak tirinya. Dia juga tidak suka memakai baju wanita, tapi bapaknya yang ingin sekali memiliki anak wanita jadi menyuruh cinderelli berdandan dan memakai baju wanita.”

“Iya, aku dapat merasakan perderitaan Cinderelli. Aku juga takkan tahan jika tiap hari harus di suruh-suruh dan memakai baju wanita. Bapak itu sangat kejam, kalau aku menjadi Cinderelli aku juga akan kabur dari sini.”

“Tidak. Bapak Cinderelli sebenarnya sangat sayang pada Cinderelli. Cara menyampaikan sayang tiap orang itu berbeda. Walaupun dia terus menyuruh-nyuruh Cinderelli, itu cara berkomunikasi dia dengan Cinderelli…”

Ternyata pemikiran kucing ini dewasa, pikirku dalam hati. Walaupun aku tidak mengerti apa maksudnya menyampaikan rasa sayang tiap orang berbeda.

“Tanpa sepengetahuan Cinderelli, dia juga membereskan rumah tiap malam biar pekerjaan Cinderelli lebih ringan. Dia sering menghina masakan Cinderelli dan menyuruh Cinderelli jangan memasak lagi, padahal supaya dia yang masak untuk anak-anaknya dan Cinderelli. Dia juga sangat sedih ketika tahu Cinderelli kabur. Aku sering melihatnya menangis sendiri dan menyalahkan dirinya atas kepergian Cinderelli..”

(Ternyata bapak tiri Cinderelli biarpun galak tapi orang yang sangat baik hati *Author sampai pengen nangis sangking terharunya*.. Kangin oppa, bisa-bisa aku jatuh cinta padamu.. Aniyo, aku gak mau khianatin Om Jin..)

“Mungkin aku tidak terlalu mengenal bapak Cinderelli. Aku pikir bapak Cinderelli orang yang kejam. Beruntung Cinderelli punya bapak tiri yang peduli padanya. Harusnya dia jangan kabur.”

“Iya. Oya, kamu berasal darimana?? Aku rasa kamu buka orang daerah sini. Aku hapal penduduk daerah sini.”

(Ingatan mpusss hebat yah bisa apal semua orang.. bagi-bagi donk otaknya..)

——————–*****——————–

Aku menceritakan tentang pertemuan dengan a Ladin saat sedang mencari paman kelinci. Aku juga bercerita bagaimana aku sampai disini karena aku ingin pergi ke Super Junior Island dan dibantu Om Jin botol sirup.

(Hwaaa.. Kyu jangan panggil jagiya qu pake botol sirop segala.. nanti aku beliin botol yang bagusan dikit buat Om Jin..)

“Berarti kau memasuki pintu yang salah.”

“Apa maksudmu, bukannya ini Super Junior Island.”

“Bukan, ini Fantasy Island”

“APA !!! Jadi, bagaimana aku bisa keluar dari sini??”

“Yang tau cara keluar dari sini hanya juru kunci dan itu mustahil.”

“Kenapa mustahil??”

“Karena juru kunci pulau ini adalah Cinderelli dan bapak tirinya. Cinderelli mungkin akan membantumu keluar dari sini, tapi keberadaan dia sendiri juga tidak diketahui siapapun. Sedangkan bapak tirinya tidak mungkin membantumu, dia menganggapmu seperti Cinderelli, pasti dia tidak akan mengizinkanmu pergi dari sini.”

“Jadi bagaimana nasibku sekarang. Apa aku harus menjadi Cinderelli gadungan selamanya..” (jangan nangis Kyu.. )

“Oh, iya. Aku ingat ada satu lagi Juru Kunci di pulau ini. Tapi sangat sulit bertemu dengannya.”

(Siapa sebenarnya Juru kunci yang dimaksud mpuss?? Apa Kyu dapat keluar dari Fantasy Island dan pergi ke Super Junior Island?? ..*penasaran*.. tapi ceritanya bersambung ke part 3.. hehehe..)

_______________TBC_______________

Yang udah baca.. Jangan lupa Comment..

Karena Comment kalian sangat penting untuk Author lanjutin cerita..

Gamsahamnida.. ^^

Advertisements
Categories: Adventure, Chaptered, Fanfiction, Fantasy, Super Junior Island | Tags: , , , , | 5 Comments

Post navigation

5 thoughts on “FF Super Junior Island {Part 2}

  1. haxhaxhax.. nongol lg.. *org gila lewat mulu, pengen ngeksis ya??*

    maklum eon hari minggu ga ada kerjaan, jd na nyampah comment deh di blog eonni..

    *eonni pegang pecut*kabuuuur*

  2. pendek bgt eonn -.-
    aku lanjut bca part selanjutnya ya 🙂

  3. Tuh kn mkin lucuuuu.. Ngbayangin si evil kyu make bju cindereli ahahahahaha.. Lanjuuuut

  4. .haha kyu kalo di siksa pindah aja ke rumah ku nyok 😀
    di jamin jadi raja deh
    *toeltoel*
    hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: